Selfie Bersama Jokowi di Sekolah Kaesang Mendunia

kaesangp

Foto-foto Jokowi saat menghadiri wisuda putra bungsunya, Kaesang P di Singapura. (Screenshot dari Straitstimes)

 

Selfie atau memotret diri sendiri sepertinya identik Presiden Jokowi. Dimanapun ia berada, selalu saja keinginan memotret bersamanya. Begitupun ketika Jokowi menghadiri wisuda anak bungsunya, Kaesang Pangarep (19 tahun) di Anglo-Chinese School International (ACSI).
Jokowi dan istrinya, Iriana terbang menggunakan kelas ekonomi ke Singapura. Ia tak disertai para menteri, namun dengan 10 orang diantaranya petugas Paspampres. Sedang di Singapura tentu saja Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi langsung mendampinginya.
Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan Presiden menolak untuk menggunakan pesawat kepresidenan untuk acara itu karena merupakan kunjungan pribadi. “Ini adalah perjalanan pribadi sehingga tidak ada menteri atau pejabat yang di belakangnya,” katanya kepada wartawan.
Kaesang Pangarep diwisuda bersama 146 siswa seangkatannya dan di hadiri sekitar 600 orang , umumnya orangtua siswa, staf sekolah, staf kedutaan dan petugas keamanan.
Kaesang adalah bungsu dari tiga anak Jokowi-Iriana. Anak tertua Gibran Rakabuming (27), dan anak kedua Kahiyang Ayu (23). Kahiyang telah terlebih dahulu berada di Singapura untuk ikut membantu persiapan wisuda adiknya. “Saya sangat bangga padanya dan telah memotivasi dia sepanjang waktu di sini,” kata Kahiyang, malu-malu seperti dikutip Strait Times.
Menurut Jokowi, ia mengirim anaknya sekolah di ACSI untuk melatih dia agar menjadi sosok mandiri. Tapi Jokowi menampik dia yang menyarankannya. “Dia (Kaesang) sendiri yang ingin sekolah SMU (Singapore Management University) dan saya sendiri tidak tahu.”
Kaesang menerima sorakan paling keras saat naik ke atas panggung untuk menerima sertifikat.
Mr Ho Wee Kwong, guru fisika Kaesang, mengatakan muridnya itu siswa yang rendah hati.”Tak ada yang tahu statusnya (sebagai anak presiden Indonesia). Dia mengambil bus seperti sisa siswa lain. Bahkan dengan guru, dia tidak mengatakan sebagai anak walikota atau gubernur atau bahkan presiden,” kata Mr Ho (40 tahun). “Dia hanya mengatakan ayahnya adalah seorang pengusaha,” tambahnya.
Ditanya tentang rencana selanjutnya setelah lulus “Saya belum membahas dengan ayah saya …. tapi mungkin manajemen bisnis.” Kaesang menjawab.
Pilihannya itu, jawab Kaesang lagi, tak terpengaruh oleh usaha ayahnya yang menjalankan bisnis furnitur. “Tidak, saya Dipengaruhi sendiri.”
Setelah acara selesai, kawan-kawan Kaesang pun bersemangat menyalami Jokowi dan mengajak Selfie. Seperti biasanya, Jokowi tak menolak. Jadilah mereka melakukan Selfie dan foto-fotonya langsung menyebar ke seluruh dunia. AFP, Reuters,  dan Straits Times tentu punya peranan menyebarkan foto tersebut.
Sebelum Kaesang, kakaknya Gibran telah terlebih dulu menuntut di Singapura. Tepatnya di Management Development Institute of Singapore dan lulus tahun 2007. Gibran selanjutnya meneruskan sekolah di University of Technology di Sydney. Sekarang Gibran bisnis layanan catering bernama Chilli Pari di Solo.
Sementara itu Kahiyang, baru lulus dari Universitas Sebelas Maret di Solo tahun lalu jurusan teknologi pangan. Ia sempat mengikuti tes PNS di Solo.

Sekolah di Singapura
Ternyata bukan hanya Jokowi yang menyekolahkan anaknya di Singapura, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan beberapa pemimpin negara lain juga melakukan hal yang sama.
SBY menyekolahkan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono, di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 2006, dan Edhie Baskoro Yudhoyono, di sekolah yang sama, yang menempuh pendidikan strata 2 dengan jurusan Ekonomi Politik Internasional pada tahun 2007.
Presiden Zimbabwe Robert Mugabe juga menyekolahkan anaknya, Bona, di MDIS-University of Wales, yang lulus pada tahun 2013. Ada juga Perdana Menteri Timor Leste Ramos Horta yang menyekolahkan anaknya, Loro Horta, di Singapura pada tahun 2007. Loro Horta bahkan mendapatkan penghargaan dari disertasinya.
Pada tahun 2006, mantan Presiden Vietnam Nguyen Minh Triet menyekolahkan anaknya, Nguyen Minh An. Ia sekolah bersama dengan Loro Horta.
Tak hanya anak dari kepala negara, ada juga anak dari keturunan raja yang disekolahkan di Singapura. Anak dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Pangeran Abdul Aziz, sekolah di Raffles Institution and Rosyth Primary School. Kemudian, ada juga cucu dari Kerajaan Kamboja, Raja Norodom Sihanouk, yakni Pangeran Sisowath Chivannariddh, yang sekolah di Lee Kuan Yew School of Public Policy pada tahun 2004.

Beri Kesempatan Jaksa Agung Prasetyo Mematahkan Keraguan Publik

m-prasetyo-

M Prasetyo saat diambil sumpahnya sebagai Jaksa Agung

Penunjukkan M Prasetyo sebagai Jaksa Agung masih mengejutkan banyak pihak. Apalagi proses pemilihan politisi NasDem tersebut tak melalui KPK dan PPATK seperti pemilihan para menteri Kabinet Kerja.

Adalah Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto yang membenarkan fakta itu saat dimintai komentar wartawan. “Nggak (dilaporkan),” jawab Andi usai menemani Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau situation room UKP4 di Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (21/11).

Namun Andi berkilah bahwa tidak semua penunjukan pejabat harus diserahkan dulu kepada KPK dan PPATK. Mekanisme tim penilai akhir yang sifatnya baku di kantor kepresidenan itu ada di Setkab. Usulan nama itu merupakan hak preogratif presiden.

“Misalnya penunjukan Kepala SKK Migas atau sebelumnya pengangkatan Dirjen Migas. Itu dilakukan dengan mekanisme yang ada melibatkan presiden,wapres ada menteri terkait, laporan tertulis dari KaBIN dan laporan tertutup dari instansi lain. Proses itu sudah dilakukan,” paparnya.

Kepala SKK Migas adalah pengamat ekonomi kritis Faizal Basri. Sedang Dirjen Migas masih menunggu proses karena pejabat lama yakni Edy Hermantoro dicopot dan pejabat baru dipilih melalui lelang jabatan.

Menurut Koordinator Bidang Korupsi dan Politik Indonesia Corruption Watch Donal Fariz meski pernah menjabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Prasetyo dinilai tidak memiliki prestasi menonjol yang membuatnya layak dipilih sebagai Jaksa Agung. Keberanian Prasetyo pun diragukan.

Padahal, Kejaksaan Agung membutuhkan jaksa agung dengan catatan profesionalitas yang baik serta keberanian dan sikap tegas dalam penegakan kasus-kasus korupsi dan pelanggaran HAM yang masih terhenti di Kejaksaan Agung.

Prasetyo sendiri berjanji akan membuktikan kepada publik akan keraguan tersebut. Ia juga mengaku tidak gentar menghadapi DPR dalam menegakkan kasus pelanggaran HAM. “Biar nanti orang membuktikan. Saya akan menyelesaikan tugas dengan khusnul khotimah. Saya tidak bisa memberikannya sekarang. Tetapi, saya katakan tadi begitu bangsa memanggil kita, segala kepentingan lain, pribadi, golongan, dan yang lainnya kita tinggalkan,” kata Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa prinsip penegakan hukum harus memberi manfaat kepada masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum. “Keadilan dan kebenaran. Itu yang kami kerjakan dan kejar. Latar belakang saya yang politis malah akan menambah wawasan,” singkatnya.

Saya bukan termasuk orang yang setuju pemilihan Jaksa Agung dari kalangan partai (NasDem). Jokowi tentu punya pertimbangan dalam mengangkat semua pembantunya. Lagipula sekeras apapun ketidaksetujuan banyak pihak terhadap Prasetyo tak serta merta membuat Presiden harus menggantinya.

Lagipula semua bawahan Jokowi sekarang ini adalah murni membantun mencapai visi dan misinya sebagai Presiden. Artinya semua Menteri, termasuk Jaksa Agung tak bisa membuat agenda atau punya visi sendiri.

Karena itu, saya kira memberi kesempatan HM Prasetyo untuk membuktikan kinerjanya adalah langkah yang paling tepat. Sembari tentu saja kita semua mengawasinya. Jika para menteri dan Jaksa Agung Prasetyo tak berprestasi, atau membela kepentingan tertentu saja, maka Jokowi perlu diingatkan lagi soal langkahnya yang keliru.

BIODATA M PRASETYO
* Lahir di Tuban, 9 Mei 1947
* SMA Negeri Bojonegoro Indonesia (1965)
* Fakultas S-1 Hukum Universitas Lampung (1971)
* Kepala Bagian Personalia di Bengkulu (1973 – 1975)
* Kepala seksi hingga Pjs Kajari Wamena di Papua (1975-1980)
* Kasubbag Pembinaan di Bekasi (1981 – 1984)
* Kepala Seksi Tindak Pidana Umum di Jember (1984 – 1987)
* Kepala Seksi Intelijen di Jakarta Timur (1987 – 1990)
* Asisten Intelijen di Sumatera Barat (1990 – 1994)
* Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bumi (1990 – 1992)
* Kepala Kejaksaan Negeri Kediri (1994 – 1995)
* Kasub Direktorat Pengamanan Sumber Daya Manusia (1995 – 1998)
* Direktur Politik pada JAM Inteljen (1998 – 1999)
* Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (1998 – 1998)
* Asisten Intelijen di Sumatera Selatan (1998 – 1998)
* Kepala Kejaksaan Tinggi NTT (1999 – 2000)
* Inspektur Kepegawaian dan Tugas Umum Pengawasan RI (2000 – 2003)
* Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (2003 – 2005)
* Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (2005 – 2006)

 

Menteri Susi Pernah Naik Motor Trail Hingga 35 Km

susi

Menteri Susi Pudjiastuti tak malu naik sepeda motor.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti naik sepeda motor saat kunjungan kerja ke pelabuhan Tanjung Batu-Berau, Minggu (16/11) bikin heboh dunia maya.

Ini karena sepertinya baru pertama kali seorang menteri, apalagi menteri wanita naik sepeda motor saat bekerja. Selain itu sepeda motor yang ditumpangi Susi bukan jenis bebek, tapi jenis sepeda motor sport, sebeda motor bertangki di depan atau dikenal sebagai sepeda motor lelaki.

Namun apa yang dilakukan Susi ternyata bukan pertama kalinya. Tahun 1995 saat berkunjung di Aceh, yang tengah terkena bencana, Susi bahkan mengendarai sepeda motor jenis trail hingga jarak 35 km.

Hal itu disampaikan Penanggung Jawab Usaha Bidang Hasil Laut PT ASI Pudjiastuti Marine, Rustam Effendi. Ketika Susi tiba di Simelue, Bupati Simeulue mengutus orang untuk menjemput dia di bandara. Segala akomodasi sudah disiapkan, termasuk mobil yang akan membawa Susi berkeliling ke sejumlah lokasi yang terkena bencana.

“Saat pesawat mendarat, utusan Bupati menunggu di pintu pesawat. Setelah semua penumpang turun, utusan itu heran dan bertanya kepada saya, `Bu Susi enggak jadi ikut?’” kata Rustam saat ditemui di kantor Susi Air di Pangandaran, Rabu, 29 Oktober 2014.

Rustam heran mendengar pertanyaan tersebut karena Susi sejak tadi berdiri di sampingnya. “Lha, ini Bu Susi,” ujarnya kepada utusan Bupati itu.

Ternyata utusan itu tak menyangka orang yang berada di samping Rustam adalah bos Susi Air. Saat itu penampilan Susi biasa-biasa saja. “Dia mengira Bu Susi itu dandan, kemudian pakai baju bagus, mentereng,” ucap Rustam lagi seperti dikutip Harianaceh.co.id.

Saat diajak naik ke mobil yang sudah disiapkan Bupati, Susi menolak. Susi memilih mengendarai motor jenis trail yang ditunggangi Rustam saat hendak menjemput Susi di bandara.  “Bu Susi mengendarai motor sendiri dengan dikawal mobil di belakangnya. Pengawal pakai mobil, bos malah pakai motor,” ujar Rustam sambil tertawa. Susi menyetir motor trail Suzuki TS dari bandara ke kantor Bupati yang jaraknya sekitar 35 kilometer.

Punya Pesawat Tak Malu Naik Motor
Selain Susi, Kamis (20/11), Menteri Pertanian Amran Sulaiaman juga diberitakan mengendarai sepeda motor dalam aksi blusukannya. Ia menunggang sepeda motor ojek saat memantau kondisi irigasi pertanian di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Saat itu Mentan yang mengenakan baju kantoran yakni kemeja putih bercelana panjang warna hitam memantau kondisi irigasi di Desa Langkah, Kecamatan Kedungwuni.

Nah saat hendak melakukan perjalanan, ternyata mobil rombongan lainnya sudah menghadap ke sebelah barat menuju ke Kota Kajen. Padahal arah Bendung Simbang berada di sisi sebaliknya. Saat itu juga secara spontan Mentan mencari tukang ojek.

Susi mengunggah enam fotonya pada Kamis (20/11), namun yang paling menarik adalah foto Susi mengendarai sendiri motor Honda Megapro tanpa menggunakan helm dan hanya memakai sendal tipis.

“Foto – foto saya didampingi Dirjen KP3K, Sudirman Saad dan Bupati Berau, Makmur HAPK, mengadakan kunjungan ke SMK-Perikanan, dialog dengan para nelayan beri Bantuan Modal kepada kelompok nelayan di pelabuhan Tanjung Batu-Berau, Minggu (16/11/2014),” tulis status Facebook Susi Pudjiastuti.

Seperi bisa ditebak, foto-foto tersebut langsung dishare banyak pengikutnya dan mengundang banyak komentar. “Baru kali ini saya melihat seorang menteri naik motor sendiri. Keren,” kata Yunila, salah seorang pengikutnya. “Punya pesawat tapi gak malu naik motor. Tetap low prifile.” komentar Hendriyatmoko.

Komentar lain menyebut bahwa Jokowi tak salah pilih karena Susi menunjukkan sebagai sosok yang mau bekerja. Bahkan ada yang nyebut lima tahun mendatang, Susi akan menjadi salah satu kandidat capres yang harus diperhitungkan para pesaingnya.

 

 

Miss Honduras Ternyata Tewas Ditembak Kekasih Kakaknya

Mariaa

Sofia Trinidan dan Maria Alvarado (kanan)

Pembunuhan terhadap Miss Honduras, Maria Jose Alvarado (19 tahun) dan kakaknya Sofia Trinidad (23 tahun) kian membuktikan adanya tren kekerasan terhadap perempuan di negara itu.
Alvarado dan Trinidad yang menghilang sejak Sabtu (13/11) akhirnya ditemukan terkubur disamping sungai dekat Kota Santa Barbara, sekitar 400 kilometer dari ibukota Honduras, Tegucigalpa.
Dalam kuburan tersebut tubuh keduanya dibungkus dengan plastik cokelat. Maya dua wanita cantik itu ditemukan beberapa jam sebelum Maria seharusnya sudah berada di pesawat yang membawanya ke London untuk bersaing di kontes Miss World. Pemenang kontes itu akan dinobatkan 14 Desember.
Seperti diketahui, Alvarado dan Trinidad dilaporkan menghilang setelah mengikuti pesta ulang tahun temannya. Polisi berkesimpulan, Plutarco Ruiz, kekasih Trinidad adalah tersangka utama kasus pembunuhan tersebut. Ia melakukan bersama kawannya, Aris Maldonado.
Kepala detektif Leandro Osorio mengatakan Ruiz menembak dan membunuh Trinidad karena cemburu setelah melihatnya berdansa dengan orang lain. Alvarado juga dihabisi karena berusaha melarikan diri. “Ini adalah hipotesis utama yang kita miliki untuk kejahatan ini,” kata Leandro.
Penyelenggara Miss Honduras, Eduardo Zablah, mengaku sebenarnya ia sudah mempersiapkan gaun khusus untuk gadis yang menyukai olahraga sepak bola itu. Namun karena yang bersakutan meninggal dunia, gaun tradisional tersebut otomatis menganggur. Honduras juga dipastikan takkan mengirim wakilnya ke acara Miss World 2014.
Plutarco Ruiz digambarkan berasal dari keluarga yang akrab dengan kekerasan. Saudaranya, David Ruiz Rodriguez ditembak mati di sebuah restoran di San Pedro Februari lalu oleh orang-orang yang membawa AK-47.
Penembakan terhadap Alvarado dan Trinidad sendiri dianggap sebagai tren kekerasan terhadap perempuan yang cukup mengkawatirkan. Kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, geng jalanan, dan perdagangan narkoba menumbuhkan pola kekerasan tersebut.
Menurut laporan PBB, pembunuhan perempuan dan anak perempuan di Honduras meningkat 263 persen antara tahun 2005 dan 2013. Negara ini memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia untuk negara tidak berperang, dengan perkiraan 90 sampai 95 pembunuhan per 100.000 orang.
“Banyak gadis mati dengan cara ini, tetapi karena mereka tidak terkenal, tidak mendapatkan perhatian dan kejahatan itu tidak dihukum,” kata Nasrallah,kandidat Presiden Honduras 2013.

mariac

Searah jarum jam: Plutarco Ruiz (kekasih Trinidad dan pelaku utama pembunuhan), Maria mengenakan gaun mini, Maria dan Sofia

 

ARB Seperti Telan Ludahnya Sendiri: Munas Golkar Dimajukan Lagi

Golkar_6Keputusan rapat DPP Golkar yang takkan menyingung soal Munas Golkar diacara Rapimnas di Yogyakarta diingkari sendiri oleh DPP Golkar. Rapimnas tersebut bahkan memutuskan untuk memajukan Munas dari Januari 2015 menjadi 30 Nopember 2014.
Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya Rabu (19/11). Rapat Pimpinan Nasional VII telah memutuskan bahwa Musyawarah Nasional akan digelar pada 30 November 2014. Keputusan ini berbeda dengan yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu Januari 2015. Rencananya, Munas IX itu akan dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat.
“Keputusan sudah final, Munas akan dilaksanakan pada 30 November 2014,” ujar Tantowi, dalam jumpa pers di sela-sela Rapimnas VII Golkar di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Rabu (19/11).
Menurut Tantowi, dimajukannya pelaksaan Munas tidak menyalahi aturan. Ia mengaskan, keputusan itu sudah dikaji secara hukum dan tidak melanggar aturan-aturan partai. “Sudah dikaji dan tidak melanggar aturan partai,” katnya.
Tantowi mengakui, Munas VIII di Riau pada 2009 lalu menyatakan bahwa kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bisa diperpanjang sampai tahun 2015 jika dianggap perlu. Pertimbangan saat itu, sebagai antisipasi jika Pilpres berlangsung dua putaran. Ada pun Pilpres 2014 hanya berlangsung satu putaran sehingga tidak ada larangan untuk memajukan pelaksanaan Munas.
“Jika dilaksanakan Munas bertepatan dengan Pilpres tentu pikiran Golkar akan tidak fokus. Karena itu kepengurusan Aburizal Bakrie bisa diperpanjang sampai 2015, tapi sekarang pilpres sudah selesai,” katanya.
Pertimbangan lainya, jika Munas dilaksanakan Januari 2015 maka Golkar akan tertinggal dengan partai-partai lain terkait registrasi anggaran di DPR. “Kepentingannya jelas, diajukan agar Fraksi Golkar bisa segera bekerja,” ujarnya.
Dalam Rapimnas tersebut diputuskan ARB akan kembali maju untuk mempertahankan posisinya sebagai orang nomor satu di “partai beringin”. Aburizal siap bersaing di bursa pencalonan ketua umum Partai Golkar dalam Munas yang dimajukan. “Ya, tadi malam Aburizal Bakrie sudah menyatakan akan maju dalam Munas ke-9,” ujar Tantowi.

KRONOLOGI RENCANA MUNAS PARTAI GOLKAR
* SENIN (27/10): DPP Partai Golkar mengancam dan menekan para pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk membuat surat pernyataan tertulis mendukung kembali pencalonan Aburizal Bakrie (ARB) sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Gelagat itu antara lain disampaikan Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Fajrin.
* SABTU (8/11): Politisi Golkar Agun Gunandjar Sudarsa memperkuat skenario menjadikan ARB sebagai Ketum ladi dengan upaya DPP Partai Golkar akan membuat persyaratan yang mempersulit kandidat calon ketua umum Golkar lain untuk maju. Yakni dukungan dari 10 DPD Provinsi dan 30 persen DPD Kabupaten/Kota.
* RABU (12/11): Nurdin Halid ditunjuk sebagai Ketua Rapimnas Golkar. Penunjukkan orang dekat ARB itu pun memperkuat skenario menjadikan konglomerat Bakrie memimpin Golkar untuk periode kedua kalinya.
* KAMIS (13/11): Rapat pleno DPP Partai Golkar menghasilkan kesepakatan bahwa penyelenggaraan Munas Januari 2015. Rampinas 17-19 Nopember juga takkan menyinggung apapun soal Munas. ARB yang langsung membuat pernyataan tersebut. Pria Budi Santoso sebagai salah satu kandidat Ketum Golkar lega.
* RABU (19/11): Rapimnas ternyata bukan hanya membicarakan Munas tapi memutuskan Munas dimajukan menjadi 30 Nopember. Dalam acara itu ARB menyatakan secara resmi akan maju lagi menjadi Ketum Golkar. Apa yang diputuskan di Rapat Pleno DPP pun mereka kangkangi sendiri.

 

Waduh, Miss World Honduras Diculik Gang Narkoba?

maria2

Maria Jose Alvarado

Keberadaan wakil Miss World asal Honduras, Maria Jose Alvarado (19) dan kakaknya Sofia Trinidad (23) masih misterius setelah hilang sejak Kamis pekan lalu. Ada kekhawatiran peserta Miss World 2014 di London itu diculik oleh gang narkoba.
Kemarin, polisi setempat menangkap Plutarco Antonio Ruiz, pacar Sofia Trinidad. Ia dianggap sebagai tokoh sentral penculikan pacarnya sendiri dan Maria Jose Alvarado. Selain menangkap Plutarco, polisi juga menyita sebuah pistol dan dua kendaraan.
Jose Coello, juru bicara polisi Honduras, mengatakan petugas telah menjelajahi lembah, sungai dan pegunungan di dekat perbatasan Guatemala mencari jejak Maria dan Sofia. Maria Alvarado seharusnya sudah terbang ke London kemarin untuk mengikuti kompetisi Miss World. Grand final lomba kecantikan ratu dunia yang diikuti 120 peserta itu akan digelar di ExCel London, 14 Desember mendatang.
Maria dan Sofia menghilang dalam perjalanan dari Santa Barbara usai melakukan pesta ulang tahun temannya di sebuah Resor di Honduras. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa hari sebelum Alvarado ditetapkan sebagai peserta diajang kompetisi Miss World.
Kepala Kejaksaan Honduras, Rolando Argueta mengatakan penyidik telah memeriksa komunikasi telepon seluler kedua saudara tersebut untuk mencari petunjuk. Namun hingga berita ini diturunkan belum bisa dilacak keberadaannya.
Honduras dikenal sebagai negeri miskin di Amerika Tengah dengan penduduk sebanyak delapan juta orang. Salah satu kota di negara itu, yakni San Predo bahkan memiliki tingkat kejahatan paling tinggi di dunia. Tingkat pembunuhan di kota itu hingga 169 kasus per 100.000 orang.
Setidaknya tiga pembunuhan dilaporkan setiap hari di negara pengekspor kopi, sebagian besar di tangan geng ganas dan kartel narkoba yang beroperasi secara bebas. Aparat penegak hukum dan sistem peradilan di negara itu dikabarkan sudah lumpuh. “Polisi seharusnya bekerja lebih baik,” kata kakak Maria, Cori Alvarado, kepada media setempat.
Penculikan Maria dan Sofia itu pun dikhawatirkan dilakukan oleh para kartel narkoba dengan motif masih diselidiki. “Ada Tuhan Maha Kuasa yang melihat segala sesuatu dan saya harap Anda membebaskan anak saya,” kata ibu Maria dan Sofa, Teresa de Jesus.

HONDURAS - MISS HONDURAS - MISSING

Demo agar Maria Jose Alvarado dikembalikan oleh penculik.

