Hatta Rajasa “Meradang”, Amien Rais Santai

HATTAMantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa meradang. Ia tampaknya serius kembali mempertanyakan pernyataan mantan Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais saat pembukaan Kongres IV PAN di Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2) lalu.

Dalam pernyataannya, Amien menyebut ada ketua umum partai menengah yang berbohong. Lengkapnya begini:

Saat rapat berlangsung, ada ketua umum tiba-tiba harus meninggalkan tempat karena ingin menemui elite Koalisi Merah Putih (KMP). Ternyata satu jam kemudian sang ketua umum itu ketahuan pergi bukan menemui tokoh- tokoh KMP, tapi pergi ke rumah Surya Paloh untuk bertemu Jokowi. Siapa ketua umum itu, saya lupa namanya,”

”Jadi, saudara-saudara, saya minta kita lurus, jangan bohong, apa adanya. Insya Allah PAN maju dan mendapatkan kepercayaan,”.

Di lokasi Kongres, Hatta sebenarnya sudah menjawab tuduhan Amien. Namun agaknya ia tidak puas. Hatta merasa tidak tenang di akhir masa jabatannya di PAN dituduh sebagai pembohong.

“Jika faktanya demikian, izinkan saya bertanya kepada Saudara Amien Rais, siapa sebetulnya yang berbohong?” tulis Hatta, melalui akun Twitter pribadinya, @hattarajasa, Senin (2/3).

Hatta juga menjawab tudingan Amien yang menyebutnya berbohong. Menurut Hatta, tudingan bohong itu ditujukan terkait pertemuan dirinya dengan presiden terpilih Joko Widodo di rumah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

“Perlu saya jelaskan bahwa pertemuan itu benar adanya dan tak ada yang salah dengan hal itu,” ujarnya.

Hatta mengatakan, sebagai calon wakil presiden yang ikut berkompetisi, ia merasa perlu memberikan ucapan selamat kepada Jokowi yang keluar sebagai pemenang. Menurut dia, siapa pun yang kalah dalam kompetisi harus bersedia mengakui kekalahan itu dan menerimanya dengan lapang dada.

“Ini adalah perwujudan dari prinsip karakter kesatria yang saya yakini bahwa sekeras apa pun kompetisi, ujungnya adalah harus berjiwa besar,” katanya.

Hatta menjelaskan, pertemuannya dengan Jokowi berlangsung pada 1 September 2014 dan bukan tanggal 30 September seperti yang dituduhkan Amien. Dalam pertemuan itu, menurut Hatta, ia hanya memberikan ucapan selamat kepada Jokowi dan tidak ada kesepakatan apa pun dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Hatta menambahkan, dalam pertemuan itu, ia didampingi oleh Zulkifli Hasan dan Edi Yosfi.

Selain itu, lanjut Hatta, sebelum bertemu Jokowi, ia telah membicarakan hal itu dengan Sekretaris Koalisi Merah Putih Idrus Marham. “Dan Idrus menyampaikan hal tersebut kepada Ketua KMP, Sdr Aburizal Bakrie,” katanya.

Sementara itu Amien Rais tampak santai menanggapi kicauan Hatta. “Tanyakan Kepada hati nurani dia,” ucap Amien seusai penutupan Kongres PAN.

Menurut Amien, ia menyampaikan sindiran itu lantaran merupakan tokoh senior dan pendiri PAN. “Jadi, kalau ada hal-hal yang kurang lurus, saya luruskan,” ujarnya. “Kadang-kadang diterima, kadang-kadang ditolak. Ya, itu urusan masing-masing.”

Mantan Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus Sekretaris Koalisi Merah Putih (KMP), Idrus Marham bersedia menjadi saksi soal tuduhan Ketua MPP Amien Rais terhadap Hatta Rajasa.

“Saya tadi ditelepon saudaraku Idrus Marham, dia bersedia bersaksi (Hatta memang bertemu KMP). Jadi setelah pertemuan Pak Hatta, Bang Zul, Pak Jokowi, Pak Surya Paloh dan Edi Yosfi, Pak Hatta ketemu Pak Idrus Marham,” kata Tjatur saat konferensi pers di arena Kongres Bali, Minggu (1/3).

Ketika itu, ungkap Tjatur, Hatta juga bertemu dengan Ketum Golkar Aburizal Bakrie selaku presidium KMP. Justru sikap Hatta bertemu Jokowi dan mengucapkan selaman mendapat apresiasi dari Aburizal Bakrie saat itu.

“Bahkan Pak ARB mengatakan silaturahim dengan siapa saja, terlebih menyampaikan selamat malah baik sekali, tapi sikap kita tetap tegas, jelas,” kata Tjatur menyampaikan tanggapan ARB saat itu.

Pada kesempatan ini, Tjatur juga menegaskan bahwa sikap partai sampai saat ini tetap tidak bisa bergabung di dalam pemerintahan karena berada di luar pemerintah tidak kurang mulianya. “Tapi kalau pemerintah minta bantuan selama untuk rakyat, kita bantu. Kalau program tidak pro-rakyat tentu kita tidak bisa mendukungnya,” tandas Tjatur.


KICAUAN LENGKAP HATTA RAJASA (@hattarajasa)
1) Assalamualaikum, Salam Selahtera, Om Suastiastu buat saudaraku semua para kader PAN dan teman-teman di twitter yang saya banggakan.
2) Apa kabar Saudaraku semua hari ini? Semoga sehat dan selalu dalam limpahan Rahmad Tuhan YME.
3) Saat ini saya masih berada di Bali, dlm rangkaian Kongres PAN IV dan bersilaturahmi dengan Saudaraku semua.
4) Sekali lagi saya mengucapkan Selamat atas terpilihnya Saudaraku Zul Hasan sbg Ketum PAN 2015-2020. Smg partai kita ke dpn lbh baik lagi
5) Dalam kesempatan ini, saya ingin memberikan penjelasan lengkap mengenai tuduhan Saudara Amien Rais, bahwa saya berbohong.
6) Tuduhan yang dimaksud adalah mengenai pertemuan saya dengan Presiden terpilih Joko Widodo di rumah Pak Surya Paloh.
7) Perlu saya jelaskan bahwa pertemuan itu benar adanya dan tak ada yang salah dengan hal itu.
8) Sebagai Cawapres yang berkompetisi, saya merasa harus memberikan ucapan selamat kepada Pak Jokowi-JK.
9) Ini adalah perwujudan dari prinsip karakter ksatria yang saya yakini, bahwa sekeras apapun kompetisi, ujungnya haruslah berjiwa besar.
10) Secara etika ini juga sangat mulia, karena dengan pertemuan tersebut suhu politik berangsur kondusif.
11) Saya bertemu Pak Jokowi tanggal 1 September 2014 bukan tanggal 30 September seperti ia tuduhkan dalam pidatonya.
12) Saya hanya untuk mengucapkan selamat, tidak ada agenda lain, ataupun deal-deal apapun.
13) Dalam pertemuan itu saya didampingi Pak Zul Hasan dan Edi Yosfi. Kami semua berbicara bersama dengan Presiden terpilih Jokowi.
14) Sebelum saya memutuskan bertemu Presiden Jokowi, saya terlebih dahulu membicarakan dengan Idrus Marham, Sekretaris KMP.
15) Dan Idrus menyampaikan hal tersebut kepada Ketua KMP, Sdr Aburizal Bakrie.
16) Kesimpulannya, kawan-kawan KMP tidak keberatan dan berprinsip bahwa silaturahmi politik hrs fleksibel, namun prinsip politik istiqomah.
17) Sepulang saya dari pertemuan dengan Presiden Jokowi, saya menyampaikan kepada kawan2 KMP,….
18) ……baik Golkar, PKS, PAN, dll tentang hasil pertemuan tsb, ini saya lakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
19) Hingga saat memimpin PAN, saya tetap konsisten berada di KMP, jadi tidak benar kalau saya dituduh berbohong.
20) Semuanya terbuka dan tidak ada yang ditutup-turupi, termasuk kepada media yang merilis berita tersebut pada 2 September…..
21) …….jika faktanya demikian, Ijinkan saya bertanya kepada Saudara Amien Rais, siapa sebetulnya yang berbohong?
22) Semoga kebenaran tetap menjadi kebenaran. Semoga Allah SWT meridhoi perjalanan bangsa kita. Wassalamualaikum.


BERITA PERTEMUAN HATTA DENGAN JOKOWI 2 SEPTEMBER 2014

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, yang juga cawapres bernomor urut 1 pasangan capres Prabowo Subianto, menegaskan pertemuannya dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) hanya untuk silaturahmi dan memberikan selamat secara langsung.

Meskipun melakukan pertemuan, dia mengemukakan tidak ada rencana untuk merapat ke kubu Jokowi-JK yang telah ditetapkan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019. Kepada Jokowi, ujarnya, dia mengajak bersama-sama membangun negeri dalam kapasitasnya masing-masing.

“Saya bersilaturahim. Saya sampaikan selamat Pak Jokowi, sudah selesai di MK dan kita mendoakan bangsa kita maju. Setelah putusan MK, kita hormati. Presiden terpilih, wakil presiden terpilih,” ujarnya seusai menghadiri pertemuan antara tim Koalisi Merah Putih dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2014).

Hatta Rajasa menegaskan silaturahmi antara dua pihak yang berkompetisi dalam sebuah ajang, khususnya Pilpres 2014, merupakan hal sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Terus kalau berjumpa, dispekulasikan merapat. Inilah yang harus kita ubah, spekulasi-spekulasi yang seperti itu,” katanya.

Menurut Hatta Rajasa, jangan sampai tidak terjadi komunikasi dan tidak ada tegur sapa maupun perjumpaan hanya karena berbeda pandangan politik dalam kompetisi. Pilihan politik, ujarnya, diperlukan dalam rangka bersama-sama membangun dan memajukan bangsa. Selanjutnya ia mengajak bersatu menatap ke depan untuk membangun bangsa.

“Jangan nanti dilihat, tuh lihat pemimpin kita berkompetisi tidak ada lagi silaturahim. Ketemu saja tidak, mengucapkan selamat tidak. Ini tidak baik untuk politik kita.”

Hatta menegaskan sikap PAN saat ini adalah tetap berada di luar pemerintahan bersama tim Koalisi Merah Putih. Hatta Rajasa sebagai pribadi tidak bisa menentukan arah kebijakan partai secara tiba-tiba. “Ada mekanismenya. Melalui kongres yang dilaksanakan tahun depan. Apa yang diinginkan oleh konstituen kita melalui DPD dan DPW-DPW.”

Dia mengaku Jokowi merupakan sahabat yang telah lama berkomunikasi. Setelah bertemu dengan Jokowi, Hatta berharap dapat bertemu pula dengan wapres terpilih pasangan Jokowi, Jusuf Kalla. “Pak JK, saya juga ingin berjumpa,” katanya.

Kronologi Terpilihnya Zulkifli Hasan Menjadi Ketum PAN 2015-2020

zul

Twitter Zulkifli Hasan, Ketum PAN 2015-2020

Zulkifli Hasan akhirnya terpilih menjadi ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2015-2020 melalui proses yang ketat. Ia mengalahkan mantan bosnya, Hatta Rajasa dengan selisih hanya enam suara. Tepatnya, perolehan suara Hatta Rajasa 286 suara, sementara Zulkifli Hasan 292 suara. Selisih 6 suara dengan catatan 4 suara rusak.

Usai terpilih Zul, demikian panggilan akrabnya, mengungkapkan kemenangan dirinya bukanlah kemenangan dirinya sendiri. Tapi, kemenangan seluruh kader, seluruh partai. “Saya berterima kasi kepada seluruh kader PAN dimana pun berada. Ini adalah kemenangan seluruh kader partai dan kemenangan PAN,” ucap Zulkifli dalam pidatonya.

Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa kemenangan dirinya adalah kemenangan demokratisasi di PAN. Diakuinya prosesi pemilihan ketum di kongres adalah agenda yang paling menyita energi.

Meski Zulkifli yang terpilih, Amien Rais yang merupakan besan Zul, langsung menyatakan tidak semua kubu Hatta Rajasa akan dirangkul dalam kepengurusan PAN. Amien menyebut ada dua-tiga oknum yang punya kesalahan fatal sehingga tak layak berada di struktur kepengurusan.

Siapa oknum yang dimaksud, Amien tidak menyebut rinci. Yang pasti, oknum tersebut sulit dimaafkan kesalahannya. “Jadi ksalahan ada yang bisa diampuni, ada yang tidak,” imbuh Amien seperti dikutip Detik.com.
Meski tak menyebut nama, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo mungkin termasuk yang masuk kategori “tak termaafkan” oleh Amien. Drajad pun sepertinya tahu diri. Ia memilih mundur dari PAN dan berkonsentrasi sebagai ekonom.

\”Saya mengucapkan selamat kepada Bang Zul dan Pak Amien. Saya pribadi sudah memutuskan istirahat dahulu dari keparpolan dan politik praktis, kembali menekuni profesi,” kata Dradjad.

Sementara itu beberapa saat setelah Zulkifli dinyatakan menang, Hatta Rajasa langsung memberi ucapan selamat. Ia juga meminta pendukungnya untuk melakukan hal serupa. Zul sempat menitikan air mata saat berangkulan dengan Hatta. Konflik pemilihan Ketum PAN yang panas pun langsung meredup.

Yang jadi pertanyaan, masihkan Hatta bertahan bersama PAN?

KRONOLOGI TERPILIHNYA ZULKIFLI MENJADI KETUM PAN 2015-2020
7 Januari 2015: Putra sulung Amien Rais, Hanafi Rais, mendukung Zulkifli jadi ketum PAN selanjutnya. Alasannya, anggota DPR dari PAN ini menganggap partainya punya tradisi ketum hanya menjabat satu periode. Hatta jelas tak mungkin menabrak tradisi itu.

8 Januari 2015: Peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia, Adjie Alfaraby, mengatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa kemungkinan besar akan terpilih kembali sebagai pimpinan partai berlambang matahari terbit itu. Zulkifli Hasan, dianggap tak punya cukup potensi untuk mengalahkan Hatta.

18 Januari 2015: Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional, Amien Rais mengklaim, sebagian besar pengurus PAN Sumatera Utara memberikan dukungan kepada Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan. Menurut Amien, jika nantinya ketua umum PAN dijabat kembali oleh Hatta, maka PAN akan berada pada kondisi kontinuitas status quo, atau keadaan tetap tanpa adanya perubahan kondisi partai.

20 Januari 2015: Eks Ketum PAN Sutrisno Bachir, yang mendukung Zulkifli Hasan jadi Ketum PAN, memberi sinyal ingin menduduki kursi Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP).

26 Februari: Berdasar survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Hatta Rajasa unggul dibandingkan pesaing terkuatnya, Zulkifli Hasan. Dukungan terhadap Hatta mencapai 42,77 persen, sedangkan Zulkifli 38,64 persen.

27 Februari: Pusat Data Bersatu (PDB) menunjukkan hasil berbeda dibanding CSIS. Menurut PDB yang melakukan survey 18 hingga 23 Februari 2015, Zulkifli Hasan memperoleh 36 persen sedangkan Hatta Radjasa 28 persen, yang tidak menjawab atau rahasia 26,6 persen, sisanya belum punya pilihan dan punya calon lain.

28 Februari 2015: Kongres PAN di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, resmi dibuka dan langsung panas begitu Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Amien Rais melontarkan ucapan bernada sindiran saat membuka kongres. Amien menyebut ada seorang ketua umum partai yang meninggalkan rapat partai untuk menemui tokoh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) Surya Paloh pada 30 September 2015. Meski Amien bilan lupa namanya, peserta Kongres langsung paham bahwa Hatta sedang diserang.

1 Maret 2015 (siang): Situasai panas Kongres PAN berlanjut esok harinya. Sebanyak sepuluh kursi melayang karena dilempar oleh para peserta. Salah satu kursi mengenai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Muhammad Rafi Ginting. Menurut Rafi, aksi saling lempar kursi terjadi saat rapat baru dibuka dan membicarakan agenda kongres. Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, banyak peserta yang melakukan interupsi. Kemudian diputuskan pemilihan Ketum PAN dipercepat mengingat situasi yang makin panas.

1 Maret (malam): Pemilihan Ketum PAN kembali ricuh. Sesi penghitungan Ketum PAN dilakukan dengan dua metode, yakni manual dengan papan tulis dan secara elektronik dengan komputer. Zulkifli Hasan terlihat unggul beberapa suara dari Hatta. Namun di tengah-tengah perhitungan, angka yang terdapat di komputer untuk suara Hatta, kelebihan satu suara dibandingkan yang tertulis di papan. Akhirnya, panitia pun mengambil solusi dengan menghitung ulang suara dari nol. Penghitungan dengan komputer tak lagi digunakan.

1 Maret (malam): Ternyata Zulkifli unggul tipis dari Hatta Rajasa. Perolehan suara Hatta Rajasa 286 suara, sementara Zulkifli Hasan 292 suara. Selisih suara 6 dengan catatan 4 suara rusak dan total suara 582. Di luar dugaan, Hatta Rajasa langsung mengucapkan selamat kepada Zulkifli Hasan yang terpilih menjadi Ketua Umum PAN periode 2015-2020.

1 Maret (malam): Zulkifli memeluk pundak Hatta layaknya. Usai berfoto, Ketua MPR itu kembali memeluk Hatta. Saat itu, Zul tak sanggup menahan rasa harunya. Pendukung Zul pun tidak kalah riuh. Mereka meneriakkan ‘Bang Zul’ sambil berpelukan dan bernyanyi Indonesia Raya. Banyak pula pendukung Zul yang menangis terharu.

Anak Pengojek Ajeng Yulia Divonis Mati di Malaysia

ajengyulia

Ajeng Yulia digiring dua polisi wanita malaysia (utusanmalaysia)

Jika di Indonesia, warga negara asing bersiap-siap menghadapi regu tembak terkait kasus narkoba, maka seorang Warga Negara Indonesia (WNI), Ajeng Yulia (21 tahun) divonis hukuman mati dengan hukuman gantung juga dalam kasus narkotika oleh Mahkamah Tinggi di Kuantan, Pahang, Malaysia.

Berdasarkan penelusuran Pribuminews.com, Ajeng adalah anak keempat pasangan Tasroh dan Ngadimo yang tinggal di Tebet, Jakarta. Ngadimo kesehariannya adalah pengojek.

“Saya bingung, sedih juga. Saya enggak punya biaya buat minta tolong ke pemerintah. Bapaknya aja udah enggak ngojek dua hari dan enggak mau ngomong apa-apa. Tetangga dan saudara-sauadara juga enggak mau bantu, karena pada takut kebawa-bawa” ujar Tasroh.

Hakim Pengadilan Mahkamah Tinggi di Kuantan, Pahang, Malaysia, Datuk Ab Karim Ab Rahman menyatakan bahwa Ajeng gagal membuktikan pembelaan yang ia jelaskan bahwa tas berisi 3,004 kg sabu yang dibawanya itu punya teman bernama Stanly.

“Tertuduh (terdakwa) memberikan nama ‘Stanly’, namun tidak mengemukakan nomor telepon atau alamat lelaki itu. Hanya menggunakan nama ‘Stanley’ sedangkan terdapat beribu-ribu lelaki yang mempunyai nama itu,” kata hakim seperti dikutip Bernama.

Menurut Karim, Ajeng dalam pembelaannya gagal membuktikan siapa Stanley dan alasan yang disampaikan hanya rekaan semata-mata.

“Terdakwa juga tidak memanggil saksi lain untuk menyokong pembelaannya. Malah mengatakan datang ke Kuantan untuk tujuan melancong.”

Hakim pun menyatakan menjadi ragu karena terdakwa tidak mempunyai pendapatan tetap dan tidak berpendidikan datang ke negara lain untuk tujuan melancong.
Ajeng pun dikenaik pasal 39B(1)(a) Akta Dadah Berbahaya 1952 dan dihukum berdasarkan pasal 39B(2) berupa pasal hukuman mati. Sedang hukuman mati di Malaysia adalah digantung.

Kenalan via BBM
KBRI Kuala Lumpur pada tanggal 22 November 2013 telah mengunjungi Penjara Bentong dan telah melakukan wawancara dengan Ajeng. Ternyata Ajeng diperkenalkan dengan Stanly oleh temannya yang bernama Vira melalui komunikasi BBM (Black Berry Messenger).

AjengIndia

Ajeng saat di apartemen Stanly di India (Dok Tasroh/pribuminews.com)

Setelah komunikasi selama satu bulan, Stanley mengajak Ajeng untuk berlibur gratis ke India selama tiga hari. “Pada tanggal 7 November 2013, Ajeng berangkat dari Jakarta menuju New Delhi, India, dengan transit di Kuala Lumpur-Malaysia dan Chennai-India,” demikian surat Kementerian Luar Negeri.

Selama di India, Ajeng tinggal bersama Stanly dan dua orang Nigeria bernama Toco dan Matte di sebuah rumah susun di dekat Stasiun Kereta Janak Puri. Pada saat akan kembali ke Indonesia, Stanly menawarkan kepada Ajeng sebuah koper besar, sebagai pengganti koper kecil yang dibawa Ajeng dari Indonesia. Alasannya: agar barang-barang pribadi Ajeng bisa dimasukkan ke dalam satu koper besar tersebut.

Selanjutnya, Stanly meminta Ajeng untuk terbang terlebih dahulu ke Kuantan, Pahang, Malaysia, dan menginap di Grand City Hotel Kuantan selama satu malam. Ajeng diberikan uang saku oleh Stanly sebesar 300 ringgit Malaysia, 1.500 rupee India, 200 dolar Amerika, Rp 50.000,” kata pihak Kementerian Luar Negeri lewat surat itu juga. KBRI Kuala Lumpur pun telah menyediakan bantuan hukum untuk Ajeng, dengan menggandeng pengacara dari Reteiner Lawyer.