 

Interpelasi BBM Menggema di Gedung Parlemen

paripurnaa

Suasana sidang paripurna DPR (metrotv)

Sidang Paripurna pertama pasca-perdamaian Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) langsung diwarnai interupsi terkait usul hak interpelasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM. Kalangan DPR menilai kebijakan tersebut tak memiliki dasar yang kuat karenannya harus diinterpelasi. Sebuah hak DPR untuk meminta keterangan kepada pemerintah tentang sebuah kebijakan.
Adalah anggota DPR dari Fraksi PAN Yandri Susanto mengusulkan agar anggota DPR menggunakan hak interpelasi dan menolak kebijakan kenaikan harga BBM.
“Saya mengusulkan dan mengajak kita untuk menggunakan hak interpelasi. Saya secara tegas menolak kenaikan BBM,” ujar Yandri dalam ruang sidang Paripurna di Gedung DPR, Jakarta.
Menurut dia, kebijakan yang diambil Jokowi tidak pro rakyat. Oleh karena itu, kata dia, DPR sebagai lembaga aspirasi rakyat harus menyikapi hal itu. “Pemerintah harus klarifikasi terkait hal itu, karena harga minyak dunia sedang turun,” tegasnya.
Sebelumnya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak anggota DPR menggunakan hak interpelasi. Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini mengatakan ajakan ini didasari dugaan pelanggaran undang-undang yang dilakukan oleh pemerintah karena menaikkan harga tidak sesuai dengan syarat yang diatur dalam UU APBNP 2014.
Sementara itu, anggota DPR dari Fraksi Golkar Popong Otje Djundjunan atau yang akrab disapa Ceu Popong mempertanyakan apakah pemerintah telah memberitahu pimpinan DPR sebelum akhirnya menaikkan harga BBM.
Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan kenaikan harga BBM di tengah situasi itu dianggap Demokrat janggal dan berpotensi menyebabkan inflasi. Demokrat menuntut pemerintah menjelaskan alasan kenapa harga BBM harus dinaikkan tahun ini.
Menurut Kompas.com, harga terbaru premium dan solar masih di bawah harga pasar. Harga yang berlaku di Indonesia hampir sama dengan Malaysia dan jauh lebih murah dibanding harga bensin di Singapura.
Penggunaan hak Interpelasi oleh anggota DPR sepertinya mudah. Hak itu harus diajukan minimal 13 orang anggora parlemen. Lalu diajukan ke pimpinan DPR untuk disetujui. Paling seru adalah persetujuan dari sidang Paripurna. Di sini pertarungan KMP dan KIH akan terjadi kembali.
Masih jauh sehingga hasilnya belum bisa diprediksi.
MEKANISME HAK INTERPELASI.
* Sekurang-kurangnya 13 orang Anggota dapat mengajukan usul kepada DPR untuk menggunakan hak interpelasi tentang suatu kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
* Usul disusun secara singkat dan jelas serta disampaikan secara tertulis kepada Pimpinan DPR dengan disertai daftar nama dan tanda tangan pengusul serta nama Fraksinya.
* Dalam Rapat Paripurna berikutnya setelah usul interpelasi diterima oleh Pimpinan DPR, Pimpinan DPR memberitahukan kepada Anggota tentang masuknya usul interpelasi dan usul tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh Anggota.
* Dalam Rapat Bamus yang membahas penentuan waktu pembicaraan usul interpelasi dalam Rapat Paripurna, kepada pengusul diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan usulnya secara ringkas.
* Dalam Rapat Paripurna yang telah ditentukan, pengusul memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan usul interpelasi tersebut.
* Rapat Paripurna memutuskan untuk menyetujui atau menolak usul tersebut.
* Selama usul interpelasi belum diputuskan menjadi interpelasi DPR, pengusul berhak mengajukan perubahan atau menarik usulnya kembali.
* Pemberitahuan tentang perubahan atau penarikan kembali usul tersebut harus ditandatangani oleh semua pengusul dan disampaikan secara tertulis kepada Pimpinan DPR, yang kemudian dibagikan kepada seluruh Anggota.
* Apabila jumlah penandatangan usul interpelasi yang belum memasuki pembicaraan dalam Rapat Paripurna, ternyata menjadi kurang dari 13 orang, harus diadakan penambahan penandatangan sehingga jumlah mencukupi.
* Apabila sampai 2 kali Masa Persidangan jumlah penandatangan yang dimaksud tidak terpenuhi, usul tersebut menjadi gugur.
* Apabila usul interpelasi tersebut disetujui sebagai interpelasi DPR, Pimpinan DPR menyampaikannya kepada Presiden dan mengundang Presiden untuk memberikan keterangan.
* Terhadap keterangan Presiden diberikan kesempatan kepada pengusul dan Anggota yang lain untuk mengemukakan pendapatnya.
* Atas pendapat pengusul dan/atau Anggota yang lain, Presiden memberikan jawabannya.
* Keterangan dan jawaban Presiden dapat diwakilkan kepada Menteri.
* Terhadap keterangan dan jawaban Presiden, Anggota dapat mengajukan usul pernyataan pendapat.
* Jika sampai waktu penutupan Masa Sidang yang bersangkut ternyata tidak ada usul pernyataan pendapat yang diajukan, pembicaraan mengenai permintaan keterangan kepada Presiden tersebut dinyatakan selesai dalam Rapat Paripurna penutupan Masa Sidang yang bersangkutan.
Sumber: wikipedia

Rieke dan Simbolon “Tak Berdaya” Hadapi Putusan Partai Soal Harga BBM

riekeAnggota Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, akhirnya mendukung kenaikan harga BBM yang diputuskan pemerintah Jokowi-JK namun dengan catatan. Menurutnya, keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi mau tak mau harus diterima.
“Sudah jadi keputusan pemerintah, tentu saja. Ini kita ketahui (sebagai) pil pahit, mau enggak mau, karena ada persoalan dampak yang diperhitungkan. Namun, kita berharap, pil pahit enggak jadi racun atau bisa mematikan,” kata Rieke seusai rapat internal di ruang Fraksi PDI-P, Senayan, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (18/11).
Sebelumnya, Rieke dengan lantang menolak kenaikan harga BBM. “Kalau ditanya setuju atau tidak harga BBM ke rakyat naik atau tidak, saya tetap pada pendirian konstitusi, tidak setuju,” tulis Rieke di akun twitternya beberapa hari lalu.
Alasannya, berdasar data BPS, BI, Bappenas jika BBM naik Rp 1000 per liter maka penghasilan rakyat harus naik Rp 100.000 per bulan. Jadi, dengan kenaikan Rp 2000 per liter maka penghasilan rakyat harus naik Rp 200.000 per bulan.
Kini Rieke berharap kebijakan Jokowi justru jadi “jamu” ekonomi bagi rakyat. Untuk itu, Rieke meminta agar ada kompensasi yang didorong oleh pemerintah untuk menaikkan pendapatan rakyat miskin.
“Oleh karena itu, selain ada (Rp 200.000 per bulan) untuk 15,5 juta KK miskin, menurut saya, tim ahli Pak Jokowi-JK mohon segera mengeluarkan kebijakan politik harga,” ujarnya.
Namun melalui akun twitternya, RDP @rieke_diah, ia tetap menolak kebijakan kenaikan harga BBM tersebut. “Sy tetap tolak pencabutan subsidi BBM yg berdampak kenaikan harga BBM.Efek domino pil pahit jangan jadi madu pemburu rente n racun bg rakyat.” tulisnya
Outsourcing Partai
Sementara itu Politikus PDI Perjuangan lainnya, Effendi Simbolon mengaku tetap menolak keputusan Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga BBM bersubsidi. Meskipun berbeda sikap dengan partainya, Effendi mengaku siap jika dipecat.
“Saya hanya outsourcing di PDIP. Kapan di hire kapan dipecat. Anytime, bisa putus hubungan kerja. Bagi saya, yang penting anak-anak saya tidak akan dipermalukan oleh ayahnya,” katanya kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (18/11).
Dia mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa, dengan kebijakan pemerintah tersebut yang menaikkah harga BBM. “Gak apa-apa, kita bukan owner partai kok, kita hanya kontrak, bisa memutus hubungan kerja (dipecat dari partai),” ujarnya seperti dikutip Tribunnews.
Menurut Effendi, pihaknya sebagai legislator yang dua periode bertugas di komisi energi telah berulang kali mengingatkan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menyikapi persoalan BBM, tetapi suaranya justru tidak didengar. Alhasil, dia pun menyesalkan kebijakan yang dikeluarkan Presiden dengan menaikkan harga BBM.
“Saya tentu sebagai anggota DPR sangat menyesalkan dan minta maaf kepada konstituen saya telah melukai hati mereka. Saya doakan agar Tuhan mengampuni mereka,” katanya.
Menurut Kompas.com, harga terbaru premium dan solar masih di bawah harga pasar. Harga yang berlaku di Indonesia hampir sama dengan Malaysia dan jauh lebih murah dibanding harga bensin di Singapura.
PERBANDINGAN HARGA BBM ANTAR NEGARA
* Indonesia: Premiun – Rp 8.500, Solar – Rp 7.500 per liter
* Malaysia: bensin RON 95 – Rp 8.400, Solar Rp 8.000 per liter
* Singapura: bensin RON 95 – Rp 19.643 per liter
* Brunei: bensin RON 98 Rp – 4.100 per liter.
* Harga pasar premium Rp 10.000 per liter

Faisal Basri “Sang Petarung” Melawan Mafia Migas

faisal

Faisal Basri saat berkunjung ke Kantor TEMPO Komplek Ruko Kebayoran Center, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin 30 April 2012. TEMPO/Subekti. 20120430.

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi Faisal Basri punya pendapat soal PT Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral, anak usaha Pertamina yang selama ini dituding sebagai sarang mafia migas.
Menurut Faisal, mafia migas tidak hanya bersumber dari Petral, dan perusahaan ini pun masih dibutuhkan untuk kepentingan jual-beli komoditas minyak dan gas. Faisal mengatakan beberapa negara seperti Cina, Filipina, dan Thailand juga memiliki perusahaan trading seperti Petral. “Persoalan mafia migas tidak mutlak berasal dari sana,” kata dia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (17/11).
Namun, kata Faisal, Petral memiliki kekurangan yakni mekanisme pengadaan dan jual-beli komoditas migas yang tidak transparan. Akibatnya, banyak kelompok yang mengambil kepentingan dari perusahaan itu karena tidak ada pengawasan dari pemerintah ataupun masyarakat. “Petral itu seperti akuarium yang keruh, di mana kami semua tak bisa melihat apa saja yang terdapat di dalamnya,” imbuhnya seperti dikutip Tempo.co.id.
Pemerintah, Faisal menambahkan, seharusnya mengetatkan pengawasan terhadap Petral agar perusahaan tersebut tidak dimanfaatkan oleh mafia migas. Ekonom dari Universitas Indonesia itu mengatakan tim yang dia pimpin tidak harus memberikan rekomendasi pembubaran Petral. Keberadaan Petral adalah kewenangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
Petral yang bermarkas di Singapura adalah perusahaan pelaksana transaksi impor minyak Indonesia. Petral, awalnya bernama Petra Grup yang dibentuk pada 1969, salah satunya dibentuk untuk menyeragamkan harga minyak impor sehingga berdampak pada pengadaan BBM secara efisien. Namun belakangan muncul tuduhan bahwa perusahan ini menjadi sarang mafia yang mengendalikan impor minyak untuk Indonesia. Wacana untuk pembubaran Petral pun merebak.
Penunjukkan Faisal Basir sebagai Ketua Tim Reformasi atau bisa juga dikatakan sebagai tim Anti Mafia Migas tergolong cukup mengejutkan, namun juga memberi banyak harapan. Sebab, berusia 55 tahun itu bukan hanya dikenal bersih, namun juga pernah memperoleh predikat sebagai “Pejuang Anti Korupsi 2003″
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan alasan penunjukan ekonom Faisal Basri sebagai ketua Komite Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Menurutnya, akademisi Universitas Indonesia itu dikenal seorang petarung yang dapat diharapkan memberantas mafia migas. “Kita berharap banyak sama beliau,” ungkap Sudirman kepada wartawan di tempat terpisah.

EMPAT TUGAS FAISAL BASRI DAN TIM
1. Meninjau ulang, mengkaji seluruh proses perizinan dari hulu hingga hilir. Harapannya, kebijakan dan aturan yang teridentifikasi menyuburkan praktik mafia migas akan dihapus atau diubah.
2. Menata ulang kelembagaan, termasuk di dalammya memotong mata rantai birokrasi yang tidak efisien.
3. Mempercepat revisi UU Migas dan memastikan seluruh substansinya sesuai dengan konstitusi dan memiliki keberpihakan yang kuat terhadap kepentingan rakyat.
4. Mendorong lahirnya iklim industri migas di Indonesia yang bebas dari para pemburu rente di setiap rantai nilai aktivitasnya, sebagai contoh banyak pemegang wilayah kerja yang tidak dikerjakan dengan baik, banyak pekerjaan di belakang meja yang tidak transparan.

 

PENDIDIKAN, KARIR DAN PENGHARGAAN FAISAL BASRI
PENDIDIKAN:
- Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) (1985)
- Master of Arts (M.A.) dalam bidang ekonomi, Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika (1988)
KARIR:
1. 1981-sekarang: Pengajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia untuk mata kuliah Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, Sejarah Pemikiran Ekonomi
2.1988-sekarang: Pengajar pada Program Magister Akuntansi (Maksi), Program Magister Manajemen
(MM), Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP), Program Pascasarjana Universitas Indonesia untuk mata kuliah Analisis Lingkungan Bisnis, Perdagangan Internasional, Keuangan Internasional, dan Makroekonomi untuk Manajer, Ekonomi Regulasi, Ekonomi Politik, dan Etika Perencanaan
3. 1997-sekarang: Editorial Board, Jurnal Bisnis & Ekonomi Politik (Quarterly Journal of the Indonesian Economy), diterbitkan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef)
4. 1999-2003: Ketua, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta
5. 1995-2000: Expert (dan Pendiri), Instutute for Development of Economics & Finance (Indef)
6. 1999-2000: Redaktur Ahli Koran Mingguan “Metro”
7. 1999-2000: Dewan Pengarah Jurnal Otonomi, diterbitkan oleh Yayasan Pariba
8. 2000: Anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI
9. 1995-1999: Tenaga Ahli pada proyek di lingkungan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Departemen Pertambangan dan Energi
10. 1981-1998: Peneliti pada Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEUI
11. 1987-1998: Pengajar pada Program Extension FEUI untuk mata kuliah Perekonomian Indonesia, Teori Makroekonomi, Metode Penelitian, Ekonomi Internasional, dan Organisasi Industri
12. 1991-1998: Sekretaris Program pada Pusat Antar Universitas bidang Ekonomi, Universitas Indonesia
13. 1991-1998: Pengajar pada Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia untuk mata kuliah Pengantar Ekonomi-Politik Hubungan Internasional; dan Jepang & Negara-negara Industri Baru, dan Ekonomi Politik Internasional
14. 1992-1998: Anggota Redaksi Jurnal Ekonomi Indonesia, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)
15. 1995-1998: Ketua Jurusan ESP (Ekonomi dan Studi Pembangunan) FEUI
16. 1995-1998: Pengajar pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia, bidang studi Ekonomi, untuk mata kuliah Strategi dan Kebijakan Pembangunan; dan Program Studi Kajian Wanita; dan Program Studi Khusus Hubungan Internasional
17. 1995-1998: Guest Editor pada NIPPON (Seri Publikasi Monograf Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia)
18. 1996-1998: Anggota Dewan Redaksi Majalah Kajian Ekonomi-Bisnis “Media Eksekutif”, Program Extension Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
19. 1997-1998: Research Associate dan Koordinator Penelitian Bidang Ekonomi dalam rangka kerja sama penelitian antara Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia dengan University of Tokyo
20. 1993-1997: Koordinator Bidang Ekonomi, Panitia Kerja Sama Kebahasaan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia (Mabbim)
21. 1993-1995: Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI)
22. 1994-1995: Pakar Ekonomi pada P3I DPR-RI
23. 1991-1993: Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM-FEUI
24. 1989-1990: Koordinator Bidang Ekonomi pada PAU-Ek-UI
25. 1990: Pengajar pada Sekolah Tinggi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) untuk mata kuliah Pengantar Makroekonomi
26. 1985-1987: Anggota Tim “Perkembangan Perekonomian Dunia” pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN

KEGIATAN LAIN:
* American Economist Association (AEA), anggota
* Society for International Development (SID), anggota
* Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI): 1996-2000 sebagai Pembantu Ketua Bidang III
* Komite Pemantau Korupsi Nasional (KONSTAN) – National Corruption Watch (NCW), sejak peresmian pada 6 April 2000 sebagai Ketua Dewan Etik.
* Partai Amanat Nasional (PAN): Pendiri; periode 1998-2000 sebagai Sekretaris Jenderal; 2000-01 sebagai Ketua yang membawahi bidang Penelitian dan Pengembangan. Bea Siswa / Penghargaan
* Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1981.
* Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan-Proyek Pengembangan Pusat Fasilitas Bersama antar Universitas/IUC (Bank Dunia XVII), 1987-88.
* Dosen Teladan III Universitas Indonesia, 1996.

PENGHARGAAN:
Dosen Teladan III Universitas Indonesia (1996)
- Penghargan “Pejuang Anti Korupsi 2003,” diberikan oleh Masyarakat Profesional Madani (MPM), Gedung Joang 45, Jakarta, 15 Januari 2004
- “FEUI Award 2005? untuk kategori prestasi, komitmen dan dedikasi dalam bidang sosial kemasyarakatan, Depok, 17 September 2005

Astaga Pelaku dan Korban Perampokan di Singapura Sama-Sama WNI

arun

Dua wanita Singapura ikut membantu korban dan melumpuhkan pelaku yang ternyata sama-sama WNI (foto strait times)

Warga negara Indonesia (WNI) bernama Arun (38 tahun) bikin geger Singapura karena merampok juga seorang WNI, Jumat (14/11) waktu setempat. Namun upayanya gagal karena ia memperoleh perlawanan dari pria bernama Kang Tie Tie.
Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 13.00 di Pintu Keluar Stasiun MRT Raffles Place, Singapura. Kang Tie Tie kemungkinan sudah diikuti Arun sebelum lokasi kejadian. Sang pelaku diduga sudah mencium pria incaran membawa uang banyak dalam tas punggung.
Menurut Straittimes.com, belakangan diketahui Kang Tie Tie membawa uang tunai dalam pecahan dolar Singapura dan Brunei dengan jumlah 800.000 dolar Singapura plus sejumlah cek.
Untuk melumpuhkan korban, Arun menarik tas Kang Tie Tie dan menusuknya dengan pisau sepanjang 12.5 cm yang sudah disiapkan. Ia menusuk pinggul dan pinggang bagian kanan korban hingga berlumuran darah. Namun Arun gagal membawa kabur tas berisi uang karena sang pemilik berusaha mempertahankannya. Yang terjadi Arun kemudian dilumpuhkan sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian. Baik Arun maupun korbannya kemudian dilarikan ke Singapore General Hospital.
Awalnya petugas setempat mengira Arun adalah warga negara Tiongkok. Tapi setelah melakukan identifikasi di rumah sakit, Arun ternyata warga negara Indonesia. Juru bicara Kedubes RI untuk Singapura, Simon Soekarno seperti dikutip Batam Pos menyebut bahwa pelaku dan korbannya sama-sama WNI asal Batam.
Polisi Singapura menduga, Arun telah menjadi pengunjung The Arcade, sebuah kantor dan bangunan ritel dekat lokasi perampokan. Lantai dua bangunan tersebut didominasi tempat penukaran uang atau Money. Changer.
Mohamed Nazir Abdul Rahiman, seorang auditor, mengaku hendak menjalankan shalat Jumat ketika melihat kerumunan warga menyaksikan seorang pria berdarah dan pria lainnya dilumpuhkan sejumlah warga. Diantara kerumunan tersebut ia mendengar seorang wanita berteriak “. Jangan biarkan dia (Arun) pergi, pegangi dia”
Ketika ada wanita lainnya berteriak untuk menelepon polisi, Nazir segera menghubungi nomor 999 untuk mengirim polisi dan mobil ambulans. Polisi dan paramedis tiba sekitar lima menit kemudian. “Jika seorang wanita saja berani memegang orang itu (perampok), lalu mengapa saya harus takut?” ucapnya.
Nazir mengaku kecewa karena ada banyak orang berdiri untuk merekam kejadian itu bukannya membantu. Jika terbukti bersalah melakukan perampokan bersenjata, Arun akan menghadapi dua hukuman yakni penjara 10 tahun dan setidaknya 12 cambukan.

ARB Bisa “Bunuh” Partainya Sendiri

Golkar_6Dinamika Partai Golkar menjelang Musyawarah Nasional (Munas) terus berubah. Jumat (14/11) Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB) membantah akan mempercepat munas agar terpilih kembali.
“Munas akan diadakan Januari (2015),” kata ARB usai melakukan Rapat Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (13/11) malam, hingga Jumat (14/11) dini hari.
Munas Partai Golkar adalah forum tertinggi untuk memilih Ketua Umum. ARB dalam kesempatan itu membenarkan bahwa ia akan maju lagi. Klarifikasi soal pelaksanaan Munas tampaknya untuk mengurangi tekanan terhadap dirinya.
Jauh sebelum Pilpres, ARB sempat mengisyaratkan takkan maju lagi sebagai Ketum Golkar. Gagalnya dia menjadi Capres bahkan Cawapres pada pemilihan presiden 2014-2019 memperkuat isyarat bahwa ARB sebaiknya memang tak memimpin Golkar lagi.
Namun kenyataannya, ARB seperti menelan ludahnya sendiri. Ia nekat maju lagi memimpin Golkar dengan alasan dicalonkan sebagian besar Ketua DPD Golkar. Untuk memenangkan pertarungan kembali beredarkan scenario yang akan dijalankan oleh kubu ARB.
Mempercepat Munas dari Januari 2015 menjadi Desember 2014 adalah salah satu skenario tersebut. Lainnya adalah menekan agar para Ketua DPD mencalonkan kembali ARB sebagai Ketua Umum lagi, membuat syarat Calon Ketum harus didukung 30 persen DPD I Golkar, bukan 30 persen pemilik suara, dan menunjuk Nurdin Halid (lingkaran ARB) sebagai Ketua Penyelenggara Rapimnas di Yogyakarta 17 November mendatang.
Dalam rapat pleno tersebut akhirnya disepakati bahwa Rapimnas Golkar di Yogyakarta tidak akan membahas persoalan Munas sehingga scenario perubahan tatib Munas (sementara) juga terbantahkan.
“Beberapa hal yang dibahas dalam rapimnas adalah pokok pikiran yang diperlukan dan isu-isu yang terkini. Banyak hal yang dibahas dalam rapimnas mengenai UU MD3, (kenaikan) BBM, itu ditetapkan dalam rapimnas,” ujar ARB.
Politisi Senior Partai Golkar Priyo Budi Santoso, kubu yang sebelumnya menolak pelaksaan rapimnas, menerima keputusan itu. Dia tak lagi khawatir dengan isu percepatan munas atau pun perubahan tatib bagi calon yang hendak maju.
“Rapat pleno partai malam ini berjalan bernas, bermutu tinggi, semua argumentasi dilakukan dengan cara yang argumentatif dan menarik,” ujarnya.
Partai Dinosaurus
Sebelum berlangsung rapat pleno, Politisi Partai Golkar, Melchias Mekeng mengatakan bahwa partai lain akan senang apabila ARB kembali memimpin Partai Golkar dalam periode selanjutnya. Alasannya, Golkar akan kalah kembali pada Pemilu 2019.
“Partai lain itu senang kalau ARB kembali pimpin Golkar karena pasti kalah lagi,” seloroh Mekeng di sela-sela pertemuan kandidat calon ketua umum dengan Dewan Pertimbangan Partai Golkar di Jakarta, Rabu (12/11) malam.
Menurut Mekeng, jika ARB kembali memimpin Golkar, partai berlambang Pohon Beringin itu akan menjadi “Partai Dinosaurus” yakni partai besar yang sudah hilang dimakan sejarah.
“Jangan sampai Golkar jadi ‘Partai Dinosaurus’. Dinosaurus itu dulu besar dan disegani, tapi sekarang tidak ada,” ujar dia.
Mekeng berharap semua pihak bisa melihat secara jernih keberadaan Golkar selama ini di bawah kepemimpinan Aburizal. Menurut dia, dalam politik tidak boleh ada yang ditutup-tutupi.
Pemilihan ketua umum Golkar periode selanjutnya bakal dilakukan dalam Munas IX Golkar yang waktu pelaksanaannya akan ditentukan lewat Rapimnas Golkar 17-19 November 2014 di Yogyakarta.
ARB Jeblok
Sementara itu Peneliti Poltracking Institute Arya Budi menilai, Partai Golkar menghadapi problem serius dalam hal regenerasi tokoh. Sejak 1999, Golkar tak pernah memenangi pemilihan presiden. Menurut Arya, tidak adanya figur yang mumpuni untuk diusung sebagai calon presiden menjadi persoalan serius bagi Golkar.
Oleh karena itu, Arya berpendapat, Munas Partai Golkar yang akan digelar dalam waktu dekat tak bisa lepas dari proses pemilihan kader yang tepat untuk diusung sebagai calon presiden pada 2019.
“Figur menjadi penting diukur dan regenerasi juga bagaimana partai itu melakukan transformasi. Persoalannya Golkar tidak pernah memilki figur yang dicalonkan dan menang. Contohnya JK, dia memang pernah menang tetapi itu bukan melalui Partai Golkar,” kata Arya.
Selain itu, lanjut Arya, persoalan lainnya yang dihadapi Golkar adalah tingkat elektoral para tokohnya yang memprihatinkan. “Tidak ada figur Golkar yang muncul di level eksekutif,” katanya.
Peneliti Poltracking Institute lainnya, Agung Baskoro, mengungkapkan, Golkar seharusnya menjelma tak hanya sebagai partai di parlemen tetapi juga masuk sebagai partai presidensial. Sehingga, pada 2019, Golkar bisa memunculkan figur presiden. “Ini pesan bagi partai lain, soal demokratisasi dan regenerasi partai,” katanya.
Survei pakar Poltracking Institute menunjukkan fakta tak menggembirakan terkait tingkat elektoral delapan orang yang diprediksi maju sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golkar pada Munas mendatang. Kedelapan calon ketua umum dinilai memiliki kapasitas yang pas-pasan untuk maju sebagai pucuk pimpinan Partai Golkar.
Yang memprihatinkan, nama ARB ternyata beredar di urutan ke tujuh dari delapan nama yang direkomendasikan dalan survei tersebut.Maka jika apa yang dikhawatirkan Mekeng terjadi. ARB boleh saja maju dan menjadi Ketua Umum Golkar lagi, namun ia akan tercatat dalam sejarah sebagai Ketua Umum Golkar “pembunuh” Partainya sendiri.
Semoga ARB bisa menahan diri.

ELEKTABILITAS CALON KETUM GOLKAR
1. Priyo Budi Santoso (6,51 persen)
2. Hajriyanto Y Thohari (6,31 persen)
3. Agung Laksono (6,03 persen)
4. MS Hidayat (5,99 persen)
5..Agus Gumiwang Kartasasmita (5,8 persen)
6. Airlangga Hartarto (5,73 persen)
7. Aburizal Bakrie (5,61 persen)
8. Zainuddin Amali (4,98 persen

Skenario ARB Menjadi Ketua Umum Golkar Lagi

ARB

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie menyampaikan pidato politiknya dalam acara Ulang Tahun ke-50 Partai Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014)

Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (ARB) dipastikan maju lagi untuk memimpin Golkar lima tahun ke depan. Penunjukkan Nurdin Halid sebagai ketua penyelenggaran Rapimnas Partai Golkar memperkuat upaya kearah itu.

ARB dan kelompoknya seolah tak peduli mereka gagal dalam Pilpres dan Pileg tahun ini. Politikus senior Golkar, Yorrys Raweyai, mencurigai ARB tengah menjadikan Partai Golkar sebagai. Yakni kelompok yang hendak memonopoli kekuasaan. Langkah tersebut patut dicurigai dan harus dihentikan.

Menurutnya, persoalan penunjukan penyelenggara Rapimnas Golkar memang menjadi pertanyaan para senior Golkar. Ia mengaku tidak mempersoalkan siapa yang terpilih sebagai penyelenggara. Namun, lanjutnya, seharusnya proses pemilihannya melalui rapat pleno DPP Partai Golkar.

Yorrys menyinggung soal adanya kelompok kecil di Golkar yang disebutnya sebagai orang yang terus berupaya mendorong ARB untuk melanjutkan kepemimpinannya di Golkar. Mereka itu, menurut Yorrys, di antaranya Sekjen Golkar Idrus Marham, Nurdin Halid, Mahyuddin, dan Fuad. “Kelompok kecil ini yang seolah-olah (melihat) Golkar ini kartel,” ungkap dia.

Bagi Yorrys adalah hak Aburizal untuk maju lagi sebagai calon Ketua Umum Golkar. Namun cara-cara untuk menggolkan Aburizal agar terpilih lagi, lanjut dia, yang dipersoalkan. Lagi pula sejak Era Sudharmono, Ketum Partai Golkar cukup menjabat satu periode.

Apalagi disebutnya tidak ada prestasi ARB, yang membuatnya pantas memimpin Golkar selama dua periode. “Pak Akbar yang prestasinya luar biasa saja tidak dua kali, kenapa Aburizal yang tidak ada prestasi maju lagi,” tanyanya.

Politisi senior Golkar Agun Gunandjar, berpendapat senada. Agun mempertanyakan cara terpilihnya Nurdin sebagai ketua penyelenggara Rapimnas Golkar. “Seharusnya penetapan kepanitiaan Rapimnas, temanya, agendanya, terlebih dahulu diputuskan dalam rapat pleno DPP,” kata Agun lagi.

Ia menduga langkah ini dimaksudkan untuk meloloskan Aburizal untuk terpilih lagi sebagai ketum Golkar secara aklamasi. Kegiatan rapat DPP Golkar, menurut Agun, terkesan dibatasi hanya pada orang-orang yang setuju mempertahankan status quo.

Salah satunya adalah persoalan akan dimunculkannya syarat pencalonan ketum Golkar yang menyimpang dari AD/ART Partai Golkar. Yaitu adanya syarat calon ketum harus didukung 30 persen DPD I Golkar. Padahal AD/ART hanya mengatur 30 persen dari pemegang suara. Ini dianggap sebagai akal-akalan untuk menjegal calon lain.

Sementara itu, Nurdin Halid tidak membantah kabar yang mengatakan dirinya ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Golkar, Abu Rizal Bakrie untuk menjadi Ketua Steering Comitee (SC) Rapimnas Partai Beringin. “Iya benar pak Abu Rizal telah menunjuk saya sebagai ketua Steering Comitee di Rapimnas Golkar nanti,” kata Nurdin saat dihubungi Tribunnews.

Menurut Nurdin, penunjukannya sebagai Ketua SC Rapimnas Partai Beringin sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme partai. Dia membantah jika penunjukannya itu dilakukan secara diam-diam sebagaimana yang dituduhkan banyak pihak.

“Tidak benar jika penunjukan itu dilakukan secara dia-diam, ini sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme partai. Nantinya, akan dirapatkan secara pleno di DPP, tidak benar itu kalau rapat- rapat itu dilakukan tertutup,” ujar Nurdin.

Majunya ARB diduga untuk melanggengkan kekuasaannya di Koalisi Merah Putih (KMP). Koalisi yang diduga hendak merecoki pemerintahan Jokowi ini bahkan sudah dibentuk hampir di setiap daerah. Dengan dukungan dana yang kuat bisa jadi ARB berpeluang terpilih kembali.

Namun bila itu terjadi, banyak yang mengkhawatirkan partai yang baru kali ini menjadi oposisi tersebut tak mampu mencalonkan jagoannya di Pilkada langsung lima tahun ke depan. Seperti halnya ARB yang elektablitasnya rendah, apalagi anggota kelompok dalam lingkarannya.
Dan itu akan menjadi pertaruhan Partai Golkar paling menakutkan. Seperti juga dikhawatirkan salah satu kandidat Partai Golkar, bahwa jika partai itu dipimpin ARB lagi, Golkar dikhawatirkan akan turun kelas dari partai “Gajah” menjadi partai gurem.

SKENARIO MENJADIKAN ARB SEBAGAI KETUM GOLKAR LAGI
* Penunjukan Nurdin Halid (lingkaran ARB) sebagai Ketua Penyelenggara Rapimnas
* Membuat syarat calon ketum didukung 30 persen DPD I Golkar, bukan 30 persen pemilik suara.
* Menekan agar para Ketua DPD mencalonkan kembali ARB sebagai Ketua Umum lagi.
* Memajukan Munas Golkar melalui rapimnas 17 November di Yogyakarta

DAFTAR KETUA UMUM GOLKAR
1964-1969 Djuhartono
1969-1973 Suprapto Sukowati
1973-1983 Amir Mortono
1983-1988 Sudharmono
1993-1998 Harmoko
1999-2004 Akbar Tanjung
2004-2009 Jusuf Kalla
2009-sekarang Aburizal Bakrie

Perpanjangan STNK di Samsat Cinere 15 Menit Selesai

cinere1

Kantor Samsat Cinere, Depok, tiga lantai. Pelayanan lantai dua

Memperpanjang STNK pastilah dalam bayangan Anda sebuah pelayanan buruk. Sebuah pelayanan bertele-tele, padahal kita hendak membayar (pajak) bukan mengambil BLT alias bantuan langsung tunai seperti zaman Presiden SBY.

Berkas yang kita bahwa seperti KTP, STNK, dan BPKP harus difotokopi dulu. Beruntung kalau tempat fotokopinya sepi. Namun jika dilakukan di sekitar Kantor Samsat pastilah ramai dengan orang-orang melakukan hal sama.

Lalu setelah berkas kita masukan, kita harus bersabar menunggu dari satu loket ke loket lainnya. Beruntung kalau selesai sebelum jam istirahat makan siang. Namun jika belum selesai, Anda mesti bersabar satu jam (sering lebih)

Di beberapa Kantor Samsat calo bahkan kerap berkeliaran. Calo yang dimaksud bukan hanya orang luar, tapi pegawai Samsat sendiri. Ada yang terang-terangan, ada pula yang bisik-bisik. Biasanya mereka berkeliaran di tempat fotokopi, kantin, tempat parker, atau beberapa lokasi tempat para pengurus pajak STNK berkeliaran.

Kantor Samsat Cinere, Depok yang akan saya ceritakan agak berbeda dengan bayangan kita. Di kantor ini (relatif) bebas calo. Tempatnya luas, bersih, dan ada beberapa layanan yang seolah mendukung layanan “bersih” dan cepat yang mereka janjikan.

Layanan yang dimaksud, layanan online bersama, nomor telepon pengaduan, cek online jumlah pajak, hingga tombol kepuasan atas layanan yang telah mereka lakukan (lihat foto-fotonya ya).

Saya sendiri agak surprise saat memperpanjang STNK sepeda motor dengan waktu tak sampai 15 menit pada hari Rabu, 12 Nopember 2014. (lihat juga tabel prosedur mengurus STNK di Samsat Cinere).

Memang hari itu Kantor Samsat Cinere relatif sepi. Saat saya dating sekitar pukul 08.30 wib, sudah ada beberapa masyarakat selesai melakukan kewajibannya memperpanjang STNK. Tempat fotokopi pun hanya ada beberapa orang pengunjung.

Namun, lebih dari 10 tahun mengurus perpanjangan pajak STNK di kantor ini memang relative cepat. Satu jam mungkin waktu yang terlalu penjang yang pernah saya alami beberapa tahun lalu.

Tampaknya pihak Samsat terus meningkatkan pelayanannya. Yang terbaru adalah layanan cek jumlah pajak sehingga setiap masyarakat bisa memperkirakan jumlah pajak yang harus mereka bayarkan.

Juga tombol kepuasaan atas pelayanan mereka yang terdiri dari tiga tombol. Puas, puas sekali, dan tidak puas. Tombol ini mengingatkan saya pada tombol layanan di minimarket seperti Alfamart atau Supermarket sekelas Carrefour.

Saya jadi membayangkan semua Kantor Samsat di Indonesia bisa menerapkan layanan seperti Samsat Cinere. Kira-kira kapan ya?

 

cinere2

Ruangan layanan Samsat Cinere. Tempat duduk banyak dan nyaman

cinere3

Seorang bapak dengan mengendong anaknya mengecek jumlah pajak yang harus ia bayarkan.

cinere4

Tombol pasca pelayanan. Jika tak puas bisa memencet tombol paling bawah. Jika puas jangan pelit memecet tombol atas dan tengah

 

Langkah Memperpanjang STNK di Samsat Cinere
1. Membawa berkas seperti KTP pemilik kendaraan, STNK, dan BPKB
2. Fotokopi berkas tersebut, atau fotokopi di lokasi Samsat di sebelah kiri bawah kantor tersebut. Pihak petugas fotokopi di sini akan memberikan layanan paket plus map dan plastik pembungkus STNK dengan harga Rp 5.000.
3. Isi berkas dengan menulis nama pemilik dan yang mengejukan. Berkas itu juga berisi apa saja yang diajukan yang akan diisi petugas.
4. Masukan ke loket pertama layanan motor. Di sini petugas akan mengecek berkas dan mengembalikan BPKP.
5. Loket berikutnya anda akan menunggu panggilan pengembalian KTP pemilik.
6. Menunggu lagi untuk melakukan pembayaran. Jika ingin puas di depan pintu masuk ada layanan pengecekan jumlah pajak yang harus Anda bayar.
7. Loket terakhir adalah mengambil STNK baru.
Catatatn: Jika Anda membayar pajak lima tahunan maka akan ada prosedur tambahan berupa cek nomor rangka kendaraan dan pengambilan nomor baru.

 

cinere5

Kantor Online bersama Tiga Provinsi (Jakarta, Jabar, dan Banten)

Ini Dia Kawan-kawan Jokowi Penentang Kenaikan Harga BBM

TRIO

Ini dia trio politisi PDIP yang menolak kenaikan harga BBM (Rieke Diah Pitaloka, Effendi Simbolon, FX Hadi Rudyatmo

Penentang kenaikan harga BBM bermunculan. Ironinya, para penentang tersebut kini justru dari kalangan partai penyokong pemerintahan Jokowi-JK sendiri, yakni para politisi PDIP.

Adalah Wali Kota Solo yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo yang membuat pernyataan terakhir soal penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM.

Ia bahkan mengaku siap menanggung sanksi atas sikapnya yang menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Rudy-demikian dia biasa disapa-meyakini bahwa sikapnya itu muncul dari pertimbangan rasional dan demi membela kepentingan rakyat.

Dia pun melihat, jika sikapnya itu bertentangan dengan kebijakan partai, tentu sudah ada surat resmi dari PDI-P yang dialamatkan kepadanya. Namun, hingga saat ini Rudy mengaku belum menerima surat apa pun dari PDI-P.

Saat berbincang dengan sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (11/11), Rudy mengaku memilih untuk tidak mendengar kabar yang menyebutkan bahwa kader PDI-P yang menolak kebijakan partai akan dikenai sanksi.

“Siapa itu Eva Kusuma Sundari, yang saya tahu PDI-P tidak pernah memiliki juru bicara, dan juga yang lain. Begini lho, pertimbangan saya rasional, bukan emosional. Sebelum menaikkan BBM, harus dikaji lebih matang dulu, misalnya memberantas mafia pajak dan migas. Itu lebih rasional menurut saya,” kata Rudy seperti dikutip Kompas.com.

Selanjutnya, Rudy mengaku bakal mendatangi Presiden Joko Widodo setelah sahabatnya itu kembali dari kunjungan kerja di luar negeri. “Saya akan menuliskan surat berisi pandangan dan alasan penolakan saya langsung kepada beliau. Tapi tunggu pulang dulu, kalau saya kirim nanti cuma numpuk,” kata Rudy.

Sebelumnya penolakan kenaikan harga BBM juga disuarakan politisi PDIP asal Sumatera Utara Effendi Simbolon dan Rieke Diah Pitaloka. Kabar miring beredar, keduanya membuat sikap seperti itu karena gagal jadi menteri Jokowi-JK. Seperti juga Rudy, Effendi juga siap menerima sanksi dari partai atas sikapnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sejauh ini belum mengambil sikap resmi terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. PDI-P akan segera mengambil keputusan setelah kembalinya Presiden Joko Widodo dari forum internasional yang saat ini tengah diikutinya.

“Nanti akan ada keputusan. Kita nunggu Pak Jokowi pulang dari APEC, pulang dari G-20,” kata Hasto.

Hasto meyakini, belum diambilnya keputusan resmi soal kenaikan harga BBM inilah yang membuat kader-kadernya tidak kompak. Dia berharap, setelah keputusan diambil, para kader bisa satu suara dan tak ada yang menentang keputusan DPP.

Apakah itu akan berhasil?

Yang pasti, seperti juga selama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono bahwa subsidi BBM memang membuat babak belur anggaran negara. Padahal subsidi tersebut tidak mengena sasaran alias lebih banyak dinikmati kaum menengah ke atas.

POLEMIK KENAIKAN HARGA BBM DALAM ANGKA
1. Membebani Anggaran: Sejak 2011, seperlima anggaran belanja negara dihabiskan untuk subsidi energi. Jumlahnya 16 persen dari total belanja negara (Rp 344,7 triliun)
2. Tidak Tepat Sasaran: subsidi BBM menguntungkan kelas menengah atas, bukan warga miskin yang menurut Badan Pusat Statistik jumlahnya sekitar 28 juta. Sebanyak 84 persen (Rp 178 triliun dinikmati menengah atas) sedang 16 persen (Rp 33 triliun) dinikmati kaum miskin.
3. Ditentang Parlemen: Ide untuk menaikan harga BBM langsung mendapat protes dari parlemen. Selain itu beberapa orang internal PDIP juga menolaknya.
4. Menjanjikan Program Pembangunan: Jokowi ingin mengalihkan subsidi dari yang sifatnya konsumsi (yaitu BBM) ke program yang bersifat produktif, antara lain membuat bendungan, pelabuhan, transportasi massal, dan pembangkit listrik.
5  Bantuan “Jangan Setengah-setengah”: Direktur Institute for Ecosoc Right Sri Palupi mengatakan bahwa sejumlah kartu yang dibuat Jokowi tidak boleh dibuat sebagai program kompensasi kenaikan harga BBM saja, tetapi harus menjadi bagian dari kerangka program jangka panjang untuk investasi sumber daya manusia.
Sumber: BBC Indonesia

Effendi Simbolon Ngotot Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM

effendi

Dari kiri Jokowi sebelum menjadi presiden, Megawati, Effendi Simbolon dan Jusuf Kalla dalam sebuah acara. (konfrontasi.com)

Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR, Effendi Simbolon, tetap menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jika tak ada solusi konkret pada masalah energi.
Ia bahkan tak khawatir mendapat sanksi dari PDI-P karena yakin dengan prinsipnya. “Kalau partai berpikir sanksi, silakan saja. Saya bicara prinsip, bukan hal abstrak. Ini kan ada hal yang konkret untuk menangani sektor energi,” kata Effendi, di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11).
Effendi menjelaskan, berdasarkan pengalaman dan banyak diskusi selama berada di Komisi VII DPR pada periode sebelumnya, ada banyak hal yang dapat ditempuh pemerintah selain menaikkan harga BBM bersubsidi. Beberapa hal yang ia maksud berkaitan dengan penataan sektor energi nasional.
Menurut Effendi, kebijakan menaikkan harga BBM hanya merupakan cara praktis yang diambil pemerintah karena menuruti harga pasar. Sementara itu, kebijakan tersebut ia yakini tak menuntaskan jantung persoalan, dan malah menambah beban masyarakat.
Effendi yakin bahwa kritiknya telah sangat terukur terhadap rencana pemerintahan Joko Widodo untuk menaikkan harga BBM. Ia mendesak rencana itu tidak digulirkan sebelum ada konsep jelas dalam menata energi nasional.
“Jangan terburu-buru menaikkan harga BBM. Ada langkah konkret yang bisa dilakukan: bubarkan Petral dan SKK Migas, konversi, membangun kilang, membangun sarana transportasi berbasis gas, dan mengerem laju pertumbuhan otomotif,” ujarnya.
Seperti diketahui Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa DPP PDI Perjuangan telah menentukan sikap politik untuk mendukung semua kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk rencana menaikkan harga BBM yang akan dilakukan sebelum Januari 2015.

Kritik Jusuf Kalla

Arah kritik Effendi Simbolon sendiri sesungguhnya kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dinilainya lebih agresif ingin menaikkan harga BBM bersubsidi ketimbang Presiden Joko Widodo. Menurut Effendi, JK merupakan figur yang selalu berorientasi pada pasar dan tidak memiliki empati terhadap masyarakat.
“Pak JK ini terlalu bernafsu. Mazhab berpikiran Pak JK sangat liberal, enggak pernah berempati kepada pengguna BBM itu. Pokoknya serahkan saja ke pasar,” kata Effendi lagi.
“Kata Pak JK kenaikan harga BBM bisa menghemat (anggaran negara), rakyat bisa makmur. Kalau makmur, naiknya jangan Rp 3.000, sekalian saja (naik) Rp 10.000. Coba menteri-menterinya Jokowi suruh jelasin kenapa harga BBM harus naik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberian subsidi untuk masyarakat bukanlah suatu kesalahan. Ia merasa subsidi adalah stimulus pada sektor tertentu untuk masyarakat yang belum memiliki daya beli.
“Yang harus ditangani itu sektor energinya, pemberian subsidi enggak akan sia-sia karena kita dapat pajak dari masyarakat,” pungkasnya.

BIODATA
* Effendi Muara Sakti Simbolon
* Lahir di Banjarmasin, 1 Desember 1964
* 3 Periode anggota DPR (2004-2009; 2009-2014; 2014-2019)
* Maju di Pilgub Sumut 2013-2018 tapi gagal terpilih

Istri SDA Jadi Waketum PPP, Siapa Indah Wardhatul?

istrisda

Suryadharma Ali dan Wardatul Asriah dalam satu acara (MI/Ramdani-metrotvnews)

Partai Persatuan Pembangunan kubu Suryadharma Ali (SDA) membentuk pengurus baru. Istri Suryadharma, Indah Wardhatul, menjadi salah satu wakil ketua.
“Indah Wardhatul menjadi wakil ketua PPP bersama Arif Mudastur, Humphrey Djemat, Epriyadi Asda, Fenita Darwish, dan saya,” ujar Habil Marathi, salah satu Wakil Ketua Umum PPP, di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/11).
Selain itu, Sekretaris Jenderal PPP dijabat oleh Dimyati Natakusuma. Adapun Bendahara Umum PPP dijabat oleh Nita Yudi. Habil mengatakan bahwa sejauh ini baru tataran pimpinan partai yang telah terbentuk. Adapun struktur kepengurusan di bawahnya belum terbentuk. Ia berjanji pekan ini akan merampungkan seluruh struktur pengurus.
“Yang lain sebenarnya sudah disusun. Tapi itu belum legal, tinggal minta persetujuan kader lainnya,” lanjut Habil.
Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan PPP kubu Suryadharma atas Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM No M.HH-07.AH.11.01 Tahun 2014 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PPP.
SK itu menyebut bahwa kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy sah di hadapan negara. Dengan dikabulkannya gugatan itu, SK itu pun dibatalkan. Pengurus PPP kubu Suryadharma Ali langsung membentuk kepengurusan untuk didaftarkan ke Kemenhuk dan HAM.
Siapa Indah Wardhatul
Hajjah Wardatul Asriah adalah bukanlah orang baru di dunia politik. Wanita kelahiran 17 April 1965 mulai mengenal politik sejak menjadi mahasiswi sebagai pengurua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) yang berafiliasi ke NU (Nahdatul Ulama). Tak lama ia bergabung dengan PPP dan menjadi salah seorang pengurus puncak di WPP (Wanita Persatuan Pembangunan). Didalam perjalanan karirnya kemudian ia terpilih menjadi salah seorang wakil PPP untuk DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada tahun 2004-2009 yang lalu sampai dengan hari ini.
Kariernya meningkat menjadi anggota DPR 2009-2014 dari PPP melalui daerah pemilihan Jabar VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Purwakarta dan Karawang. Sayang, ia gagal terpilih lagi pada periode 2014-2019. Nurul Arifin dari Partai Golkar termasuk yang gagal di dapil ini. Pasangan Suryadharma Ali-Wardatul Asriah dikaruniai empat orang anak. Tiga orang anak perempuan dan satu orang anak laki-laki.

SUSUNAN PENGURUS PPP VERSI MUKTAMAR JAKARTA
Ketua Umum : Djan Faridz
Wakil Ketua Umum : Arief Mudatsir, Humphrey Djemat, Epiyardi Asda, Habil Marathi, Wardatul Asriah, Fenita Darwis.
Sekjen : Achmad Dimyati Natakusumah
Bendahara Umum : Dyah Anita Prihapsari

BIODATA WARDATUL ASRIAH
1 Dra Hj Wardatul Asriah “Indah” (Bekasi, 17 April 1965)(P)(Jakarta Selatan) FB
-istri Menteri Agama/ketua umum PPP Suryadharma Ali
-anggota FPPP DPR 2009-2014
-anggota FPPP DPRD Kab Bekasi 2004-2009
-ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak DPP PPP
-ketua umum Wanita Persatuan Pembangunan
-ketua Ikatan Silaturahmi Istri (Ikastri) PPP
-ketua Majelis Ta’lim Wardatul Ummahat Jakarta
-ketua Komunitas az-Zahra
-mantan PNS (1998-2004)
-direktur PT Berlian Indah Abadi (salon) Kota Bekasi & Rumah Makan Gazebo Bekasi
-mahasiswi S2 Manajemen SDM Universitas Moestopo Jakarta
-menolak program Kemenkes membagi kondom gratis kepada masyarakat berisiko, meminta pemerintah lebih gencar melakukan sosialisasi bahaya pergaulan bebas (2012)

 

Nurul Arifin “Muntah” Rp 3 Milyar Tak Kapok Berpolitik

NurulArifin-jadul

Nurul Arifin Saat Menjadi Artis

Artis yang kini menjadi politisi Partai Golkar itu mengaku tak pernah kapok berpolitik. Bahkan meski ia habis Rp 3 miliar dan gagal kembali menjadi anggota DPR.
“Saya menyesal kemarin tidak melakukan hal gila sehingga saya kalah,” ujarnya dengan nada bercanda seperti dikutip Detik.com.
Ia kalah dalam perebutan kursi di dapil Jawa Barat VII untuk periode 2014-2019. Nurul tak menyesalinya. Baginya, kekalahan adalah kesuksesan yang tertunda.
Adapun hal gila yang dimaksud Nurul, adalah membagi-bagikan uang untuk warga agar memilihnya, alias menjual suara. Nurul mengaku berkampanye sportif sesuai aturan undang-undang.
“Saya habiskan Rp 3 miliar untuk kampanye ke sana sini. Tapi saya lupa tidak dekati penyelenggara pemilu di daerah, tidak kasih uang, jadi saya kalah,” ujar Nurul disambut tawa dan tepuk tangan anak-anak Muda yang hadir.
Gagal masuk parlemen tak membuatnya menyerah berpolitik. Kini Nurul menjadi jubir pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pimpinan DPR sekarang diketuai Setya Novanto dari Golkar.
Sedang Dibully
Nurul Arifin sendiri kini ikut merasakan betapa perihnya menjadi korban perundungan netizen di laman media sosial Twitter.
Mantan artis yang dulu terbilang seksi tersebut, menjadi sasaran bully lantaran dianggap mengejek “blusukan” yang dilakukan Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri.
Nurul, ketika diwawancarai di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11), mengaku mau muntah melihat tingkah polah Menteri Hanif. Itu terkait aksi sang menteri yang ngamuk dan memanjat pagar penampungan TKI ilegal.
“Main film saja, siapa tahu laku. Jadi politisi harus cerdas,” tulis @mpujayaprema, menanggapi berita tersebut.
Komposer ternama Indonesia, Addie MS pun ikut “berkicau” mengomentari sikap politikus Partai Golkar tersebut.
“Sdhlah, Bu. Biarkan org kerja. Kan ga hrs slalu d kantor. >>> Nurul Arifin,” kicaunya seperti ditulis Tribunnews.
Tak hanya secara verbal, Nurul Arifin juga menjadi target perundungan melalui gambar-gambar parodi atau populer disebut “meme”. Salah satu meme memuat foto Nurul dalam filmnya dulu, dan diberikan tulisan “pengin muntah.”

BIODATA
Nama Lengkap Nurul Qomaril Arifin
Lahir di Bandung, 18 Juli 1966
Jadi Artis sepanjang 1984-2010
Anggota DPR 2004 – 2009 dan 2009-2014
Kini Jubir Pimpinan DPR

Gebrakan Jokowi Mulai Terasa: Pejabat Tak Lagi Bebas Bermewah-mewahan

mob

Mobil Dinas Mendagri Tjahjo Kumolo tetap Toyota Innova

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengultimatum agar para pejabat daerah dapat mengefisiensikan anggaran daerahnya. Dia meminta agar pejabat daerah tidak bersikap mewah-mewahan dalam menggunakan fasilitas pemerintah.

Begitu juga saat rapat kerja. Tjahjo mengimbau agar para pejabat daerah tidak memilih rapat di hotel.  “Setiap rapat, untuk menggunakan ruang rapat di kantor masing-masing saja,” kata Tjahjo di kantornya, Kamis (6/11).

Tjahjo juga meminta, bila mengundang pejabat pusat ke daerah, tidak perlu menyewa hotel yang mewah. Begitu juga sebaliknya. Selain itu, para pejabat juga diimbau untuk tidak menggunakan fasilitas VVIP, seperti saat menggunakan pesawat ataupun kereta api.

Kemudian, kata Tjahjo agar pemerintah daerah menggunakan kendaraan dinas bermesin 2.700 cc. Tidak perlu yang mewah. “Jangan seperti mobil dinas Ketua DPRD Riau yang seharga Rp 4 miliar. Yang layak sajalah,” tegas Tjahjo.

Tjahjo sendiri sudah memberi contoh apa yang dikatakannya. Misalnya,ia menggelar Rakornas  dalam rangka Sinergitas Pemerintah Pusat danDaerah digelar di Auditorium Utama Kementerian Dalam Negeri. Mendagri Tjahjo Kumolo menilai, Rakornas tak digelar di tempat lain karena terkait dana.

“Kami sepakat memang acara ini dibuka oleh presiden terus kemudian lari ke sini. Kita yang menawarkan, kalau di istana atau di hotelboros dana, di sini cukup makan nasi kotak saja,” ujarnya, Selasa (4/10) lalu.