Dendam Jihadi “Emwazi” John Pada Inggris

emwazi

Muhammade Emwazi, sosok di balik Jihadi John (theguardian)

Pemberitaan soal Mohammed Emwazi sebagai sosok di balik nama Jihadi John belum juga reda. Apalagi munculnya Emwazi dikaitkan dengan “kecerobohan” dinas rahasia Inggris, M15, yang dianggap tak mampu mencegahnya menjadi seorang teroris.

Dalam pengakuannya warga negara Inggris kelahiran Kuwait berusia 27 tahun itu, menyatakan pernah melakukan kontak dengan M15. Pengakuan itu diungkapkan melalui surat kabar Mail on Sunday dimana Emwazi melakukan kontak email dengan editor keamanan Robert Verkaik pada 2010 dan 2011.

Nah, dalam emailnya pada Desember 2010, Emwazi mengklaim sempat bertemu seorang agen Dinas rahasia Inggris yang menyamar sebagai calon pembeli mesin ketik jinjing. Ketika sang calon pembeli menyalami dan memanggil namanya, Emwazi mengaku terkejut karena selama ini ia mengaku tidak pernah mengungkap nama depannya kepada siapapun.

“Saya merasa terkejut dan berhenti bernafas sekian detik setelah dia pergi. Saya tahu siapa mereka!”

Sejak itu, Emwazi mengaku berhati-hati dengan setiap orang baru yang ingin mengontak dirinya. Ia menyatakan tidak takut dibunuh oleh MI5 dan ingin tetap melanjutkan hidupnya.

Mengenakan penutup muka hitam dan berbicara dengan aksen London, Jihadi “Emwazi” John diduga telah membunuh wartawan AS. James Foley dan Steven Sotloff, pekerja kemanusiaan Inggris David Haines, sopir taksi Inggris Alan Henning, dan pekerja bantuan AS Peter Kassig.

Emwazi dan dua temannya Bilal al-Berjawi serta Mohamed Sakr diduga korban perlakuan tidak adil dari pemerintah Inggris atas kehadiran mereka sebagai kelompok minoritas. Hal itu pernah mereka sampaikan pada Cage, kelompok hak-hak sipil Inggris. Cage inilah yang menyebut Emwaji dan kawan-kawan dendam pada M15 dan perlakuan pemerintah Inggris.

Munculnya dua orang Somalia yang mencoba membom sistem transportasi umum di London pada 21 Juli 2005 namun gagal, mengilhami Emwazi untuk mencari tahu jaringannya.

Namun perdana menteri Inggris David Cameron. Ia menuduh kelompok itu membantu teroris.

KRONOLOGI
2000-an: Emwazi berteman dengan Bilal al-Berjawi dan Mohamed Sakr masuk gang “Anak London Utara”.
2006: Ketiganya dikirim Somalia gabung dengan kelompok radikal Al Shahaab.
2009: Pulang ke Inggris dan ternyata dimata-matai agen rahasia M15.
2012: Berjawi dan Sakr tewas dalam sebuah pertempuran di Somalia. Emwazi dibujuk jadi mata-mata M15.
2013: Somalia tak lagi menarik untuk Jihad, Emwazi pun gabung dengan ISIS dan namanya melegenda sebagai Jihadi John

Presiden Turki Teganya Mau Penjarakan Miss Turki

merve-buyuksarac

Miss Turki 2006: Merve Buyuksarac (Independent)

Mantan Miss Turki Merve Buyuksarac (26 tahun) terancam 4,5 tahun penhara karena dianggap menghina pejabat publik, tepatnya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Miss Univers Turki 2006 yang kini bekerja sebagai desainer dan penulis itu sebenarnya hanya membagi puisi satir, The Master Poem, di akun Instagramnya. Dalam puisi tersebut terdapat sindiran terhadap Presiden Erdogan.

Buyusarac mengatakan bahwa dia tak bermaksud menghina presiden. Ia mengutip puisi itu dari majalah satir Turki, Uykusuz. Buyusarac pun buru- buru menghapus unggahannya s etelah seorang teman memberitahu bahwa dia bisa dituntut atas puisi yang dipublishnya.

Sayang puisi itu sudah dishare oleh beberapa pengikut dari 960.000 follower di instagramnya. Buyuksarac bahkan sempat ditahan karena puisinya. “Saya tidak membuat adaptasi (atas puisi itu). Saya berbagi karena saya merasa lucu, “ucap Buyuksarac dalam pembelaannya.

Kasus yang menimpa Buyuksarac seakan menambah daftar panjang orang- orang yang dipenjarakan Erdogan dalam kasus yang dianggap menghinannya padahal sepele. Publik pun kini cenderung membela Buyuksarac. Sedang presiden yang berkuasa sejak menjadi perdana menteri tahun 2003 itu dianggap presiden yang kian otoriter dan tak kuat menghadapi kritik.

Sebagai catatan, Erdogan yang lahir 26 Februari 1954, menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014. Pada tahun 2010, Erdogan terpilih sebagai muslim 2 paling berpengaruh di dunia.

Nah terkaiy kasus Buyuksarac, seolah menjadi mengingat Erdogan pernah dipenjarakan selama empat bulan pada akhir 1990-an, juga dalam kasus penghinaan lewat puisi. Saat itu ia menjabat sebagai walikota Istanbul dan membacakan sebuah puisi Islam yang dianggap sebagai hasutan untuk kebencian agama.

Selain semakin otoriter, Erdogan pun dianggap sebagap pimpinan anti media sosial. Tahun lalu ia mengancam akan “menghapus” Twitter setelah menolak untuk menghapus link dianggap ilegal oleh Erdogan.

KASUS-KASUS YANG DIANGGAP MENGHINA PRESIDEN TURKI
* Seorang kartunis koran untuk menggambarkan Tayyip Erdogan sebagai kucing terjerat dalam bola wol digugat ke pengadilan.
* Remaja bernama Mehmet Emin Altunses diadili karena menghina pidato Tayyip Erdogan.
* Empat pemuda ditahan karena menghina Erdogan dalam unjuk rasa jalanan.

Sadis, Remaja Venezuela Ikut Demonstrasi Tewas Ditembak Kepalanya

venez

Ketegangan tergambar saat remaja Kliuvert Roa terkapar dengan kepala berdarah karena ditembak kepalanya. (AFP)

Seorang remaja berusia 14 tahun tewas ditembak polisi saat terjadi protes anti pemerintah di San Cristobal, Venezuela. Remaja tersebut bernama Kluivert Roa. Sedang polisi penembak sudah ditangkap dan diketahui bernama Javier Mora (23 tahun).

Hampir setahun, Venezuela dilanda protes. Krisis ekonomi di bawah Presiden Nicolas Maduro menjadi pangkal kekecewaan masyarakat. Meninggalnya Roa mengingatkan publik pada kekerasan di kota yang sama Maret tahun lalu. Ketika itu sekitar 40 demonstran meninggal dunia akibat bentrok dengan petugas keamanan.

Menurut Ketua Komisi Hak Asasi Manusia San Cristobal, José Vicente García. Roa diduga ditembak kepalanya. Karena mengeluarkan darah cukup banyak, ia meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kepala Kepolisian San Cristobal Kolonel Ramón Cabezas membantah anak buahnya menembak kepala Roa. Menurutnya, penyebab kematian remaja itu belum jelas. “Saat itu demonstran berkerudung dicegat empat petugas polisi. Salah satu mereka menembak tanah,” ujar Ramon.

Dalam video yang dilansir di youtube, tampak jelas Roa yang masih mengenakan tas ransel dipunggungnya tergeletak di jalan dengan kepala berdarah. Seorang pemuda yang diduga menyaksikan penembakan itu tampak marah dan berlari menendang Javier Mora. Polisi itu selamat setelah berhasil bergabung dengan rekan-rekannya.

Kluivert-Roa-14

Kliuvert Roa

Kasus itu membuat pemimpin oposisi garis keras Maria Corina Machado marah besar. “Tidak ada kata-kata untuk mengirimkan rasa sakit dan kemarahan saya,” kata Corina. “Mereka telah membunuh seorang anak 14 tahun. Seorang anak memprotes dengan teman-teman sekelasnya.”

Anehnya, di televisi nasional, Maduro menyatakan menyesali kematian Roa dan menyerukan diakhirinya kekerasan. “Hapuskan semua kekerasan, pemuda. Dan yakinlah bahwa jika seorang pejabat pemerintah melanggar hukum, saya akan menjadi orang pertama yang mengejarnya”, tegas Maduro.

Masalahnya, protes yang digelar kali ini, terkait kondisi ekonomi yang membuat masyarakat kelas bawa kelimpungan. Di San Cristobal, dalam beberapa pekan terakhir telah kekurangan bahan pokok sehingga harganya melambung. Mulai dari kertas toilet hingga obat-obatan juga sulit ditemui.

Penangkapan Walikota Caracas, Antonio Ledezma yang juga dianggap pemimpin oposisi veteran, pekan lalu, menambah makin seringnya aksi unjuk rasa. Kematian Roa diprediksi akan membuat aksi jalanan di negara itu makin sulit dihentikan.

Waduh, Netanyahu Beda Data dengan Mossad Soal Nuklir Iran

neta

Foto Netanyahu saat memaparkan bahaya program nuklir Iran tahun 2012 (theguardian)

Pernyataan dramatis Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu bahwa Iran hampir pasti membuat bom nuklir pada tahun 2012 kini dipertanyakan. Pernyataan tersebut ternyata bertolak belakang dengan dokumen dinas rahasia Israel, Mossad.

Dengan penuh keyakinan saat itu Netanyahu menunjukan gambar grafis bom nulkir dan posisi pencapaian Iran. Ia pun memperingatkan PBB di New York bahwa mereka harus menghentikan perkembangan pembuatan senjata nuklir di Iran karena akan sangat membahayakan.

Menurut Netanyahu, Iran sudah mencapai level 70 persen dalam membangun senjata nuklir. “Itu sudah melewati garis merah. Bom nuklir pertama Teheran akan siap pada musim semi berikutnya,” ujar Netanyahu kala itu.

Namun bocoran data rahasia Mossad menyimpulkan lain. “Tidak melakukan kegiatan yang diperlukan untuk memproduksi senjata nukir”. Untuk membangun sebuah bom nuklir dibutuhkan pengayaan uranium sampai level 90 persen. Nah, Iran baru memiliki 100 kilogram uranium yang diperkaya ke level 20 persen. Iran memang selalu mengatakan sedang mengembangkan program nuklir untuk tujuan energi sipil.

Pekan lalu, kantor Netanyahu, mengulangi klaim bahwa Iran lebih dekat dengan senjata nuklir. Seorang pejabat senior pemerintah Israel menegaskan bahwa tidak ada kontradiksi antara pernyataan Netanyahu dengan cerita yang disebut-sebut bocoran Mossad.

“Israel percaya kesepakatan nuklir yang diusulkan dengan Iran adalah transaksi yang buruk. Itu hanya akan memungkinkan negara teror terkemuka di dunia untuk menciptakan kemampuan membuat bom nuklir,” katanya.
netanyahuSetelah beberapa kali membantah, Iran pun terbuka melakukan perundingan nuklir dengan enam negara kekuatan dunia, yakni Amerika Serikat, Inggris, China, Rusia, Perancis dan Jerman. Perundingan itu belum mencapai titik kesepakatan akhir. Namun batas waktunya Juni 2015.

Netanyahu sendiri berencana berkunjung ke AS pada tanggal 3 Maret 2015 ini diduga untuk menggagalkan kesepakatan nuklir Iran dan lainnya. Namun rencana pertemuan tersebut banyak mendapat kritik mengingat Netanyahu sedang mengikuti pemilu ulang 17 Maret 2015 ini.

Pengamanan Piala Oscar 2015 Telan Miliaran Rupiah

patricia-arquette-02

Patricia Arquette salah satu pemenang Oscar untuk pemeran pembantu wanita. (AFP)

Lebih dari 1.000 anggota polisi, FBI dan Homeland Security agen terlibat terlibat dalam pengamanan acara Academy Awards 2015 atau Piala Oscar 2015. Jutaan dolar AS atau miliaran rupiah dikeluarkan khusus untuk pengaman event tahunan paling megah itu.

Pesta Academy Awards digelar di Dolby Theatre Hollywood, yang menampung 3.300 kursi. Pesta insan perfilman Amerika itu dipandu aktor dan komedian Neil Patrick Harris, pemeran utama serial How I Met Your Mother. Juga dimeriahkan penampilan Lady Gaga, Rita Ora, Jennifer Hudson dan Anna Kendrick.

Adapun pengamanan mahal itu dijuluki Operasi Oscar. Pengamanan itu disebut-sebut termasuk pengamanan paling ketat dibanding acara sama sebelumnya. Pengamanan itu terkoordinasi pada sebuah bunker atau ruang bawah tanag dekat dengan tempat penyelenggaraan Academy Awards.

Pengaman meliputi. Beton penghalang di Hollywood Boulevard; Penembak jitu di atap rumah di sekitar Teater Dolby; sebuah truk remote control forklift, dijuluki Bobcat, yang dapat menghajar kendaraan perusuh; dan sebuah robot untuk melawan serangan lawan dengan senjata kimia.

Menurut manajer keamanan, Tim Horner, pengamanan tempat penyelenggaraan Oscar dibagi kedalam sejulam konsentrasi. Makin mendekati lokasi acara makin ketat pengamanannya.

Setiap tamu akan disaring oleh detektor logam dan berbagai penangkal lainnya. “Tidak peduli apakah Anda Jack Nicholson atau Joe Blow, setiap orang harus melalui penyaringan,” kata seorang sumber seperti dikutip Daily Star.

Pada Kamis (19/2) sore, jalan-jalan di dekat tempat perhelatan Oscar itu sempat disterilkan menyusul ancaman bom, yang ternyata ancaman bohong.

DAFTAR PEMENANG LENGKAP PIALA OSCAR 2015

Best Supporting Actor – J.K. Simmons (Whiplash)
Best Supporting Actress – Patricia Arquette
Best Costume Design – The Grand Budapest Hotel
Production Design – The Grand Budapest Hotel
Makeup and Hairstyling – The Grand Budapest Hotel
Foreign Language Film – Ida
Live Action Short Film – The Phone Call
Documentary Short Subject – Crisis Hotline: Veterans Press 1
Best Documentary feature – Citizenfour
Sound Editing: American Sniper – Alan Robert Murray dan Bub Asman
Sound Mixing: Whiplash – Craig Mann, Ben Wilkins dan Thomas Curley
Visual Effects – Interstellar
Short Animated Film – Feast
Best Animated Feature Film – Big Hero 6
Best Editing – Whiplash
Best Cinematography – Birdman
Best Original Song – Glory, Selma
Original Score – The Grand Budapest Hotel
Original screenplay – Birdman
Adapted Screenplay – The Imitation Game
Best Director – Alejandro Gonzalez Inarritu (Birdman)
Best Actor – Eddie Redmayne (Theory of Everything)
Best Actress – Julianne Moore (Still Alice)
Best Picture – Birdman

Popularitas Budi Waseso Nyaris Setara Budi Gunawan

BUDI

Budi Waseso saat dilantik menjadi Kabareskrim dengan pangkat Komjen. (Merdeka.com)

Komjen Budi Waseso (Buwas) kini memang terkenal. Jumlah pencarian nama Budi Waseso di mesin pencari Google bahkan menempatkan dirinya hampir setara dengan Komjen Budi Gunawan, mantan atasannya langsung.

Di Wikipedia, nama Budi Waseso pun kini mulai dipublikasikan. Meski masih tak selengkap para perwira polisi berpangkat Komjen seperti atasasannya, Komjen Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Dwi Prayitno dan Kabarhankam Komjen Putut Eko Bayuseno, apalagi jika dibanding dengan Sekretaris Utama Lemhanas Suhardi Alius.

Kurang populernya Buwas disebabkan karena ia tak pernah memegang jabatan elit, misalnya, Kapolda tipe A dengan pangkat Irjen. Ada unsur keberuntungan dengan kenaikan pangkat Buwas menjadi Kabareskrim yakni terkait kasus Budi Gunawan yang menjadi calon tunggal Kapolri yang batal dilantik. Buwas kemudian dipilih menjadi Kabareskrim karena kedekatannya dengan Budi Gunawan.

“Dulu saya tidak dikenal. Tapi di saat sekarang jadi Kabareskrim, saya di media disebut Buwas, apa karena saya selalu bikin was-was?” kata Budi Waseso memberi pengakuan. Pengakuan itu ia sampaikan saat memberi sambutan dalam pertemuan dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) dan beberapa alumni dari perguruan tinggi lain seperti ITB, UGM dan Unsrat.

Buwas tidak mempermasalahkan sebutan dirinya itu. Ia justru bersyukur dan berseloroh, karena setelah dirinya menjadi Kabareskrim, kini banyak dikenal masyarakat dan sering masuk layar kaca.

“Sekarang semua nulis saya, alhamdulillah jadi bintang film, jadi terkenal. Dan foto saya itu banyak di kampung saya karena masuk TV, bukan karena saya Kabareskrim, tetapi karena sering masuk televisi,” kata pria asal Pati, Jateng ini, seperti dikutip Detik.com.

Namun justru dari bukan siapa-siapa, kini menjadi penentu siapa-siapa (jadi tersangka), banyak orang yang ingin mengetahui latar belakangnya. Di mesin pencari Google, Buwas pun kini hampir setara namanya dengan Budi Gunawan.

Jika mengetik nama Budi Gunawan maka keluar sekitar 141 hasil dalam 0,20 detik. Nama Budi Waseso akan menunjukan hasil 124.000 per 0,21 detik. Bandingkan dengan Bambang Widjojanto yang menunjukkan 117 hasil dalam 0,24 detik. Atau Abraham Samad yang hanya 92.900 per 0,23 detik. Pimpinan sementara KPK Indriyanto Seno Adji kini juga mencuat dalam pencarian google. Diduga ini karena kontroversi perannya yang kerap membela tersangka korupsi namun kini berada di lembaga antikorupsi.

buwassSaat kita mengetik nama Budi pun akan muncul Budi Waseso diantara nama Budi Gunawan. Ke depan, nama Budi Waseso pun bisa jadi akan melebihi popularitas Budi Gunawan dengan jabatan strategisnya sekarang.

TINGKAT “POPULARITAS” VERSI GOOLE

Budi Gunawan – Sekitar 141.000 hasil (0,20 detik)
Budi Waseso – Sekitar 124.000 hasil (0,21 detik)
Bambang Widjoyanto – Sekitar 117.000 hasil (0,24 detik)
Abraham Samad – Sekitar 92.900 hasil (0,23 detik)
Indriyanto Seno Adji – Sekitar 145.000 hasil (0,33 detik)

JOKOWI TAK TERKALAHKAN DI GOOGLE

Jokowi – Sekitar 383.000 hasil (0,30 detik)
Jusuf Kalla – Sekitar 107.000 hasil (0,28 detik)
Fadly Zon – Sekitar 85.500 hasil (0,36 detik)
Sekitar 52.300 hasil (0,59 detik)

BIODATA BUDI WASESO VERSI WIKIPEDIA

Komjen. Pol. Drs. Budi Waseso, S.H. (lahir Februari 1960) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 16 Januari 2015 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Budi, lulusan Akademi Kepolisian (1984) ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri.[1] Budi merupakan menantu mantan Kapolda Bali dan Kapolda Jatim Mayjen Pol Pamudji yang terakhir menjabat Deops Kapolri.[2][3]

Riwayat Jabatan

2009: Kepala Bidang Propam Polda Jateng
2010: Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri
2012: Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo
2013: Widyaiswara Utama Sespim Polri
2014: Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri
2015: Kepala Badan Reserse Kriminal Po

Waduh, Tiga Siswi Pintar Inggris Terbang via Turki untuk Bergabung dengan ISIS

schoolgirls21n-1-web

Tiga Siswi Inggris yang diduga hendak bergabung dengan ISIS terekam kamera di Bandara Gatwick, Inggris (dok Metropolitan Police)

Inggris dan sejumlah media barat heboh. Tiga siswi pintar, dengan nilai rata-rata A di sekolahnya diduga melakukan perjalanan ke Suriah melalui Turki untuk bergabung dengan ISIS. Polisi Inggris berharap ketiganya masih di Turki karena jika sudah bergabung dengan ISIS akan susah dipulangkan.

Tiga remaja putrid tersebut masing-masing bernama Shamima Begum (15 tahun), Kadiza Sultana (16 tahun), dan seorang gadis berusia 15 tahun yang namanya masih dirahasiakan. Kabarnya mereka keluar dari Inggris melalui bandara Gatwick, di luar London, Selasa (17/2) setelah berbohong kepada orang tua mereka tentang rencana hari ini.

Melalui rekaman di bandara terlihat, ketiga gadis-gadis itu berpergian melalui keamanan bandara. Komandan Anti Teror Inggris, Richard Walton mengaku khawatir ketiganya bergabung dengan kelompok radikal ISIS. Ini karena ketiganya berteman dengan seorang gadis berusia 15 tahun yang telah terlebih dahulu bergabung dengan ISIS di Suriah.

“Begum menggunakan paspor kakaknya, Aklima Begum (17 tahun), dan mungkin terus melakukan perjalanan dengan nama itu,” kata Walton.

Walton mengatakan polisi “sangat prihatin atas keselamatan gadis-gadis muda” itu. Keluarga mereka tentu sangat waswas karena perilaku brutal ISIS belakangan dianggap kian menjadi-jadi.

“Kami berusaha memberi tahu mereka menggunakan media Turki dan media sosial dengan harapan Shamima, Kadiza dan teman satu lagi menerima pesan kami.

Melihat usianya, gadis-gadis itu tentu masih memiliki waktu yang jauh lebih mudah untuk kembali dari Turki. Masalahnya jika sudah bergabung dengan ISIS, gadis-gadis itu akan kesulitan memperoleh pilihan.

Watson pun berharap keamanan Turki jeli melihat gadis-gadis muda yang akan berpergian dan mencegahnya.

Sebagai contoh, pada bulan Oktober 2014 lalu, tiga gadis remaja Colorado ditahan di Jerman setelah pihak berwenang federal mengatakan mereka sedang dalam perjalanan ke Suriah untuk bergabung teroris.

Beberapa bulan sebelumnya, Shannon Conley (19 tahun) tertahan di Denver Airport dalam perjalanan ke Suriah untuk menikah seorang pejuang ISIS. Mereka bertemu secara online.

Begum, Sultana dan gadis ketiga semua memakai kacamata berbingkai tebal hitam. Polisi meminta siapapun yang memperoleh informasi tentang trio untuk mengontak polisi via hotline Anti-Teroris di 0800-789-321.

Fans Chelsea Bikin Ulah Rasis Sebelum Laga lawan PSG

Chelsea berhasil menahan imbang tuan rumah Paris st Germain 1-1 di Stadion Parc Des Princes, Rabu (17/2) dini hari waktu Indonesia. Hanya saja sukses itu tercoreng oleh ulah rasis pendukung Chelsea di Stasiun bawah tanah, Metro de Paris.

Dalam rekaman video yang diunggah seorang warga Inggris yang tinggal di Paris, bernama Paul Nolan, jelas menunjukkan sikap rasis fans Chelsea tersebut. Di dalam sebuah gerbong yang penuh sesak oleh fans Chelsea, seorang pria berkulit hitam mencoba masuk. Namun ia didorong keluar oleh beberapa orang pendukung klub raksasa Inggris itu.

Begitu ia berusaha kembali masuk ke dalam kereta, lagi-lagi mental karena dorongan kuat beberapa tangan pendukung Chelsea. Ironinya setelah kejadian memilukan itu malah terdengan nyanyian bangga atas ulang yang mereka lakukan. “We’re racist, we’re racist, and that’s the way we like it”

Menurut Nolan, yang tiba di stasiun itu setelah menyelesaikan pekerjaannya, nyanyian rasis fans Chelsea begitu jelas terdengar. “Begitu pintu kereta terbuka, aku melihat dan mendengar nyanyian itu,” katanya seperti dikutip Guardian.

Karena peristiwa tersebut cukup menyedot perhatian, Nolan mengambil handphone dan merekamnya. Kereta api metro Paris itu sendiri berhenti selama sekitar tiga menit, sebelum pria itu muncul dan mendapat perlakuan rasis.

“Dia (pria itu) tampaknya sangat terkejut ketika didorong keluar kembali saat masuk kereta. Saya kita pria itu tidak mengira bahwa ia sedang berhadapan dengan mereka (fans Chelsea). Dia kemudian mencoba masuk lagi, tapi memperoleh perlakukan yang sama,” tutur Nolan.

Nolan yang mengaku menjadi salah satu penggemar Chelsea, mengaku tak habis pikir dengan kejadian itu. Menurut Nolan, kejadian itu membuat warga Perancis yang berada di sekitar stasiun hanya geleng kepala. Bahkan ia mendengar seorang warga Perancis berkata spontan” “Saya tidak percaya. (Kejadian) Ini gila. ‘”

Peristiwa rasis itu sendiri sebelum berlangsung pertandingan Paris st Germain melawan Chelsea di babak delapan besar Liga Champions. Chelsea unggul lebih dulu melalui gol pemain belakang Branislav Ivanovic menit 36, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Edinson Cavani menit ke 54. Hasil imbang itu menguntungkan Chelsea karena dalam laga tandang, Paris St Germain wajib menang atau imbang 2-2.

Kini masih ditunggu bagaimana dengan sikap badan sepakbola Eropa UEFA atas kejadian itu. Jika badan tersebut memutuskan bahwa kejadian rasis yang jauh di luar stadion masih wewenang mereka maka Chelsea akan menghadapi denda dan peringatan.

Pihak Chelsea sendiri mengutuk tindakan rasis pendukungnya. “Tindakan seperti itu menjijikkan dan tidak memiliki tempat di sepakbola dan masyarakat. Kami akan mendukung setiap tindakan pidana terhadap mereka yang terlibat,” demikian pernyataan Chelsea. Klub juga akan mencabut pemegang tiket terusan Chelsea yang terlibat dalam tindakan rasis itu.

Menurut Guardian, polisi Prancis dilaporkan juga terpaksa menggunakan gas air mata di luar stadion akibat bentrokan yang melibatkan fans Chelsea sebelum pertandingan.

Tepuk Tangan Riuh Rendah untuk Doktor Abraham Samad (kilas balik)

Abraham-Samad-6

Proses pemilihan pimpinan KPK. Dr Abraham Samad urutan 1 (detikfoto)

Ketua KPK Abraham Samad (AS) kini resmi menjadi tersangka, khususnya kasus pemalsuan dokumen. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulselbar telah resmi mengumumkannya menyusul kemenangan Pra Peradilan Komjen Budi Gunawan atas penetapan tersangka oleh lembaga antirasuah yang dipimpin AS.

Apakah itu merupakan bagian dari kriminalisasi pimpinan KPK tentu publik bisa menilainya sendiri. Sebab, selain kasus pemalsuan dokumen berupa KTP, KK dan paspor atas nama Feriyani Lim, AS juga tengah diincar dalam kasus penerimaan hadiah (gratifikasi) berupa senjata api dari mantan Kabareskrim Suhardi Alius, kasus dendam karena gagal menjadi cawapresnya Jokowi, dan foto mesra dengan AS dengan Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira.

Dengan antrian kasus itu hampir dipastikan membuat AS harus bersiap mengungsi di rumah empuk jabatannya ke penjara di kemudian hari.

Sambil menunggu nasib tragis AS, saya mengajak kawan sekalian untuk melihat kebelakangan, dimana seorang Abraham Samad yang tadinya bukan siapa-siapa tiba-tiba menjadi Ketua KPK. Ia menggantikan Ketua KPK sebelumnya, Busyro Muqoddas.

Meski lolos menjadi calon pimpinan KPK tak ada yang melihat AS bakal lolos. Apalagi saingannya ketika itu nama-nama besar dipentas nasional seperti Bambang Widjoyanto, Yunus Hussain, Adnan Pandupraja dan Abdullah Hemahua.

Nyatanya, dalam pemilihan empat dari delapan nama calon pimpinan KPK, nama Samad langsung menyodok meraih 55 suara sama dengan Bambang Widjoyanto, diikuti Adnan Pandupraja 51 suara, Zulkarnaen 37 suara, Yunus Hussain 20 suara, Aryanto Sutadi 3 suara, Abdullah Hemahua 2 suara dan Handoyo tanpa suara.

Dengan demikian, Samad, Bambang, Adnan, dan Zulkarnaen terpilih sebagai ketua KPK. Tersingkirnya Yunus Hussain (mantan Kepala PPATK) dan Abdullah Hemahua (Penasehat KPK) menimbulkan tanda tanya, ada apa dengan para wakil rakyat di Komisi III DPR. Padahal ketika itu, Hussein merupakan jago partai pemenang pemilu, Partai Demokrat.

Lupakan Hussein dan Hemahua, dalam pemilihan Ketua KPK, AS kembali membuat kejutan. Ketika itu nama paling dijagokan menang adalah Bambang Widjojanto dan Busyiro Muqqodas. Nyatanya, Samad menang mutlak.

Pada pemilihan di Komisi III DPR RI, Jumat 2 Desember 2011 sore, pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966, ini memperoleh 43 suara (76,78 persen) diikuti Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 4 suara, sedangkan Adnan 1 suara.

Anggota Komisi Hukum DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Martin Hutabarat mengatakan banyaknya dukungan ke Bambang Widjojanto dalam pemilihan Capim KPK tidak sebanding saat pemilihan Ketua KPK. “Saya merasa heran, mengapa bedanya luar biasa antara Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Padahal waktu pemilihan Capim KPK keduanya imbang,” katanya Martin seperti dikutip Inilah.com, ketika itu.

Politisi senior PDIP AP Batubara mengungkapkan bahwa ketika itu, BW menjadi salah satu calon ketua KPK yang dihindari untuk dipilih menjadi ketua. Sebab BW sudah menyatakan berani mati seperti Munir dalam memberantas korupsi, dan berjanji akan mengusut kasus Century. Presiden SBY pun menggalang para pimpinan partai Setgab untuk tak memilih BW.

Sedang Busyro tak diinginkan lagi para wakil rakyat untuk dipilih lagi menjadi Ketua KPK. Selama Busyro menjadi Ketua KPK, skandal Bank Century tidak diusut tuntas meski paripurna DPR sudah merekomendasikan bahwa kasus baiout bank ‘abal-abal’ yang merugikan uang negara Rp 6,7 miliar itu melanggar hukum. Busyro malah seolah mengalihkan isu dengan menyebut anggota DPR hidup mewah dan hedonisme. Nama Busyiro pun ketika itu diplesetkan menjadi Busyet.

“Apakah Bapak dan Ibu anggota Komisi III menyetujui terpilihnya Doktor Abraham Samad sebagai ketua baru KPK?” tanya Ketua Komisi III ketika itu Benny K Harman. Anggota Komisi III menjawab setuju dengan disertai tepuk tangan riuh rendah. Abraham Samad dan kawan-kawan resmi dilantik di Istana Negara oleh Presiden SBY pada tanggal 16 Desember 2011.

Sejak itu, orang mencari-cari latar belakang seorang Abraham Samad. Abraham Samad adalah putra dari pasangan almarhum Andi Samad (purnawirawan perwira menengah TNI) dan Siti Maryam yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 27 Nopember 1966.

Masa kecilnya hingga dewasa sebagian besar dijalaninya di kota kelahirannya. Ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar hingga SMA di sebuah lembaga pendidikan swasta yang lokasinya tidak jauh dari asrama tentara, tempat demisili keluarganya.

Ia kemudian melanjutkan kuliah mulai dari program sarjana hingga doktor di Universitas Hasanuddin, Makassar. Selama masa kuliah, ia menjadi aktivis kampus, antara lain pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum serta Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ia mengambil doktor bidang hukum pidana dari Fakultas Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar. Di kota kelahirannya, Abraham Samad dikenal sebagai aktivis antikorupsi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar.

Ketika masih aktif di LBH, Abraham menikah dengan Indriani Kartika, yang juga alumni Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin, Makassar. Indriani Kartika yang dinikahinya adalah putri Brigjen (Purn) Juritno, mantan Bupati Mamuju, saat masih bergabung dengan Sulawesi Selatan.

Kegiatan Abraham Samad sebelum terpilih menjadi ketua KPK adalah praktisi hukum yang berkantor di Makassar. Ia benyak melakukan kegiatan pembelaan kepada masyarakat maupun membongkar kasus korupsi di Makassar. Menurut Indriani, suaminya sudah lebih dari 10 tahun sebagai penggiat antikorupsi.

Namum, menurut ICW ketika itu, Abraham Samad belum pernah menunjukkan kinerja gemilang dengan organisasi bentukannya itu.

Jika kemudian banyak pihak ramai-ramai menyudutkan bahkan mengkriminalkan Samad, kenapa dulu memberinya kejutan pada masyarakat?

Semua Tertuju pada Hakim Sarpin Rizaldi

sarpinApapun keputusannya Hari Senin 16 Februari 2014 akan menjadi hari penting. Semua mata dan telinga hampir sebagian besar rakyat Indonesia, bahkan warga dunia, akan tertuju pada Hakim tunggal Sarpin Rizaldi.

Nih Hasilnya. (Gugatan yang diterima dan ditolak hakim Sarpin)

Setelah hampir dua pekan memimpin siding Pra Peradilan kasus Budi Gunawan (BG), Hakim Sarpin telah mendengar pemamparan pihak penggugat yakni pengacara BG dan pihak tergugat yakni KPK. Tanpa ada sidang Pra Peradilan pun sesungguhnya Sarpin sudah mengetahui mana yang benar dan mana yang salah dalam kasus itu.

Naah, dalam dua pekan persidangan ia akan bertambah yakin, mana yang sesuai fakta dan mana yang hanya mengarang semata. Sebagai catatan, keputusan Sarpin akan menjadi rujukan banyak pihak. Terutama jika ia menerima sidang pra peradilan dan memenangkan BG, maka banyak orang yang ikut-ikutan mengajukan gugatan pra peradilan saat menjadi tersangka.

Semula banyak yang meragukan kredibilitasnya. Ini karena ada delapan pelaporan terhadap dirinya. Hakim yang pernah ikut mengadili kasus kematian artis Alda Risma itu juga pernah membebaskan seorang tersangka korupsi dalam kariernya.

Namun belakangan keraguan itu mencoba ditepis. Sikap yang membenarkan posisi Bambang Widjoyanto tetap sebagai Wakil Ketua KPK menjadi angin tambahan bahwa Hakim Sarpin masih bisa diharapkan kredibilitasnya.

Komisi Yudisial yang tadinya ikut mengungkap kredibilitas Sarpin, belakangan mendukungnya. Bahkan ikut melindungi dari kemungkinan adanya terror dari pihak-pihak yang berperkara. Sarpin sendiri berkata tenang. Tak ada yang menerornya karena ia dilindungi oleh Tuhan.

KRONOLOGI SIDANG PRA PERADILAN KASUS BUDI GUNAWAN
* SENIN, 2/2: Sidang ditunda karena pihak KPK tidak datang. KPK berasal tak datang karena pihak BG ubah pasal gugatan
* SENIN, 9/2: Sidang kembali digelar. Hakim Sarpin Rizaldi beri waktu dua hari untuk kubu BG tunjukkan bukti dan saksi, dan dua hari kubu KPK berikan bukti.
* SELASA, 10/2: Kuasa hukum BG putar rekaman jumpa pers penetapan BG, hadirkan saksi fakta dan keterangan PLT PDIP Hasto Krustiyanto terkait penatapan BG tersangka sebagai balas dendam Abraham Samad.
* RABU, 11/2: Kuasa hukum BG kembali putar ulang video rekaman penetepan BG sebagai tersangka plus pengajuan para saksi ahli. Yakni Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, I Gede Panca Hastawa; pakar hukum tata negara Universitas Khairun Ternate Margarito Kamis, pengajar Universitas Muhammadiyah Jakarta Chaeul Huda dan Guru Besar Hukum Universitas Padjajaran Romli Atmasasmita.
* KAMIS 12/2: KPK Hadirkan seorang saksi fakta bernama Ibnu C Purba. Ia bekerja di KPK sejak tahun 2005. Diduga dua saksi lainnya tak hadir karena ada yang meneror.
* Jumat 13/2: KPK hadirkan saksi ahli yakni Guru Besar Universitas Parahyangan (Unpar), Junaedi, Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia (UI), dan Pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin Mochtar.

JEJAK JABATAN HAKIM SARPIN RIZALDI
* Hakim di Pengadilan Negeri Jaksel
* Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi
* Ketua Pengadilan Negeri Binjai.
* Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur
* 2009 Tangani kasus pembunuhan artis Alda Risma
* Dua kali melaporkan kekayaan ke LHKPN
* Tahun 2002 sebesar Rp 739.837.870
* Tahun 2009 sebesar Rp 1.279.866.843.

KASUS KONTROVERSIAL
1. Tahun 2008: Diperiksa Pengadilan Tinggi DKI Jakarta bersama Jalili Sairin, dan Firdaua dalam perkara kasus narkoba dengan terdakwa Raja Donald Sitorus di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Vonis dianggap janggal, lantaran terdakwa dengan barang bukti 180 gram hanya divonis 5 tahun penjara atau setengah dari tuntutan jaksa yaitu 10 tahun.
2. Tahun 2008: pernah diperiksa dalam kasus sita jaminan perkara perdata Hamid Djiman terkait pembebasan lahan proyek jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).
3. Tahun 2009: pernah membebaskan terdakwa korupsi di PN Jaktim. Dia membebaskan M Iwan selaku Camat Ciracas dalam kasus dugaan korupsi Rp 17,9 miliar. Padahal, Jaksa menuntut 7 tahun penjara kepada terdakwa.
4. Tahun 2014 Sarpin juga pernah dilaporkan ke KY mengenai putusannya dalam perkara sengketa paten ’Boiler 320 Derajat Celcius’ milik PT Super Andalas Steel (SAS). Saat itu ia menjabat ketua Majelis Hakim dan diduga menerima suap.

Diduga Terkait Kartun Nabi Muhammad, Giliran Denmark Diteror!

Copenhagen on edge after second shooting in city centre

Pusat Kebudayaan Krudttoenden yang ditembaki orang tak dikenal (theguardian)

Heboh Penembakan dengan dua orang tewas dan lima orang terluka terjadi di dua lokasi di Kopenhagen, Denmark. Beberapa jam kemudian polisi Denmark berhasil menembak salah seorang pelaku di sebuah stasiun kereta api di kota itu.

Perdana Menteri Denmark, Helle Thorning-Schmidt, memuji tindakan cepat para anak buahnya serta mengutuk aksi penembakan yang diduga terkait dengan kasus penyerangan kantor majalah satir, Charlie Hebdo di Paris Perancis, Januari lalu.

Adapun dua lokasi kasus penembakan di ibukota Denmark itu masing- masing di sebuah kafe di Pusat Kebudayaan Krudttoenden saat sedang berlangsung diskusi tentang kebebasan berbicara dengan tema “Art, Balsphemy and Freedom of Expression.” Seorang peserta berusia 55 tahun tewas dan tiga orang terluka di lokasi ini.

Lokasi penembakan lainnya di sinagoge (tempat ibadat orang yahudi) Krystalgade, yang berlokasi tak jauh dari Krudttoenden, Kopenhagen. Seorang yahudi yang tengah berdoa tewas dan dua polisi yang menjaga tempat ibadah itu terluka.

Pada lokasi pertama, sasaran penembak diyakini kartunis Swedia Lars Vilks. Sang kartunis juga pernah membuat heboh dengan menggambar nabi muhamad untuk medianya 2010.

Diskusi tersebut juga dihadiri Duta Besar Prancis untuk Denmark Francois Zimeray. Keduanya selamat dalam aksi teror yang membuat pemerintah Denmark melakukan siaga tinggi itu.

kopen

Dua lokasi penembakan dan penangkapan salah seorang pelaku (theguardian)

Beberapa jam kemudian, kepolisian Denmark menembak mati seorang pria yag diduga salah satu pelaku penembakan di dua lokasi tersebut. Pria yang diduga berusia antara 25 sampai 30 tahun itu dan membawa senjata otomatis itu langsung dicurigai polisi, setelah peristiwa penembakan di Sinagoge.

Polisi segera membersihkan lokasi itu. Aksi tembak menembak sempat terjadi sebelum kemudian menghabisinya. “Kami meyakini serangan tersebut bermotif politik, serangan teroris,” kata Helle Thorning-Schmidt.

Dwi Priyatno Peringkat Teratas Calon Kapolri

dwiJika Jokowi tak jadi melantik Komjen Budi Gunawan (BG) siapa calon Kapolri yang akan ia pilih? Dari enam nama yang telah diusulkan Kompolnas, nama Komjen Dwi Priyatno, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), tampaknya berada di urutan teratas? Kenapa?

Sebelumnya, kita sebut dulu satu per satu dari enam calon kapolri gelombang kedua yang dikemas Kompolnas. Awalnya Kompolnas hanya mewawancarai empat orang yakni Irwasum Komjen Dwi Prayitno, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno, dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso.

Entah bagaimana cerita sesungguhnya, Kompolnas akhirnya memasukan Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar kembali masuk bursa calon Kapolri. Padahal kedua nama tersebut jelas-jelas sudah dicoret Kompolnas dengan alasan terlalu muda untuk Suhardi dan masa pensiunnya sudah dekat untuk Anang.

Alasan Kompolnas jelas sangat bisa diperdebatkan. Buktinya terjadi kritik keras. Ketua tim Independen, misalnya, menyebut nama Suhardi Alius dan Kepala BNPT Saud Usman sebagai calon Kapolro Alternatif. Sedang Ketua Umum Ormas Projo Budi Arie Setiadi menyarankan nama Anang Iskandar. Selanjutnya hanya Saud Usman yang seangkatan dengan mantan Kapolri Jendral Sutarman, yakni angkatan akpol 81 dianggap sudah lewat masanya sehingga tak lagi dimasukkan Kompolnas.

Nah, dari enam nama itu, jika dibikin daftar peluang, Anang Iskandar, Budi Waseso, dan Suhardi Alius berada di urutan paling bawah alias paling tak berpeluang menduduki posisi itu. Anang Iskandar termasuk calon kapolri yang masa pensiunnya paling dekat, selain itu ia tak pernah menduduki posisi kapolda tipe A. Anang hanya pernah menjabat Kapolda Jambi dengan pangkat Brigjen tahun 2011.

Budi Waseso juga termasuk kecil peluangnya menjadi Kapolri. Meski ia menyebut tak ada aturan Kapolri harus menjabat Kapolda Tipe A, namun itu menjadi salah satu ukuran yang diharapkan publik menjadi pertimbangkan presiden. Lagi pula resistensi terhadap mantan Kapolda Gorontalo itu terlalu tinggi. Yang terbaru adalah penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto yang dianggap melanggar HAM.Budi Waseso juga tak mau memberi contoh yang baik dengan belum juga melaporkan harta kekayaan ke KPK meski sudah berpangkat Komjen.

Selanjutnya Komjen Suhardi Alius juga dianggap sulit untuk menduduki posisi Kapolri. Selain sudah dicopot dari jabatan bergengsinya di Bareskrim, ia dianggap terlalu dekat dengan Ketua KPK Abraham Samad. Posisi tak menguntungkan karena Abraham (KPK) sedang berseteru dengan parpol pendukung utama Jokowi yakni PDIP.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa posisi Kapolri seolah sudah jatah PDIP. Budi Gunawan (BG) bukan hanya jagonya PDIP, bahkan sudah diakui sebagai “orang dalam” PDIP. Buktinya plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Abraham Samad dendam pada BG karena dianggap menggagalkan keinginannya menjadi calon wakil Presiden untuk Jokowi, jagonya PDIP saat itu.