Rakornas digelar di lantai 3 Gedung C Kemendagri. Sempat hadir dan memberikan sambutan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Peserta yang hadir dalam rakornas yang berjalan 4 jam itu adalah Kapolda dan Gubernur dari seluruh Indonesia. Dengan berkumpulnya kepala daerah dari seluruh Indonesia itu, Tjahjo berharap tak ada lagi kepala daerah yang tersangkut kasus hukum.

Tjahjo Kumolo juga memberi contoh menggunakan mobil pribadinya. Toyota Innova saat menghadiri rapat kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Mobil ini adalah mobil pribadi yang telah digunakannya sejak tiga tahun lalu. Mobil dinas menteri Toyota Crown Royal Saloon yang disediakan untuknya hanya ditempatkan di Kantor Kemendagri. “Lebih nyaman saja, kalau (mobil) ini mogok, baru saya pakai mobil itu (mobil dinas),” ucapnya.

Mobil Mewah Ketua DPRD Dibatalkan
Sementara itu Pemerintah Provinsi Riau membatalkan pembelian mobil dinas mewah untuk Ketua dan anggota DPRD Riau. Menurut Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan pembatalan itu bertujuan menghemat anggaran.

“Kita batalkan. Intinya pengadaan mobil harus sesuai ketentuan dan mekanisme. (Pembatalan mobil) itu untuk ketua, anggota, dan (pejabat) pemda,” kata Arsyadjuliandi yang ditemui di ruang kerjanya di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (6/11).

Menurutnya, pembatalan pengadaan mobil dinas itu menjawab imbauan Presiden Joko Widodo untuk menghemat APBD. Namun ia belum memutuskan langkah soal pengadaan kendaraan operasional DPRD dan pegawai Pemerintah Provinsi Riau. Ia juga tengah memfokuskan upaya menarik kendaraan dinas yang masih dipegang mantan anggota dewan.

Polemik muncul saat berhembus kabar anggota DPRD Riau periode 2014-2019 akan mendapat fasilitas mobil mewah. Ketua DPRD misalnya. Ia mendapat mobil dinas senilai Rp4,9 miliar. Sementara masing-masing anggota dewan mendapat jatah mobil operasional seharga Rp407 juta.

Total anggarannya mencapai lebih Rp30,9 miliar. Jumlah itu belum termasuk pengadaan mobil dinas untuk pejabat eselon 2 dan 3 Pemerintah Provinsi Riau. Sementara itu, sebagian kendaraan dinas untuk anggota dewan lama belum dikembalikan.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra-PKS, Mansyur, mengatakan akan mempertanyakan pembatalan itu ke Pemerintah Provinsi Riau. Ia mengaku dirinya dan badan anggaran belum tahu soal pembatalan ataupun perubahan pengadaan mobil dinas.

“Aneh saja sih sebenarnya. Masa negeri (Riau) yang kaya, yang punya APBD triliunan rupiah, anggota dewannya tak memiliki kendaraan. Itukan lucu,” kata Mansyur seperti dikutip Metronews.

Tjahjo sendiri mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau menekan anggaran belanja daerah, dengan menghentikan pengadaan mobil dinas mewah bagi seluruh anggota DPRD Provinsi Riau.

Provinsi Riau selain dikenal kaya raya, juga provinsi korup.  Tiga gubernur di provinsi itu yakni Saleh Djasit (1998-2003), Rusli Zainal (2003-2013), dan Annas Maamun (2014), dijerat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tahun 2010, Transparency International Indonesia menyematkan gelar kota terkorup di negeri ini kepada Pekanbaru, ibu kota Riau.

Misteri Kematian Kerbau Bule “Kyai Bagong”

keb

Akhirnya Tewas: Kerbau Bule berjuluk “Kiai Bagong” akhirnya tewas ditusuk orang tak dikenal.

Wakil Ketua DPD GKR Hemas menyayangkan tewasnya kerbau bule Kyai Bagong yang menjadi salah satu pusakaKeraton Kasunanan Surakarta. Hemas berharap, proses hukum berjalan untuk mengungkap pelaku yang menewaskan kerbau tersebut.

“Saya kira, dengan perlakuan seperti itu, ya (pelakunya) harus ditangkap,” kata Hemas di Kompleks Gedung Parlemen,Jakarta, Rabu (5/11).

Hemas menuturkan, kerbau bule yang menjadi simbol kebudayaan seharusnya tidak diganggu. Pasalnya, simbolbudaya itu menjadi akar dari bangsa dan harus dihormati oleh bangsa Indonesia. “Bagaimana kita hargai bangsa ini kalau tidak menghargai budaya kita sendiri,” ujarnya.

Kerbau bule keturunan Kyai Slamet yang menjadi salah satu pusaka Keraton Kasunanan Surakarta tersebut mati padaSelasa (4/11) pukul 18.30 WIB. Ia mati setelah dirawat selama sekitar 20 hari pasca penombakan oleh orang tak dikenal 15 Oktober lalu

Adik ipar Raja Keraton Kasunanan Surakarta, KRMH Satryo Hadinagoro, menuturkan, Kyai Bodong mati karenaditombak di Taman Seruni, Solo Baru, Sukoharjo, pada pertengahan Oktober lalu atau sebelum kirab 1 Sura.

Pelaku seperti sengaja menombak ke bagian kiri perut dan pangkal kaki depan sebelah kanan yang membuat lukasedalam 10 sentimeter. Kyai Bagong dengan demikian meninggal pada usia 65 tahun, dan meninggalkan sembilan kerbau lain keturunan Kyai Slamet.

“Usia dapat dilihat dari garis di tanduknya. Satu garis menandakan lima tahun usianya, dan Kyai Bagong ini merupakankerbau yang memiliki bodi besar dan gagah,” tandasnya.

Keberadaan kerbau bule di Kasunanan semula berfungsi sebagai binatang persembahan, namun lambat laun menjadibinatang peliharaan. “Nama Kiai Slamet itu pun sebenarnya bukan nama kerbaunya, tetapi nama pusaka yang dikirab bersama kerbau bule pada masa PB [Paku Buwono] X,” kata Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Pangeran Winarno.

kerbau

Rombongan Kerbau Bule dalam sebuah saat kirab

Berita kematian salah satu ikon masyarakat Solo sebelum malam 1 Suro tersebut membuat banyak wargamenyempatkan diri untuk melihat kuburan Kiai Bagong. Salah satu warga Solo, Kusuma, menyayangkan ada oknum yang mencederai salah satu aset Keraton Solo.

“Sayang, kok ada yang tega menusuk kebo bule, wong enggak salah apa-apa. Itu kan bisa jadi tontonan unik, Mas,”katanya kepada Kompas.com.

Saat ini di Keraton Surakarta tersisa 11 ekor kerbau bule keturunan Kiai Slamet. Pihak Keraton merelakan kepergian KiaiBagong dan tidak berniat untuk melaporkan ke pihak berwajib terkait aksi penusukan tersebut. “Biarkan saja, Mas, tidak perlu dikejar pelakunya. Saat ini sudah ada 11 ekor di Solo dan 9 ekor di Boyolali,” kata KP Winarno lagi. Pandangannya berbeda dengan GKR Hemas.

TENTANG KERBAU BULE YANG KERAMAT
* Bernama Kiai Bagong milik Keraton Kasunanan Surakarta bernama Kiai Bagong

* Usianya sekitar 65 tahun. Biasa diikutsertakan Kirab 1 Suro

* 15 Oktober ditusuk dengan pelat besi oleh orang tak dikenal

* 4 Nopember tewas pukul 18.30 setelah dirawat 20 hari, diduga infeksi

Persib vs Persipura Final Ideal: Tapi Panitia Urung Untung Besar

ridwankamil

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ikut telanjang dada sempat ramaikan timeline twitter. Boleh jadi aksinya ikut membakar semangat pemain Persib.

Para pendukung Persib boleh jadi tengah bergembira. Tim kesayangan mereka, Maung Bandung akhirnya lolos ke final melalui pertandingan cukup dramatis. Yakni keok dulu, lalu imbang 1-1. Dan akhirnya menang 3-1 atas Arema melalui babak perpanjangan waktu.

Yang mungkin sedikit agak mengecewakan, laga final melawan Persipura yang menyingkirkan Pelita Bandung Raya 2—0 di semifinal tidak digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), melainkan tetap di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat 7 November nanti.

“Final akan diadakan di Palembang pukul 19.00 WIB,” kata Asep Saputra selaku Bidang Media PT Liga, dalam jumpa pers usai laga Persib Bandung kontra Arema Cronus, Selasa (4/11) malam.

Laga semifinal Persib vs Arema memang cukup mendebarkan. Saya sendiri hanya menyaksikan langsung pada babak pertama saat kedudukan 0-0. Selanjutnya saya menyaksikan live via twitter.

Seperti diketahui, jika Persib bermain pastilah klub itu akan menjadi tranding topic di twitter. Dengan hastag #persib atau #persibday mungkin ada akan menyaksikan laporan live dari ribuan pengguna twitter.

Cara menyaksikan seperti itu ternyata tak kalah menariknya dibanding menyaksikan langsung. Karena pengguna twitter akan mengirimkan kabar hanya beberapa detik setelah terjadi perisitiwa penting di lapangan. Antara lain terjadinya gol.

Melalui tiwtter bisa dirasakan, betapa kemenangan yang diperoleh Persib harus dilalui susah payah dan bikin hati berdebar-debar. Betapa tidak, Arema sempat unggul terlebih dulu lewat Alberto Goncalves.

Namun, skuat asuhan Jajang Nurjaman mampu membalikkan keadaan melalui gol penyelamat dari Vladimir Vujovic, yang dimantapkan dengan dua gol selanjutnya di babak tambahan waktu oleh Atep dan Makan Konate.

Final ISL 2014 antara Persib vs Persipura pun menjadi final ideal. Persipura Jayapura dari Wilayah Timur, sedangkan Persib Bandung mewakili Wilayah Barat. Jika digelar di SUGBK panitia pasti untung banyak karena Stadion berkapasitas hampir 100.000 penonton itu akan dipadati bobotoh, pendukung setia Persib. Sedang Jakabaring tak sampai separuhnya.

Dua Wanita Asal Indonesia Dibunuh di Hongkong: Ironi Pekerja Indonesia

HongKong

Sumarti Ningsih, Rurik Junting, dan Seneng Sumiarsih (Independent)

Dua wanita yang dibunuh di Hongkong oleh Rurik Jutting, bankir asal Inggris dipastikan berasal dari Indonesia. Dia adalah Sumarti Ningsih (25 tahun) dan Seneng Mujiasih (30).

Karena diduga keduanya bekerja di dunia hiburan malam, mereka pun menggunakan nama samara. Ningsih dengan panggilan Alce, sedang Seneng yang semula disebut sebagai orang Filipina lebih dikenal dengan sebutan Jesse Lorena.

Sumarti Ningsih dipastikan berasal dari Cilacap. Ia tercatat masuk ke Hongkong menggunakan visa trus dengan izin satu bulan yakni sejak 4 Oktober 2014 hingga 3 November 2014.

Seperti dikutip BBC Indonesia, Ahmad Kaliman (58), ayah dari Sumarti Ningsih mendapat kabar tentang nasib malang yang menimpa anaknya pada Senin (3/11) sore. “Saya ditelepon pada sore hari dari Hongkong. Dia memberitahukan kalau anak saya meninggal. Sumarti Ningsih kabarnya dibunuh dengan cara dimutilasi dan sudah dibungkus,” katanya

Ia tampak tak bisa menyembunyikan kemarahannya, dan menuntut agar pembunuh anaknya dihukum mati. Namun Hongkong sudah menghapus hukuman mati sejak tahun 1993. Ahmad juga meminta supaya jasad anaknya segera dapat dikembalikan dan dikuburkan di Indonesia.

Menurut Ahmad, Sumarti sudah tiga kali berangkat ke Hongkong. Pertama kali berangkat ke Hongkong pada tahun 2011. Kemudian pulang pada 2013 dan berangkat lagi pada 2013. Setelah itu, pulang tahun 2014, dan baru berangkat sepekan setelah Lebaran tahun 2014.

Adapun nama asli Jesse sebagai Seneng Mujiasih diungkapkan seorang mantan tenaga kerja wanita mengaku mengenal Jesse. “Nama yang tertera pada paspor Jesse adalah Seneng Mujiasih. Keluarganya berasal dari Jawa, namun sudah lama menetap di Sulawesi,” kata Catlea Nissa Salsabilla, kawan Jesse tersebut. Catlea mengaku terakhir kali menjalin kontak dengan Jesse pada Jumat (31/10) lalu melalui layanan pesan instan.

Menurut Daily Mail, Seneng atau Jesse sudah telah resmi tinggal di Hongkong sebagai pembantu rumah tangga. Ia tinggal delapan tahun di negeri bekas koloni Inggris tersebut. Meski demikian, ia kerap mengirimkan penghasilannya untuk membangun rumah dan pulang kembali menetap di negara kelahirannya, Indonesia.

Seperti diketahui, Jutting yang bekerja sebagai bankir dari Bank of America, ditangkap polisi dan adili karena membunuh dua wanita di apartemennya yang berlokasi di Wanchai, daerah “lampu merah” setempat.

Pembunuhan dilakukan secara keji. Mayat Seneng ditemukan terlebih dahulu dengan luka di leher dan pantat. Saat menyelidiki kematian perempuan itu, polisi menemukan sebuah koper di balkon apartemen. Isinya, jasad Sumarti dengan kondisi leher hampir putus. Mayat Sumarti diduga sudah dibunuh lebih dulu, sejak lima hari.

Baik Sumarni maupun Seneng adalah potret perempuan Indonesia yang ingin memperbaiki nasib dengan bekerja diluar negeri. Seneng semula menjadi pembantu rumah tangga. Ia kemudian terjebak kehidupan dunia malam di sana untuk memperoleh penghasilan cepat.

Kepada teman-temannya, Seneng bilang akan pulang ke Indonesia dan kembali ke jalan yang lurus, setelah rumahnya selesai dan cukup uang. Namun, nasib berkata lain, sebelum cita-cita tercapai tragedi pembunuhan harus dilaluinya.

“Dia (Seneng) berkata akan meninggalkan Hongkong dan kembali ke Indonesia untuk menikmati hidup setelah rumah yang dibangunnya selesai,” kata Mr van den Bosch, teman dekat Seneng.

Rumah Seneng pun kini tak tahu kapan selesai dibangunnya karena ia telah dipanggil yang Maha Kuasa dengan cara yang tak pernah terbayang sebelumnya.

Masha bukan Marsha (and The Bear)

masha 1

Dikoreksi anak. Masha bukan Marsha pa…

Pada mulanya saya juga tidak sadar bahwa gadis kecil lucu itu bernama Masha, bukan Marsha. Jadi yang benar memang Masha and The Bear.

Adalah anak bungsu saya yang mengingatkan kesalahan tersebut ketika saya menupload foto boneka Masha di Monumen Nasional (Monas) via akun instagram. Boneka besar berisi manusia itu laris manis dijadikan buat foto bareng pengunjung yang membawa anak.

Lalu munculan anak saya melalui akun instagram yang meluruskan penyebutan Marsha menjadi Masha. Pantesan waktu saya mencari akun dengan nama Marsha kok tidak banyak yang muncul. Kalaupun ada yang muncul followernya sedikit.

Ada pula hastag Marsha, itu membuktikan bahwa yang keliru dengan saya tidak sedikit. Nama Masha di Indonesia memang kurang lazim, yang banyak adalah nama Marsha. Tapi salah tetap lah salah. Dan harus diluruskan!

masha (hastag)

Tuh kan ada hastag menggunakan nama Marsha bukan Masha

Masha 2

Di You Tube juga ada yang nyebut Marsha bukan Masha

Bocor…bocor…bocoran Kabinet Jokowi-JK

kabinet

Lamanya Presiden Jokowi-JK mengumumkan nama-nama menteri di kabinetnya menyebabkan muncul banyak bocoran. Bocor…bocor…dan bocor pun seolah bukan lagi monopoli capres Prabowo-Hatta Radjasa.

Lamanya Jokowi-JK mengumumkan nama kabinet bisa dipahami. Ini karena sekarang ia melibatkan KPK sehingga nama-nama yang diduga tak bersih terpaksa harus disingkirkan.

Namanya bocoran tentu belum sepenuhnya tepat. Namun karena kelamaan ada pula susunan kabinet plesetan yang leboh bocor lagi alias ngarang…simak saja ya…
PREDIKSI 22 OKTOBER – AKTUAL POST
Menkopolhukam: Wiranto
Menko Ekonomi: Sofyan Djalil
Menko Kesra: Puan Maharani
Menko Maritim: Agus Suhartono
Seskab: Anies Baswedan
Mensesneg: Pramono Anung
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Siti Nurbaya
Menhub: Ignasius Jonan
Mendagri: Tjahjo Kumolo
Mendikdasmen: Komarudin Hidayat
Menriset Dikti: Sudarto Hadi (Rektor Undip)
Menpora: Yudi Chrisnandi
Menteri Agraria: Feri Mursyidan Baldan
Menperindag: Rahmat Gobel
Meneg ESDM: Kuntoro Mangkusubroto
Menkominfo: Niken Widiastuti
Jaksa Agung: Prasetyo
Menhan: Ryamizard Ryacudu
Kepala Staf Kabinet: Luhut Panjaitan
Menkeu: Bambang Brojonegoro
Menteri BUMN: Rini suwandi
Menlu: Retno Hapsari
Menag: Lukman Hakim Saifudin
Menkes: Tabrani Hazbullah
Menteri Perumahan dan PU: Basuki Hadimulyono
Menkop: Khofifah Indar Pariwansa
Menteri Pariwisata: Susi Pujiastuti
Men Pendayagunaan Aparatur Negara: Indra Jati Sidi
Menkumham: Saldi Isra

Nama tokoh yang sempat ke Istana :
1. Hendropriyono
2. Ryamizard Ryacudu
3. Mirza Adityaswara
4. Muhaimin Iskandar
5. Chairul Tanjung
6. Yuddy Chrisnandi
7. Komaruddin Hidayat
8. Saldi Isra
9. Bambang Soemantri Brodjonegoro
10. Siti Nurbaya Bakar
11. Adrinof Chaniago
12. Pratikno
13. Susi Pudjiastuti
14. Luhut Pandjaitan
15. Marwan Jafar
16. Hanif Dhakiri
17. M Nasir
18. Imam Nahrawi
19. Ferry Mursyidan Baldan
20. Enggartiasto Lukita

PREDIKSI KABINET VIA BBM 21 OKTOBER 2014
1.Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina, Tim Jokowi-JK)
2.Budi Karya Sumadi (Mantan Dirut Pembangunan Jaya Ancol)
3.Darmin Nasution (Mantan Gubernur BI dan Dirjen Pajak)
4.Desra Percaya (Kepala Perwakilan Tetap Indonesia di PBB)
5.Eva Kusuma Sundari (Politisi PDIP)
6.Ferry Mursyidan Baldan (Politisi Nasdem)
7.Hamid Awaludin (Mantan Dubes Rusia dan Belarusia, Mantan Menkumham)
8.Dolfie OFP (Politisi PDIP)
Hikmahanto Juwana (Akademisi Universitas Indonesia)
9.Ignasius Jonan (Dirut PT KAI)
10.Jehansyah Siregar (Akademisi ITB)
11.Jimmly Asshiddiqie (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)
12.Johnny Darmawan (Mantan Presdir PT Toyota Astra Motor)
13.Khofifah Indar Parawansa (Tim Jokowi-JK, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan)
14.Letjen (Purn) Luhut Panjaitan (Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan)
15.Lukman Hakim Saifuddin (Politisi PPP, Mantan Menteri Agama)
16.Abdul Malik Haramain (Politisi PKB)
17.Mas Achmad Santosa (Konsultan)
18.Maruarar Sirait (Politisi PDI P)
19.Pramono Anung (Politisi PDIP)
20.Pratikno (Rektor UGM)
21. Martin Manurun (Politisi Nasdem)
22.Mayjen TB.Hasanuddin (Politisi PDI P)
23.Rini Soemarno (Tim Jokowi-JK)
24.RJ Lino (Dirut PT Pelindo)
25.Rusdi Kirana (CEO Lion Air)
26.Siti Nurbaya (Politisi Nasdem, Mantan Sekjen Kemdagri)
27.Sudhamek AWS (CEO Garudafood)
28.Irjen Pol Syafrudin (Kadiv Propam Mabes Polri)
29.Yuddy Chrisnandi (Politisi Hanura)
30.Yunus Husein (Mantan Kepala PPATK)
31.Rieke Diah Pitaloka (Politisi PDI P)
32. Ichsanudin Noorsy (Ekonom/pengamat kebijakan publik)
33. Nusron Wahid (Golkar)
34.Agus Gumiwang (Golkar)
36.Sri Mulyani (mantan Menkeu)
37.Agus Martowardoyo (Gubernur BI)
PREDIKSI SUSUNAN KABINET VERSI INDOBAROMETER (24 Juli 2014)
1. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Jend TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Jend TNI (Purn) A.M. Hendropriyono
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Rini MS Soewandi, Faisal Basri
3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Muhaimin Iskandar, Letjen TNI (Purn) Luhut B Panjaitan
4. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait
5. Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto
6. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo, Djarot Saiful Hidayat
7. Menteri Luar Negeri: Rizal Sukma, Yuri Oktavian Thamrin, Dian Triansyah Djani
8. Menteri Pertahanan: Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhie, Jend TNI Budiman
9. Menteri Perhubungan: Bambang Susantono, Danang Parikesit, Juliari Batubara
10. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Anies Baswedan
11. Menteri BUMN : Dahlan Iskan
12. Menteri Perindustrian: Mahendra Siregar, Rachmat Gobel, Panggah Susanto, Euis Saedah
13. Menteri Sosial: Imam Nachrowi
14. Menteri Hukum dan HAM: Prof.Dr. Jimly Assidiqie, Prof. Denny Indrayana, PhD
15. Menteri Perdagangan: Marie Pangestu, Erwin Aksa, Nus Nuzulia Ishak, Bachrul Chairi, Partogi Pangaribuan, Srie Agustina
16. Menteri Agama: KH Tholchah Hasan, KH Salahudin Wahid, Dr. Ali Maschan Moesa
17. Menteri Komunikasi dan Informasi: Prof. Dr. Bachtiar Aly, Sri Sajekti Sudjunadi, Ferry M. Baldan, Akbar Faisal
18. Menteri Pertanian: Bayu Krisnamurti, Bustanul Arifin, Soleh Solahudin
19. Menteri Pariwisata: AAGN Puspayoga, Rusdi Kirana
20. Menteri Kehutanan: M. Prakosa
21. Menteri Lingkungan Hidup: Chalid Muhammad
22. Menteri Keuangan: Sri Adiningsih, Faisal Basri, Iman Sugema
23. Menteri ESDM: Kurtubi, Effendi MS Simbolon, Darmawan Prasodjo
24. Menteri PPA: Iryanti Sukamdani, Musdah Mulia, Khofifah Indar Parawansa
25. Menteri Kesehatan: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Prof. Dr. dr. Akmal Taher, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama
26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Erwin Aksa, Arif Satria
27. Menteri PAN: Teten Masduki, Prof. Dr. Eko Prasodjo
28. Menteri PDT: A. Teras Narang, Komaruddin Watubun
29. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Ribka Tjiptaning, Rieke Diah Pitaloka, M Jumhur Hidayat
30. Menteri Perumahan Rakyat: Marwan Djafar
31. Menteri Koperasi dan UKM: Khofifah Indar Parawansa
32. Menteri Pekerjaan Umum : Dr. Hermanto Dardak, Ir. Djoko Murjanto Msc, Ir. Budi Budi Yuwono
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Utut Adianto, Abdul Mu’ti
34. Meneg PPN/Kepala Bapenas: Iman Sugema, Poppy Ismalina
35. Menristek/Kepala BPPT: Prof. Dr. Akhmaloka
36. Kepala BKPM : Lin Che Wei, Erwin Aksa
37. Kepala UKP4: Kuntoro Mangku Subroto, Teten Masduki
38. Jaksa Agung: Todung Mulya Lubis
39.Kepala BIN, Jend TNI (Purn) Facrul Rozy
40. Panglima TNI: Laksamana TNI Marsetio, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Jendral TNI Gatot Nurmantyo
42. Kepala Polri: Jend Polisi Sutarman, Komjen Polisi Budi Gunawan

KELAMAAN DIUMUMIN MUNCUL KABINET PLESETAN
1. KEMAKI (Kementerian Agama dan Keyakinan
Indonesia)
2. KEMENTUS (Kementerian Tenaga Kerja dan Urusan Sosial)
3. KEMAYU (Kementerian Anak-anak, Yatim Piatu, dan Usia Dini)
4. KEMPLING (Kementerian Pengguna Layanan Internet dan Gadget)
5. KEMLINTI (Kementerian Lingkungan dan Teknologi Indonesia)
6. KENTIR (Kementerian Tenaga Listrik dan Irigasi)
7. KEMALINGAN : KEMenterian Analisis dampak LIngkuNGAN
8. KENDOR (Kementerian Pemuda dan Olah Raga)
9. KENCUR (Kementerian Cadangan Urusan Rakyat)
10. KEMENG (Kementerian Masyarakat Kelas Menengah).
11. KENCENG (Kementerian Percepatan Pembangunan)
12. KETOMBE (Kementerian Transformasi Berkelanjutan)
13. KETEK (Kementerian Teknologi)
14. KEMEKELEN (yang membaca)
15. KEPAPUA (Kejauhan, Om)

Gratis Ya Gratis, Tapi…

MAKANAN GRATIS begitulah. Sebuah tawaran menggiurkan di acara pesta rakyat. Ratusan gerobak makanan berjajar rapi.  Pedagang tak perlu mencari pembeli, mereka hanya menunggu perintah, kapan makanan itu bisa dibagian.

Beragam makanan pada hari istimewa itu memang dibagikan secara gratis kepada setiap pengunjung. Para pedagang sendiri jelas tak rugi karena makanan itu sudah ada yang memborong. Tak penting siapa yang memborong, yang pasti rakyat bersuka cita menikmati makanan tersebut.

 

 

Gratis

Gerobak makanan gratis berjajar rapi di acara Presta Rakyat. Masih tertib karena belum saatnya dibagikan.

Langsung Diserbu

Begitu dibuka langsung diserbu. Warga yang tak tahu pun pasti langsung gak kebagian.

 

Habis

Yang masih ada diserbu, Yang lain tinggal gerobak kosong.

Menonton antrean

Sepasang muda-mudi ini hanya bisa menonton antrean makanan gratis di salah satu sudut Monas.

 

Sari Roti

Ini makanan gratis paling tragis. Sari roti jadi sampah karena warga tidak tertib.

Semangat Menuju Pesta Rakyat

Acara pesta rakyat menyambut palantikan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla benar-benar bersejarah. Warga Jakarta, bahkan luar ibukota, antusias menyambutnya. Mereka berbondong dari pagi, rela berpanas-panasan untuk ikut berpesta atas kemenangan rakyat melalui Jokowi-Jusuf Kalla.

Sambutan antusias itu bisa dilihat dari foto-foto ke datangan warga ke taman Monumen Nasional dimana acara digelar.

Menuju Monas

Dua wanita muda jalan kaki dari arah Senen/Gondangdia ke Monas

Antre Masuk Monas

Hampir semua pintu Warga harua antre masuk dan keluar Monas. Pesta Rakyat di areal monas benar-benar jadi daya tarik sendiri.

 

Kaos Jokowi

Antusias ke Pesta Rakyat mengenakan kaos bergambar Jokowi

Menunggu Pertunjukkan

Berpanas-panasan menunggu pertunjukkan musik di pesta rakyat

 

 

 

Nih Capim KPK yang Ngaku Masih “Perawan Tingting”

Robby Arya Brata

Robby Arya Brata (Tribunnews)

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Robby Arya Brata menegaskan bahwa ia independen. Robby menepis kekhawatiran sebagian pihak yang menduga dia dekat dengan Istana karena selama ini berkarir di Sekretariat Kabinet.

Robby kini menjabat Kepala Bidang Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet. “Semua orang yang kenal saya, dia akan menyimpulkan saya bukan orang SBY karena selama ini saya banyak mengkritik pemerintah, salah satunya lewat tulisan-tulisan saya. Bahkan buku saya yang terbit di Amerika jelas-jelas mengkritik SBY dan mengkritik pemerintahan reformasi yang gagal,” kata Robby, saat dihubungi wartawan, Kamis (16/10).

Robby mengaku tidak terkait partai atau pun kenal dengan politikus dari partai mana pun. Ia mengaku tidak pernah bersentuhan dengan politik. “Ibaratnya kalau perawan itu, saya ini ‘perawan tingting’, belum disentuh banyak orang. Saya tidak pernah bersentuhan dengan politik” sambung Robby seperti ditulis kompas,com.

Ia bahkan meminta Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK untuk menggelar debat terbuka di Komisi III DPR agar proses seleksi di parlemen nanti lebih transparan. Pria yang meraih gelar doktor di Australia ini mengaku maju sebagai calon pimpinan KPK karena didorong sejumlah lembaga swadaya masyarakat.

Awalnya, Robby pesimistis untuk mendaftarkan diri karena meragukan proses seleksi calon pimpinan KPK. “Dan last minute (menit terakhir), orang-orang mendorong saya. Menurut mereka, mereka prihatin karena menurut mereka yang mendaftarkan diri kala itu predikatnya agak diragukan,” kata Robby.

Jika terpilih sebagai pimpinan KPK, Robby akan memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Menurut dia, KPK saat ini lemah dalam bidang pencegahan. Kelemahan itu terlihat dari terus terjadinya operasi tangkap tangan, terutama di daerah-daerah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pansel Capim KPK menyerahkan nama Robby dan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas kepada Presiden Kamis (16/10). Keduanya akan mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Selanjutnya, DPR akan memilih satu orang untuk mengisi posisi Busyro yang berakhir masa tugasnya pada Desember 2014.

TENTANG ROBBY ARYA BRATA
1992: Sarjana Universitas Padjajaran, Bandung
1993-1995: Analis hukum Komisi Nasional HAM
1999: Magister Public Policy Victoria University of Wellington, Selandia Baru,
2001: Doktor di Australian National University, Australia.
2000-2006: Plt Kepala Bagian Hukum Tata Negara dan Administrasi Negara Sekretariat Kabinet.
2008: Dosen di Fakultas Ekonomi Pascasarjana Universitas Indonesia
2011: Kepala Bidang Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet

Untaian Kata Tentang Cinta

cinta

Cinta itu bukan apa yang dipikirkan oleh akal, tapi yang dirasakan oleh hati. #tentangcinta

Cinta bukan tentang dua orang hanya “saling memandang”, tapi tentang dua orang “bersama-sama melihat satu arah yang sama. #tentangcinta

Syukurilah hidup, karena hidup memberimu kesempatan untuk bekerja, bermain, mencinta dan memandang bintang-bintang

Cinta bisa membuat waktu terlewati. Dan Waktu pun bisa membuat cinta terlewati #tentangcinta

Seorang wanita yang berpura-pura menertawai cinta itu seperti seorang anak kecil yang menangis di malam hari karena ketakutan

Seorang pria yang mencoba melupakan perempuan, berarti ia tak pernah mencintai perempuan tersebut

Lebih mudah mengubah persahabatan menjadi cinta, daripada mengubah cinta menjadi persahabatan

Kesunyian adalah seorang manusia tanpa cinta

Cinta tidak memiliki apapun yang ingin kau dapatkan, tapi cinta memiliki semua yang ingin kau berikan. #tentangcinta

Tidak ada seoarangpun orang yang jatuh cinta merasa bebas, atau ingin bebas. Cinta itu mengikat suka ataupun tak suka

Kita mungkin memberi tanpa mencintai, tapi kita tidak akan mencintai tanpa memberi

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya, namun tanpa kecerdasan cinta itu tidak cukup

Kita tidak akan tahu rasa cinta kedua orangtua kita pada anak, sampai kita menjadi orang tua
Cinta melihat melalui Teleskop, sedang cemburu melihat melalui mikroskop
Lebih baik keliru mencintai daripada tidak pernah sama sekali merasakan cinta

Jika kau mencintai seseorang, biarkanlah ia pergi; karena jika ia kembali, ia akan menjadi milikmu. Namun jika dia tidak kembali, ia tidak pernah jadi milikmu

Ketika kau jatuh cinta, kau tidak akan bisa tertidur karena kenyataan akhirnya lebih (jelas) daripada mimpimu

Engkau tak bisa menggapai cinta yang baru, jika tanganmu masih memegangi cinta lama yang palsu.

Penolakan Terhadap Pilkada Oleh DPRD Masif dan Merata

Peneliti LSI, Adjie Alfariby (foto Tribunnews)

Peneliti LSI, Adjie Alfariby (foto Tribunnews)

Mayoritas publik menentang  rencana pemilihan kepada daerah kembali dilakukan DPRD bukan secara langsung seperti selama ini terjadi. Penolakan bahkan secara masif dan merata.
Penolakan itu tercermin dalam survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI).” Sebanyak 81,25 persen masyarakat setuju kepala daerah dipilih langsung oleh masyarakat melalui pilkada. Artinya mereka menolak rencana Pilkada melalui DPRD,” kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantor LSI, Selasa (9/9).
Menurut Adjie, hanya sebagian kecil masyarakat yang masih ingin pilkada dipilih DPRD. Yakni 10,71 persen masyarakat ingin kepala daerah dipilih oleh DPRD. Penolakan tersebut terjadi hampir di semua segmen masyarakat.
Bahkan penolakan terhadap pemilihan kepala daerah oleh DPRD disampaikan pemilih Prabowo-Hatta. Yakni sebesar 81.53 persen dan 8.79 persen menyatakan setuju pilkada oleh DPRD.
“Dengan masif dan meratanya penolakan publik terhadap “RUU Pilkada oleh DPRD” seharusnya para wakil rakyat menyadari bahwa kehendak mereka mengembalikan sistem pemilihan kepala daerah ke DPRD akan memperoleh perlawanan keras.
Adjie menjelaskan, rancangan undang-undang ini sebenarnya sempat diajukan pemerintah SBY pada 2013. RUU ini ditolak DPR karena hampir seluruh partai melakukan penolakan. Tapi, belakangan, hal itu berubah 180 derajat.
Parpol yang sebelumnya menolak keras hal kebijakan ini justru berbondong-bondong mendukung. Mereka semua berasal dari partai Koalisi Merah Putih yakni  Partai Gerindra, Demokrat, Golkar, PKS, PAN, PPP. Alasannya, penghematan anggaran.
Adjie mengingatkan, setiap kebijakan publik harus memperhatikan dua faktor. Yakni rasionalitas kebijakan dan legitimasi publik. Keduanya menunjukan penolakan keras terhadap kebijakan itu.
“Dari sisi rasionalitas, para akademisi dan LSM sudah ramai-ramai mengungkapkan pendapatnya menolak kebijakan itu. Kami dari LSI menunjukan legitimasi publik tidak diberikan karena mayoritas menolak kepala daerah dipilih DPRD,” tandas Adjie.
Survei ini menggunakan quick poll dengan metode multistage random sampling. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,9 persen. Survei dilakukan pada 5-7 September 2014 di seluruh provinsi di Indonesia.

HASIL SURVEI LSI
* 81,25 persen setuju pilkada langsung
* 10,71 persen setuju pilkada melalui DPRD
* 4,91 persen ingin kepala daerah dipilih presiden.
* 3,13 persen memilih tidak menjawab

Mutiara Kata Hari Ini

jujur

 

Selalu ada pilihan untuk melihat dari sisi baiknya atau sisi buruknya. Jangan pernah menyerah…#semangatpagi

Jadikanlah masalah sebagai sahabat terbaikmu. Karena Ia Akan membuatmu jadi lebih kuat. #semangatpagi

Biarkan kailmu terus siaga didalam kolam yg paling tidak kau harapkan, seringkali ikan berada di sana.

Isi hati yang dipenuhi kebaikan akan terpancar pada perbuatan. Demikian sebaliknya. Perbuatan adalah cermin isi hati.

Jangan gampang menilai orang dari masa lalunya. Semua orang bisa berubah, tentu waktu yang membuktikannya.

Tantangan paling menantang adalah bukan mengelola waktu tapi mengelola diri kita sendiri.

Penting untuk dicatat adalah bukan apa yang kita ketahui tapi apa yang kita ingin pelajari.

Menangis jelas mungkin bukan solusi, tapi obat penenang yang terkadang tetap diperlukan.

Sukses berpeluang segera diraih selama semangat masih menyengat. #tetap semangat

Setiap masalah selalu ada berkah. Kadang Tuhan memberi kita hadiah dengan bungkus masalah.

Bahagia bukan berarti segalanya sempurna. Bahagia adalah cara kita melihat segala sesuatu secara sempurna.#semangatmalam

Hidup itu seperti panggung sandiwara dan kamu bisa memilih untuk menjadi pemain, pendengar atau penontonnya. #tetapsemangat

Membenci seseorang, hanya bikin hidupmu semakin rumit. Belajarlah berbesar hati..

Empat Foto Unik di Hari Rabu 20 Agustus 2014

Pada hari Rabu (20/8) secara tak sengaja saya memperoleh foto-foto yang sayang untuk dibuang.

Foto-foto tersebut seolah menggambar potret kehidupan di jalan raya kita. Silakan menyimak…

IMG_5513.JPG

Sebuah mobil terperosok roda belakangnya di Jalan Cireundeu, Tangerang Selatan, Rabu (20/8). Pengemudi mobil tampak turun mengecek kondisi mobilnya yang terperosok di pinggir jalan arah berlawanan yang tergenang air.

IMG_5514.JPG

Dua orang siswi buru-buru meminggirkan sepeda motornya begitu mengetahui banyak polisi di Jalan Lebak Bulus arah Cinere, Rabu (20/8). Siswi yang di depan buru-buru mengenakan helmnya. Sedang yang belakang tetap tak mengenakan helm karena memang tak membawa. Bukankah secara keseluruhan mereka tetap dianggap melanggar?

IMG_5515.JPG

Patung hantu2an yang biasa dipasang di persawahan di pasang juga di lobang pinggir jalan di sekitar jalan dari Lebak Bulus arah Cinere, Rabu (20/8). Lubang ini tak segera diperbaiki padahal sangat berbahaya karena daerah ini daerah macet dan pengendara bisa srudak-sruduk hingga pinggir jalan.

IMG_5516.JPG

Ini potret pengendara sepeda motor kita seperti tampak di perempatan jalan Pondok Pinang dan Pondok Indah. Meski lalu lintas relatif sepi, Rabu (20/8) siang, selain melewati garis pembatas lampu, sebagian pengendara motor menggunakan jalan berlawanan.

Situs Gunung Padang Lebih Hebat dari Candi Borobudur?

Situs Gunung Padang dengan batu-batu berserakan

Situs Gunung Padang dengan batu-batu berserakan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengklaim situs Gunung Padang nantinya akan menjadi obyek wisata yang lebih hebat daripada Candi Borobudur. Situs Gunung Padang dinilainya sebagai temuan yang sangat mengagumkan.
“Nanti ini akan jadi obyek wisata yang jauh lebih hebat dibanding Borobudur,” ujar M Nuh di kantor Kemendikbud, seperti dikutip Antara, Minggu (17/8).
Menurut mantan Rektor ITS itu, situs Gunung Padang sudah ditemukan sejak 2.500 tahun sebelum Masehi. Pada saat itu sudah ada tanda-tanda sebuah peradaban manusia di Gunung Padang. Padahal, saat itu masih jauh sebelum peradaban manusia setelah Masehi muncul.
Nuh mengatakan, tim nasional untuk mengelola Gunung Padang ini sudah dibentuk. Tim tersebut terdiri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian ESDM, Gubernur Jawa Barat, Bupati Cianjur, dan TNI Angkatan Darat.
Nantinya, situs Gunung Padang akan dimanfaatkan untuk kepentingan edukasi dan juga obyek wisata. Targetnya, penyelesaian tahap kedua riset situs Gunung Padang akan selesai tahun ini. Sedangkan secara keseluruhan ditargetkan selesai 4 hingga 5 tahun ke depan.
Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum. Lokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan WarungKondang, di jalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi.
Luas kompleks “bangunan” kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar
Situs yang sebenarnya sudah lama ditemukan. Laporan pertama mengenai keberadaan situs ini dimuat pada Rapporten van de Oudheidkundige Dienst (ROD, “Buletin Dinas Kepurbakalaan”) tahun 1914. Sejarawan Belanda, N. J. Krom juga telah menyinggungnya pada tahun 1949.
Setelah sempat “terlupakan”, pada tahun 1979 tiga penduduk setempat, Endi, Soma, dan Abidin, melaporkan kepada Edi, Penilik Kebudayaan Kecamatan Campaka, mengenai keberadaan tumpukan batu-batu persegi besar dengan berbagai ukuran yang tersusun dalam suatu tempat berundak yang mengarah ke Gunung Gede.
Selanjutnya, bersama-sama dengan Kepala Seksi Kebudayaan Departemen Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, R. Adang Suwanda, ia mengadakan pengecekan. Tindak lanjutnya adalah kajian arkeologi, sejarah, dan geologi yang dilakukan Puslit Arkenas pada tahun 1979 terhadap situs ini.
Bikin Heboh
Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief kemudian membuat situs itu menjadi heboh tahun 2012-an. Menurut aktivis mahasiswa 1998 yang pernah diculik tentara ini, ada banyak peninggalan berharga di situs Gunung Padang.
Ia merujuk pada cadangan emas di Gunung Grasberg, Papua. Saat gunung itu diteliti dan ditemukan geolog Belanda, Jean-Jacques Dozy, pada 1936, tak ada yang percaya di sana tersimpan logam mulia. Laporannya di jurnal ilmiah bahkan dicampakkan. Mata dunia terbuka setelah geolog PT Freeport McMoran membuktikannya 30 tahun kemudian. Papua kini jadi tambang emas yang tak impas-impas.
Kalau pun bukan emas, kata Andi Arief, logam di perut Gunung Padang itu telah menunjukkan pada tahun 8000 sebelum Masehi peradaban di Cianjur sudah sangat maju. Pada masa itu, belum ada peradaban lain di dunia yang menghargai dan menggunakan logam untuk kehidupan sehari-hari.
Temuan sementara tim yang dipimpin Danny Hilman Natawidjaja, geolog di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, itu menunjukkan bahwa Gunung Padang adalah selimut yang menutupi sebuah bangunan tempat pemujaan purba berupa punden berundak. Punden itu terkubur akibat suatu bencana besar yang melumat penduduknya.
Jika semua asumsi itu terbukti, Andi yakin temuan Gunung Padang tak hanya akan mengguncang dunia arkeologi, tapi juga sejarah umat manusia. “Ganjarannya hadiah Nobel,” ujar Arief seperti ditulis Tempo.
M Nuh tampaknya satu pikiran dengan Andi Arief, namun untuk mengalahkan nama besar Candi Borobudur, tampaknya masih perlu banyak dana untuk meneliti, merekontruksi, sekaligus membuktikan bahwa situs Gunung Padang itu benar-benar hebat. Ingat Gunung Padang tinggalah batu-batu berserakan, sedang Borobudur kini sebuah peninggalan yang utuh. Dan biaya untuk membuat Borobudur utuh tidaklah sedikit. Biaya mengembalikan Borobudur dari abu letusan Gunung Merapi saja cukup banyak.  Sedang dana Situs Gunung Padang belum ada apa-apanya.

 

SITUS GUNUNG PADANG
* Laporan pertama keberadaan situs Gunung Padang tahun 1949
* Maret 2011 kantor Staf Khusus Presiden membentuk tim peneliti
* Hasilnya banyak hal menganggumkan, situs itu termasuk peradaban piramid
* Saat ini riset masuk tahapan ekskavasi, yaitu pembuangan lapisan tanah
* Mendikbud M Nuh menyebut riset Gunung Padang ikut dibiayai Dana Abadi Pendidikan
* Tahun depan memasuki riset tahap kedua dengan dana Rp 3 miliar dari Dana Abadi Pendidikan

Rekonsiliasi SBY-Megawati Sebuah Keajaiban?

sby-mega

Bersalaman: SBY bersalaman dengan Megawati setelah upacara pemakaman Taufik Kiemas, suami Mega.

Sudah 10 tahun sudah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri tak bertegur sapa.
Bahkan selama itu, Megawati tak pernah memenuhi undangan menghadiri peringatan HUT RI, termasuk upacara HUT RI ke-69 di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8).
Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo mengatakan ketidakhadiran Megawati lantaran dia menjadi inspektur upacara di DPP PDI-P, Lenteng Agung di waktu yang sama. “Tak ada undang-undang yang mewajibkan Mega datang ke istana.” ucapnya.
Tak ada kewajiban memang. Namun jika tak hadir selama 10 tahun memang menjadi pengulangan yang sangat melelahkan.
Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz berharap ada keajaiban antara SBY dan Megawati untuk memulihkan hubungan (rekonsiliasi). “Semua kan sudah selesai. Ibu Mega sudah selesai. Pak SBY sebentar lagi juga mau selesai. Ya sebaiknya itu. Tetapi akan sangat bergantung dengan Bu Mega sendiri,” ujar Hamzah usai.
Sedang politikus senior PDIP Panda Nababan mengatakan bukanlah suatu hal sulit bila SBY menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ini karena bagaimanapun Mega pernah menjadi atasan SBY, tepatnya Mega menjadi Wapres kemudian Presiden, SBY adalah menterinya.
Banyak pihak yang mengaitkan alasan ketidakhadiran Megawati lantaran putri sulung proklamator Bung Karno itu masih memiliki konflik pribadi dengan SBY. Hubungan keduanya diketahui renggang setelah SBY maju sebagai calon presiden dan mengalahkan Megawati pada tahun 2004 dan 2009.
Pada sidang kabinet Januari 2004, Presiden Megawati bertanya ke semua jajaran kabinetnya mengenai siapa yang akan maju sebagai calon presiden. Kala itu, Wakil Presiden Hamzah Haz menyampaikan dirinya masih menunggu rapat partai. Hal sama juga disampaikan Menteri Sekretaris Kabinet Yusril Ihza Mahendra. Sedang SBY menyatakan tidak akan maju.
Nyatanya SBY maju dan mengalahkan Mega. Itu yang tampaknya sulit terlupakan.
Akankan setelah keduanya menjadi rakyat biasa rekonsiliasi itu bisa terjadi. Lalu siapakan tokoh yang bisa menjadi perantara rekonsiliasi tersebut. Waktu yang akan menjawabnya?

 

Ini Dia Geng Kepala Daerah Usia Muda

Foto Detik

GENG: Ini dia geng enam pemimpin muda dengan koordinator Dino Pati Djalal (foto Detik)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan dirinya masuk perkumpulan para pemimpin muda. Gang yang baru terbentuk 1 Maret 2014 itu baru terdiri dari tujuh kepala daerah.

Selain Ahok, panggilan akrab Basuki, ada nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wali Kota Bogor Bima Arya, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi, serta Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto.

“Kita memang ada geng-nya, Dino Patti Djalal (Wakil Menteri Luar Negeri) yang mengatur semuanya. Walaupun beda partai dan beda ideologi, yang penting niat kita sama,” kata Ahok di Balaikota, Kamis (14/8).

Pembentukan geng ini memang berawal dari ide mantan juru bicara Presiden SBY Dino Patti Djalal. Kala itu ia mengumpulkan tujuh kepala daerah yang usianya di bawah 50 tahun pada sebuah diskusi 1 Maret 2014 lalu, di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.

Dalam diskusi itu, para kepala daerah berbicara mengenai gagasan dan program dalam menumbuhkan kembali optimisme masyarakat Indonesia. Ahok tak menyangka tali pertemanan mereka terus berlanjut. Padahal, beberapa dari mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

Ahok merasa perlu adanya pertukaran ide antar kepala daerah yang satu dengan lainnya. Hubungan pertemanan itu nantinya bakal berdampak positif pada realisasi program unggulan Megapolitan.

“Kita bisa saling mengingatkan kalau di BBM dan Whatsapp. Misalnya ada yang bilang, ‘Eh lo di Jakarta jangan asal ngomong. Kalau lo salah, kita-kita yang jatuh, nih’ kira-kira begitu. Ha-ha-ha,” kata Basuki tertawa.

Apabila mereka memiliki waktu luang, selalu menyempatkan diri untuk saling bertemu. Terakhir, para pemimpin muda itu meminta bertemu Basuki saat ulang tahunnya, pada 29 Juni lalu. Namun, karena kesibukan, dia tak bisa menuruti permintaan teman-temannya itu.

Di bawah generasi pemimpin berusia 40-50 tahunan, sebenarnya ada nama- nama kepala daerah berusia 26-40 tahun. Nama Wali Kota Bangkalan (Madura) misalnya kini tercatat sebagai Wali Kota termuda yang berusia 26 tahun saat dilantik 12 Desember 2012. Ia mengalahkan Bupati Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan), Mardani H Maming. yang dilantik saat berusia 28 tahun.

GENG TUJUH PEMIMPIN MUDA

* Dino Patti Djalal (48 tahun/Wakil Menteri Luar Negeri)

* Basuki Tjahaja Purnama (48/Wakil Gubernur DKI Jakarta)

* Ridwan Kamil (42/Wali Kota Bandung)

* Abdullah Azwar Anas (41/Bupati Banyuwangi)

* Bima Arya (41/Wali Kota Bogor)

* Zainul Majdi (42/Gubernur NTB)

* Ramdhan Pomanto (50/Wali Kota Makassar)

 

KEPALA DAERAH TERMUDA SAAT DILANTIK

1. Makmun Ibnu Fuad (26 tahun/Bupati Bangkalan)

2. Mardani Maming (28/Bupati Tanah Tumbu, Kalsel)

3. Yopi Arianto (30/Bupati Indragiri Hulu, Provinsi Riau)

4. Zumi Zola, (32/Bupati Tanjung Jabung Timur, Jambi)

Kurang Legowo, Pamor Prabowo Anjlok

Peneliti LSI, Ade Mulyana (kanan) dan Fitri Hari

Peneliti LSI, Ade Mulyana (kanan) dan Fitri Hari

Hiruk pikuk politik pasca pengumuman hasil Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berimplikasi terhadap persepsi publik. Persepsi itu mem mempengaruhi dukungan publik terhadap dua pasangan capres 2014.

Hasil kajian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan dukungan terhadap Prabowo-Hatta menurun drastis. Sebaliknya, untuk Jokowi-JK justru semakin menguat.

“Jika seandainya pilpres dilakukan ada hari pooling dilakukan, maka dukungan terhadap Jokowi-JK sebesar 57,06 persen.sementara Prabowo-Hatta 30,39 persen. Mereka yang menyatakan rahasia/tidak tahu/tidak jawab 12,55 persen,” kata peneliti LSI Ade Mulyana di Kantor LSI, Rawamangun, Kamis (7/8).

Dalam survei yang dilakukan pada 4 sampai 6 Agustus 2014 tersebut juga menyebutkan, jika persentase tidak memutuskan dan dibagi secara proporsional ke suara kedua pasangan capres, perolehan dukungan Jokowi-JK menjadi 65,25 persen, sementara Prabowo-Hatta 34,75 persen.

Ade menjelaskan, survei ini untuk melihat persepsi publik dan respon terhadap hasil keputusan KPU. “Angka tersebut merupakan respon publik dengan tindakan negatif dan positif yang dilakukan dua pasang calon,” lanjutnya.

Survei LSI menggunakan metode quickpoll dengan 1.200 responden di seluruh Indonesia. Metode penarikan sampel adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen.
Selain survei, LSI juga melengkapi dan memperkuat analisis survei dengan data-data kualitatif yang didapat melalui metode in depth interview, FGD dan analisis media. LSI juga membiayai sendiri seluruh proses survei.

Jokowi-JK kini juga unggul dari Prabowo-Hatta di semua segmen pemilih. Bahkan segmen pemilih yang sebelumnya diungguli oleh Prabowo-Hatta pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu (terlihat dari hasil exitpoll LSI), kini berbalik diungguli Jokowi JK.

Sesuai hasil exitpoll LSI yang diumumkan pada 9 Juli 2014 pukul 14.00 WIB, pasangan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK pada segmen pemilih muslim dan pemilih yang berpendidikan tinggi yang umumnya tinggal di perkotaan.

Kini pasca pilpres dan penetapan resmi KPU, segmen pemilih tersebut beralih dan lebih banyak mendukung pasangan Jokowi-JK. Misalkan saja pada pilpres 9 Juli 2014, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh dukungan pada segmen pemilih muslim sebesar 52.01 persen.

Sekarang dukungan terhadap pasangan Prabowo-Hatta pada segmen pemilih ini hanya 34.20 persen. Sementara dukungan terhadap Jokowi-JK yang sebelumnya hanya 47.99 persen pada pemilih muslim, kini dalam survei ini dukungan pasangan ini meningkat menjadi 52.17 persen.

Lalu mengapa dukungan terhadap Prabowo-Hatta justru menurun, sementara dukungan terhadap Jokowi-JK menaik? LSI menemukan dua alasan utama sebagai penjelasan terhadap dinamika suara pasca penetapan resmi KPU.