Bagaimana dengan peluang Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno, dan Irwasum Komjen Dwi Priyanto. Dilihat dari karier kepangkatannya yang cukup panjang dan pernah menduduki posisi penting, ketiganya dianggap pantas menduduki posisi Kapolri. Hanya saja, tampaknya Komjen Putut berada pada rangking bawah di tiga besar. Selain tergolong masih muda, angkatan 84, Komjen Putut juga pernah menjadi ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri tentu sangat mempertimbangkan soal ini karena hubungan kedua mantan presiden itu yang belum juga baik hingga sekarang.

Badrodin Haiti yang kini menjadi plt Kapolri sebenarnya tinggal selangkah lagi menjadi kapolri. Usaha memposisikan diri dalam kasus KPK-Polri juga dianggap cukup baik. Hanya saja, ia tak punya “akses” cukup baik terhadap PDIP. Badrodin juga pernah dikaitkan dengan jendral pemilik rekening gendut. Jika ia “dipaksakan” menjadi kapolri defenitif, dikhawatirkan kasus BG kedua akan terulang.

Nah, Komjen Dwi Priyatno pun dengan demikian dianggap calon kapolri paling pantas menggantikan Budi Gunawan jika Jokowi terpaksa membatalkan pelantikannya. Meski sama-sama angkatan 82, pensiun Dwi Prayitno masih Nopember 2017 hampir sama dengan Budi Gunawan (Desember 2017). Ia juga pernah menjadi Kapolda Jateng dimana PDIP menjadi basisnya. Ia pun karenannya dikenal oleh sejumlah petinggi PDIP. Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga diakui sedikit kasusnya, sehingga ia lebih bisa diterima semua pihak.

Kemunculan Dwi Priyatno dalam beberapa hari terakhir tampaknya mengarah ke persertujuan itu. Pertama saat ia mengakui telah mengkalrifikasi tuduhan hilangnya LHA kasus Budi Gunawan kepada Komjen Suhardi Alius. Kedua saat ia malam-malam muncul ke KPK untuk melakukan koordinasi. Pengakuan bahwa Dwi Priyatno bahwa telah memperbaharui harta kekayaannya ke KPK kian menguatkan pentingnya kelengkapan diri sebelum benar-benar menjadi Kapolri.

Seperti diketahui sebagai pejabat publik, Komjen Dwi Priyatno baru sekali melaporkan kekayaannya. Itupun saat ia menjadi Wakil Kapoltabes tanggal 12 Juni tahun 2002 dengan kekayaan Rp 860.200.00. Dwi mengaku telah memperbaharui jumlah kekayaan yang dimilikinya 16 Desember 2014 lalu. Meski dalam Acc.KPK.Go.Id hal itu belum tercatat.

CALON KAPOLRI DAN MASA PENSIUNNYA

1. Komjen Anang Iskandar (Kepala Badan Narkotika Nasional/BNN) angkatan 1982 pensiun Mei 2016.

2. Komjen Badrodin Haiti (Wakil Kepala Polri) angkatan 1982 pensiun Juli 2016.

3. Komjen Dwi Priyatno (Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) angkatan 1982, pensiun November 2017.

4. Komjen Budi Gunawan (Kepala Lemdikpol) angkatan 83 pensiun Desember 2017.

5. Komjen Putut Eko Bayuseno (Kepala Badan Pemelihara Keamanan) angkatan 1984, pensiun pada Juni 2019.

6. Komjen Suhardi Alius (Kepala Bagian Reserse dan Kriminal) angkatan 85 pensiun Juni 2020.

PROFIL Komjen Dwi Priyatno

Lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, 12 November 1959; (55 tahun)

Menjabat sebagai Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri sejak 1 September 2014

Kapolda Metro Jaya tersingkat kedua setelah Timur Pradopo (lima bulan).

Riwayat Pendidikan

Akpol (1982) PTIK (1987) Sespim (1998) Sespati (2007) Lemhanas (2012)

Riwayat Jabatan

Kapolsektif Jatibarang Polres Indramayu Polda Jabar

Kabag Lantas Polwil Bojonegoro Polda Jatim

Wakapolres Ponorogo Polwil Madiun Polda Jatim (1994)

Wakapolres Sidoarjo Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (1995)

Pamen Polda Jatim Sesdit Lantas Polda Kalteng (1998)

Wakapolwiltabes Surabaya (2001)

Atase Kepolisian (SLO) KBRI Malaysia

Dirlantas Polda Kalbar

Kabag Binlatops Robinops Sdeops Polri Dir Sabhara Baharkam Polri (2010)

Karomisinter Div Hubinter Polri (2011)

Kadiklatsusjatrans / Dir JCLEC Akpol Lemdikpol Sahlisospol Kapolri (2012)

Kapolda Jateng (2013)

Kapolda Metro Jaya (2014)

Irwasum Polri (2014)

Tanda Jasa

Satya Lencana Bhayangkara Nararaya

Satya Lencana Dwi Sistha

Satya Lencana Karya Bhakti

Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun

Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun

Satya Lencana Kesetiaan 24 tahun

Satya Lencana Santy Dharma

Satya Lencana UN Mission

Kasus Penembakan Tiga Mahasiswa Muslim, FBI Turun Tangan

deah

Para pelayat tampak menyalatkan tiga mahasiswa muslim yang ditembak di Amerika Serikat (Newsobserver)

Pelayat tiga mahasiswa muslim yang jadi korban penembakan di kompleks apartemen Finley Forest, Chapel Hill, North Carolina, AS, membludak. Banyaknya pelayat membuat acara prosesi pemakaman, Kamis (12/2) waktu setempat terpaksa dipindah.

Tadinya profesi pemakaman Deah Shaddy Barakat (23), istrinya Yusor Mohammad Abu-Salha (21) dan adik perempuannya Razan Mohammad Abu-Salha (19) digelar hanya di sebuah masjid. Melihat banyaknya jumlah pelayat akhirnya prosesi tersebut di sebuah lapangan atletik Universitas North Carolina.

Barakat adalah mahasiswa kedokteran gigi tahun kedua di kampus tersebut, istrinya juga akan berkuliah pada musim gugur mendatang. Keduanya merupakan pengantin baru yang menikah Desember lalu. Polisi Carolina Utara memperkirakan sebanyak 5.500 orang telah berkumpul untuk mengenang ketiga korban.

Adapun pembunuh ketiga mahasiswa muslim tersebut adalah Craig Stephen Hicks (46), pria yang juga tinggal di apartemen Finley Forest. Polisi setempat telah menyimpulkan bahwa kasus penembakan itu hanya berawal dari perebutan lokasi parker. Namun, ayah korban, Mohammad Abu-Salha tetap meyakini bahwa motif pembunuhan yang dilakukan tetangganya itu terkait “kejahatan kebencian” yang dipicu agama yang dianutnya.

Sebuah halaman Facebook yang diyakini milik Hicks memang memunculkan banyak tulisan tentang agama, terutama agama Kristen. Dalam salah satu postingnya, Hicks menggambarkan agama yang paling sukses dalam sebuah piramida dunia. Ia pun menyebut dirinya sebagai ateis dan anti-teis. Anti-teis adalah kelompok yang sangat konfrontatif tentang kepercayaan mereka.

Istri Craig Stephen, Karen Hicks bahwa penembakan yang dilakukan suaminya tak terkait dengan agama. “Kami menikah selama tujuh tahun. Selama itu saya mengenalnya sebagai sosok yang tak membedakan agama. Di mata Craig, semua orang adalah sama,” ungkapnya.

Ayah dari dua wanita yang meninggal, Abu-Salha pun berpidato di atas panggung dan meminta Presiden Barack Obama untuk menurunkan FBI agar motif sesungguhnya pembunuhan itu bisa terkuak secara adil.

“Jika mereka (Obama) tidak mendengarkan, saya akan berteriak hingga semua orang akan melihat. Semua orang Amerika yang jujur, mereka semua ada di sini. Mereka dari berbagai warna kulit. Jadi mari kita jujur. Kematian mereka mungkin bukan terkait masalah parkir. ”

Salha menambahkan bahwa seruannya bukan terkait balas dendam, tapi untuk melindungi setiap
anak dengan keyakinan iman dan latar belakang etnisnya.

Seperti dikutip Newsobserver.com, setelah acara pemakaman, FBI mengatakan telah meluncurkan tim untuk menyelidiki kasus itu. Penyelidikan pertama terkait apakah ada atau tidak ada undang-undang federal dilanggar terkait dengan kasus ini.

FBI sebelumnya telah dipanggil untuk membantu polisi Chapel Hill dalam mengolah bukti dari TKP; penyelidikan baru bisa memperluas yurisdiksi kasus dan berpotensi memperkuat tuduhan terhadap tersangka. Tampaknya seruan Abu-Salha cukup efektif. Cuma tentang hasilnya masih menunggu

Yang masih disayangkan dalam kasus pembunuhan tiga mahasiswa muslim tersebut adalah standar ganda media barat seperti CNN, Reuter, AFP dan sebagainya yang dianggap terlambat memberitakan penembakan itu.

Hal ini jauh berbeda dengan, misalnya, penyerangan kantor majalah Satir Charlie Hebdo yang ditayangkan secara live dan terus menerus. Adapun kasus penembakan tiga mahasiswa muslim terjadi Selasa (10/2) namun baru diberitakan sehari kemudian yakni Rabu (11/2).

Ketidakadilan pemberitaan media barat itulah yang diduga memunculkan banyak simpati pada korban dengan banyaknya kaum pelayat di acara prosesi pemakaman ketiganya. Dan Presiden Obama harus berhati-hati menyikapinya.

Heather Cho Dinyatakan Bersalah Kasus “Kacang Macadamia”

cho

Cantiknya Wakil Presiden Direktur Korean Air, Heather Cho, sebelum tersandung kasus kacang macadamia (yonhap)

Masih ingat wanita ekskutif Heather Cho dalam kasus “nugget rage”. Pengadilan Negeri Seoul menyimpulkan bahwa Wakil Presiden Direktur Korean Air itu bersalah dalam kasus yang dikenal sebagai kacang kemarahan.

Sikap putri pemilik maskapai penerbangan Korea itu, dianggap menganggu keselamatan penerbangan. Kesalahan itu membuat Heather Cho terancam hukuman 10 tahun penjara. Namun Jaksa penuntut umum, kemarin, hanya mengajukan tuntutan hukuman tiga tahun penjara.

Seperti diketahui, Cho ikut dalam penerbangan Korean Air menuju Soul dari Bandara Internasional John F Kennedy, New York, 8 Desember 2014. Sebelum take off, tiba-tiba ia marah besar manakala seorang pramugara pesawat itu menyajikan kacang macadamia dalam kemasan plastik. Menurutnya, cara menyajikan seperti itu salah besar, yang benar adalah menyajikannya di atas piring.

Saat itu juga ia memerintahkan pilot pesawat putar balik kembali ke Bandara John F Kennedy hanya untuk memindahkan pramugara dan sejumlah awak kabin pesawat Korean Air yang dianggapnya bersalah. Bukan itu saja, yang kemudian bikin heboh di media sosial adalah, Cho juga memaksa sang pramugara minta maaf dan berlutut di hadapannya.

Beberapa hari kemudian, kasus itu muncul di media sosial. Rakyat Korea Selatan pun marah dan mengejek sikap wanita eksekutif berusia 41 tahun itu. Bahkan publik Korea pun mempertanyakan bisnis yang dimiliki pemilik Korean Air yang juga ayah Cho yakni Cho Yang-ho.

Heather Cho adalah puteri tertua dari Cho Yang-ho yang memiliki tiga anak. Kedua adiknya juga bekerja sebagai petinggi perusahaan itu. Sebelum menjadi Wakil Presiden Direktur Korean Air, Cho adalah Direktur Pelayanan pada maskapai itu.

KASUS “KACANG MACADAMIA” KOREAN AIR
8 Desember 2014: Heather Cho, wakil presiden Korean Air memerintahkan pesawat kembali ke jalur start di Bandara Internasional John F. Penyebabnya hanya karena kacang Macadamia disajikan dalam bentuk plastik, bukan di atas piring. Pesawat terbang kembali setelah 20 menit.
14 Desember 2014: Jadi berita heboh di media sosial. Dengan wajah tertunduk anak tertua bos Korean Air itu pun menyampaikan permohonan maaf dan menyesali perbuatannya.
16 Januari 2015: Anggota Majelis Nasional Korea Selatan merilis makalah terkait dakwaan terhadap Cho. Mereka menganggap kacang macadamia yang benar disajikan dalam tas.
19 Januari: Sidang di Pengadilan Negeri Seoul Barat, Cho menyangkal semua tuduhan. Namun pramugara yang melayani menyajikan kacang macadiamia bersaksi bahwa Cho telah memaksa berlutut. Dia juga mengatakan bahwa sempat di ditawari posisi mengajar di sebuah perguruan tinggi di perusahaan tersebut.
30 Januari: Direktur Utama Korean Air Cho Yang-ho yang juga ayah Cho mengaku telah memarahi putrinya. Sang putri diakui bersalah karena telah mengusir awak kabin.
12 Februari: Hakim Pengadilan Negeri Seoul Barat menyatakan Cho bersalah dan terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

Jadi Siapa Pihak Ketiga Yang Meneror Penyidik KPK-Polri?

terorAnggota Tim Independen, Jimly Asshiddiqie, mengaku prihatin dengan teror yang diterima sejumlah penyidik aktif KPK. Bahkan, kata Jimly, dua penyidik aktif KPK batal bersaksi dalam sidang praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan karena mendapatkan ancaman.

“Kami mendapat informasi juga bahwa mengapa dua orang yang disebut-sebut penyidik aktif yang seharusnya menjadi saksi di praperadilan tak hadir,” ujar Jimly di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/2).

Jimly mengatakan, kedatangan Tim Independen ke KPK salah satunya membahas mengenai ancaman-ancaman yang diterima sejumlah pegawai KPK. Sejak terjadi konflik antara KPK dan Polri, kata Jimly, pegawai KPK merasa terancam dengan berbagai teror yang dilayangkan melalui telepon dan pesan singkat itu.

“Rupanya ada perasaan dari staf KPK tidak nyaman dengan keadaan situasi sekarang ini, termasuk juga ada yang merasa diteror, diancam, diintimidasi, sehingga kegalauan staf ini menjadi concern,” kata Jimly.

Beberapa jam setelah pernyataan Tim Independen atau Tim Sembilan muncul, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti menegaskan bahwa peneror itu bukan berasal dari anggotanya. “Saya sudah cek ke Kabareskim kemarin, ternyata teror bukan dari anggota kita,” kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2).

Menurut dia, dugaan teror tersebut sengaja dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengadu domba KPK dan Polri. Ia mengaku kepolisian juga kerap mendapat teror serupa. “Paling kita abaikan. Ini sering dimanfaatkan oleh orang tertentu,” imbuh dia.

Jadi siapa yang meneror penyidik KPK dan Polri? Siapa yang dimaksud pihak ketiga? Publik tampaknya tak gampang dibohongi. Perbedaan cara menanggapi teror saja sebenarnya sudah menjawab pertanyaan itu.

Betapa tidak, jika penyidik KPK heboh karena diteror, penyidik polisi yang mengaku diteror kok tenang-tenang saja. Apakah karena penyidik Polri dengan pihak ketiga yang dimaksud sudah saling kenal? Atau apakah karena mereka sama-sama memiliki pistol? Atau bisa saja KPK yang berlebihan dalam menanggapi teror?

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyatakan bahwa KPK tengah menangani adanya kemungkinan teror tersebut. Namun, ia belum dapat mengungkapkan apa materi yang diselidiki dan sudah sejauh mana penanganan teror tersebut.

Menurut Bambang, penanganan ancaman yang datang dari luar lingkup KPK harus dilakukan secara hati-hati. Bambang enggan menuding pihak mana saja yang diduga melakukan teror ke sejumlah pegawai KPK tersebut. KPK, lanjut dia, tidak ingin terburu-buru menyimpulkan orang-orang di balik teror maupun alasan mereka melakukan ancaman tersebut.

Memang tak mudah disimpulkan. Dan mungkin takkan pernah terungkapkan pihak ketiga yang dimaksud.

Yang kini ditunggu masyarakat apakah pra peradilan kasus Budi Gunawan yang kini memasuki persidangan akan diloloskan hakim atau tidak? Jika diloloskan apakah Budi Gunawan akan tetap menjadi Kapolri? Lalu jika gagal apakah pihak BG ikhlas menerimanya?

KRONOLOGI SIDANG DAN JADWAL PRA PERADILAN
* SENIN, 2/2: Sidang ditunda karena pihak KPK tidak datang. KPK berasal tak datang karena pihak BG ubah pasal gugatan
* SENIN, 9/2: Sidang kembali digelar. Hakim Sarpin Rizaldi beri waktu dua hari untuk kubu BG tunjukkan bukti dan saksi, dan dua hari kubu KPK berikan bukti.
* SELASA, 10/2: Kuasa hukum BG putar rekaman jumpa pers penetapan BG, hadirkan saksi fakta dan keterangan PLT PDIP Hasto Krustiyanto terkait penatapan BG tersangka sebagai balas dendam Abraham Samad.
* RABU, 11/2: Kuasa hukum BG kembali putar ulang video rekaman penetepan BG sebagai tersangka plus pengajuan para saksi ahli.
* KAMIS 12/2, Jumat 13/2: Giliran kuasa hukum KPK hadirkan saksi.

ISIS Kirim Tiga Foto Bukti Kematian Kayla Mueller

kayla

Kayla Mueller dengan anjing kesayangannya (Guardian)

Selama sepekan orangtua Kayla Mueller menolak untuk percaya bahwa anak mereka meninggal dunia. Mereka pun meminta pihak ISIS menunjukkan bukti bahwa anaknya itu benar-benar tewas karena gempuran pesawat Yordania.

Namun Rabu (11/2) kemarin, mereka akhir percaya bahwa Mueller sudah meninggal dunia setelah ISIS mengirimkan foto-foto kematian gadis berusia 26 tahun itu. Sebanyak tiga foto dikirimkan ISIS kepada orangtua Mueller. Dua foto diantaranya menunjukkan Mueller yang ditahan ISIS sejak Agustus 2013 itu mengenakan jilbab hitam. Satunya foto dia dalam kain kafan putih dengan luka memar di wajahnya.

Sebelumnya, ISIS mengatakan via Twitter bahwa Mueller meninggal di sebuah bangunan yang hancur oleh serangan udara Yordania. Namun informasi tersebut diragukan, termasuk oleh Gedung Putih. Pemerintah AS hanya membenarkan Kayla meninggal dunia, namun penyebabnya masih dipertanyakan.

Salah satu dari dua orang yang dikirimkan ke email orangtua Mueller menunjukkan bahwa wajah sang gadis tidak menunjukkan bengkak terkait ledakan. Namun pendapat lain mengatakan bahwa dia bisa saja terkena reruntuhan puing akibat ledakan bom.

Pemerintah AS bersikeras bahwa bangunan, fasilitas penyimpanan senjata ISIS adalah target sah untuk dihancurkan. Namun seorang pejabat senior Amerika yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut bahwa sesungguhnya AS pun tidak mampu memetakan secara detil bangunan yang akan menjadi sasaran bom.

“Kami tidak memiliki bukti yang pasti tentang bagaimana, atau kapan, dia (Kayla Mueller) meninggal dunia,” ujar pejabat itu dikutip New York Times.

Presiden AS Barrack Obama menyatakan keprihatinannya. “Atas nama rakyat Amerika, Michelle dan saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam untuk orangtua Kayla (Marsha dan Carl), juga kakaknya (Eric) serta semua orang yang mencintai Kayla,”ungkapnya.

Mueller adalah warga keempat AS yang tewas ditangan ISIS. Hal itu menambah tekad Obama untuk menghabisi ISIS. “Tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, Amerika Serikat akan mencari dan mengadili para teroris yang bertanggung jawab untuk penyanderaan dan kematian Kayla,” kata Obama di Gedung putih.

EMPAT WARGA AS TEWAS SAAT JADI SANDERA ISIS
James Foley (42 tahun) – 19 Agustus 2014
Steven Joel Sotloff (32 tahun) – 2 September 2014
Peter Edward Kassig (27 tahun) – 16 Nopember 2014)
Kayla Mueller (26 tahun) – 6 Pebruari 2015

Kasus Erwiana Belum Final, Sidang Vonis Mantan Majikan Harus Dikawal

erwiana

Unjuk rasa mendukung persidangan kasus Erwiana Sulistyaningsih. (@aaronhk77)

Law Wan-Tung (44 tahun), majikan mantan PRT Indonesia Erwiana Sulistyaningsih (24 tahun) akhirnya dinyatakan bersalah oleh pengadilan Hong Kong. Wanita yang sebagai Ahli kecantikan itu terancam divonis tujuh tahun penjara.

Tak tanggung-tanggung, Wan-Tung dinyatakan bersalah atas 18 dari 20 dakwaan yang ditujukan kepadanya. Menurut Hakim Amanda Woodcock, Wan-Tung dianggap bersalah telah mengancam Erwiana bahwa mereka akan membunuh korban dan keluarganya. Wan-Tung mengaku punya banyak kenalan yang bisa saja membunuh kerabat Erwiana di kampung halamannya.

Hakim Amanda juga memamparkan bahwa Wan-Tung memukulkan benda keras ke tubuh Erwiana dan memasukkan vacuum cleaner ke mulut korban. Selain mengintimidasi dan menyiksa, ternyata Wan-Tung juga tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar sejumlah gaji untuk Erwiana. Untuk itu, ia meminta si mantan majikannya untuk menebusnya sebesar 28.800 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 47 juta.

“Saya yakin dia mengatakan yang sebenarnya,” kata Woodcock mengacu pernyataan Erwina Sulistyaningsih di pengadilan.

Menjelang putusan sekitar 20 pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung pengadilan. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan .”Akhir perbudakan”. “Kami adalah pekerja, bukan budak. Keadilan bagi Erwiana, adili Wan-tung,” teriak mereka.

Erwina sendiri hadir dalam sidang dakwaan atas penganiayaan terhadap dirinya. Setelah sidang selesai, ia langsung diserbu wartawan untuk dimintai tanggapannya. “Saya sangat senang dapat memenangkan kasus ini … karena saya akan mendapatkan keadilan dari Hong Kong,” kata Erwiana tersenyum dikelilingi pendukungnya.

Namun putusan awal pengadilan Hong Kong belum keputusan sesungguhnya, apalagi Hakim Amanda juga menyatakan akan mempertimbangkan kondisi kejiwaan Wan-Tung. Banyaknya kasus hukum yang kurang menguntungkan TKI patut membuat kasus hukum Erwiana terus dikawal dan diwaspadai.

Karena dianggap belum final, Ketua Persatuan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong, Sringatin mengungkapkan bahwa tuntutan ganti rugi baru akan diajukan setelah vonis. “Saat ini kita sedang menunggu keputusan final dari hakim yang akan membacakan berapa tahun majikan akan dipenjara. Itu nanti akan terjadi pada tanggal 27 Februari tahun 2015.

Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri juga menyatakan, Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses persidangan kasus penyiksaan tenaga kerja Indonesia di Hongkong sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negaranya. Kasus Erwiana akan dikawal hingga putusan final.

Denny Indrayana Bersiap Hadapi Kriminalisasi

denMantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengatakan, ia siap dengan risiko yang mungkin akan muncul terkait sikapnya membela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait konflik dengan Kepolisian RI. Denny mengakui, bisa saja kemudian dikaitkan dengan kasus hukum.

“Ini risiko pilihan sikap saya. Dalam konteks ini saya membela KPK,” ujar Denny saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Denny mengatakan, pilihan sikapnya bukan tanpa alasan. Ia menilai, telah terjadi upaya kriminalisasi terhadap Pimpinan KPK. Menurut Denny, penetapan status tersangka oleh Bareskrim Polri terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto tidak bisa disamakan dengan penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan yang diduga terkait kasus korupsi.

Denny mengatakan, saat ini banyak beradar rumor yang menyebutkan bahwa ia tersangkut kasus dugaan korupsi saat menjabat Wakil Menteri Hukum dan HAM. Bahkan, sebut Denny, beberapa informasi menyebutkan bahwa ia telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

“Teman-teman saya siap menjadi advokat saya. Insya Allah kita siap hadapi. Sikap saya tegas, bertahan menolak kriminalisasi KPK,” kata Denny seperti dikutip Kompas.com

Sebelumnya, sebuah lembaga bernama Pekat telah melaporkan Denny ke Polres Metro Jakarta Barat. Denny dianggap telah melakukan pencemaran nama baik atas pernyataannya yang menyebutkan Komjen Budi Gunawan menggunakan “jurus mabuk”. Pekat melaporkan Denny pada Rabu (4/2) malam. Mereka didampingi oleh kuasa hukum Komjen Budi Gunawan.

Kabid Humas Polres Metro Jakarta Barat Herru Jullanto mengatakan, pelapor menilai, pernyataan Denny yang dimuat di sejumlah media mengandung unsur penghinaan.

Selain itu, di media sosial,  Denny terlibat korupsi dalam implementasi Payment Gateway (PG) di Kemenkumham, khususnya sistem Pelayanan Paspor Terpadu (SPPT). Juga menggunakan dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) secara tak sah. Akibatnya negara dirugikan sebesar Rp. 32,6 miliar.

PERJUANGAN DENNY INDRAYANA MELAWAN KORUPSI
25 JANUARI: mendorong pemberian hak imunitas kepada komisioner KPK terkait penangkapan BW. Hak imunitas ini dimiliki oleh para pimpinan KPK di seluruh dunia.
27 JANUARI: Menyatakan kasus BW harus dihentikan karena kriminalisasi, kasus BG justru harus diteruskan karena korupsi.
1 FEBRUARI: Pra Peradilan kasus BG dianggap dipaksakan. “Ini jurus pendekar mabuk. Padahal Budi Gunawan calon Kapolri,” katanya.
4 FEBRUARI: Denny dilaporkan oleh Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) ke Polres Metro Jakarta Barat karena dianggap cemarkan nama Komjen BG terkait istilah “jurus mabuk”.
5 FEBRUARI: Mengaku marasa terhormat dilaporkan kasus itu. Itu artinya ia sejajar dengan pimpinan KPK yang dikriminalisasikan
10 FEBRUARI: memasukkan permohonan uji materi Undang-Undang Pertahanan Negara No 3 Tahun 2002 di Mahkamah Konstitusi. Pilih Kapolri nggak perlu ke DPR.

Tarik Menarik Calon Kapolri. Kenapa Suhardi Alius Masuk Lagi

suhardi

Sekjen Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius (tribunnews)

Jokowi telah menjanjikan akan segera menyelesaikan kasus KPK dan Polri dalam pekan ini. Pernyataan Jokowi pun tergambar dari dinamika Kompolnas dalam menyaring calon kapolri. Dari dinamika di Kompolnas saja sudah terlihat, betapa telah terjadi tarik menarik yang kuat tentang siapa yang pantas menduduki orang nomor satu di kepolisian.

Kubu PDIP masih terlihat jelas mempertahankan nama Budi Gunawan sebagai calon kapolri. Sinyal Jokowi enggan melantik mantan ajudan Presiden Mehagawati tak mereka pedulikan. Menurut Ketua Tim Sembilan, Syafii Maarif, Jokowi tak mau melantik BG karena terkait moral publik. Yakni karena BG seorang tersangka kasus korupsi yang telah ditetapkan KPK.

Kubu PDIP pun menggunakan momentum pra peradilan untuk menghambat Jokowi melantik Kapolri baru. Padahal kalaupun gugatan Praperadilan dikabulkan, status BG tak bisa dengan sendirinya dibatalkan.

Lucunya Kompolnas pun manjadi ajang tarik menarik. Buktinya, mereka yang tadinya percaya diri mencoret Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar, tiga hari kemudian kembali memasukannya.

Adapun sinyal kembali memasukan Suhardi dan Anas disampaikan Menko Polhukam Tedjo Edhy dan Syafii Maarif. Masuknya dua nama tersebut diduga atas desakan kubu Jokowi sendiri. Meskipun peluang keduanya akan terpilih sebagai Kapolri kecil, namun Suhardi dan Anang memang tak pantas dicoret lebih awal hanya karena syarat umur.

Hanya saja, Syafii mungkin hanya salah Info. Nama Saud Usman yang ia sebut mungkin adalah Anang Iskandar. Sebab dari awal nama Usman memang tak masuk bursa karena dianggap sebentar lagi pensiun. Saud seangkatan dengan Jendral Sutarman, akpol angkatan 81. Jadi siapa menurut ANda yang pantas menjadi Kapolri.

Kompolnas sudah menyebut Suhardi tak mungkin jadi Kapolri karena terlalu muda, sementara Budi Waseso juga dianggap tak pantas jadi Kapolri karena prestasinya biasa-biasa saja.
TARIK MENARIK CALON KAPOLRI JILID DUA

JUMAT (6/2): Kompolnas mengungkapkan hanya mewawancarai empat calon Kapolri itu yang akan diusulkan ke Presiden Jokowi Widodo jika Komjen Budi Gunawan batal dilantik. Yakni Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Pol Dwi Priyatno, Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso. Menurut Anggota Kompolnas, Adrianus Meliala, Komjen Suhardi Alius tak lagi diwawancarai karena dianggap terlalu muda. Alius yang angkatan 1985 baru akan pensiun Juni 2020. Sedang Kapala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar juga tak dimasukkan karena dinilai tidak lama lagi memasuki masa pensiun yakni Mei 2016.

SABTU (7/2): Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Tedjo Edhy, yang menegaskan bahwa Kompolnas tidak mencoret nama Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius dari bursa calon Kepala Polri. Tedjo bahkan menyebut ada dua tambahan, namun satu lagi tak disebutkan.

MINGGU (8/2): Ketua Tim 9 Ahmad Syafii Maarif menyatakan bahwa Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Saud Usman pantas menjadi calon Kapolri alternatif bersama Alius Suhardi.

SENIN (9/2): Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar kembali masuk bursa calon Kapolri. Berarti Kompolnas mengantongi enam nama calon Kapolri untuk dipilih Jokowi.

Empat Jendral Bintang Dua Yang “Dielus” Kompolnas untuk Calon Kapolri

bintangdua

Dari kiri atas searah jarum jam: Tito Karnavian, Unggung Cahyono, Muhamad Iriawan, dan Anas Yusuf (via app piccollege)

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terus mengumpulkan nama calon kapolri jika Komjen Budi Gunawan batal dilantik. Tak tanggung-tanggung nama-nama yang tengah dikumpulkan menyerempet jenderal-jenderal bintang dua.

“Kita coba menginventaris dulu, kita masukkan juga bintang dua yang memiliki prestasi. Jika bintang dua ada kesempatan job bintang tiga baru maka ada kesempatan itu (jadi calon Kapolri),” ujar Komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman, Selasa (3/2).

Hamidah pun menyebut nama-nama jenderal bintang dua tersebut. Para jenderal itu dicatat Kompolnas sebagai jenderal berprestasi dan penguasa wilayah penting di Indonesia.

“Kemarin kami menyebut Pak Tito (Asrena Polri), Pak Anas Yusuf (Kapolda Jatim), Pak Iriawan (Kapolda Jabar) dan Pak Unggung (Kapolda Metro),” sambung Hamidah lagi.

Lalu apa saja prestasi kepolisian para jenderal ini, berikut adalah ulasan lengkap mengenai empat jenderal tersebut.

1. Irjen Pol Tito Karnavian (Asrena Polri, Akpol 87)

– Irjen Pol Tito Karnavian adalah mantan Kepala Densus 88 yang menempati beberapa pos strategis di Polri seperti Deputi Penindakan dan Peningkatan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Kapolda Papua sampai menempati jabatan baru sebagai Asrena (Asisten Perencanaan) Polri.

Tito Karnavian adalah salah satu perwira polisi yang menonjol dalam penanganan terorisme. Dia bersama Kalakhar BNN Komjen Gories Mere dikenal dalam aksinya membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moh Top.

Karier Tito Karnavian melesat ketika naik pangkat menjadi brigjen dan menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Tito Karnavian menggantikan Brigjen Saud Usman Nasution, yang menjabat Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Mabes Polri.

Lulusan Akpol tahun 1987 ini juga menyelesaikan pendidikan di University of Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, dan menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih S-1 dalam bidang Police Studies.

Beberapa prestasi Tito yang dikenang adalah pada tahun 2001, Tito yang memimpin Tim Kobra berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto dalam kasus pembunuhan hakim agung Syafiudin Kartasasmita. Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Prestasi lain Tito dalam penanganan terorisme adalah bersama timnya di Densus 88 menggerebek tempat persembunyian Dr Azhari, gembong teroris asal Malaysia di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

2. Irjen Unggung Cahyono (Kapolda Metro Jaya, Akpol 85)

– Sosok Irjen Pol Unggung Cahyono sebelumnya mungkin belum terlalu dikenal masyarakat, karena jabatan Kapolda Metro Jaya baru diembannya awal September lalu. Namun ketika dia memerintahkan dan turun langsung untuk mengepung markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat kemarin, namanya ramai diperbincangkan.

Unggung yang merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1985 tersebut dengan berani turun langsung mengepung markas FPI untuk mencari dalang tindakan anarkis ormas Islam itu di depan gedung Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta, kemarin sore. Dalam aksi beringas itu, FPI menuntut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) turun dari jabatannya.

Pada awal masa menjabat Kapolda Metro Jaya, Unggung memang berjanji akan memberantas premanisme dan judi dari ibu kota. Selain itu, Unggung juga mengaku lebih suka melakukan pendekatan secara humanis dalam menangani sebuah kasus, meski dia bekas Kepala Brigadir Mobil (Brimob) Polri.

3. Irjen Mochammad Iriawan (Kapolda Jabar, Akpol 84)

– Irjen Mochammad Iriawan mendapat promosi dengan pangkat inspektur jenderal setelah ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Suhardi Alius.

Menyebut nama Iriawan tentu identik dengan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, yang menjerat mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Kala itu, tahun 2008, Iriawan menjadi Dir Reskrimum Polda Metro Jaya, dengan pangkat komisaris besar.

Rekan seangkatan Iwan Bule biasa Iriawan disapa, Kombes Wiliardi Wizar menyebut dirinya dipaksa dan diintimidasi dalam menyusun BAP. Wiliardi mengatakan penahanan Antasari dikondisikan oleh petinggi Polri. Dia menyebut nama Wakabreskrim Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Iriawan Dahlan.

Lalu di mana peran Iwan Bule? Wiliardi mengungkapkan saat diperiksa penyidik, selain ada istri dan adik iparnya, Iriawan juga hadir di ruang pemeriksaan. Iriawan sempat meminta ke istri Wiliardi, agar suaminya bicara sesuai dengan skenario.

“Dirkrimun bilang ke istri saya, kamu bilang saja ke suami kamu, semuanya akan dibantu. Jam setengah satu saya diperiksa, dan disuruh buat keterangan agar bisa menjerat Antasari. Jaminannya saya bisa pulang. Ini saya ngomong benar, demi Allah,” kata Wiliardi di persidangan 2009 lalu.

Iriawan sendiri sudah membantah jika dirinya menekan dan merekayasa kasus Antasari pada saat proses pemeriksaan Wiliardi. Menurut jebolan Akpol 1984 itu, hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena penyidiknya berpangkat kompol dan AKP.

Jejak mantan Wakil Direktur Keamanan Trans Nasional Bareskrim Mabes Polri itu juga ada di kasus Gayus Tambunan. Bersama dengan Wamenkum HAM Denny Indrayana, Iriawan berhasil membawa pulang Gayus dari Singapura ke Tanah Air.

“Jemput Gayus Tambunan, menemukan dia di Singapura, di mana posisinya ada Sentosa Island, bergerak ke Orchard Road. Sebelumnya paspor Gayus sudah kita bekukan,” kata Iriawan beberapa waktu lalu.

Pengejaran ini, kata Iriawan, dilakukan secara matang karena Indonesia tak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Singapura. “Mendahului tiga hari. Sebelumnya kita ikuti, cukup adu strategi. Paspornya sudah kita bekukan,” tandas pria keturunan Jerman itu

4. Irjen Anas Yusuf (Kapolda Jatim, Akpol 84)

– Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Drs Anas Yusuf adalah mantan Wakil Badan Reserse dan kriminal (Wakabareskrim) Mabes Polri yang melanjutkan kepemimpinan Irjen Pol Unggung Cahyono sebagai Kapolda Jawa Timur.

Dibandingkan dengan yang tiga polisi lainnya, pretasi Anas memang tidak tampak menonjol. Kendati demikian, alumni Akpol 84 ini handal benar di bidang reskrim dan interpol. Oleh karena itu, nama Anas menjadi nama yang diajukan untuk menjemput dan memburu Nazaruddin. Saat itu Polri menganggap Anas adalah perwira berpengalaman dan paham medan.

Tugas penting itu mampu ditunaikan Irjen Anas dengan baik. Dengan mencarter pesawat khusus, buronan mantan Bendum Demokrat yang terlibat kasus korupsi proyek Hambalang itu dipulangkan ke Tanah Air.

Jabatan yang pernah Anas pegang adalah staf ahli Kapolri bidang Sosial Politik (Sahlisospol), Kapolda Kalimantan Timur sebelum akhirnya dipercaya sebagai Wakabareskrim Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur.

Sumber: Suaradamayanti.com

Gol Bunuh Diri Lucu Untungkan Ajax Amsterdam

Sebuah gol bunuh diri lucu diperagakan pemain belakang Go Ahead Eagles, Wesley Verhoek dan kiper Mickey van der Hart. Gol bunuh diri menit 88 itu memberi keuntungan raksasa Ajax yang membuatnya pulang dengan membawa tiga poin karena kedudukan akhir menjadi 1-2 buat sang tamu.

Bermain di depan publik sendiri, Stadion Adellarhorst, Devanter, Ajax memimpin terlebih dahulu melalui gol pemain sayap Anwar El Ghazi menit 24. Sjoerd Overgoor menyamakan kedudukan dengan tendangan voli yang menakjubkan menit 76.

Nah, saat waktu tersisa dua menit waktu normal, Verhoek melakukan backpass kearah van der Hart. Sang kiper muda berusia 20 tahun mencoba menendangnya ke tengah lapangan. Namun apa yang terjadi, tendangan itu meleset. Dan bola bergulir masuk ke gawang yang dijaganya sendiri.

Karena van der Hart merupakan kiper pinjaman Ajax, candaan adanya konspirasi pun terjadi. “Ini merupakan kejadian paling buruk. Anehnya hal itu terjadi dengan klub “majikan” saya, Ajax,” ucar sang kiper usai pertandingan.

Pelatih Ajax Frank de Boer mengakui timnya beruntung sehingga memperoleh tiga poin penuh. Tapi ia tak mau menyalahkan Van der Hart. “Itu adalah kesalahan besar, ia (Van der Hart) tidak bisa berbuat apa-apa,” kata De Boer.

Meski menang, selisih Ajax dengan pemimpin klasemen Liga Belanda, PSV Eindhoven tetap 12 poin karena klub tersebut menang melawan Ultrceht 3-1. Sedang Feyenoord naik ke peringkat ketiga dibawa Ajax setelah menang 2-1 lawan Cambur.

Syafii Maarif Sebut Komjen Saud Usman Calon Kapolri Atlernatif

sauddd

Komjen Saud Usman saat diwawancarai wartawan (metrosiantar)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komisaris Jenderal Saud Usman dinilai bisa menjadi calon Kepala Polri alternatif yang dipertimbangkan Presiden Jokowi.

Ketua Tim Sembilan Ahmad Syafii Maarif menyatakan, Saud Usman dinilai cocok menjadi calon Kapolri menggantikan Komjen Budi Gunawan (BG) yang sudah direkomendasikan untuk tidak dilantik. “Saud Usman itu bisa jadi salah satu calon Kapolri pengganti BG,” kata Maarif saat dihubungi wartawan, Minggu (8/2).

Menurut Maarif, Saud Usman masuk kriteria calon Kapolri karena sudah menyandang bintang tiga dan berpengalaman sebagai anggota Polri. Selain Saud Usman, Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Polisi Suhardi Alius juga bisa diajukan sebagai calon Kapolri.

Menurutnya, Suhardi sosok yang bersih dan berkinerja baik. Maarif menyarankan calon Kapolri terpilih harus yang dianggap masih memiliki sedikit kesalahan dan dapat bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Sebelumnya, Kompolnas hanya mengajukan empat orang calon Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kabaharkam Komjen Putut Bayuseno, Irwasum Komjen Dwi Prayitno dan Kabareskrim Komjen Budi Waseso

KOMJEN SAUD USMAN NASUTION
* Lahir di Mandailing Natal, Sumatera Utara
* 25 Februari 1958 (umur 56 tahun)
* Lulusan Akpol 1981
* Sejak 9 Oktober 2014 Kepala BNPT

RIWAYAT JABATAN
Wakadensus 88 AT
Kadensus 88 AT (2009)
Dir I/Kamtrannas Bareskrim Polri (2009)
Sahli Kapolri Bid. Sosbud (2010)
Kadiv Humas Polri (2011)
Wakabareskrim Polri (2012)
Kapolda Sumsel (2013)
Kepala BNPT (2014)

Komjen Badrodin, Suhardi Alius dan Putut Bayuseno Paling Dikenal Sebagai Calon Kapolri

calonkapolri

Calon Kapolri yang dikenal Google.com

Dari empat Jendral yang kembali diwawancarai Kompolnas untuk diajukan kembali menjadi calon Kapolri, Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti dan Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno paling dikenal mesin pencarian Google.com. Disusul Irwasum Komjen Dwi Prayitno dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso.

Hebatnya, meski tak lagi diwawancarai untuk calon Kapolri karena dianggap terlalu muda, mantan Kabareskrim yang kini jadi Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius selevel dengan Badrodin sebagai jendral bintang tiga yang dikenal sebagai Calon Kapolri.

Untuk Badrodin, cukup mengetik nama Badrodi maka Google sudah menunjukan Badrodin Haiti Calon Kapolri di baris kedua. Demikian juga Suhardi Alius cukup dengan mengetik nama Suhardi A maka akan muncul nama Suhari Alius calon Kapolri.

Komjen Putut Eko Bayuseno muncul namanya sebagai calon kapolri hanya dengan mengetik tulisan Putut E. Hanya saja tulisan Putut Eko Bayuseno calon kapolri berada dibarisan ketujuh. Sedang Komjen Dwi Prayitno dan Komjen Budi Waseso tak dikenal sebagai calon kapolri meski namanya sudah diketik lengkap.

Tentu saja versi google tak bisa menjadi patokan pemilihan calon kapolri, karena itu menjadi hak prerogatif Presiden Jokowi meski faktanya sang presiden ditekan oleh kelompok kepentingan yang merasa pernah menjadikannya sebagai presiden.
Hanya saja sebagai rujukan, saat Pilpres 2014 lalu, mesin pencari Google pernah menunjukkan hasil yang jitu tentang siapa yang pasangan capres paling populer dan kini terpilih memimpin Indonesia yakni Jokowi-Jusuf Kalla.

Kala itu, elektabilitas Jokowi sebagai Capres PDIP tak terbendung. Hanya saja, elektablitas Jokowi akan sangat berpengaruh dengan penentuan siapa cawapres yang akan mendampingi. Hasilnya Google menunjukan pasangan Jokowi-JK paling dikenal atau di urutan teratas. Anda tinggal mengetik Jokowi-J maka akan muncul empat konfigurasi dimana dua urutan teratas langsung menunjuk nama JK dan Jusuf Kalla. (Jokowi-JK Paling Populer)

Andai saja Kapolri dipilih oleh rakyat, mungkin Badrodin, Suhardi Alius, dan Putut Eko Bayuseno yang akan bersaing ketat. Sedang Dwi Prayitno dan Budi Waseso akan terlempar dengan sendirinya.