Pertama, karakter pemilih Prabowo-Hatta adalah pemilih yang ragu-ragu dan lebih mudah mengubah pilihannya. Mereka umumnya berada di perkotaan dengan tingkat pendidikan yang baik. Mereka percaya dengan hasil KPU dan menghormati hasil pilihan rakyat pada 9 Juli 2014 lalu.

Survei LSI menunjukan bahwa sebesar 67.49 persen publik percaya dengan hasil resmi KPU bahwa Jokowi-JK adalah pemenang pilpres 2014. Hanya 18.52 persen yang menyatakan tidak percaya dengan hasil KPU bahwa Jokowi-JK adalah pemenang pilpres.

Kedua, turunnya pamor Prabowo juga diakibatkan oleh persepsi negatif publik terhadap reaksi dan sikap pasangan Prabowo-Hatta yang kurang “legowo” dan tidak simpatik dalam merespon hasil resmi KPU.

Sikap tersebut terlihat dengan mengklaim kemenangan dari hasil quick count lembaga survei abal-abal dan menarik diri dari proses rekapitulasi resmi KPU. Sikap mendelegitimasi KPU dan putusannya direspon negatif oleh publik.

Padahal jauh sebelum detik-detik penetapan resmi KPU, Prabowo sudah sesumbar akan menerima apapun hasil yang diputuskan KPU.

Di sisi lain, Jokowi-JK terlihat lebih santun dan elegan dalam merespon hasil resmi KPU maupun dalam merespon berbagai tudingan dan gugatan oleh pasangan Jokowi-JK. Hal itu terlihat dari statement Jokowi yang menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo adalah seorang negarawan, maupun selebrasi kemenangan yang biasa-biasa saja.

Akhirnya publik berharap bahwa penyelesaian sengketa pemilu melalui Mahkamah Konstitusi (MK) adalah upaya terakhir dan konstitusional yang dilakukan oleh pihak yang kalah. Publik sangat berharap proses pilpres cepat usai agar pemerintah secepatnya kembali mengurusi rakyatnya.

Dan mayoritas publik pun berharap pasca keputusan MK, sengketa pemilu pun usai. Pihak yang kalah mengakui dan menghormati pihak yang menang. Ini adalah harapan dari 78.11 persen publik.

JIKA PILPRES HARI INI
* Jokowi-JK 57.06 persen
* Prabowo-Hatta 30.39 persen
* Tak tahu/tidak jawab 12.55 persen

HASIL PILPRES KPU 2014
* Percaya 67,49 persen
* Tak percaya18.52 persen
* Tak tahu/tidak jawab13,99 persen

Roro Jongrang dan Titisan Tuhan

nurcahya

 

Dua nama menjadi pembicaraan di dunia maya hari-hari ini. Yakni Ketua Umum DPN Srikandi Partai Gerindra Nurcahaya Tandang dan Sekjen PKS Taufik Ridho.

Dua nama yang masuk dalam lingkaran partai koalisi pendukung Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa itu sama-sama membuat kesalahan ucapan.
Nurcahya terkait dengan orasinya yang menyebut bahwa Prabowo Subianto sebagai titisan Tuhan, sedang Ridho terkait Roro Jonggrang membuat Tangkuban Parahu.

Bedanya Nurcahaya Tandang akhirnya mau mengakui kesalahannya. Nurcahaya mengaku dirinya “keseleo lidah” saat berorasi. Sebaliknya Taufik Ridhp justru menyalahkan wartawan salah mengutip apa yang diucapkannya.

“Saya sebenarnya tidak bermaksud mengatakan Pak Prabowo sebagai titisan Allah. Saya saat itu ingin mengatakan Pak Prabowo adalah sosok ‘titipan’ Allah untuk membawa rakyat Indonesia jadi sejahtera. Tapi saya keseleo lidah,” kata Nurcahaya ketika dihubungi Tribunnews.com.

Nurcahaya mengatakan, ia beberapa kali keseleo lidah saat berorasi, misalnya, ia mengatakan bahwa sidang perdana MK digelar pada 6 Juli 2014. Padahal, sidang itu digelar pada 6 Agustus 2014.

“Saya, Nurcahaya, adalah seorang muslimah. Saya benar-benar mengerti dalam Islam tidak ada ‘anak Tuhan’ atau titisan Tuhan. Jadi, soal pidato saya itu benar-benar disebabkan keseleo lidah,” ucapnya seraya minta maaf.

“Saya minta maaf kalau ada pihak yang kurang nyaman atas kata ‘titisan’ Allah. Itu karena saya keseleo lidah, seharusnya saya ingin bilang Pak Prabowo ‘titipan’ Allah di zaman ini yang bisa membawa visi besar Indonesia,” tutur Nurcahaya.

Perempuan yang sempat menjadi caleg DPR dari Gerindra di dapil Banten III itu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mau mengoreksi kesalahannya.

“Itu artinya, mereka masih peduli dan menginginkan saya bertata bahasa yang benar. Jadi, sekali lagi, saya meminta maaf karena keseleo lidah menyebut Pak Prabowo sebagai titisan Allah,” tandasnya.

 

ridho

Sebaliknya Taufik Ridho mengatakan bahwa ia tak mungkin menyebut Roro Jonggrang yang membuat Tangkuban Parahu. Dia beranggapan, ada kesalahan dalam mengutip pernyataan yang dia lontarkan kepada para pewarta.

“Saat itu, saya sedang jelaskan bahwa pengumpulan bukti kecurangan itu tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama. Tidak bisa dalam waktu satu malam saja. Yang saya katakan saat itu, hanya legenda Tangkuban Parahu dan legenda Roro Jonggrang yang bisa mengerjakan itu dalam satu malam,” ujar Taufik Ridho seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/8).

Menurut Taufik, pernyataannya itu disampaikan untuk mengibaratkan bahwa mengumpulkan data-data kecurangan yang jumlahnya mencapai 52.000 dokumen dalam satu malam hanya bisa dilakukan oleh legenda-legenda seperti Roro Jonggrang yang membuat candi dan Sangkuriang yang membuat Tangkuban Parahu dalam satu malam. Taufik menegaskan, ia tidak mungkin keliru dalam menyebutkan kisah legenda-legenda terkenal tersebut.

“Anak SD juga tahu tentang legenda-legenda itu,” ujar Taufik.

Taufik tidak ingin menyalahkan pihak mana pun atas kekeliruan dalam mengutip pernyataannya. Dia menganggap permasalahan tersebut tidak terlalu penting dan bukan suatu hal yang prinsipil sehingga harus ditanggapi dengan serius.

“Saya enggak tahu ini dipelintir atau salah ketik. Kalau bukan suatu hal yang prinsip banget, saya tidak akan menanggapi. Mungkin omongan saya yang terlalu cepat,” kata Taufik.

Melakukan tindakan salah sebenarnya biasa. Keseleo lidah juga bukan barang yang aneh. Namun tak mengakui kesalahan, apalagi menyalahkan orang lain, bukanlah tindakan terpuji.

Dan publik pun tampaknya akan menerima permintaan maaf Nurcahya Tandang dibanding kengeyelan Taufik Ridho. Kengeyelan Taufik Ridho hanya menambah ketidaksimpatian publik kepada PKS yang diangga sebagai partai oportunis yang tak pernah mau mengakui kekalahan.

NURCAHAYA TANDANG
* Lahir di Pare-pare 6 April 1964
* Tim Sukses Pemenangan Prabowo-Hatta.
* Lulusan S3 Ilmu Politik UGM
* Dosen Intelijen Negara di BIN (2007-2012)
* Dosen HI di Universitas Hasanudin, Makassar.

Jokowi Abaikan Subyektivitas Soal Rini M Soemarno

Presiden Terpilih Jokowi saat meresmikan kantor tim Transisi yang diketuai Rini M Soemarmo yang dulu dikenal dengan nama Rini M Soewandi (Antara)

Presiden Terpilih Jokowi saat meresmikan kantor tim Transisi yang diketuai Rini M Soemarmo yang dulu dikenal dengan nama Rini M Soewandi (Antara)

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yakin akan kredibilitas Kepala Staf Kantor Transisi, Rini Mariani Soemarno Soewandi, meski sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Memperindag itu pernah diperiksa KPK terkait SKL (Surat Keterangan Lunas) dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), beberapa waktu lalu.

Menurut Jokowi, pemilihan Rini terutama berdasarkan pada rekam jejaknya selama ini. “Pertama, saya pasti melihat dari rekam jejaknya, mulai dari harian sampai mingguan. Yang kedua, saya lihat dari pengalamannya. Kalau Bu Rini kan punya pengalaman di swasta, di korporasi dan pemerintahan ada,” ucapnya, Selasa (5/8).

Jauh sebelumnya sempat beradar kabar bahwa wanita berusia 56 tahun itu sebagai salah satu kandidat cawapres pendamping Jokowi. Kala itu Rini masuk hampir semua kriteria sebagai cawapres untuk Jokowi, yakni pernah menjadi menteri bukan di era SBY, lulusan Amerika Serikat, ahli di bidang keuangan, tidak berkacamata, beragama Islam, cerdas dan di usia mudanya sangat berprestasi.

Namun belakangan juga muncul isu miring bahwa nama Rini menjadi salah satu penghambat dana kampaye Jokowi sebabagai Capres. Rini dianggap sebagai bagian dari gang Puan Maharani yang kecewa dengan faktor elektablitas Jokowi yang tak terbukti saat Pileg. Rini juga disebut sebagai orangnya Prabowo Subianto yang dipasang dikubu Jokowi.

Isu itu ternyata kini tak ditanggapi Jokowi. Sekali lagi, Jokowi lebih mementingkan obyektifitas dari subyektifitas. Obyektifitas inilah yang tampaknya akan menjadi dasar Jokowi-JK dalam menyusun kabinetnya.

Sebaliknya, Rini pun mengaku siap menjalankan semua tugas yang dibebankan Jokowi sebagai Ketua Tim Transisi. “Selain sebagai kelompok kerja, pada saat yang sama kami juga menyiapkan kemungkinan nama-nama yang memang mempunyai potensi dan talenta yang tepat,” ucapnya.

RINI MARIANI SOEMARNO SOEWANDI
* Lahir di Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958; (56 tahun)
* Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong.
* Sarjana Ekonomi lulusan 1981 dari Wellesley College, Massachusetts, Amerika Serikat.

KARIER PEKERJAAN
2008-…: Komisaris Aora TV
2001-2004: Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Gotong Royong
1998-2000: Presiden Direktur PT Astra Internasional
1990-1998: Direktur Keuangan Astra Internasional
2000: Presiden Komisaris PT Semesta Citra Motorindo
2000: Komisaris PT Agrakom
1999: Presiden Komisaris PT Astra Agro Lestari
1998: Staf Ahli Departemen Keuangan Republik Indonesia
1998: Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional
1995: Komisaris PT Astra Agro Lestari
1995: Komisaris Bursa Efek Jakarta
1993: Wakil Presiden Komisaris PT United Tractors
1990: Komisaris Bank Universal
1989: General Manager Finance Division, PT Astra International

Kabar Rujuk Prabowo-Titiek Soeharto Cenderung untuk Komoditas Politik

Prabpwo (pakai batik) berpelukan dengan Titiek Soeharto dalam sebuah acara. (foto: Vivanews.co.id)

Prabpwo (pakai batik) berpelukan dengan Titiek Soeharto dalam sebuah acara. (foto: Vivanews.co.id)

Ternyata kabar rujuk Capres No 1 dan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto masih simpang siur. Juru bicara tim kampanye Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya, membantah kabar rujuk tersebut.

“Itu tidak benar, Bu Titiek saja ada Paris sekarang,” kata Tantowi saat dihubungi VIVAnews.

Kabar bakal rujuknya kedua pasangan Orde Baru itu sudah lama muncul. Namun keinginan rujuk itu tampaknya lebih kuat dari tim suksesnya dibandingkan oleh kedua pasangan tersebut.

Munculnya, tanggal 5 Juli, yang merupakan hari terakhir masa kampanye capres menjadi salah satu alasannya. Kabar itu dimunculkan tentu saja untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo tiga hari menjelang pencoblosan.

Sejumlah survei menunjukkan pasangan Prabowo-Hatta lebih disukai kaum pria dibanding pasangan Jokowi-JK, nah perkawinan kembali keduanya diharapkan bisa menguggah empati kaum perempuan Indonesia.

Adalah anggota tim sukses Prabowo-Hatta, Sandiaga Uno yang tidak membantah adanya kabar pernikahan ulang Prabowo-Titiek di Masjid Istiqlal, Jakarta. Bahkan, Sandiaga mengatakan masyarakat menunggu-nunggu peristiwa tersebut.

“Inilah hal yang ditunggu. Kami mendengar kabar bahwa (rujuknya Prabowo dengan Titiek) akan terjadi,” kata Sandiaga.

Sandiaga sudah melihat video tentang keakraban Prabowo dan Titiek di media. Menggambarkan kejadian ini, dia pun merujuk pada lirik sebuah lagu ‘cinta akan membawa kita kembali’. “Ini romantis sekali. Indonesia senang cerita romantis,” ujarnya.

Sandiaga menilai masa kampanye Pilpres mendekatkan keduanya. Ditambah kecintaan pada putra semata wayang yaitu Didiet Prabowo membuat mereka kembali bersatu. “Pak Prabowo apa adanya. Dia melihat (keakraban dengan Titiek) terlepas dari kebutuhan Ibu Negara,” jelasnya.

Kedekatan keduanya selama debat capres pun menjadi rujukan Sandiaga. “Dalam beberapa kesempatan pernah saling berpelukan, memberikan kecupan, kemarin debat ke‎empat Mbak Titiek duduk dengan mesra di sebelah Pak Prabowo. Kita harapkan mudah-mudahan ini bisa jadi kejadian,” tandasnya.

Terkait Sandiaga, Tantowi juga mengaku tidak tahu. Sebab, sepanjang pengetahuan yang dia dapat, informasi itu tidak benar.

Fadli Zon, yang dikenal sangat dekat dengan Prabowo juga, mengaku tidak tahu kabar akan rujuknya Prabowo-Titiek Soeharto. Waketum Partai Gerindra ini berdalih, persoalan rujuk adalah masalah pribadi. “Saya tidak tahu, itu masalah pribadi Pak Prabowo,” kata Fadli Zon.

Baron Basuning, Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta juga tak mau mencampuri persoalan pribadi Prabowo. “Biarkan saja hubungan antara Pak Prabowo dan Titiek berjalan secara alamiah. Kalau pun rujuk ya rujuk.,” kata Baron.

Jawaban seragam juga disampaikan Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo, Bara Hasibuan. Menurut Bara, persoalan rujuk adalah urusan pribadi antara Prabowo dan Titiek. Masalah rujuk itu pun dianggapnya jangan jadi bahan berita berlebihan.

Begitupun Wakil Sekjen Gerindra Haris Bobby Hoe yang mengaku tidak tahu persoalan rujuk tersebut. Namun, dia berharap isu itu benar menjadi kenyataan. “Bagus kalau bersatu lagi. Tapi, selebihnya saya enggak tahu ya,” kata Bobby yang juga Direktur Relawan Timses Prabowo-Hatta itu.

Prabowo Subianto menikahi Titiek yang merupakan anak keempat mantan Presiden Soeharto, pada Mei 1983. Dari pernikahannya ini, Prabowo-Titiek dikaruniai seorang putra, Didiet Hadi Prasetyo yang kini menjadi perancang busana internasional.

Pada 1998, Prabowo-Titiek berpisah. Kabarnya, perpisahan ini terjadi lantaran keduanya selisih pendapat soal politik. Maklum, pada 1998 itu lah, alm Soeharto lengser dari jabatannya. Sejak itu, keduanya tak lagi tinggal satu atap, meski tak ada satu pengadilan agama pun yang menyidangkan proses perceraian keduanya. Namun, keduanya tetap melakukan pertemuan yang dalam satu tahun setidaknya empat kali. Yaitu saat Prabowo, Titiek, maupun Didiet ulang tahun. Dan, ketika Hari Raya Idul Fitri.

Nah, komentar lucu disampaikan Deputi Relawan Pemenangan Prabowo, Amazon Dalimunthe. “Pertanyaannya, memangnya kapan mereka cerai? Pernah ada persidangan perceraian (Prabowo-Titiek)? Mereka kan hanya dipisahkan oleh keadaan,” kata Amazon.

Artinya masih suami istri? “Secara de jure mestinya masih suami istri karena tidak ada surat perceraian yang menyatakan mereka bercerai,” tambah Amazon.

Jadi tetap mereka rujuk? “Belum tahu. Tapi harus melewati proses yang harus ditempuh supaya jalan tidak menyalahi apapun. Karena sekian tahun tidak memberi nafkah atau bagaimana sehingga harus ada proses yang harus dilewati.”

Hal senada dilontarkan istri Presiden PKS Anis Matta, Anaway kepada detikcom. “Ya saya dengar mereka sih enggak cerai, hanya berpisah karena keadaan politik saja waktu itu. Walau itu hak pribadi mereka,” ujarnya.

Meski demikian, menurut ibu 7 anak ini, jika Prabowo dan Titiek rujuk, itu akan menaikkan elektabilitas Prabowo-Hatta. Anaway juga mengganggap Titiek pantas menjadi seorang Ibu Negara.

“Sangat pantas, karena bu Titiek kan sudah punya banyak pengalaman sebagai mantan anak Presiden Indonesia,” tukas Anaway.

Jadi kebenaran rujuk Prabowo-Titiek Soeharto sebenarnya tak terlalu penting. Yang penting adalah elektablitas naik, dan Prabowo menang dalam pilpres. Itu yang pertama. Yang kedua…

Inilah Keunggulan Dua Capres di Dua Survei

Survei

Peneliti LSI Fitri Hari (kanan) menyampaikan hasil survei, Kamis (26/6). – Dok LSI

Dua survei yang dirilis Kamis (26/6), yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI)  dan Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi-JK (Jusuf Kalla) unggul dibanding Prabowo-Hatta.

Namun unggul dalam survei bukan berarti sebagai kemenangan karena keduanya masih menunjukkan angka pemilih galau (undecided voters). Jika LSI mencapai angka sekitar 32 persen, LIPI 23 persen.

Menurut hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terbaru, elektabilitas keduanya kini tinggal 6,3 persen, yakni 45 persen untuk Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta 38,7 persen. “Namun sebanyak 8,1 persen dari 45 persen pemilih Jokowi-JK itu masih ragu, masih mungkin berubah pandangan. Sementara dari 38.7 persen pemilih Prabowo-Hatta hanya 7,8 persen yang masih ragu,” ungkap peneliti LSI Fitri Hari dalam jumpa pers, Kamis (26/6).

Survei LSI kali ini digelar 1-9 Juni. Total responden sebanyak 2400 pemilih di 33 propinsi. Responden diwawancari tatap muka. Margin of error plus minus 2 persen. Survei ini juga dilengkapi riset kualitatif melalui FGD, depth interview dan media analisis.

Hasil menarik lainnya, Jokowi-JK ternyata lebih menarik calon pemilik perempuan yakni 48.10 persen berbanding 33.8 persen. Sedang Prabowo- Hatta lebih disukai pemilih pria yakni 43.20 persen berbanding 42.70 persen. Jika Jokowi-JK disukai pemilih etnis Jawa, Prabowo-Hatta disukai etnis sunda. Artinya peluang menang di Provinsi Jabar lebih terbuka.

 

KEMENANGAN PASANGAN JOKOWI-JK
* Pemilih perempuan (48.10% vs 33.8%).
* Pendidikan menengah-rendah ( 45-48% vs 34-42%)
* Komunitas NU (46.20% vs 40.20%)
* Pemilih Jawa (47.60% vs 35.20%).
* Menang di Provinsi Jabar (51.20% vs 42.60%)

KEMENANGAN PASANGAN PRABOWO-HATTA
* Pemilih pria (43.20% vs 42.70%)
* Pendidikan tinggi (43.70% vs 38.10%)
* Komunitas Muhammadiyah (48.60% vs 42.90%).
* Pemilih Sunda (51.60% vs 40.90%).
* Menang di Banten, DKI, Jatim, Jateng, Sumut dan Sulsel (selisih 5-10%)

 

Survei P2P LIPI
Sementara itu Survei Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) juga menunjukan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul atas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

“Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul 43 persen, sementara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat 34 persen,” kata peneliti P2P LIPI, Wawan Ichwanuddin, di Auditorium LIPI, Jakarta, Kamis (26/6).

Wawan mengatakan, tingkat keterpilihan ini didasarkan pada pertanyaan penelitian, “Jika pemilihan presiden diselenggarakan pada hari ini, siapakah yang akan Anda pilih?”

Dia pun menegaskan, survei tersebut hanya melakukan pemotretan persepsi masyarakat dalam rentang waktu tertentu. “Dalam survei ini juga masih ada 23 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters,” ucap staf pengajar Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Penelitian yang dilakukan secara nasional tersebut dilakukan dari tanggal 5 Juni – 24 Juni 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan sampel sebanyak 790 responden.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode multistage random sampling. Berdasarkan jumlah sampel ini, diperkirakan margin of error sebesar kurang lebih 3,51 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Semua biaya kegiatan survei ini bersumber pada dana DIPA (negara).

ELEKTABILITAS CAPRES
* Jokowi-JK 43 persen
* Prabowo-Hatta 43 persen
* Belum tahu 23 persen
KEUNGGULAN CAPRES VERSI LIPI
* Jokowi-JK unggul di pedesaan
* Prabowo-Hatta unggul di perkotaan
* Jokowi-JK unggul di basis pemilih SD/SMP
* Prabowo-Hatta unggul di basis tamat SMA/D3

Bocornya Surat DKP dan Strategi Mengelola Isu

Pengakuan Agum Gumelar dan Fachrul Razi

Pengakuan Agum Gumelar dan Fachrul Razi

Buka Link Youtubenya di sini

Beredarnya surat rekomendasi Dewan Kehormatan Perwira (DKP) soal pemecatan Letnan Jenderal TNI atas jabatan Pati Mabes ABRI beredar luas di masyarakat. Reaksi pro kontra pun berlebihan.

Yang pro meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan bawahannya mengusut dan menindaklanjuti kebenaran surat itu, yang kontra juga meminta SBY menangkap pembocor surat karena berkategori “Rahasia” itu.

Bahwa surat bernomor: KEP/03/VIII/1998/DKP itu benar adanya diungkapkan dua jendral (purnawirawan) anggota DKP yakni Letnan Jenderal (Purn) Fachrul Razi dan Letjen (Purn) Agum Gumelar.

Fachrul menjelaskan, internal DKP sebenarnya ingin menggunakan kata-kata “pemecatan” dalam surat keputusan tersebut. Namun, dengan berbagai pertimbangan, DKP akhirnya sepakat memakai kata “pemberhentian dari dinas keprajuritan”.

“Pertimbangannya, pada saat itu beliau masih mantu Pak Harto. Alangkah tidak elok kalau kita sebut kata-kata seperti itu sehingga teman-teman sepakat pakai kata pemberhentian dari dinas keprajuritan,” ucap Fachrul yang ketika itu menjabat Wakil Ketua DKP dalam wawancara dengan Kompas TV.

Surat keputusan DKP dibuat pada 21 Agustus 1998. Ketua DKP adalah Subagyo HS, Wakil Facrul Razi, dan sekretaris Djahari Chaniago. Adapun empat anggota DKP adalah Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar, Ari J Kumaat, dan Yusuf Kartanegara. Kecuali Jendral Subagyo, semuanya berpangkat Letjen.

Agum Gumelar juga membenarkan bahwa surat rekomendasi DKP terkait pemberhentian Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto sebagai prajurit TNI yang beredar di publik, adalah benar adanya. “Rekomendasi itu benar adanya, sesuai surat itu. Saya tidak bisa bohongi rakyat, apalagi Tuhan,” tandas Agum dalam Primetime News Metro TV, Selasa petang (10/6).

Di empat lembar surat itu tertulis pertimbangan atas berbagai pelanggaran yang dilakukan Prabowo. Tindakan Prabowo disebut tidak layak terjadi dalam kehidupan prajurit dan kehidupan perwira TNI. Tindakan Prabowo juga disebut merugikan kehormatan Kopassus, TNI-AD, ABRI, bangsa, dan negara.

Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terang saja meradang dengan beradarnya surat itu. Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon, mengatakan dokumen tersebut adalah rahasia negara sehingga pihak penyebar dokumen tersebut bisa dikenakan sanksi pidana.

“Kita berharap institusi TNI mengusut siapa yang membocorkan dokumen itu. itu hanya ada di brankas panglima ABRI ketika itu, dalam hal ini adalah Pak Wiranto,” kata Fadli.

surat1

surat2

surat3

surat4

Fadli menjelaskan berdasarkan Keppres 62/ABRI/1998, Prabowo dinyatakan diberhentikan dengan hormat, jasa-jasanya diakui selama berkarier di militer, dan mendapatkan uang pensiun. Keppres inilah yang menurut Fadli data akurat perihal rekam jejak Prabowo di militer.

“Dokumen itu tidak akurat, karena yang akurat adalah dokumen akhir yaitu Keppres. Kalau Keppres bukan rahasia ya, kalau dokumen seolah dokumen DKP itu rahasia negara,” tegasnya.

Sementara Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, bocornya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang saat ini menjadi perbincangan publik bukan menjadi kewenangannya. “Itu bukan domain Panglima TNI,” ungkap Moeldoko.

Menurut dia, soal bocornya surat DKP tersebut nantinya akan ditangani, tetapi bukan oleh dirinya. Dia mengungkapkan jika persoalan tersebut merupakan urusan politik sehingga dia tidak akan masuk ke ranah politik.

“Soal DKP itu nanti ada yang menanganinya. Ini urusan politik dan Panglima TNI tidak mau masuk ke konteks politik, nanti Panglima TNI menjadi terseret ke ranah politik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko kembali menegaskan bahwa prajurit TNI tidak akan terlibat dalam pemilu presiden dan wakil presiden yang akan digelar Juli mendatang. “Prajurit TNI tidak akan terlibat dan memihak,” ujar Moeldoko.

Dengan fakta-fakta itu hampir dipastikan Surat DKP, meski benar, takkan pernah diusut sampai tuntas. Bocornya surat DKP pun dengan demikian merupakan bagian dari strategi kampanye kedua belah pihak. Sebab satu-satunya black campaigne paling efektif ke arah kubu Prabowo adalah yang kasus penculikan tersebut.

Sementara black campaigne ke arah Jokowi sangat banyak dan berulang-ulang seperti Jokowi Kristen, Jokowi China, Jokowi Syiah, Jokowi Korupsi Bus Transjakarta dan sebagainya. Sayang, kampanye hitam tersebut kemudian tenggelam karena tak berhenti.

Surat DKP tentang pemecatan Prabowo pun dipastikan akan segera hilang. Namun kampanye tersebut berhasil meninggalkan kesan di masyarakat, bahwa Prabowo memang dipecat bukan pensiun dini apalagi diberhentikan secara terhormat.

Melalu twitternya, dedengkot Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA menyebut tiga alasan mengapa kasus bocornya dokumen DKP potensial menurunkan atau membuat dukungan Prabowo akan stagnan.

Pertama, kasus penculikan di mata pemilih adalah skandal maha besar, yg efek merusaknya bahkan lebih besar dari korupsi.

Kedua, isu penculikan itu menjadi lebih kuat karena hadirnya “juru bicara” yang berbobot. Juru bicara yang dimaksud adalah pengakuan anggota DKP yakni Fachrul Razi dan Agum Gumelar.

Ketiga, hadirnya media yang bersemangat menceritakan kasus dokumen dan penculikan itu. Media ini yg membuat kasus ini melambung.

Menurut Denny pemberitaan kasus itu akan bertahan panjang karena adanya unsur drama di dalamnya. Yakni keterkaitan almarhum Soeharto dalam kasus itu.

“Namun jika kubu Prabowo menemukan cara merespon yang dipercaya publik bahwa Prabowo tak bersalah, Prabowo-Hatta masih berpeluang menang. Ini hanya soal keahlian mengelola isu,” tutup Denny JA.

 

 

Kasus Babinsa Selesai, Panglima TNI Ambil Alih

 

Penglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kiri) dan Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya(kanan) menggelar jumpa pers terkait kasus babinsa. (JPNN.com)

Penglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kiri) dan Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya(kanan) menggelar jumpa pers terkait kasus babinsa. (JPNN.com)

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengambil alih semua permasalahan yang melibatkan bintara pembina desa dalam pendataan preferensi pilihan warga di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Moeldoko siap bertanggung jawab jika bawahannya terbukti melakukan kesalahan.

Ia menegaskan, sebagai Panglima TNI, dirinya siap bertanggung jawab jika ada bawahannya yang terbukti melakukan kesalahan. Moeldoko juga meminta publik tidak resah dan tidak memandang miring kehadiran babinsa.

“Seluruh tanggung jawab ada di pundak Panglima TNI. Semua sudah saya ambil alih, nanti seandainya ada babinsa yang melakukan pelanggaran, Panglima akan mengambil langkah hukum militer, atau hukuman administrasi dan hukuman disiplin,” kata Moeldoko, Minggu (8/6).

Menurut Moeldoko, babinsa yang melakukan pendataan di Pemilu Presiden 2014 berjalan tak terstruktur. Ia meminta masalah tersebut tak dibesar-besarkan karena TNI dijamin netral di pemilu.

Moeldoko menjelaskan, dirinya telah menerima laporan langsung dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Hasilnya, masalah yang diadukan pelapor tak terbukti sehingga Bawaslu menyerahkan penyelesaian selanjutnya kepada Panglima TNI.

“Bawaslu datang ke tempat kejadian, bersama camat, lurah, kepala RT/RW dan masyarakat, ternyata apa yang dikatakan oleh pelapor itu tak terbukti. Justru masyarakat sekitar menyatakan siap menjadi saksi bahwa tidak ada perilaku penyimpangan seperti itu,” imbuhnya.

Seperti diberitakan beberapa hari lalu, seorang anggota Babinsa mengarahkan salah seorang warga berinisial AT untuk memilih salah satu capres dan cawapres di nomor satu. Saat itu juga warga menilai bahwa anggota TNI tersebut tidak netral dan berpihak pada partai tertentu.

Tim Gabungan dari Kodam Jaya yang melakukan investigasi menyebut anggota babinsa yang ramai diberitakan itu bernama Koptu Rusfandi. Ia pun diberi sanksi bersama atasannya Komandan Rayon Militer (Koramil) Gambir Kapten Infanteri Saliman.

 

KRONOLOGI KASUS BABINSA DATA WARGA
• KAMIS (5/6): Pendataan warga yang dilakukan anggota bintara pembina desa (babinsa) di wilayah Jakarta Pusat pertama kali dimuat Kompas.com. Warga mengaku didata anggota babinsa dan diarahkan memilih Capres Prabowo-Hatta, Sabtu (31/5).
• KAMIS (5/6): setempat terkejut dengan ulah babinsa itu. Ini karena ia telah menerima daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
• KAMIS (5/6): Kasus pengerahan babinsa juga terjadi di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengakuan disampaikan Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Dono Prasetyo.
• KAMIS (5/6):Komandan Kodim 0501 Jakarta Pusat Letnan Kolonel Infantri Yudi Pranoto, mengklaim apa yang dilakukan babinsa merupakan tugas rutin, tak hanya menjelang pemilu.
• JUMAT (6/6): Warga bantah ada pendataan rutin oleh Babinsa. Selama 30 tahun tinggal tak perah di data anggota babinsa.
• SABTU (7/6): Calon presiden Prabowo Subianto mengaku tidak tahu siapa yang mengerahkan oknum babinsa. Dia membantah pihaknya terlibat dalam masalah ini.
• MINGGU (8/6): Tim Gabungan dari Kodam Jaya menyebut anggota babinsa yang ramai diberitakan itu bernama Koptu Rusfandi. Ia diberi sanksi bersama atasannya Komandan Rayon Militer (Koramil) Gambir Kapten Infanteri Saliman.
• MINGGU (8/6): Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyebut apa yang dilakukan babinsa di luar komando. Meski demikian ia mengambil alih kasus itu.

Kampanye Hitam ke Jokowi 10 Kali Lebih Banyak Dibanding ke Prabowo

Hasil survei Indonesia Indicator. Kampanye hitam banyak sekali dan berulang-ulang

Hasil survei Indonesia Indicator. Kampanye hitam banyak sekali dan berulang-ulang

Eksposure kampanye hitam terhadap dua pasangan capres meningkat tajam menjelang pilpres. Kampanye hitam di media sosial terhadap Jokowi jumlahnya 10 kali lipat dibanding Prabowo Subiamto.

Demikian hasil analisis twitter dilakukan Indonesia Indicator (I2), Kamis (5/6). “Serangan pada Jokowi lebih masif (banyak sekali) dan beragam dibandingkan dengan Prabowo,” kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang.

Penelusuran kampanye hitam yang dilakukan I2 dilakukan mencakup 292 media online nasional dan daerah, serta twitter dalam kurun waktu 1 Januari – 4 Juni 2014 pukul 17.27 wib.

k1

Kampanye hitam ke Jokowi kelompok 1

Kampanye Hitam ke Jokowi K2

Kampanye Hitam ke Jokowi K2

Jenis serangan pada Jokowi lebih beragam, mulai dari Capres Boneka, Isu Tionghoa, Esemka, Antek Asing, Kristen, Pencitraan, Syiah, dsb. Isu selalu berganti dan sifatnya masif.

Sedang kampanye jahat pada Prabowo relatif terbatas. Isu Penculikan selalu menduduki posisi tinggi dan hampir tunggal, dan baru dalam sebulan terakhir ditambah dengan isu ibu negara.

Kampanye hitam ke Prabowo itu-itu saja

Kampanye hitam ke Prabowo itu-itu saja

Elektabilitas Jokowi vs Prabowo 5-2

capres1

Pilpres tinggal sebulan lagi. Menurut hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di 7 provinsi terbesar di Indonesia, pasangan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul di lima provinsi. Meski demikian, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul di ibukota Jakarta dan Provinsi Banten.

Survei dilakukan awal Mei dengan 2.400 responden dan margin eror 2 persen. “Tujuh provinsi yang kami survei merupakan wilayah strategis. Di sinilah the real battle field (medan pertarungan sesungguhnya) para capres dan cawapres dalam menentukan kemenangan,” kata peneliti LSI Rully Akbar kepada wartawan Rabu (4/6).

dki

banten

Tujuh provinsi yang dimaksud adalan Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, dan Sulsel. Populasi pemilih di ketujuh provinsi ini, kata Rully, mencapai 70 persen dari total pemilih nasional. Mereka yang memenangi suara pemilih di tujuh provinsi akan menjadi presiden dan wakil presiden.

jabar

jateng

jatim

sumut

sulsel

Jokowi-JK juga unggul dalam empat isu strategis, sedangkan Prabowo-Hatta unggul pada satu isu. Empat isu tersebut adalah isu ekonomi, penegakan hukum, keamanan, dan sosial. Sedang Prabowo-Hatta unggul pada isu stabilitas politik.

“Untuk isu ekonomi, publik lebih percaya pasangan Jokowi-JK mampu menanganinya, pasangan Jokowi-JK mendapat kepercayaan sebesar 38,78 persen.  Sedangkan Prabowo-Hatta sebesar 21.56,” kata Peneliti LSI.

Sedangkan untuk isu stabilitas politik pasangan Prabowo – Hatta lebih dipercaya mampu menjaga kestabilan dibanding pasangan Jokowi-JK. “Untuk menjaga stabilitas politik Prabowo-Hatta mendapat kepercayaan masyarakat sebesar 37,03 persen, sedangkan Jokowi-JK hanya 23,87 persen,” katanya.

Efek Cawapres
Dalam survei kali ini, LSI juga mengukur efek cawapres terhadap elektabilitas capres di setiap teritori wilayah. Apakah kombinasi cawapres Jokowi maupun Prabowo berefek pada naik atau turunnya suara capres/pasangan di sejumlah teritori?

LSI mengklasifikasi 33 propinsi di Indonesia ke dalam 3 teritori besar. Ketiga teritori besar tersebut adalah antara lain; teritori Barat (semua propinsi di Pulau Sumatera), teritori Tengah (Semua propinsi di Pulau Jawa, Bali, NTB,NTT), dan teritoti Timur (semua propinsi di Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua,Papua Barat).

Hasilnya dengan kehadiran JK sebagai cawapres Jokowi ternyata menambah dukungan pasagan Jokowi-JK di teritori timur, namun mengurangi dukungan pasangan ini di teritori Barat. Sementara efek JK di teritori tengah, populasi pemilih terbesar (mencapai 60%), cenderung stabil. Hadirnya JK menambah dukungan pasangan Jokowi-JK dari 37.66 persen menjadi 42.35 persen di teritori timur.

Sementara hadirnya JK sebagai cawapres Jokowi justru mengurangi dukungan pasangan ini dari 36.12 persen menjadi 32.97 persen di teritori barat. Sebaliknya hadirnya Hatta Rajasa sebagai cawapres Prabowo ternyata mampu menaikan elektabilitas pasangan ini di teritori Barat, namun menurunkan elektabilitas pasangan ini di teritori Timur.

Elektabilitas pasangan ini naik dari 21.70 persen menjadi 24.61 persen di teritori Barat. Elektabilitas pasangan ini pun turun dari 21.0 persen menjadi 15.33 persen di teritori timur.

kala

hatta

 

Secara umum, pasangan Jokowi-JK masih unggul dari pasangan Prabowo-Hatta di ketiga wilayah teritori tersebut. Di teritori Barat, Jokowi-JK memperoleh dukungan sebesar 32.97 persen, sementara pasangan Prabowo-Hatta didukung oleh 24.61 persen pemilih.

Di teritori Tengah, elektabilitas Jokowi-JK sebesar 34.23 persen, sementara elektabilitas Prabowo-Hatta sebesar 25.92 persen. Di teritori Timur, elektabilitas pasangan Jokowi-JK mencapai 42.35 persen sementara pasangan Prabowo-Hatta memperoleh dukungan sebesar 15.33 persen.

Inilah 10 Wagub dan Cawagub Yang Izin Cuti Kampanye

Sepuluh kepala daerah, terdiri dari tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur, telah mengajukan cuti kampanye Pilpres kepada Mendagri Gamawan Fauzi, kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno di Jakarta, Selasa (3/6).

“Dari berkas yang kami terima sampai Selasa pukul 15.30 WIB ada tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur yang mengajukan cuti kampanye untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,” kata Didik seperti ditulis Antara.

Ketentuan pejabat negara wajib mengajukan cuti jika menjadi juru kampanye atau tim pemenangan Pemilu diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2009 dan Permendagri Nomor 29 Tahun 2014.

“Gubernur dan wakil gubernur wajib mengajukan cuti kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, sedangkan bupati-wali kota dan wakilnya mengajukan kepada Mendagri melalui gubernur,” tambah Didik.

Pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti untuk kampanye Pilpres tidak diizinkan mengambil waktu cuti dalam waktu bersamaan, seperti Teras Narang dan Achmad Diran.

Jika gubernur mengambil hari cuti, maka wakil gubernurnya wajib menjalankan tugas gubernur bersangkutan.

Pejabat negara juga dilarang memanfaatkan fasilitas negara mulai dari kendaraan dinas, protokol kedinasan hingga anggaran selama cuti berkampanye.

Pengajuan cuti para kepala daerah hanya mencantumkan tanggal periode pelaksanaan kampanye Pilpres karena jadwal resmi pelaksanaan kampanye belum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

KPU sendiri mempercayakan jadwal dan lokasi kampanye Pilpres kepada tim kampanye selama tidak berbenturan satu sama lain. Tim kampanye juga wajib melaporkan jadwal kampanye kepada KPU selambat-lambatnya tujuh hari sebelum pelaksanaan.

TUJUH GUBERNUR YANG MENGAJUKAN CUTI
1. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
3. Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
4. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
5. Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya sebagai Jurkam Jokowi-JK
6. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis sebagai Jurkam Jokowi-JK
7. Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang sebagai Jurkam Jokowi-JK

TIGA WAKIL GUBERNUR YANG MENGAJUKAN CUTI
1. Wagub Kalimantan Timur Mukmin Faisyal sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Wagub Sulawesi Tengah Sudarto sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
3. Wagub Kalimantan Tengah Achmad Diran sebagai Jurkam Jokowi-JK

Prabowo-Hatta Vs Jokowi-JK : Urunan Vs Sumbangan

berita-pilpres-2014-masih-pertarungan-politisi-gaek-13750_aRibuan Relawan Prabowo-Hatta yang tergabung dalam berbagai komunitas telah mengumpulkan dana secara gotong royong untuk membantu memenangkan pasangan no urut satu tersebut.

Ketua Sukarelawan Mandiri (Salam) Prabowo, Budiman P Sophian mengungkapkan, sampai saat ini dari 3 posko komunitas saja sudah mencapai Rp 731.183.500.
“Jumlah ini akan terus bertambah seiring berdirinya posko posko baru,” kata Budiman dalam acara deklarasi di Joko Santoso Center, Jalan Diponegoro No 39 , Menteng , Jakarta Pusat, Selasa (3/6).

Para pendukung di tiga posko tersebut menyampaikan surat ke pasangan Prabowo-Hatta bahwa urunan itu merupakan inisiatif, bukan meminta sumbangan. “Kami anak Negeri siap urunan tanpa harus diminta!,” imbuh Budiman, menirukan kesetiaan dari tiga posko komunitas tersebut.

Sementara itu pada hari yang sama, tim Jokowi-JK mengumumkan hasil penerimaan sumbangan masyarakat via rekening bank. Pengumuman tersebut berarti persis satu pekan sejak dibukanya rekening sumbangan untuk pemenangan tim Jokowi-JK, Selasa (27/5).

Adapun total sumbangan yang masuk per tanggal 3 Juni 2014 pukul 10.00 WIB hampir menembus angka Rp 3 miliar. “Total uang yang masuk sebesar Rp 2.997.952.737 atau hampir Rp 3 miliar,” ujar anggota media center tim pemenangan Jokowi-JK, Zuhairi Misrawi, saat menggelar jumpa pers di Kantor Media Center JKW4P, Jalan Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat.

Zuhairi menyebutkan, donasi yang masuk ke rekening BRI dengan nomor 122301000172309 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla itu sebesar Rp 2.179.362.034. Untuk donasi yang masuk ke Bank BCA dengan nomor 5015.500015 atas nama yang sama sebesar Rp 627.980.748. Sementara itu, saldo rekening Bank Mandiri dengan nomor 070-00-0909096-5 atas nama yang sama berjumlah Rp 190.609.955.

Zuhairi belum bisa mengumumkan siapa saja yang menjadi donatur sumbangan tersebut. Dia mengatakan, sampai sekarang tim dari Jokowi-JK sedang membuat daftar identitas siapa saja yang menyumbang. “Kami sedang lakukan verifikasi,” ujar Zuhairi.

Selasa (27/5) sore pekan lalu, Jokowi dan JK mengumumkan nomor rekening untuk menampung sumbangan kegiatan pemenangannya sebagai capres-cawapres. Jokowi mengatakan, pembuatan rekening itu untuk memenuhi asas transparansi dan agar keuangan kampanye dikoordinasi dengan lebih baik.

“Pertanggungjawabannya bisa kita taruh di koran. Nanti juga kan diaudit,” kata Jokowi.

Mana yang lebih efektif dari cara penggalangan dana itu? Jelas yang sumbangan. Ini karena donasi versi Jokowi-JK lebih spontanitas. Sebaliknya, Urunan versus Prabowo-Hatta cenderung diorganisir dan dimobilisasi. Tapi, menakah yang akan lebih berdampak pada pemenangan Pilpres masih harus ditunggu hingga 9 Juli mendatang.

TIGA POSKO PENDUKUNG PRABOWO-HATTA

1. Posko Pasadena: sejak 4 tahun yang lalu dengan jumlah posko sebanyak 3.000 dan 7.000 retail di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dana terkumpul Rp. 105.000.000,
2. Posko Salam Prabowo: terbentuk sejak 12 April lalu namun punya 1.800 posko dan bisa mengumpulkan dana Rp 350.183.500,
3. Posko Piye Kabare: bergerak di bulan April telah memiliki 1.450 posko di seluruh Indonesia dengan urunan warganya sebanyak Rp. 276.000.000

Daftar Baru Perjalanan Commuter Line: Tak Lagi Sampai Dini Hari

Menunggu Commuterline di Stasiun Jati Negara

Menunggu Commuterline di Stasiun Jati Negara

Per 1 Juni 2014 memang ada jadwal penambahan jadwal Commuterline atau istilah PT KA Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka). Namun angkutan massal itu tak lagi sampai beroperasi hingga dini hari. Para pekerja yang biasa ngalong pun terpaksa harus kembali naik omprengan.

Jika sebelumnya kereta paling malam menuju Bogor akan berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pada pukul 00.25 WIB. Kini kereta paling malam beroperasi hingga pukul 23.30. Sedang pada pada pagi hari, kereta tetap beroperasi mulai pukul 04.00 WIB,

Perubahan jadwal Commuterline ini terkait dengan selesainya rel ganda di lintas utara Pulau Jawa. Dengan selesainya rel ganda, waktu tempuh kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Jakarta maupun menuju Jakarta melalui jalur utara dapat dipersingkat.

Mulai 1 Juni 2014, perjalanan Commuteline setiap hari menjadi 645 perjalanan/hari dari sebelumnya 589 perjalanan/hari yang akan dilayani dengan dengan 56 rangkaian kereta atau 56 loop.

Eva Chairunissa, Manajer Humas PT KCJ, menyatakan bahwa perjalanan KRL terbesar masih pada lintas Bogor/Depok. Pada lintas tersebut, terdapat 33 rangkaian kereta yang melayani 294 perjalanan kereta. Lintas Serpong dan Tangerang masing-masing melayani delapan rangkaian kereta untuk melayani 104 perjalanan dan tiga rangkaian kereta untuk melayani 62 perjalanan setiap harinya.

Selain itu, penambahan perjalanan KRL juga terjadi di rangkaian feeder untuk rute Manggarai-Sudirman-Karet-Tanah Abang-Duri-Kampung Bandan-Jakarta Kota dengan 68 perjalanan/hari yang dilayani dengan tiga rangkaian KRL.

PT KCJ berharap dengan adanya jadwal perjalana KRL yang baru diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para pengguna jasa KRL di Jabodetabek dengan tetap memberikan prioritas untuk keselamatan dan keamanan perjalanan KRL.

DAFTAR PERJALANAN COMMUTERLINE
* Lintas Bogor/Depok sebanyak 33 loop dengan jumlah perjalanan 294.
* Lintas Bekasi sebanyak 9 loop dengan jumlah perjalanan 117.
* Lintas Serpong sebanyak 8 loop dengan jumlah perjalanan 104.
* Lintas Tangerang sebanyak 3 loop dengan jumlah perjalanan 62.
* Lintas feeder sebanyak 3 loop dengan jumlah perjalanan 68.

JADWAL LENGKAP DOWNLOAD DI SINI YA

 

Nomor Urut Capres 2014, Mana yang Lebih Hoki?

hoki

 

Nomor urut Capres-Cawapres sudah dikocok. Pasangan Prabowo Subianto Hatta Rajasa memperoleh nomor urut 1, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla nomor urut 2. Mana yang paling menguntungkan dan berpeluang menang?

Pendukung Prabowo Subianto tentu saja menyebut nomor 1 sebagai nomor keberuntungan. “Ini tanda-tanda alam, tanda-tanda alam. Presiden itu nomor 1, Prabowo nomor 1,” ujar seorang pendukung.

Prabowo sendiri mengatakan bahwa nomor urut satu adalah simbol yang baik dalam pertarungannya pada Pilpres 9 Juli mendatang. “Kami bersyukur dapat nomor urut satu, simbol yang baik, lambang yang baik,” kata Prabowo usai penetapan nomor urut peserta Pilpres di Gedung KPU Pusat Jakarta, Minggu (1/6).

Bagaimana dengan nomor urut dua? “Sebetulnya nomor berapa pun pada hakekatnya ‘gak’ ada masalah. Diberi nomor dua, itu simbol keseimbangan dan harmoni,” kilah Jokowi.

Jokowi mengibaratkan angka dua sebagai bentuk keseimbangan menuju Indonesia yang lebih harmonis. “Dua adalah simbol keseimbangan, ada capres ada cawapres, ada mata kanan ada mata kiri, ada telinga kanan ada telinga kiri, ada tangan kanan dan ada tangan kiri. Semuanya itu harmoni dalam sebuah keseimbangan menuju Indonesia yang penuh harmoni,” imbuhnya.

10422961_10204099401594265_5339979598490410568_nBaiknya kita lihat saja fakta pada dua Pilpres langsung soal keberuntungan nomor urut tersebut. Pada pemilu 2004 yang diikuti lima pasang capres. Pada putaran pertama ternyata nomor urut 2 yakni Megawati Soekarnoputri- Hasyim Muzadi dan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla lolos ke putaran kedua. Adapun nomor urutan satu ketika itu, Wiranto-Salahuddin Wahid hanya berada di urutan ketiga dengan 26.286.788 suara atau 22,15 persen.

Lalu di putaran kedua, pasangan SBY-JK menang telak 69.266.350 suara atau 60,62 persen dibanding Mega-Hasyim 44.990.704 atau 39,38 persen.

Sedang pemilu 2009 hanya diikuti tiga pasangan dan berlangsung satu putaran karena SBY-Boediono menang telak dengan 73.874.562 suara atau 60,80 persen. Sedang nomor urut satu Megawati-Prabowo diurutan kedua dengan 32.548.105 suara atau 26,79 persen.

Artinya, dalam dua Pilpres itu, fakta membuktikan bahwa nomor urut kedua lebih hoki dibanding nomor urut 1. Apalagi Pilpres 2014 dipastikan hanya satu putaran. Dan selama satu putaran itulah, nomor urut satu selalu kalah.

Tapi sebenarnya bukan nomor urut yang menentukan namun suara rakyat. Dalam dua Pilpres, tak ada yang bisa membantah bahwa sosok SBY merupakan sosok paling menentukan. SBY ketika itu dicitrakan gagah, santun, dan disayangi media (media darling).

Maka sehebat apapun mesin politik Megawati dan Jusuf Kalla ketika itu tak mampu melawan kehendak rakyat yang menginginkan SBY sebagai Presiden. Dipasang dengan siapapun SBY ketika itu pasti menang.

Lalu siapakah yang menjadi media darling antara Jokowi dan Prabowo saat ini. Hampir bisa dipastikan bahwa jika Pilpres digelar hari ini, Jokowi-JK lah pemenangnya.

Tapi masih satu bulan lebih pencoblosan Pilpres baru akan dilaksanakan. Dan baru kali ini, Pilpres diikuti hanya dua pasang sehingga membuat rakyat terbelah. Jika tak memilih Jokowi-JK yang akhirnya memilih Prabowo-Hatta, demikian sebaliknya.

Satu bulan bisa saja muncul kejutan yakni Prabowolah yang menjadi media darling. Namun untuk bisa seperti itu, harus menunjukkannya dengan cara santun. Jika selalu menyerang lawan dengan kampanye hitam, maka itu hanya akan berbalik tangan.

 

Pacar Prabowo Wanita Thailand, Mungkinkah?

Prabowo bersama para wanita cantik. (Foto dari blog novitawijayanti.com, caleg jadi Partai Gerindra)

Prabowo bersama para wanita cantik. (Foto dari blog novitawijayanti.com, caleg jadi Partai Gerindra)

Gosip tentang calon istri Capres Prabowo Subianto terus berkembang liar. Hal itu tak bisa disalahkan karena yang bersangkutan tak pernah memberi jawaban pasti. Yang ada hanya jawaban menggantung.

Jawaban terakhir ketika ditanya soal calon ibu Negara di kantor Redaksi Jawa Pos, di Surabaya, Kamis (29/5) malam, misalnya, masih bersifat sama.

Prabowo sempat diam sejenak mendengar pertanyaan yang kerap dihadapinya. “Kita lihat saja perkembangan bagaimana,” katanya singkat.

“Nanti di koalisi harus digelar fit and proper test calon ibu Negara?”.

“Hanya bercanda, kok. Salah itu salah,” imbuhnya sambil tertawa lepas.

Sejak bercerai dengan Titiek Soeharto tahun 1983, Prabowo belum menikah lagi. Andai ia tak mencalonkan diri menjadi cawapres (2009) atau capres (2014) publik pasti tak peduli apakah Prabowo mau menikah lagi atau menjadi jomblo forever. Prabowo hanya rakyat biasa yang kebetulan pernah menjadi Danjen Kopassus dan Pangloma Kostrad.

Tapi kini ia bakal memimpin lebih dari 200 juta rakyat Indonesia. Publik ingin kepastian soal pasangannya karena sebagai presiden, ia perlu mengisi ruang kosong di istana Negara, yakni Ibu Negara atau First Lady. Publik belum terbiasa melihat pemimpinnya tanpa wanita pendamping.

Setelah dikaitkan dengan nama-nama wanita cantik seperti artis senior Widyawati, penyanyi Maia Estianty dan seorang dokter bernama Irene, kini muncul gosip baru bahwa Prabowo punya seorang pacar yang siap dinikahinya, yakni wanita asal Thailand.