BERIKUT RIWAYAT JABATAN/PANGKAT CALON KAPOLRI VERSI WIKIPEDIA
1 KOMJEN BADRODIN HAITI
RIWAYAT JABATAN
Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya (1982)
Kasubro Ops Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
Kapolsek Pancoran Mas Polres Metro Depok Polda Metro Jaya (1983)
Kabin Info PPKO Polda Metro Jaya (1984)
Kabag Min Polres Aileu Polwil Timor Timur (1985)
Kasat Serse Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (1990)
Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (1993)
Kasat Serse Polres Metro Jakbar Polda Metro Jaya (1994)
Wakapolres Metro Jaktim Polda Metro Jaya (1995)
Pabungkol Spri Kapolri (1996)
Pamen Mabes Polri (1997)
Paban Madya Dukminops Paban II/Ops Sops Polri (1998)
Kapolres Probolinggo Polwil Malang Polda Jatim (1999)
Kapoltabes Medan (2000)
Dir Reskrim Polda Jatim (2003)
Kapolwiltabes Semarang Polda Jateng (2004)
Kapolda Banten (2004)
Seslem Lemdiklat Polri (2005)
Kapolda Sulawesi Tengah (2006)
Dir I Bareskrim Polri (2008-2009)
Kapolda Sumatera Utara (2009-2010)
Kadivkum Polri (2010)
Kapolda Jawa Timur (2010-2011)
Sahli Kapolri (2011)
Asops Kapolri (2011-2013)
Kabaharkam (2013-2014)
Wakapolri (2014-Sekarang)
Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolri (2015-Sekarang)

RIWAYAT KEPANGKATAN
Ipda (1982)
Iptu (1984)
AKP (1987)
Kompol (1993)
AKBP (1997)
Kombes Pol (2001)
Brigjen Pol (2006)
Irjen Pol (2009)
Komjen Pol (2013)

2 KOMJEN SUHARDI ALIUS
RIWAYAT JABATAN

Pamapta Polres Bandung (1985)
Wakasat Sabhara Polres Bandung (1986)
Kapolsek Cimahi (1987)
Kapuskodal Ops Polres Tapsel (1992)
Kapuskodal Ops Polres Langkat (1993)
Guru Muda Pusdik Resintel Lemdiklat Polri (1995)
Kasubbag Patjab Pama Bagbinkarpa Dit Rendalpers Polri (1996)
Kasubbag Patjab Pamenti Bagbinkarpa Dit Minpers Polri (1997)
Dansat Idik Moneter Dit Serse Ekonomi Korserse Polri (1999)
Pabungkol Spri Kapolri (2000)
Ses Spri Kapolri (2001)
Kapolres Metro Depok (2002)
Wadireskrimum Polda Metro (2003)
Penyidik Utama Dit II/Ekonomi & Khusus Bareskrim Polri (2004)
Kapolres Metro Jakbar (2004)
Direskrim Polda Metro Jaya (2005)
Koorspripim Polri (2005)
Dir Minwa PTIK (2009)
Dir V/Tipiter Bareskrim Polri (2009)
Dir Tipiter Bareskrim Polri (2010)
Wakapolda Metro Jaya (2011)
Kadiv Humas Polri (2012)
Kapolda Jabar (2013)
Kabareskrim Polri (2013)
Sekretaris Utama Lemhannas (2015
RIWAYAT KEPANGKATAN

Ipda (1985)
Iptu (1988)
AKP (1992)
Kompol (1996)
AKBP (2001)
Kombes Pol (2004)
Brigjen Pol (2009)
Irjen Pol (2012)
Komjen Pol (2013)
KOMJEN DWI PRAYITNO
RIWAYAT JABATAN

Kapolsektif Jatibarang Polres Indramayu Polda Jabar
Kabag Lantas Polwil Bojonegoro Polda Jatim
Wakapolres Ponorogo Polwil Madiun Polda Jatim (1994)
Wakapolres Sidoarjo Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (1995)
Pamen Polda Jatim
Sesdit Lantas Polda Kalteng (1998)
Wakapolwiltabes Surabaya (2001)
Atase Kepolisian (SLO) KBRI Malaysia
Dirlantas Polda Kalbar
Kabag Binlatops Robinops Sdeops Polri
Dir Sabhara Baharkam Polri (2010)
Karomisinter Div Hubinter Polri (2011)
Kadiklatsusjatrans / Dir JCLEC Akpol Lemdikpol
Sahlisospol Kapolri (2012)
Kapolda Jateng (2013)
Kapolda Metro Jaya (2014)
Irwasum Polri (2014)

RIWAYAT KEPANGKATAN
Akpol (1982)
PTIK (1987)
Sespim (1998)
Sespati (2007)
Lemhanas (2012)

KOMJEN PUTUT EKO BAYUSENO
RIWAYAT JABATAN
PA Staf PTIK (1984)
Wakasat Sabhara Polresta Manado (1988)
Kapolsekta Manado Utara (1989)
Kapolsekta Manado Tengah (1992)
Spri Kapolda Sulutteng (1993)
PS Kabag Tatib Lantas Polda Sulutteng (1993)
Kabag Jianma Ditlantas Polda Sulutteng (1994)
Guru Muda Pusdik Lantas Polri (1995)
Kabag Redigent Ditlantas Polda Jambi (1997)
Pamen Polda Jambi (1997)
Kabag Tatib Lantas Ditlantas Polda Jatim (1998)
Kabag Redigent Ditlantas Polda Jatim (1999)
Kapolres Situbondo Polwil Besuki Polda Jatim (2000)
Kapolres Jember Polwil Besuki Polda Jatim (2001)
Korspripim Polda Jatim (2003)
Pamen Desumdaman Polri (Ajudan Presiden RI) (2004)
Wakapolda Metro Jaya (2009)
Kapolda Banten (2011)
Kapolda Jabar (2011)
Kapolda Metro Jaya (2012)
Kabaharkam Polri (2014)

KOMJEN BUDI WASESO

Belum tercatat di Wikipedia

KOMJEN BUDI WASESO VERSI GOOGLE YANG DIRANGKUM FIKSIKULO

5 Februari 2015: Resmi menjabat Kabareskrim dengan pangkat Komjen. Ia menggantikan Komjen Suhardi Alius yang digeser posisinya ke Lemhanas. Budi pun berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

17 Nopember 2013: Naik pangkat dari Brigjen (Kapolda Gorontalo) jadi Irjen (Widyaiswara Utama Sespim Polri). Ia dilantik bersama 17 perwira tinggi termasuk Putra Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Brigjen Firman Shantyabudi, Karodalops SOPS Polri.

02 Juli 2012: Dilantik menjadi Kapolda Gorontalo menggantikan Brigjen Pol Irawan Dahlan yang mendapatkan posisi baru sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. Sebelumnya Kepala Pusat Penelitian Personil (KabagLitpers) Propam Mabes Polri.

10 September 2008: Rotasi dari Kaden Opsnal II Puspaminal Proppam Polri menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes.

Ini Daftar Kekayaan Lima Calon Kapolri? Budi Waseso Masih Nihil

badro

Badrodin Haiti calon Kapolri Paling kaya namun paling aktif laporkan kekayaan ke KPK (tempo.co.id)

Ini dia harta kekayaan calon Kapolri jilid 2 seandainya pelantikan Komjen Budi Gunawan akhirnya dibatalkan Presiden Jokowi. Seperti diusulkan Kompolnas, empat calon Kapolri itu adalah Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Pol Dwi Priyatno, Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso.

Kompolnas tak lagi mengusulkan Komjen Budi Gunawan karena yang bersangkutan menjadi tersangka korupsi. Sedang Komjen Suhardi Alius tak lagi diwawancarai karena dianggap terlalu muda. Alius yang angkatan 1985 baru akan pensiun Juni 2020.

Terakhir, anggota Kompolnas Adrianus Meliala juga mengaku tak memasukan nama Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar karena dinilai tidak lama lagi memasuki masa pensiun yakni Mei 2016.

Menjadikan usia pensiun sebagai ukuran memang debatable. Apalagi usulan itu baru dimasukkan pada gelombang kedua. Kenapa tidak dilakukan pada kali pertama di saat Kompolnas saat Komjen Budi Gunawa menjadi calon favorit Kapolri? Karena itu reaksi keras atas usulan Kompolnas kali ini bisa dipahami. Presiden Jokowi diharapkan tak lagi menjadikan usulan Kompolnas sebagai patokan utama. Ini karena terbukti usulan Kompolnas tak bisa dijadikan pegangan hingga Budi Gunawan menjadi tersangka KPK.

Saya sendiri lebih mempercayai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Tedjo Edhy, yang menegaskan bahwa Kompolnas tidak mencoret nama Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius dari bursa calon Kepala Polri. Tedjo, yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional (kompolnas), mengatakan hanya ada penambahan dari nama-nama yang sebelumnya yang sudah diajukan.

“Nama Pak Suhardi Alius masih ada itu, mungkin malah ditambahkan satu lagi, kan, tidak apa-apa” ujarnya.

Nah, dari harta kekayaan yang telah mereka laporkan, meski terkena isu rekening gendut, Komjen Badrodin Haiti ternyata paling aktif melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Kabaharkam Komjen Pol Putut Bayuseno dan Suhardi Alius dua kali melaporkan. Terakhir saat Putut menjadi Kapolda dan Suhardi menjadi Kabareskrim.

Sedang Irwasum Komjen Pol Dwi Priyatno baru sekali, itu pun sudah lama saat dirinya menjabat sebagai Wakapoltabes Surabaya. Namun Dwi Prayitno lebih baik dibanding Komjen Budi Waseso yang sama sekali belum melaporkan harta kekayaannya.

Padahal yang bersangkutan sudah aktif melakukan berbagai keputusan kontroversi, terutama menangkap Wakil Kepala KPK Bambang Widjojanto. Seperti dikutip Tempo, Budi mengaku belum menyerahkan harta kekayaan karena kesulitan menyusun laporan kekayaan terkait banyak mengoleksi mobil jip dan senjata tua. Jadi, mantan bawahan Komisaris Jenderal Budi Gunawan di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri itu menunggu orang yang tahu nilai barang-barang tersebut agar tidak dianggap memanipulasi harga.

Boleh saja Budi Waseso menyampaikan alibi kenapa ia belum juga menyerahkan daftar harta kekayaannya untuk diketahui publik. Namun publik menganggap Budi tak punya inisiatif yang bagus untuk menunjukkan sebagai polisi yang bersih.

Sebagai calon Kapolri, hal itu harusnya menjadi pertimbangan Presiden untuk memilihnya. Apalagi prestasi Budi sebagai perwira polisi tergolong biasa-biasa saja. Maka jika Presiden memilihnya menjadi Kapolri namun ternyata masih belum juga lapor KPK, itu akan membuat citra pemerintahan Jokowi menjadi buruk.

Maka sebelum Presiden mengumumkan siapa calon kapolri, alangkah baiknya Komjen Budi Waseso segera berangkat ke KPK melaporkan harta yang ia punya. Tak usah terlalu detil, toh yang lain juga begitu. Publik juga pasti memahami.

Ayo Komjen Budi, jangan malu ke KPK. Bantulah publik mengetahui bahwa penegak hukum di negeri ini terang benderang kekayaannya. Bantulah kami agar tabel di bawah ini agar terisi lengkap.

DAFTAR HARTA KEKAYAAN LIMA CALON KAPOLRI
1. Komjen Badrodin Haiti (Wakil Kepala Polri) angkatan 1982 pensiun Juli 2016.

31-05-2001: Kapoltabes Medan – Rp 1.187.000.000
24-03-2008: Kapolda Sulteng – Rp 2.090.126.258
01-07-2010: Kepala Divisi Pembinaan Hukum – Rp 3.936.392.000
10-10-2012: Asisten Operasi Kapolri – Rp 5.826.509.993
21-10-2013: Kapala Badan Pemeliharaan Keamanan Rp 8.517.056.044

2. Komjen Dwi Priyatno (Inspektorat Pengawasan Umum) angkatan 1982, pensiun November 2017.

12-07-2002: Wakil Kapoltabes – Rp 860.200.00

3. Komjen Putut Eko Bayuseno (Kepala Badan Pemelihara Keamanan) angkatan 1984, pensiun Juni 2019.

31-08-2002 Kapolres Jember – Rp 482.466.620
01-06-2013 Kapolda Metro Jaya – Rp 7,138.064.067

4. Komjen Budi Waseso (Kepala Bagian Reserse dan Kriminal) angkatan 84/85?
Nihil?

5. Komjen Suhardi Alius (Sekretaris Lemhanas) angkatan 85 pensiun Juni 2020

20-05-2013: Kadiv Humas – Rp 5.688.335.032
07-02-2014: Kabareskrim – Rp 5,741.303.710
Sumber: Acc.KPK.Go.Id

Ini Firasat Sang Istri Sebelum Kematian Tragis Pilot Yordania

istrimoaz

Istri Pilot Moaz Al Kassabeh, Anwar Tarawneh, mengalami kesedihan mendalam akibat kematiah tragis suaminya. (Alarabia.net)

Ratu Rania, istri Raja Yordania, Abdullah II, ikut menangis saat mengunjung keluarga almarhum Moaz (Mouath) al-Kasasbeh di Kota Karak selatan. Ia ikut menangis mendengar kisah istri Moaz, Anwar Tarawneh, tentang bagaimana ia mengetahui suaminya meninggal dengan dibakar hidup-hidup oleh ISIS.

Kepada The Independent, Tarawneh yang baru menikah lima bulan dengan Moaz, mengatakan bahwa dia ikut protes di Amman untuk mendukung pembebasan suaminya. Lalu tiba-tiba dia menerima telepon dari ibunya yang menangis. Tangisan itu terang saja membuat Tarawneh cemas.

Dia kemudian mencari informasi lebih lanjut tentang apa yang dikabarkan sang ibu dengan membuka Facebook di ponselnya. Betapa terkejutnya, Tarawneh membaca postingan berbunyi: Beristirahatlah dengan tenang, Mouath.

Menurut Tarawneh, ia seperti punya firasat buruk tentang suaminya sebelum menerbangkan pesawat F16 untuk menyerang ISIS. Firasat itu berupa gerak-gerik suaminya yang tidak nyaman sebelum berangkat terbang. Tarawneh mengaku kala itu berharap ada kabut sehingga suaminya membatalkan penerbangan untuk memerangi ISIS.

“Dia memiliki sesuatu yang merasa akan ada yang salah. Itu aneh, dia tidak pernah mengatakan itu sebelumnya,” ucap Tarawneh, seperti dikutip Alarabiya.net edisi bahasa Inggris.

Pembalasan Yordania
Pemerintah Yordania sendiri merasa balasan atas pembakaran hidup-hidup pilot al-Kasasbeh tampaknya tak cukup hanya dengan mempecepat hukuman mati para tahanan yang diinginkan ISIS. Dua tahanan yang sudah diekskusi adalah Sajida al-Rishawi dan Ziad al-Karbouli.

Pemerintah Yordania telah mengerahkan 30 pesawat tempur F16 untuk mengembon sejumlah lokasi yang diduga markas ISIS di Irak dan Suriah. Beberapa pesawat terbang di atas lokasi dimana Moaz dibunuh di Suriah. Sebanyak 55 milisi ISIS dikabarkan tewas akibat serangan itu.

Beberapa serangan bom sengaja dipublikasinya dengan meninggalkan pesan “Bagi Anda, musuh-musuh Islam” Pesan itu memang jelas ditujukan kepada ISIS. Sebuah pernyataan yang dibacakan di televisi negara Yordania juga menujukkan maksud itu: “Ini awal dan Anda akan mengenal orang
Yordania.”

Raja Yordania, Abdullah II, langsung memimpin persiapan penyerangan markas ISIS. Ia mengajak ayah Moaz, Safi al-Kaseasbeh melihat persiapan balas dendam terhadap ISIS. “Tanah air dipercayakan kepada kalian semua,”kata Safi al-Kaseasbeh.

Di media sosial dikabarkan Raja Abdullah II ikut menerbangkan pesawat tempur untuk menyerang markas ISIS. Sebelumnya, raja berusia 52 tahun itu memang dikenal penerbang pesawat tempur andal. Foto mengenakan seragam pilot seolah membenarkan kemarahan raja pada ISIS dengan turun langsung membalaskan dendam rakyatnya. Namun kabar ia memimpin langsung serangan ke markas ISIS dibantah pihak Yordania.

Yordania memiliki 110.700 tentara aktif dan 65.000 tentara cadangan. Sebanyak 1.321 tank dan 4.600 kendaraan lapis baja. Ada 246 pesawat militer, termasuk 74 pesawat jet tempur dan 24 helikopter serbu.

Amerika Serikat (AS) telah mengatakan, bakal membantu Yordania dalam memasok persenjataan, terkait dengan janji Yordania untuk menghabisi ISIS. Jepang yang juga murka karena eksekusi mati terhadap dua warga negaranya, juga diduga akan membantu dana perang bagi Yordania.

Wow, Petani China Temukan Bongkahan Emas Seberat 7,85 kg

emas

Ini bongkahan emas yg ditemukan petani China (AP/guardian)

Sebuah petani di daerah terpencil China menemukan bongkahan emas seberat 7,85 kg yang ditaksir berharga 250.000 dolar AS (Rp 3 miliar). Bongkahan emas itu ditemukan tak sengaja, yakni tersandung sang petani China beretnis Kazakhstan, Berek Sawut namanya.

Menurut Kantor berita China, Xinhua, Berek menemukan emas itu saat berjalan di semua lahan kosong tempat ia bekerja. Berek lalu membawanya ke rumah, mengukur dan menimbangnya. Hasilnya bongkahan emas itu memiliki panjang 23 cm, lebar 18 cm, tebal 8 cm dan berat hampir 8 kg.

Harga emas itu pun diprediksi 1,6 juta juan atau Rp 3 miliar tadi, dengan asumsi kandungan emas tersebut 80 persen merupakan emas murni. Ahli emas China, Zhu Xinfeng mengatakan bahwa bentuk emas yang ditemukan Berek adalah bentuk alami.

“Bongkahan emas itu ditemukan di Qinghe county, bagian dari prefektur Altay,” tulis laporan Xinhua seperti dikutip Guardian. Altay berarti emas di Mongolia

Lokasi penemuan di Xinjiang merupakan daerah yang luas di Asia Tengah. Kawasan itu disebut-sebut kaya dengan sumber daya alam dan pemandangan yang indah. Daerah ini juga dihuni olej beragam etnis seperti Kazakh, Uighur dan Han, meski mayoritas Etnis China.

Koran Inggris Heboh, ISIS Perbolehkan Wanita Usia 9 Tahun Dinikahi Pria Dewasa

isiswomen

Begini kehidupan wanita di bawah naungan ISIS. Semua menggunakan pakaian tertutup. (daily mail)

Kemarin Koran-Koran Barat, terutama Inggris, heboh dengan pedoman hukum di kalangan ISIS yang memperbolehkan pria dewasa menikah dengan wanita berusia 9 tahun. Media massa di Inggris menganggap anggota-anggota yang tergabung dalam ISIS telah dicuci otaknya.

Bagi Koran-koran Inggris, hukum atau mereka sebut manifesto di ISIS merupakan penindasan ekstrem kaum perempuan. Sebab, para perempuan ISIS akan dipaksa kembali ke “kodratnya” yakni dalam kehidupan memasak, membersihkan rumah dan melahirkan untuk jihadis. Bagi ISIS pekerjaan itu dianggap sebagai bagian dari jihadis kaum perempuan. Salah satu koran Inggris tersebut adalah Daily Mail.

Karena kembali ke kodrat untuk melayani suami, maka salon kecantikan pun dianggap sebagai kegiatan setan karena itu dilarang. Salon kecantikan tak berguna dalam kehidupan ISIS karena semua wanita harus mengenakan cadar yang hanya terlihat kedua bola matanya. Selain salon kecantikan, penjual pakaian modis pun dianggap sebagai pekerjaan haram.

Pedoman wanita ala ISIS itu termuat dalam dokuman berjudul ‘Perempuan di Negara Islam’. Selain boleh menikahi bocah usia 9 tahun, kaum perempuan harus sudah menikah hingga umur 16 tahun. Dokumen ini pertama kali dirilis oleh ISIS untuk semua perempuan Al-Khansa Brigade atau pasukan wanitanya ISIS. Organisasi itu berperan menjadi polisi yang menegakkan hukum syariah ISIS terhadap kaum perempuan. Konon, kemana-maka anggota Al-Khansa Brigade membawa pisau dibalik baju cadarnya.

Dokumen itu aslinya menggunakan bahasa Arab dan memang bertujuan untuk wanita Arab. Namun untuk memberikan dampak lebih luas, dokumen tersebut kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Dengan demikian perempuan-perempuan yang direkrut ISIS, termasuk perempuan Barat, memang ditujukan untuk menjadi istri kaum jihadis.

Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana perempuan di kota Suriah yang tadinya relatif kebarat-baratan kini sudah ‘dibebaskan’ oleh undang-undang tersebut. Pakaian mereka kini sepenuhnya tertutup di depan umum untuk mencegah ‘penghinaan atau pelecehan oleh kaum pria.

Untuk mendukung dokumen tersebut, ISIS mengklaim berhasil memberantas kemiskinan untuk anggotanya. Mereka memiliki sejumlah rumah sakit dengan ‘teknologi medis modern yang bisa mengobati berbagai penyakit kronis, termasuk kanker ‘. Rumah sakit tersebut menyediakan perawatan khusus bagi ibu dan anak.

Dokumen ISIS tersebut diklaim untuk melahirkan pria sebagai pribadi-pribadi yang perkasa, dan wanita pribadi lemah lembut. Itu sangat berbeda dengan gaya hidup barat yang melahirkan kaum setengah pria setengah wanita dan gay. Dua kelompok manusia itu paling dibenci oleh ISIS dan hukumannya adalah dilempar dari gedung tinggi dan dirajam hingga mati.