Gosip itu tak main-main, yakni dimunculkan kabel diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang dibocorkan Wikileaks. Dalam kawat diplomatik Kedubes AS bernomor 06JAKARTA8261_a tanggal 3 Juli 2006 itu disebutkan, Prabowo sering terbang ke Bangkok untuk menemui pacarnya.

Adapun judul laporan kawan diplomatik Kedubes AS itu adalah Indonesian Biographical and Political Gossip, Q2 2006. Sementara laporan tentang Prabowo punya pacar muncul dalam subjudul Prabowo Eyeing Presidency, Hiding Thai Girlfriend.

Menurut laporan itu, Prabowo sering menggunakan pesawat komersial ke Bangkok untuk menemui pacarnya itu. Adapun sumber laporan Kedubes AS itu adalah politikus Golkar, Poempida Hidayatullah yang disebut pernah dekat dengan Prabowo.

Poempida yang kini anggota DPR dari Golkar namun mendukung Capres Jokowi-Jusuf Kalla (JK) mengaku kenal, David R. Greenberg, political officer Kedubes AS yang menyusun kawat diplomatik itu. Namun ia membantah mengetahui pacar Prabowo di Thailand.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadly Zon juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku Prabowo sering melakukan kunjungan ke Thailand, namun ketika itu hanya untuk urusan bisnis. Khususnya bertemu mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang kini berada di pengasingan.

Publik pun tampaknya cenderung tak percaya dengan gosip ala infotainment yang dimunculkan Wikileaks tersebut. Tapi mereka juga berharap Prabowo segera mendapatkan calon ibu negara.

Di forum kaskus, gosip pacar Prabowo itu malah menjadi bahan candaan, bahkan kampanye hitam oleh anggota forum yang kebetulan ngefans sama Jokowi-JK.

“Bolak balik ke Thailand, emang ngapain?? Masa ketemu Taksin terus…”

“Di Thailand cuma ada dua cewek cantik atau shemale cantik.”

“Klo Thailand wajah ama onderdil biasanya menipu, Lady Boy”

Di dunia maya, Negeri Gajah Putih itu dikenal dengan para warianya. Jika Anda mengetik Lady Boy di Google pasti mengarah ke Thailand.

Awal bulan ini bahkan telah digelar kontes ladyboy atau waria internasional yang dikenal dengan Miss Tiffani 2014 di Pattaya, Thailand. Pemenangnya adalah shemale tuan rumah Nissa Katerahong.

Menlu Marty bersama istrinya, yakni Sranya Brampumphong.

Menlu Marty bersama istrinya, yakni Sranya Brampumphong.

Namun anggota kaskus lainnya masih ada yang berharap apa yang dilansir Wikileaks itu benar adanya. Ia melihat sisi positif punya istri orang Thailand. Contohnya adalah istri Menteri Luar Negeri Matri Natalegawa, yakni Sranya Brampumphong. Sranya adalah cinta pertama Marty Natalegawa. Mereka menikah tahun 1985 dan dikaruniai tiga orang anak.

Prabowo bukan tak mungkin bisa seperti Marty. Hanya saja ia harus berani memperkenalkannya kepada publik? Tapi mungkinkah?

Sumber Foto: Di sini

 

Jokowi-JK Unggul Dikalangan Buruh, Tani, dan Ibu Rumah Tangga

jok-jk

Pasangan calon presiden Prabowo-Hattta dan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) ternyata memiliki keunggulan masing-masing. Pasangan yang pertama unggul dalam mesin politik, sementara pasangan kedua unggul dalam dukungan pemilih.

Demikian hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bertajuk “Berebut Dukungan di 5 Kantong Besar Suara: Jokowi-JK vs Prabowo- Hatta” yang dilansir Jumat (30/5).

“Prabowo-Hatta unggul dalam mesin politik, namun Jokowi-JK menang di dukungan pemilih. Begitu hasil survei yang kami lakukan 1-9 Mei,” kata Ade Mulyana, peneliti LSI Network dalam keterangan persnya,

Ada pun mesin politik yang dimaksud dalam survei tersebut adalah dukungan partai politik. Total prosentase suara partai di belakang Prabowo- Hatta mencapai 48.93 persen. Parpol tersebut terdiri dari Partai Gerindra,PAN, PPP, PKS, dan Partai Golkar. Sementara Jokowi-Hatta yang didukung PDIP, Partai Nasdem, PKB, dan Hanura hanya mencapai 38,97 persen.

“Prabowo-Hatta juga didukung lima stasiun TV swasta yakni RCTI, MNC, Global TV, TV One dan ANTV. Sedang Jokowi-JK didukung Metro TV,” ucap Ade lagi.

Ade menjelaskan, Prabowo-Hatta juga memiliki dana pelumas penunjang mesin politik yang lebih besar dibanding Jokowi-JK. Yakni Rp900 miliar dibanding Rp 700 miliar pada Pemilu Legislatif lalu. Sedang untuk Pilpres belum diketahui.

Meski demikian, Jokowi-JK diuntungkan odukungan pemilih yang lebih besar. Yakni sebanyak 35,42 persen. Sedangkan Prabowo-Hatta didukung oleh 22,75 persen. Sebanyak 41,80 persen tidak menjawab atau masih belum menentukan pilihan.

“Jumlah swing voters (massa mengambang) masih cukup besar, sehingga situasinya bisa terbalik,” ungkapnya.

buruh

HASIL SURVEI LSI

* Mesin Partai Politik (1)
Prabowo-Hatta 48,93 persen
Jokowi-JK 38,97 persen

* Mesin Partai Politik (2)
Prabowo-Hatta (RCTI, MNC, Global TV, TV One dan ANTV)
Jokowi-JK (metro TV)

* Mesin Partai Politik (3)
Prabowo-Hatta (Rp 900 miliar)
Jokowi-JK (Rp700 miliar)

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (dukungan pemilih)
Jokowi-JK 35,42 persen
Prabowo-Hatta 22,75 persen
Tidak tahu/tidak jawab 41,80 persen

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (komunitas NU)
Jokowi-JK 34,44 persen
Prabowo-Hatta 26,25 persen
Tidak tahu/tidak jawab 39,31 persen

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (Muhamadiyah)
Prabowo-Hatta 31,57 persen
Jokowi-JK 27,44 persen
Tidak tahu/tidak jawab 40,99 persen

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (kalangan buruh)
Jokowi-JK 36,89 persen
Prabowo-Hatta 18,62 persen
Tidak tahu/tidak jawab 44,49 persen

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (kalangan petani)
Jokowi-JK 35,77 persen
Prabowo-Hatta 23,42 perse
Tidak tahu/tidak jawab 40,71 persen

* Jika Pilpres hari ini pilih mana? (ibu rumah tangga)
Jokowi-JK 40,04 persen
Prabowo-Hatta 21,42 perse
Tidak tahu/tidak jawab 38,54 persen

 

Humor Jokowi vs Prabowo (2)

naif

 

 

kstaria

Ke Partai Gerindra

“Mau kemana Bro?”
“Mau ke Kantor Pantai Gerindra.”
“Ngapain? Mau dukung Prabowo?”
“Cuma mau tanya, kalau tersangka korupsi Suryadharma Ali dibilang ksatria, kalau seorang ksatria disebutnya apa dong?”

 

Capres Boneka

“Ke rumah Megawati Yuk?”
“Ngapain”
“Dia kan punya mainan ajaib?”
“Mainan?”
“Iya. Boneka mirip Jokowi, gitu”
“Oooh, Capres Boneka!!!”
#tepokjidat

 

Handphone Gratis

“Kalau kampanye Prabowo-Hatta bareng dengan Jokowi-Jusuf Kala kamu pilih yang mana, bro?”
“Pilih Prabowo-Hatta dong”
“Wah ketahuan, kamu dukung Prabowo-Hatta ya”
“Ya nggak harus begitu. Kita realitis saja”
“Maksud lo”
“Siapa tahu dapat handphone gratis. Di kubu Prabowo-Hatta kan ada yang gemar lempar HP”
“Waduh?”

 

Pilpres Hari Ini

“Kalau Pemilihan Presiden digelar Kamis (29/5) hari ini, kamu tebak siapa yang menang. Jokowi-JK atau Prabowo-Hatta”
“Prabowo-Hatta dong”
“Lu kok percaya diri banget”
“Iya dong, follower twitter @Prabowo08 kan 770 RB ”
“Loh emang Jokowi berapa?”
“@Jokowi_do 1,4 JT”
“RB sama JT banyak mana?
“Hahaha, iya ya…”

 

Kelebihan Capres

Kelebihan Capres Jokowi menurut Ahmad Yani, dari kubu Prabowo Subianto di acara Mata Najwa.
“Ya dia dicalonkan PDIP, kalau nggak begitu Prabowo kan nggak punya lawan”
“Dia (Jokowi) suka blusukan. Bagus itu. Tapi kalau jadi Presiden apa bisa seperti itu. Indonesia kan bukan Jakarta?
Kelebihan Prabowo Subianto menurut Adian Napitupulu dari kubu Jokowi di acara yang sama.
“Dia (Prabowo) seorang pemelihara kuda yang baik”
“Dia juga pemberi harapan banyak wanita untuk jadi ibu Negara”

 

citraPilih Indonesian Idol

Akhirnya ketahuan sudah mengapa Prabowo tak pernah muncul di acara Mata Najwa.
“Ya soalnya itu kan acara metro TV, pemilikknya Surya Paloh yang menjadi pendukung Jokowi.”
“Loh kan Najwa Shihab, host Mata Najwa nggak pernah membeda-bedakan nara sumber?”
“Ya tetap saja, sami mawon.”
“Daripada ke Mata Najwa. Prabowo mending ikut Hary Tanoe ke Indonesian Idol. Kan sama saja?”
“Iya sama-sama muncul di TV, tapi gak ditanya yang aneh-aneh”

Jokowi dan David Beckham

Kasus Jokowi ternyata hampir sama dengan kasus David Beckham. Saat spanduk kampanye hitam tentang nama Habertus Jokowi, pendukung pun mengoreksi bahwa H di depan nama Jokowi adalah Haji bukan Habertus. Spanduk baru bertuliskan Haji Jokowi selanjutnya dipasang.
Bagaimana dengan David Beckham? Saat muncul Spanduk David Beckam akan datang ke Jakarta, orang memprotes bahwa namanya kurang huruf H. Lalu spanduk itu dicabut diganti nama baru, Selamat Datang Haji David Beckam.

 

 

Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Lebih Gemuk: Banyak Jendral dan Guru Besar

Prabowo-Hatta (merdeka.com)

Prabowo-Hatta (merdeka.com)

Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akhirnya mengumumkan tim sukses pemenangannya, Selasa (27/5). Seperti telah diduga, jumlahnya jauh lebih besar dibanding dengan tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Jika tim sukses Jokowi-JK terdiri dari 141 orang, tim sukses Prabowo-Hatta hingga 181 orang. (lihat daftar)

Bahkan jika tim sukses Jokowi-Hatta hanya terdiri dari sembilan Jendral (purnawirawan), tim Prabowo-Hatta sebanyak 14 orang. Mereka antara lain Jendral (Purn) Joko Santoso, Jend (Purn) Farouk Muhammad Syechbubakar, Letjen (Purn) M Yunus Yosfiah, Letjen (Purn) Syarwan Hamid, Letjen (Purn) Soeharto, Mayjen (Purn) Syamsir Siregar, Brigjen Pol (Purn.) Dr. H. Taufiq Effendi, MBA, Laksdya TNI (Purn.) Freddy Numberi. Delapan jendral ini masuk dewan penasehat.

Lalu di tim pelaksana ada nama Jendral (Purn) George Toisutta, Letjen (Purn) Burhanuddin, Laksdya (Purn) Moekhlas Sidik, Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dan Komjen (Purn.) Adang Darajatun

Sebelum mengumumkan tim sukses, kubu Prabowo-Hatta memperoleh dukungan para guru besar. Mereka mengklaim jumlahnya mencapai 1.000 orang profesor.

Prof Dr Mahfud MD yang menjadi Ketua Tim Sukses Prabowo-Hatta mengatakan bahwa timnya memiliki tujuan kebangsaan yang arahnya jelas dan tanpa basa basi. Yang pasti tidak kehilangan rasa kerakyatannya.

“Sebagai salah satu guru besar yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo dan Hatta, saya mengucapkan selamat, mudah-mudahan akan terpilih dan kita perjuangkan untuk itu,” tambahnya.

Prof Dr Laode Masihu Kamaludin, salah satu deklarator, mengungkapkan di antara capres dan cawapres lainnya, pasangan Prabowo-Hatta lebih jelas akan membawa Indonesia ke arah yang tepat.

Indikatornya antara lain, kata dia, kemampuan pasangan ini dalam memahami kondisi global sudah teruji. Pasangan ini juga memiliki kemampuan untuk mendorong kelas menegah untuk naik kelas menjadi negara maju.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi tersebut, Juliana Wahid, deklarasi para guru besar tidak akan hanya dilakukan di Jakarta, tetapi akan terus dilakukan di seluruh pelosok tanah air. Komitmen ini merupakan bentuk dukungan dari sedikitnya 1.000 guru besar emeritus dan cendikiawan di seluruh Indonesia.

pra-hattaTIM PEMENANGAN PRABOWO-HATTA
DEWAN PENASEHAT
1 Prof. DR. M. Amien Rais.
2 KH Maemoen Zubair
3 DR. H. Akbar Tanjung
4 Ustadz, Hilmi Aminuddin
5 Hashim Djojohadikusumo
6 Zulkifli Hasan
7 Agung Laksono
8 Jend. (Pur.) Joko Santoso
9 Prof. DR. Jend. (Purn.) Farouk Muhammad Syechbubakar
10 Letjen (Purn.) M. Yunus Yosfiah
11 Letjen (Purn.) Syarwan Hamid
12 Letjen (Purn.) Soeharto
13 Mayjen (Purn.) Syamsir Siregar
14 DR. AM Fatwa
15 Syarif Cicip Sutardjo
16 DR. Marzuki Alie
17 DR. Slamet Effendy Yusuf
18 Brigjen Pol (Purn.) Dr. H. Taufiq Effendi, MBA
19 Laksdya TNI (Purn.) Freddy Numberi
20 Drs. Zarkasih Nur
21 MS. Hidayat
22 Ir. Azwar Abubakar
23 Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya
24 Nur Muhammad Iskandar
25 DR. Hj. Tuty Alawiyah
26 Hj. Suryani Tahir
27 Drs. Barlianta Harahap
28 Djan Farid
29 DR. Surachman Hidayat
30 DR. Salim Segaf Aljufri
31 H. Rhoma Irama
32 DR. Ahmad Satori
33 KH. DR. Muslih Abdul Karim
34 Prof. DR. Nazaruddin Syamsudin
35 Widjono Hardjanto
36 Chairul Anam

DEWAN PAKAR
37 Prof. DR. Muladi, SH
38 Hari Tanoe Soedibyo
39 Prof. DR. Ryaas Rasyid
40 Prof. DR. Bahtiar Effendi
41 Drs. Lukman Hakim Saifuddin
42 DR. Ali Masykur Musa
43 Pontjo Sutowo
44 DR. Sasmito Hadinegoro
45 Prof. DR. Burhanuddin Abdullah
46 Prof. DR. Didik J. Rachbini
47 DR. Sohibul Iman
48 DR. Hidayat Nur Wahid
49 Drs. Al Muzamil Yusuf
50 DR. Ir. Fadel Muhammad
51 DR. Ridwan Mukti
52 Drs. Theo L. Sambuaga
53 Hj. Gunarijah Ratna Mirah Kartasasmita
54 DR. Saharuddin Daming
55 Prof. Fuad Amsyari
56 DR. Fuad Bawazier
57 DR. Amir Sambodo
58 DR. Ir. Al Hilal Hamdi
59 DR. Kastorius Sinaga
60 DR. Marwah Daud Ibrahim
61 Dr. Ir. Endang Setyawati Thohari
62 Prof. DR. Syamsulbahri
63 Prof. DR. Prijono Tjiptoheriyanto
64 Komjen (Purn.) Adang Darajatun
65Drs. Muhammad Hatta
66 H. Is Anwar Datuk Rajo Perak
67 Dr. Dimyati Natakusuma

TIM PELAKSANA

KETUA:
68 Prof. DR. Mahfud MD, SH., MH

WAKIL KETUA:
69 Jend. (Purn.) George Toisutta
70 Letjen (Purn.) Burhanuddin
71 Laksdya (Purn.) Moekhlas Sidik
72 KH. Masduki Baidlowi

SEKRETARIS:
73 Fadli Zon, SS., MSc.

WAKIL SEKRETARIS:
74 Setya Novanto
75 Ir. Tjatur Sapto Edi
76 Imam Marsudi

BENDAHARA:
77 Thomas Djiwandono
78  Jon Erizal
79 Robert Kardinal

WAKIL KETUA BIDANG PENGGALANGAN DAN KAMPANYE:
80 DR. Idrus Marham

WAKIL KETUA BIDANG SAKSI DAN HUKUM :
81 Dpl. Ec M Taufik Ridlo, Lc

WAKIL KETUA BIDANG OPERASI, LOGISTIK, DAN KOMUNIKASI:
82 Ahmad Muzani, S.Sos

WAKIL KETUA BIDANG KEBIJAKAN DAN PROGRAM:
83 Ir. Taufik Kurniawan, MM

WAKIL KETUA BIDANG STRATEGI:
84 Ir. Romahurmuziy, MT

WAKIL KETUA BIDANG RELAWAN:
85 B.M. Wibowo, SE, MM.

DIREKTUR KEBIJAKAN DAN PROGRAM:
86 DR. Drajad Wibowo
87 DR. Harry Azhar Azis
88 Heirma Poernomo, Ph.D.

DIREKTUR STRATEGI:
89 Sugiono
90 Rully Chaerul Azwar
91 Sukmo Harsono, SE, MM.

DIREKTUR KOMUNIKASI DAN MEDIA :
92 Budi Purnomo K.
93 Arya Mahendra Sinulingga
94 Yuri Hidayat

DIREKTUR HUKUM DAN ADVOKASI :
95 Rudy Alfonso
96 Habiburohman
97 Ahmad Yani

DIREKTUR PENGGALANGAN:
98 Harris Tahir
99 Yudi Magiyo Yusuf
100 La Nyalla Mattaliti

DIREKTUR TERITORIAL:
101 Mahyudin
102 Hasrul Azwar
103 Abdullah Tuasikal

DIREKTUR OPERASI:
104 Edhy Prabowo
105 Mulfachri Harahap
106 Roem Kono

DIREKTUR LOGISTIK:
107 Sudewo
108 Intan Fauzi Fitriyadi
109 Muhidin

DIREKTUR KAMPANYE:
110 Prasetyo Hadi
111 Emron Pangkapi
112 Rambe Kamaruzzaman

DIREKTUR DATA DAN SAKSI:
113 KH. Jazuli Juwaini, Lc., MA.
114 Danang Wicaksana Sulistya
115 Yanuar Arif Wibowo, SH

DIREKTUR RELAWAN:
116 Didik Hariyanto
117 Putra Jaya Husin
118 Harris Bobihoe
119 M. Yunus
120 Syahganda Nainggolan

KOORDINATOR JURU BICARA:
121 Fuad Masyhur

JURU BICARA:
122 Mayjen TNI (Purn) Sudrajat
123 Tantowi Yahya
124 Bara Hasibuan
125 Sandiaga Uno
126 Nurul Arifin
127 Marwah Daud Ibrahim

JURU DEBAT NASIONAL:
128 Rama Pratama
129 Abubakar Alhabsy
130 Agun Gunanjar Sudarsa
131 Ahmad Doli Kurnia, S.Si, MT
132 Ahmad Yani
133 Airlangga Hartarto
134 Ali Mochtar Ngabalin
135 Andi Rahmat
136 Andi Yuliani Paris
137 Bara Hasibuan
138 Burhanudin Abdullah
139 Derry Drajat
140 Desy Ratnasari
141 Dr. Agustian Budi Prasetya, MPA
142 Dr. Ahmad Farhan Hamid
143 Dr. Batara Imanuel Sirait, Sp.OG.
144 Muhammad Maksum
145 Dr. Didik J. Rachbini
146 Dr. Drajat Wibowo
147 Dr. Nasir Biasane, M.Si
148 Dr. Puji Wahono, M.Si
149 Drs. Alfan Alfian, M.Si
150 Drs. Gambar Anom
151 Drs. Ibrahim Ambong, M.Si
152 Drs. Mahadi Sinambela, M.si
153 Drs. Musfihin Dahlan
154 Fahri Hamzah
155 Fauzi Bahar
156 Fuad Bawazier
157 Happy Bone Zulkarnaen
158 Hari Azhar Aziz
159 Haryanto Taslam
160 Hidayat Nurwahid
161 Hilbram Dunar
162 Ir. Afni Achmad
163 Ir. Agusman Effendi
164 Ir. Fernita Darwis
165 Ir. Ridwan Hisyam, M.M
166 Jazuli Juwaini
167 K.H. Irsyad Juwaeli
168 Kivlan Zen
169 Mahfudz Sidik
170 Martin Hutabarat
17 1 Prof. Dr. Anwar Arifin
172 Rizal Malarangeng
173 Sadar Subagyo
174 Sohibul Iman
175 Sri Rejeki
176 Syaifullah Tamliha
177 Teguh Juwarno
178 Viva Yoga Mauladi
179Yasmin Muntaz
180Yoris Raweyai
181 Zulkifliemansyah

 

————————————

jok=jk

TIM SUKSES PEMENANGAN JOKOWI-JK
PENASIHAT:

1 Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri,
2 Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh
3 Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar,
4. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

PENGARAH:
5 Sidharto Danusubroto
6. Hasyim Muzadi
7. Abdul Azis Mansyur
8 Dimyati Rais
9 Puan Maharani
10 Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono
11 As’ad Said Ali
12 Jenderal TNI (Purn) Luhut Panjaitan
13 Laksamana (Purn) Tedjo Edi
14 Letjen TNI (Purn) Farid Zainuddin
15 Marsekal Madya (Purn) Ian Santoso
16 Pramono Anung
17 Sutrisno Bachir
18 Andi Muawiyah Ramli

KETUA TIM:
19 Sekjen DPP PDI-P Tjahjo Kumolo.

BADAN PEMENANGAN PEMILU PRESIDEN:
20 Puan Maharani
21 Victor B Laiskodat
22 Marwan Jafar
23 Chairuddin Ismail
24 Andi Widjajanto
25 Sekjen DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella
26 Sekjen DPP PKB Imam Nachrowi
27 Sekjen Partai Hanura Dossy Iskandar.

PENGHUBUNG PARTAI:
28 Achmad Basarah
29 Siti Nurbaya
30 Hanif Dahiri
31 Saleh Husin
Bendahara
32 Didit MP
Juru Bicara
33 Hasto Kristiyanto
34 Abdul Kadir Karding
35 Anis Baswedan
36 Ferry Mursyidan Baldan
37 Khofiffah Indar Parawansa
38 Syarifuddin Sudding.

TIM AHLI:
39 Sukardi Rinakit
40 Andreas Pareira
41 Arie Sumarmo
42 Arief Budimanta
43 Ady Prasetyono
44 Heri Achmadi
45 Ida Fauziah
46 M Prakosa
47 Muhtosim Arief
48 Musdah Mulia
49 Pataniari Siahaan
50 Rizal Sukma
51 Syaifullah Mashum
52 Sakti Wahyu Trenggono
53 Sihar Sitorus,
54 Silverius Sonny.

TIM SURVEI:
55 Dolfie
56 Abdul Malik Haramain
57 Chris Watubun
58 M Fariza
59 Y Irawady
60 Harry Ashar
61 Hendra Kusumah
62 Sarwoto
63 Susaningtyas
64 Nero Handayani Kertopati
65 Yunandar Perwira.

TIM DEBAT:
66 Maruarar Sirait
67 Akbar Faisal
68 Helmi Faisal Zaini
69 Poempida Hidayatullah,
70 Samual Watimena.

TIM PENGGALANGAN:
71 Jenderal TNI (Purn) Farchrul Rozi
72 Ameliiyani
73 Budiman Sudjatmiko (desa)
74 Christine Hakim (budaya)
75 Djafar Badjeber
76 Edy Junaidi
77 Franky Sibarani (pengusaha)
78 Iqbal Alan Abdullah
79 Mindo Sianipar (tani dan nelayan)
80 Puti Guntur Soekarno (guru)
81 Richard Samberra
82 Utut Adianto (atlet)
83 Rieke Diah Pitaloka (buruh)
84 Samuel Koto.

TIM PENGGERAK PEMILIH:
85 Bambang Wuryanto
86 Abdul Munir Malkan
87 Imam Addaraqutni
88 Izzul Musliman
89 Willy Aditya,
90 Zainul Munasihin.

TIM SAKSI:
91 Djarot S Hidayat
92 Enggartiasto L
93 Jazilul Fuwaid
94 Prasetyo.

TIM KAMPANYE:
95 Aria Bima
96 Effendi Simbolon
97 Fathan Subhi,
98 Sri Sajekti Sudjudnadi.

TIM MEDIA:
99 Saur Hutabarat
100 Adi Satryo
101 Erwin Setiawan
102 F Reza
103 Kiki Taher
104 Salomo R Damanik,
105 Setia Prijono.

TIM MEDIA SOSIAL:
106 Romanus Sumaryo
107 Anton DH Nugrahanto.

TIM KREATIF:
108 Triawan Munaf
109 Lukmanul Hakim.

TIM HUKUM (UMUM):
110 Henry Yosodiningrat
111 Alexander Lay
112 Anwar Rahman
113 Firman Daeli
114 Gusti Randa
115 OC Kaligis
116 Riska Mariska
117 Sirra Prayuda
118 Susilo AB
119 Taufik Basari
120 Teguh Samudera
121 Trimedya Panjaitan.

TIM HUKUM (KHUSUS):
122 Da’i Bachtiar
123 Peter Wattimena
124 Tritamtomo
125 TB Hasanuddin.

TIM LOGISTIK:
126 Budianto Tjen
127 Chusnunia Halim
128 Deddy Patiwiri.

TIM RELAWAN:
129 Eriko Sutarduga
130 Danny Safnawawi
131 Dedi Ramanta
132 Eko Sulistyo
133 Eva Kusuma Sundari
134 Hasanudin Wahid
135 Komarudin Watubun
136 Martin Manurung
137 Najamuddin Ramly
138 Sandy Nayoan
139 Syahrial Yusuf
140 Teten Masduki,
141 Wishnu Dewanto.