Sebagai catatan, Rasulullah Muhammad SAW memang menikahi Aisyah yang pada saat itu berumur 9 tahun. Namun bagi para ahli agama, nabi menikahi istri-istrinya, termasuk Aisyah tak melulu untuk urusan seks.

Pada zaman nabi, tak ada yang mengkritik kebiasaan itu. Menikahi perempuan usia sembilan tahun baru banyak mengundang pertanyaan jaman sekarang. Karena itu para ahli agama Islam pun mengakui bahwa jawaban terhadap apa yang dilakukan nabi dengan pertanyaan saat ini takkan pernah memuaskan.

Kegalauan Koran Barat pun karenanya bisa dipahami. Apalagi yang menerapkan kebiasaan Nabi Muhammad adalah organisasi ekstreem seperti ISIS. Beberapa gambar bocah perempuan menangis digandeng jihadis ISIS mencerminkan kegalauan.

“Ada kritik yang ditujukan kepada Nabi SAW. oleh sementara orang yang hidup ratusan tahun setelah pernikahan tersebut, namun tidak terdengar kritik apa pun, apalagi cemoohan, dari mereka yang semasa dengan Nabi SAW. walau dari lawan-lawan beliau yang selalu berusaha mendiskreditkan beliau.” Tulis M. Quraish Shihab dalam bukunya Membaca Sirah Nabi SAW. dalam Sorotan al-Qur’an dan Hadits-hadits Shahih.

Ini Dia Pilot TransAsia Yang Tewas Karena Musibah dan Dianggap Pahlawan

Liao

Pilot Trans Asia (Almarhum) Liao Chien-tsung (taipeitime.com)

Sering muncul keajaiban dalam setiap musibah. Keajiban itu kali ini dialami Huang Jin-ya (26), pramugari pesawat TransAsia Airways yang mengalami musibah di Taipei, Ibukota Taiwan.

Huang termasuk salah satu dari 15 penumpang yang selama dalam kecelakaan tragis itu. Bahkan ini termasuk keajaiban kedua karena dalam musibah pesawat TranAsia sebelumnya, Huang Jin-ya juga selamat.

Saat itu, tepatnya Juli 2014, TransAsia mengalami musibah di Bandar Udara Magong, Taiwan. Sebanyak 49 penumpang tewas. sembilan selamat. Huang Jin-ya sendiri luput dari kecelakaan maut itu karena ia beralih shift. Sebuah rencana ajaib yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

“Dia merangkak keluar dari pesawat dalam posisi belum sadar sepenuhnya. Dia melihat air di mana-mana. Dia terus menangis dan mengatakan kepada saya, ‘Saya pikir saya akan mati’,” tutur sang bibi Huang Jin-ya seperti dikutip media Taiwan, United Daily News.

Huang tak berhenti menangis ketika diselamatkan petugas. Bahkan ketika bertemu keluarganya di rumah sakit, dia terus menangis. Perasaan Huang campur aduk, karena ini merupakan kedua kalinya Huang lolos dari maut.

Meski selamat, Huang mengalami banyak cedera pada organ dalamnya, seperti paru-paru, retak tulang rusuk dan ginjal. Dia juga mengalami memar dan lecet di sekujur tubuhnya. Hingga berita ini diturunkan, seperti apa sosok Huang masih belum terungkap.

GTY_taiwan

Tingginya jembatan yang disenggol pesawat Asia dan Sungai Keelung tujuan utama pendaratan darurat.

Pilot Sang Pahlawan
Hingga Jumat (6/2) dini hari korban tewas TransAsia ATR 72-600 itu sebanyak 31 orang, termasuk pilot Liao Chien-tsung. Sang pilot kini dianggap sebagai pahlawan karena berhasil mendaratkan pesawat di Sungai Keelung sehingga potensi banyak korban bisa ditekan.

“Pilot rupanya membuat upaya sadar untuk menghindari korban lebih banyak. Mendaratkan pesawat di sebuah sungai adalah langkah yang sangat berani,” kata analis penerbangan berbasis di Hong Kong, Daniel Tsang.

Seperti diketahui pesawat yang dikemudikan Liao Chien-tsung diduga mengalami kerusakan mesin. Dalam sebuah video yang kebetulan direkam seorang warga mempertontonkan, bagaimana pesawat itu miring diantara bangunan dan sempat menyenggol jembatan. Rupanya pesawat itu meluncur dengan kecepatan tinggi untuk mendarat di air Sungai Keelung.

Petugas penyelamat langsung turun tangan menaikan bangkai pesawat sekaligus menyelamatkan penumpang. Hasilnya cukup luar biasa. Dari 58 penumpang (termasuk lima awak pesawat) sebanyak 15 orang selamat, 31 meninggal dan 12 orang masih dicari.

Media Taiwan melaporkan bahwa Liao adalah anak seorang PKL. Setelah lulus sekolah (SMA) ia bergabung dengan angkatan udara. Liao kemudian terbang untuk China Airlines, lalu bergabung dengan TransAsia..”

Liao memiliki 5.000 jam terbang. Namun Taiwan Aeronautics Sipil Administrasi mengatakan; bahwa kopilotnya, yang juga tewas, memiliki hampir 7.000 jam. Sebelum pesawat jatuh, salah satu pilot mengatakan kepada menara kontrol: “Mayday, mayday, mesin flameout (rusak)”

“Mesin rusak mengacu pada api yang padam di dalam ruang bakar mesin, sehingga menutup dan tidak lagi mendorong baling-baling. Penyebab lain baling-baling rusak biasanya bahan bakar habis atau terkena abu vulkanik dan benda keras lainnya.

Salah seorang penumpang selamat, Huang Jin-Sun (72 tahun) mengatakan bahwa sejak awal ia merasa pesawat itu tidak beres. “Saya merasa ada yang tidak beres setelah pesawat lepas landas,” kata Jin-Sun.

Ia pun menyampaikan perasaan itu kepada wanita di sebelahnya. “Saya mengatakan kepada wanita di sebelah saya untuk segera memasang sabuk pengaman, memegang kursi dan menutup kepala,” tambah Jin-Sun.

Setelah itu pesawat ternyata benar-benar jatuh. Dan selanjutnya Jin-Sun melihat banyak orang terendam air. Ia pun sekuat tenaga menyelamatkan diri dan membantu sejumlah penumpang yang masih hidup.

Meski banyak cerita terkait musibah itu, tak mengurangi pujian untuk sang pilot. Surat kabar Apple Daily memuat berita berisi ucapan terimakasih kepada Liao Chien-tsung. Judul headline Koran tersebut “Pilot telah menyelamatkan Taipei”.

Budi Waseso 2,5 Tahun dari Brigjen ke Komjen, Ruarr Biasaaa…

poster

poster Komjen Budi Waseso di Bareskrim Polri (Kompas.com)

Kabareskrim Budi Waseso Kamis (5/2) resmi berpangkat Komjen dari Irjen. Dengan demikian, jendral bintang tiga yang delapan tahun dibesarkan di bagian Propam itu berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

Pangkat Komjen resmi disandang Budi setelah dilantik sesame Komjen, yakni Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti melalui upacara yang digelar di Rupatama Merkas Besar Polri, Jakarta. Sehari sebelum dilantik, dinding bagian depan gedung Bareskrim dipasangi spanduk berukuran 1,5 x 2 meter.

Dalam baliho tersebut terpampang foto Budi Waseso berseragam dinas lengkap dengan pangkat bintang tiga di pundak. Spanduk itu bertulisan Welcome to Bareskrim, to protect and serve for justice and humanity.

Dengan naik pangkatnya Budi Waseso, otomatis yang bersangkutan resmi masuk bursa calon Kapolri apabila Jokowi hendak membatalkan pelantikan BG. Sebab, calon Kapolri berasal dari jenderal bintang tiga. Anggota Kompolnas M. Nasser membenarkan hal tersebut. Menurut dia, Kompolnas sudah mengantongi rekam jejak Budi. “Kami sudah intensif memantau dia sejak jadi Kapolda Gorontalo,” ungkap Nasser seperti dikutip JPNN.

Hingga berita ini diturunkan, tak mudah untuk mengetahui rekam jejak Budi Waseso. (Baca Gebrakan Budi..) Namanya mulai muncul sejak menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes. Sejak itu namanya terus meroket. Setelah sedikitnya lima tahun dengan pangkat Kombes, bintang dipundak Budi pun akhirnya turun saat menjadi Kapolda Gorontalo 02 Juli 2012.

Pangkat bintang satu itu pun tak terlalu lama disandang. Pada 17 Nopember 2013 ia ditarik Widyaiswara Utama Sespim Polri. Tadinya publik mengira ia dimutasi karena saat menjadi Kapolda Gorontalo dianggap “terlalu berani” mengusut sejumlah dugaan kasus korupsi kepada daerah di sana. Ternyata ia malah promosi menjadi Irjen.

Setelah Widyaiswara Utama Sespim Polri, pada tahun itu juga Irjen Budi Waseso menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian, jabatan itu persis di bawah Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdilat) Komjen Budi Gunawan (BG).

Nah, kasus Budi Gunawan kemudian membawa berkah bagi Budi Waseso. Setahun kemudian ia naik pangkat lagi menjadi Komjen sebagai kabareskrim menyusul pemilihan BG sebagai calon kapolri tunggal meski kemudian pelantikannya ditunda. Maka hanya dalam dua tahun, bintang Budi Waseso meningkat dua kali. Sebuah kenaikan pangkat luar biasa.

Kini Komjen Budi Waseso pun menjadi salah satu calon kuat Kapolri. Bisa saja ia menjadi alat bargaining pendukung BG, misalnya, jika akhirnya mantan ajudan Megawati itu tak jadi dilantik, maka Budi Waseso yang harus jadi Kapolri karena untuk menjaga kasus-kasus KPK yang kini ditangani Polri.

Jika itu terjadi, Budi Waseso mungkin menjadi salah satu Kapolri paling hebat sekaligus beruntung karena naik pangkat tiga kali dalam 2.5 tahun. Kita tunggu saja.

JENJANG KARIER KOMJEN BUDI WASESO
5 Februari 2015: Resmi menjabat Kabareskrim dengan pangkat Komjen. Ia menggantikan Komjen Suhardi Alius yang digeser posisinya ke Lemhanas. Budi pun berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

17 Nopember 2013: Naik pangkat dari Brigjen (Kapolda Gorontalo) jadi Irjen (Widyaiswara Utama Sespim Polri). Ia dilantik bersama 17 perwira tinggi termasuk Putra Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Brigjen Firman Shantyabudi, Karodalops SOPS Polri. (sumber di sini)

02 Juli 2012: dilantik menjadi Kapolda Gorontalo menggantikan Brigjen Pol Irawan Dahlan yang mendapatkan posisi baru sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. Budi Waseso sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. (sumber di sini)

2010-2012: Kepala Pusat Penelitian Personil (KabagLitpers) Propam Mabes Polri. Memimpin penangkapan Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji saat yang bersangkutan menjadi tersangka KPK dan diduga hendak ke LN melalui Bandara Soekarno Hatta. (sumber di sini)

10 September 2008: Dari Kaden Opsnal II Puspaminal Proppam Polri menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes.(sumber di sini)

1 Juli 2008: Menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Naraya dalam rangka HUT ke-62 Bhayangkara saat menjabat Kaden Opsnal II Puspaminal Divisi Propam Polri dengan pangkat Kombes dengan NRP 60020780. (sumber di sini)

Belum Juga Jelas, Jihadi John Sudah Dikabarkan Tewas

john

Jihadi John atas benarkan sudah berbeda dengan Jihadi John bawah?

Belum juga jelas siapa sosok sesungguhnya dibalik pria bercadar berjuluk Jihadi John, kini tersiar kabar bahwa algojo andalan ISIS tersebut sudah tewas.

Adapun pemenggal kepala pria terakhir yang dirilis ISIS, yakni Kenji Goto jurnalis Jepang, disebut-sebut bukan sosok Jihadi John sebelumnya. Namun sosok Jihadi John baru. Sedang Jihadi John yang sudah memenggal warga Inggris Brits David Haines dan Alan Henning, warga Amerika serikat James Foley, Steven Sotloff dan Peter Kassig diyakini sudah meninggal dunia.

Sebelumnya disebutkan bahwa sosok Jihadi John tengah terluka dalam serangan udara Inggris di Kobani. Kota terbesar ketiga di Suriah itu, kini sudah dikuasai pasukan Kurdi, dengan bantuan serangan udara pasukan AS dan sekutunya.

Adalah Profesor Peter Neumann, pakar terorisme di London King College, yang menganalisi kemungkinan telewa tewasnya Jihadi John versi lama. Alasannya dalam video terbaru algojo pemenggal Goto, tidak sesuai dengan sosok Jihadi John sebelumnya.

“Kemungkinan penjelasan akan bahwa ia baik mati di Kobans, di mana banyak pejuang asing yang digunakan, atau bahwa ia bisa saja terbunuh di salah satu serangan udara Amerika.”

Wartawan Mr Goto dieksekusi di tangan IS setelah perunding diberi jendela 24 jam untuk memenuhi tuntutan kelompok. “Algojo (lama) memiliki tinggi badan yang berbeda dan gerak-geriknya yang tidak sama dengan Algojo (baru), “kata Neumann kepada harian Jerman, Bild.

Meski demikian, Neumann menambahkan bahwa siapapun sosok di belakang Jihadi John, sesungguhnya tidak penting. Jihadi John hanya simbol ISIS untuk melancarkan propaganda kepada siapapun yang dianggap lawan dalam perjuangannya.

Jihadi John adalah sebutan algojo ISIS yang kerap divideokan sebelum dan sesudah memenggal kepala korbannya. Aksen bahasa Inggris dan sorot mata dibalik cadar mengingatkan dia pada personil band terkenal Inggris, The Beatles yakni John Lennon. Pseudonim Jihadi John memang diberikan oleh media-media Inggris.

Sosok Jihadi John konon sudah diidentifikasikan oleh FBI pada 25 September 2014, meskipun namanya tidak dirilis kepada publik. Perdana Menteri Britania David Cameron memerintahkan MI5, MI6, dan GCHQ untuk menemukan dan menangkap Jihadi John namun tak pernah berhasil.

Mengutip berbagai sumber, Wikipedia sendiri menyebut tiga nama yang kemungkinan berada di balik sosok Jihadi John, yakni Abdel-Majed Abdel Bary (23 tahun), seorang rapper dari London Barat, Abu Hussain Al-Britani (20 tahun), seorang peretas komputer dari Birmingham; atau Abu Abdullah al-Britani dari Portsmouth

Direktur FBI James Comey mengungkapkan meski sudah mengetahui sosok Jihadi John, FBI masih ragu apakah yang bersangkutan yang memenggal kepala setiap korbannya. Sebab bisa saja yang memenggal kepala adalah orang lain, sedang Jihadi John sekedar simbol propaganda ISIS.

TransAsia Nyenggol Jembatan Sebelum Nyungsep ke Sungai, 25 Tewas

you

Begini gambar pesawat TranAsia yang nyenggol jembatan sebelum jatuh ke sungai (youtube)

Penerbangan pesawat TransAsia menghantam jembatan sebelum masuk ke sungai dalam sebuah kecelakaan dekat ibukota Taiwan, Taipei. Sebanyak 58 orang berada dalam pesawat itu, hingga berita ini diturunkan Kamis (5/2) pukul 01.00 sebanyak 25 orang tewas dan 21 luka, sisanya masih dalam pencarian.

Seorang pejabat dari otoritas penerbangan sipil Taiwan menambahkan bahwa dua bayi berada dalam pesawat itu. Salah seorang bayi berusia dua tahun kini tengah berjuang untuk hidup di rumah sakit.

Ayah bayi itu mengatakan bahwa tidak ada peringatan sebelum pesawat jatuh. Meski demikian ia masih berhasil menarik anak dan istrinya dari air. Balita berada dalam perawatan intensif karena ia terlalu minum banyak air dalam paru-parunya.

Para penumpang sebagian besar adalah warga China yang tengah mengikuti paket wisata enam hari lima malam di Taiwan. “Mereka tiba di Kaohsiung pada tanggal 30 Januari dan meninggalkan Taipei pagi ini,” kata manajer sebuah perjalanan, Hsu seperti dikutip Guardian.

Liaojian Zong, pilot pesawat itu, telah membukukan lebih dari 5.000 jam terbang. Ia menghabiskan sembilan tahun untuk penerbangan militer. Namun Zong termasuk salah satu yang belum ditemukan.

Pesawat dengan ATR-72 turbo prop itu belum lama lepas landas dari bandara Taipei Songshan dan menuju Kota Xiamen, China. Pesan terakhir dari pilot pesawat itu adalah: “Mayday, Mayday, mesin flameout”. Setelah itu menara Kontrol bandara Songsham kehilangan kontak.

Dalam sebuah video yang beredar di media massa, terlihat bagaimana pesawat TransAsia bernomor penerbangan 235 terbang miring kemudian akhirnya jatuh ke sungai. Nah, sebelum jatuh ke sungai, sayap pesawat itu nyenggol jembatan dan sebuah taksi yang kebetulan melintas. Sopir taksi yang tersenggol pesawat apes itu kabarnya mengalami gegar otak dan kini dalam perawatan intesif rumah sakit.

Kepala eksekutif maskapai TransAsia, Chen Xinde membungkuk kepada wartawan pada konferensi pers disiarkan langsung di TV Taiwan. Ia pun meminta maaf atas kecelakaan pesawat itu dengan nada emosional.

Lucu Juga Ya, PDIP Terseret Wacana Projo Jadi Parpol

puan

Jika Puan bilang Jokowi masih petugas partai, Presidennya siapa dong? (Gressnews)

Wacana pembentukan partai baru untuk mendukung Jokowi dalam pemilu 2019 kian menguat. PDIP sebagai pendukung utama Jokowi sebagai Presiden RI 2014-2019 pun mulai terpancing.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, wacana pembentukan partai baru untuk Presiden Joko Widodo oleh ormas Projo terlalu terburu-buru. Dia mencurigai, pembentukan partai tersebut sebagai proyek besar untuk memisahkan Jokowi dengan Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan.

“Pak Jokowi sedang fokus mengurus pemerintahan. Tak memikirkan membentuk atau mendorong lahirnya partai baru. Wacana partai Pro Jokowi hanya mau memperkeruh suasana seolah-seolah PDI-P mendikte Jokowi,” kata Hasto dalam keterangan pers, Selasa (3/2) siang.

Hasto mengatakan, PDI-P akan tetap menjadi kekuatan penopang pemerintahan hingga jabatan Jokowi bersama Jusuf Kalla berakhir pada 2019. Selama ini, tegas dia, PDI-P tidak pernah sekali pun berupaya
menekan Jokowi.

“Mereka yang mengkritik bahwa PDI-P menekan Jokowi merupakan tuduhan yang tidak mendasar. Dikasih empat kursi menteri pun kami tidak melakukan protes,” ucapnya.

Dia menambahkan, figur seperti Jokowi atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan lainnya muncul sebagai salah satu bentuk keberhasilan kaderisasi PDI-P melalui pilkada. Uniknya, kata dia, Jokowi jadi figur
yang berlanjut ke pilpres.

Sementara itu politikus PDIP Eva Kusuma Sundari merasa yakin jika wacana Ormas Pro Jokowi atau Projo jadi parpol tidak akan membuat Presiden Jokowi pindah haluan dari PDIP. Apalagi, dalam menjalankan pemerintahannya kini, Jokowi masih membutuhkan dukungan PDIP.

Menurut Eva, sampai saat ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan manuver Projo yang ingin jadi partai politik. Sebab, Projo merupakan pendukung Jokowi di luar parlemen. Sementara presiden butuh dukungan
politik di parlemen.

“Projo pendukung Jokowi tapi di luar parlemen. Jokowi butuh dukungan parlemen dan untuk itu akan mempertahankan PDIP,” kata Eva.

Sedang politisi PDIP Komarudin Watubun tak mau ambil pusing dengan wacana ini. “PDIP mendukung Jokowi dengan setia, tidak ada urusan hiruk pikuk itu (kabar Projo akan jadi partai politik). Tidak ada urusan Projo dengan PDIP, silakan mau bikin partai,” tukasnya.

Puan Lucu

Nah diantara komentar para politisi PDIP tentang wacana Projo Jadi Partai, komentar paling lucu justru dari Puan Maharani.

“Itu kan hak politik semua warga negara. Asal ada orangnya, ada nama parpolnya, boleh-boleh saja. Sah-sah saja semua orang mau bangun parpol,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu tidak mempermasalahkan jika nantinya Jokowi bersedia diusung oleh Projo pada pemilu mendatang. Demikian pula jika Jokowi bersedia dicalonkan sebagai presiden oleh partai selain PDI-P.

Namun, Puan mengingatkan bahwa Jokowi sebelumnya berhasil menjadi presiden karena diusung oleh PDI-P. Oleh karena itu, secara etika politik, Jokowi masih menjadi bagian dari partai berlambang banteng tersebut. “PDI-P bersama Jokowi dan Jokowi masih sebagai petugas partai, kader PDI-P,” ucap Puan.

Bukankah komentar itu lucu? Secara, Puan ini sekarang posisinya sebagai menteri di bawah presiden. Komentar seperti itu hanya mengecilkan posisi Presiden, yang dipilih rakyat bukan PDIP. Partai itu hanya mencalonkan, kalau rakyat tak mau memilihnya apa bisa menang Jokowi?

Dalam sistem ketatanegaraan juga ditegaskan bahwa setelah menjadi presiden, seorang anggota Parpol harus lepas jabatannya dari partai. Ia bukan lagi petugas partai. Jika Jokowi petugas partai siapa dong presidennya? Megawati? Jelas rakyat tak rela.

Projo sendiri mengaku sudah siap jika memang harus pindah status dari Ormas menjadi partai politik. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Solo, Sugeng Setyadi mengatakan, organisasi yang dipimpinnya siap
berubah menjadi partai politik apabila dikehendaki.

Hanya saja, perubahan bentuk tersebut harus seizin dari Dewan Pembina Projo, Presiden Joko Widodo. “Ya kami siap untuk mendukung Pak Jokowi hingga 2019. Kalau memang Pak Jokowi menginginkan ada perubahan ke Parpol, kami siap juga tidak ada masalah,” kata Sugeng.

TENTANG SIMPATISAN PROJO
* 21 Desember 2013: Projo lahir sebagai kader dan simpatisan PDI Perjuangan pendukung Jokowi mencadi Presiden RI. Sempat bernama PDI Perjuangan Projo.
* 12 Maret 2014: rembug nasional di Depok mereka kembali dikukuhkan sebagai simpatisan pendukung Jokowi.
* 23 Agustus 2014: Kongres I Projo di Jakarta sepakat berubah menjadi ormas. Menurut Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi keputusan itu telah memperoleh restu Jokowi sebagai presiden terpilih.
17 Nopember 2014: Projo Se Jawa Tengah dilantik di KarangAnyar, Jawa Tengah.
30 Januari 2015: Muncul pernyataan Projo Sumut dukung kebijakan Jokowi, terutama terkait polemik pelantikan Komjen Budi Gunawan.
1 Februari 2015: Muncul wacana Projo siap menjadi Parpol jika PDIP kurang sreg dengan langkah yang diambil Jokowi.

Astaghfirullah, Pilot Yordania Dibakar Hidup-Hidup oleh ISIS

kassasbeh

Pilot Yordania Moaz al-Kassasbeh di dalam kandang besi sebelum dibakar hidup-hidup (daily mail)

ISIS kembali menunjukkan perangai bengisnya. Jika sebelumnya memenggal kepala sejumkah sandera, menjatuhkan pria yang dianggap gay dari gedung tinggi, kali ini mempertontonkan pilot Yordania Moaz al-Kassasbeh yang dibakar hidup-hidup.

Klaim video yang disebarkan ISIS, Selasa (3/2) malam diduga bertujuan untuk membuat pemerintah Yordania marah. Sebelumnya ISIS menawarkan tukar menukar sang pilot dengan tahanan wanita anggota Al Qaeda yang ditahan pemerintah Yordania, Sajida al-Rishawi.

Namun Yordania menolak karena ISIS tak pernah menunjukkan bukti apakah al-Kassasbeh masih hidup atau tidak. Sebaliknya pemerintah Yordania mengancam akan mempercepat hukuman mati Sajida al-Rishawi dan tahanan ISIS lainnya, jika Moaz al-Kassasbeh dibunuh ISIS.

Nyatanya organisasi radikal paling dimusuhi di dunia itu mempertontonkan cara membunuh yang lebih keji dari pada sandera-sandera lainnya. Yakni membakar Moaz al-Kassasbeh hidup-hidup.

Dalam rekaman berjudul ‘Healing the Believers Chests’ al-Kassasbeh mengenakan baju tahanan khas ISIS berwarna oranye. Pria itu dikurung di sebuah kandang besi, lalu jejak bensin yang disiapkan mengarah ke kandang sang pilot dibakar. Sebuah gambar yang sangat memilukan terjadi dan tak layak untuk dipublikasikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada reaksi dari pemerintah Yordania. Keaslian video tersebut juga belum diuji. Namun beberapa jam sebelumnya, juru bicara pemerintah Yordania Mohammed al-Momeni mengatakan bahwa kerajaan akan melakukan ‘segalanya’ untuk membebaskan Kassasbeh. (Presiden Obama Mengutuk ISIS)

Sebelum Kassasbeh, ISIS telah memperontonkan pemenggalan dua kepala warga Jepang, Haruna Yukawa dan Kenji Goto.

Anaknya Dieksekusi, Seorang Ayah Nekat Bunuh Tujuh Militan ISIS

10_small.jpg

Delapan orang warga Irak yang diekskusi ISIS, termasuk Ahmed Basil Ramadan (daily mail)

Seorang ayah bernama Basil Ramadan (60 tahun) menambak mati militant ISIS sebagai balas dendam untuk anaknya yang dibunuh organisasi radikal itu bulan lalu. Ahmed Basil Ramadhan (18) dibunuh ISIS bersama tujuh orang lainnya.

Menggunakan senjata AK-47, Basil membombardir anggota ISIS di pos pemeriksaan di Tikrit, kota barat laut Baghdad. Wilayah itu memang berada di bawah kendali ISIS. Basil sendiri kemudian ditembak hingga tewas.

Ahmed Basil dieksekusi ISIS karena dituduh menjadi penyusup atau mata-mata untuk pemerintah Irak. Dengan menggunakan judul ‘hari kiamat’, foto-foto dari video Ahmed berpakaian oranye dirilis ISIS pada awal Januari lalu. Mereka dieksekusi di siang bolong. Dalam video tersebut, Ahmed dituduh memberikan informasi tentang lokasi rumah prajurit ISIS.

Selain Ahmed, Basil juga kehilangan anak prianya yang lain pada akhir 2007 karena dibunuh oleh kelompok jaringan teroris Al-Qaeda di Tikrit. Lokasinya sekitar 170 kilometer sebelah Utara Baghdad Ibu kota Irak.

Satu dari delapan yang diekskusi ISIS bernama Kapten Hossam Salah Bnosh. Menurut media ISIS, Hossam bersama tujuh warga lainnya adalah polisi Irak yang bergabung dengan ISIS. Belakangan diketahui bahwa ketujuh orang itu sebagai penyusup. ISIS pun langsung menghukum dengan tembakan mati.

Seorang tahanan lain memakai mikrofon disebut sebagai Marwan Habib Said. Ia bergabung dengan keamanan ISIS tetapi tertangkap memberikan informasi target kepada pemerintah Irak. Ke delapan orang itu di eksikusi di tepi sungai, kemungkinan besar Sungai Efrat.

AK47

Senjata AK-47 yang begitu populer.

Sementara itu koalisi anti-ISIS pimpinan AS telah melakukan serangan sebanyak 27 kali ke milisi ISIS. Serangan yang bertubi-tubi itu menewaskan 76 orang anggota ISIS pada Sabtu 31 Januari 2015. Satu target yang menjadi sasaran koalisi anti-ISIS ini adalah pabrik tempat militan itu membuat bom mobil di Tal Afar.

Wakil Khusus Presiden untuk Koalisi Global Melawan ISIS Brett McGurk dalam tweetnya menyebut bahwa serangan koalisinya telah menewaskan Abu Maliki, seorang spesialis senjata kimia ISIS di Irak yang pernah bekerja untuk Saddam Hussein.

Sejauh ini koalisi Anti-ISIS pimpinan AS yang beranggotakan AS, Inggris, Prancis, Australia, dan Arab Saudi telah melakukan lebih dari 2.000 serangan udara terhadap ISIS sejak 8 Agustus 2014 lalu. Langkah tersebut sebagai balasan atas aksi ISIS yang menggempur dan merebut wilayah Irak dan Suriah.

Juga balasan atas pemenggalan yang dilakukan algojo ISIS terhadap sejumlah sandera asing. ISIS baru-baru ini mengeksekusi 2 sandera asal Jepang, Kenji Goto dan Haruna Yukawa. Sandera lain yang merupakan pilot asal Yordania Moaz al-Kasasbeh terancam menjadi korban selanjutnya.

Kecelakaan Aneh di London, Bus Tingkat Terpotong Atapnya Usai Tabrak Pohon Menjorok

bus3

Bus tingkat lepas atapnya setelah menabrak pohon menjorok di London (@LondonFire)

Kecelakaan aneh terjadi di Kingsway, Holborn, London Tengah, Senin (2/2) sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Kecelakaan yang dimaksud berupa terpotongnya atap bus tingkat oleh pohon yang dahan-dahannya menjorok ke jalan.

Seorang penumpang menggambarkan, terpotongnya atas bus tingkat itu diibaratkan seperi sebuah pisau memotong mentega bagian atasnya. Padahal bus terbuat dari besi sedang pohon hanya sebuah kayu. Karena itu Koran-koran Inggris menyebutnya sebagai kecelakaan aneh.

Beruntung saat bus tingkat itu beroperasi, tak banyak penumpang di dalamnya. Wal hasil hanya dua orang penumpang bus yang terluka, tiga orang lainnya justru orang di luar bus yang mengalami nasib apes karena kecelakaan bus tersebut. Dua penumpang yang terluka wajahnya itu kemudian di bawa ke rumah sakit terdekat.

Mulanya benturan keras antara ranting pohon dan bus bagian atas dikira sebuah ledakan bom. Ternyata hanyalah ranting-ranting pohon yang kemudian mematahkan kerangka bus satu persatu. Di luar dugaan ranting-ranting pohon itu berhasil mematahkan atap bus hingga lepas ke jalan. Kursi-kursi penumpang bus menjadi jelas dari luar. Orang-orang tertegun melihat pemandangan itu.

Pemadam Kebakaran London yang biasa dipanggil Kingsway pun kerkicau melalui twitternya “Kami berada di tempat kejadian pada #Kingsway Holborn. Sebuah bus telah kehilangan atapnya. Untungnya penumpang luka hanya sedikit. ” “Sungguh aneh mengapa hal itu terjadi. Padahal setiap hari bus tingkat melintasi kawasan itu dan aman-aman saja,” kata seorang polisi seperti dikutip Daily Mail.

Darcy Delaproser (51) mengatakan bahwa sebelum musibah, terjadi ledakan besar seperti bom. Setelah itu ia melihat atap bus terlepas dari bus. Darcy saat itu duduk di bagian bawah bus sehingga tahu persis apa yang terjadi. Setelah bus berhenti. Darcy dan penumpang lainnya naik ke lantai atas bus. Mereka terkesima melibat pemandangan di lantai dua. “Semuanya terputus seolah-olah bus ini telah diiris dengan pisau, seperti pisau mengiris mentega, ” ucapnya.

Pada saat kejadian ada sekitar 5-6 penumpang di bagian atas bus. Sedang 12-13 penumpang di bagian bawah. “Saya melihat seorang pria dengan darah mengucur dari hidungnya turun dari atas bus. Ada seorang wanita di belakangnya, dia shock. Saya pikir dia terluka,” kata Racy lagi. Ia pun merasa beruntung hari itu karena masih selamat.

Sopir bus sendiri kini ditangani polisi, setelah dirawat paramedis. Dia tidak terluka tapi tampak seolah-olah ia shock berat. Ken Davidson dari bagian Transportasi London mengatakan akan ada penyelidikan atas kecelakaan itu. Setelah kejadian itu, rute bus di daerah itu dialihkan. Kekacauan lalu lintas pun sempat tak terhindarkan.

Pasukan “Senang Mati” ISIS Paling Ditakuti Pasukan Kurdi dkk

kobaniancur

Musa, seorang tentara Kurdi, menyaksikan Kota Kobani yang hancur setelah di kuasai ISIS. (AFP)

Kelompok militan yang mengatasnamakan Negara Islam (ISIS) akhirnya mengakui kekalahan mereka di kota perbatasan Suriah, Kobani. Meski demikian mereka berjanji merebut kota itu lagi dalam waktu dekat.

Dalam video terbaru yang dirilis ISIS, seorang militan bertopeng mengatakan serangan udara yang dipimpin AS membuat kelompoknya menarik diri dari wilayah yang disebut sebagai Ayn al-Islam.

“Alasan di balik penarikan kami adalah karena memang kami kehilangan posisi. Kami telah menguasai 70 persen dari Ayn al-Islam, tetapi pesawat jet tempur terus membombardir kami. Seluruh wilayah hancur. Mereka menghancurkan wilayah itu dengan rudal, “kata pejuang ISIS yang tidak disebutkan namanya.

Meski demikian, pria bertopeng itu menyatakan bahwa ISIS tak pernah menyerah. “Insya Allah, kita akan bertahan. Insya Allah kita akan melawan mereka lagi. Kami akan memukul mereka dengan dua kali apa yang telah mereka lakukan kepada kami, ”

Seperti diketahui, setelah dikuasai ISIS sejak September 2014, pasukan Kurdi dibantu serangan udara dari AS dan sekutunya merebut kembali kota ketiga terbesar di Suriah pada 27 Januari 2015.

Masyarakat Kurdi di Kobani pun berpesta merayakan kemenangan itu. Mereka kemudian melakukan komunikasi sesama suku Kurdi yang tersebar di seluruh dunia. Mereka mewacanakan untuk memiliki negara sendiri. “Ini panggilan untuk kebersamaan,” kata Juru Bicara Asosiasi Kurdi, Glenda Lagadi.

Ada sekitar 30 juta orang Kurdi yang tinggal di perbatasan Turki, Irak, Suriah, Iran dan Armenia. Mereka membentuk kelompok etnis terbesar keempat di Timur Tengah, tetapi mereka tidak pernah memiliki negara bangsa secara permanen.

Ribuan Kurdi tewas selama rezim Saddam Hussein, dan sekarang mereka dibunuh oleh orang-orang ISIS. Untuk itu mereka bertekad mempertahankan Kota-kota yang telah direbut kembali dari ISIS. Selain Kobani, mereka juga berhasil menguasai Snuny, sebuah kota hantu di dasar Gunung Sinjar, Irak.

Masalahnya, keraguan bisa mempertahankan wilayah Kurdi dari incaran ISIS kini mulai muncul. Terutama di Irak dimana ISIS menguasai wilayah cukup luas dari Irak utara hingga markas mereka di kota terbesar kedua di Irak, Mosul.

Di Pegunungan Sinjar, ketika kabut turun, pasukan ISIS berhasil menunjukkan keunggulan yang jelas. Minggu lalu mereka merebut kembali sebagian dari Sinjar selama periode kabut tebal. Saat seperti itu, pesawat tempur AS dan sekutunya tak berdaya.

“Mereka tidak akan pernah menyerah,” kata Bahjat Taymes, komandan pasukan Kurdi, tentang militan ISIS. “Mereka siap untuk mati. Mereka senang untuk mati.”

Bagi kelompok ISIS apa yang disebut Bahjat sebagai jihad di jalan Allah. Dalam berbagai operasi mereka memilih mati daripada menjadi tawanan musuh. Istilah bom bunuh diri merupakan hal yang biasa bagi mereka.

Wartawan Australia dan Kanada Dipulangkan Pemerintah Mesir

greste

Wartawan Australia, Peter Greste bebas duluan setelah di penjara 400 hari (guardian)

Setelah 400 hari mendekam di penjara Mesir, jurnalis Peter Greste akhirnya dibebaskan dari Penjara Tora, Mesir. Hanya saja ia langsung diusir atau dideportasi dari negeri itu untuk kembali ke negaranya. Peter dipulangkan melalui Siprus.

“Kami gembira bahwa Petrus telah dibebaskan dan sekarang kita bertanya apakah dunia bisa menghargai privasinya. Berilah dia kebebasan sebelum ia menghadapi media,” ucap saudara Peter Greste, Andrew, dalam sebuah pernyataan singkat seperti dikutip Sydney Morning Herald.

Saat itu Andrew Greste memang tengah berada di situasi belum pasti soal pembebasan saudara kandungnya itu. Seorang pejabat keamanan mengatakan, selain Greste, kepala biro Kanada-Mesir al-Jazeera, Mohamed Fahmy juga akan dibebaskan dan dideportasi ke Kanada. “Dokumen deportasinya adalam tahap akhir. Kami berharap,” pacar Fahmy itu, Marwa Omara.

Fahmy ditangani seorang pengacara cantik sekaligus istri bintang Hollywood, Goorge Clooney, Ima Clooney. Pada tanggal 15 Januari, Ima sempat frustasi karena pihak berwenang Kanada belum mampu untuk mendapatkan kebebasan Fahmy setelah pertemuan dengan para pejabat Mesir.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kanada untuk upaya membebaskan Fahmy. Namun terus terang, kami kecewa karena tidak ada hasil lebih konkret setelah pertemuan. Kami berharap pemerintah Kanada terus melanjutkan proses diplomatik sampai Fahmy bisa kembali bersama keluarganya di rumah. ”

Greste dan Fahmy, bersama seorang produser al-Jazeera Baher Mohamed (asli Mesir) dipenjara karena dianggap melakukan membuat berita palsu, beroperasi tanpa izin dan membantu Ikhwanul Muslimin, sebuah organisasi terlarang dibawah Presiden Mesir saat ini, Abdel Fattah al-Sisi.

Meskipun bukti sebenarnya tak mencukupi, dalam sidang pengadilan tahun 2014 lalu, Greste dan Fahmy dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Sementara Baher Mohamed divonis 10 tahun penjara. Hingga tulisan ini diturunkan, belum ada kabar apakah Baher ikut dibebaskan atau tidak.
Pada bulan November 2014 Presiden Mesir (Al Sisi) mengeluarkan dekrit presiden yang memungkinkan dia mendeportasi orang asing didakwa melakukan pelanggaran pidana. Dekrit itu membuka peluang Greste dan Fahmy bebas tetapi meninggalkan Mesir dan Baher.

Pada 1 Januari, pengadilan kasasi memutuskan untuk menyidang tiga wartawan namun tanpa jaminan. Pada saat itu mereka baru saja melewati satu tahun dari tujuh tahun dan sepuluh tahun waktu yang harus mereka habiskan di penjara. Namun Al-Sisi mengatakan bahwa ia lebih suka melakukan deportasi daripada menghadapi pengadilan. Maka Greste dan Fahmi pun bebas,

Tiga wartawan al-Jazeera tersebut termasuk di antara 16 wartawan yang ditangkap dan dipenjarakan di Mesir saat terjadi kerusuhan penggulingan Presiden Mohammed Morsi oleh militer. Setidaknya ada 16.000 tahanan politik setelah kerusuhan itu, namun kelompok-kelompok hak asasi manusia menyatakan bahwa jumlah tahanan politik lebih dari 40.000 orang.

Meski dipenjara, ketiga wartawan itu terus berkampanye tanpa lelah untuk kebebasan media. Kesadaran tentang kebebasan pers, jurnalisme dan demokrasi. Apalagi mereka bekerja juga atas nama keluarga di rumah.

“Kami semua yang terlibat dalam laga ini untuk keadilan, termasuk keluarga kita, dan Anda, pendukung kami. Kesadaran global besar tidak hanya karena kami, tapi masalah yang jauh lebih luas dan lebih penting dari kebebasan pers, penganiayaan terhadap wartawan, dan keadilan di Mesir, “tulis Greste dari penjara pada bulan Desember.

Al-Jazeera menegaskan bahwa Greste, Fahmy dan Mohamed, bersama dengan wartawan lainnya diadili secara in absentia, harus dibebaskan. “Kami senang untuk Peter dan keluarganya akan bersatu kembali,” kata Mostefa Souag, pejabat direktur jenderal al-Jazeera Media Network.

amal-alamuddin-800

Amal Clooney dan kliennya, Mohamed Fahmy

KRONOLOGI:
29 Desember 2013: 20 wartawan termasuk Peter Greste dan Mohamed Fahmy ditangkap polisi di sekitar Hotel Marriott, Kairo. Baher Mohamed kemudian ditangkap di rumah.
31 Desember: Jaksa memperpanjang masa penahanan dengan tuduhan menyebarkan berita palsu dan bergabung dengan organisasi teroris: Ikhwanul Muslimin.
20 Februari 2014: Ketiganya tetap menyatakan tak bersalah dan protes kondisi penjara.
22 Februari: Penampilan pertama ketiganya di pengadilan
10 April: Protes atas bukti-bukti di pengadilan. Salah satu bukti dituduhkan saat ketiganya tidak berada di Mesir.
23 Juni: Peter dan Fahmi dijatuhi hukuman tujuh tahun, Baher Mohamed menerima tambahan tiga tahun
24 Juni: Presiden Abdel Fattah el-Sisi menolak panggilan internasional yang akan mengkonfirmasi kasus itu.
6 November : Pengacara Fahmy, Amal Clooney, menuntut pembebasan kliennya dengan alasan medis. Saat itu kileinnya membutuhkan perawatan mendesak untuk heptatitis C dan cedera bahu
12 November: Presiden Al Sisi membuat dekrit memungkinkan pemulangan tahanan asing
1 Januari 2015: pengadilan ulangan.
1 Februari: Peter dan Fahmi dibebaskan sekaligus dipulangkan.

Tujuh Seruan Dari Bulaksumur: Dukung Sepenuhnya Janji Jokowi

bulak

Pembacaan deklarasi berisi tujuh seruan dari para rektor dan sejumlah tokoh nasional di UGM (kedaulatan rakyat/Harminanto)

Forum Rektor Indonesia mendeklarasikan sikap mendukung dan menyelamatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di halaman Gedung Rektorat Universitas Gadjah Mada (UGM), Bulaksumur, Yogyakarta, Minggu (1/2).

“Kami menilai perseteruan antara KPK dan Polri sarat intervensi dan kepentingan politik,” kata Rektor UGM Yogyakarta Dwikorita Karnawati seperti dikutip Antara.

Konflik antara dua institusi penegak hukum, yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan KPK, menurut forum tersebut justru membuat negara dalam kondisi siaga akibat stagnasi kenegaraan yang menghambat proses pemberantasan korupsi.

Menurut dia, kondisi tersebut akan menghambat proses penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia. “Jika konflik dua lembaga negara ini terus dibiarkan berlanjut larut, maka akan lebih menyengsarakan rakyat,” katanya.

Tak disebutkan acara itu sebagai acara organisasi Forum Rektor Indonesia (FRI). Namun ketua FRI 2013-2014 yang juga Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi hadir dalam acara tersebut. Ada juga Rektor UNY Prof Dr Rochmat Wahab dan Rektor UGM Prof Dwikorita Karnawati yang belum lama ini menggantikan Prof Dr Pratikno yang kini menjadi Menteri Sekretaris Negara.

Juga hadir dalam acara itu Ketua Tim 9 Ahmad Syafii Maarif, Sekretarus Tim 9 Hikmahanto Juwana, Guru Besar Universitas Andalas Saldi Isra, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Edy Suandi Hamid, Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi UGM Zainal Arifin Mochtar, aktivis Gerakan Masyarakat untuk Transparansi Indonesia (Gemati) Rimawan Pradiptyo, dan perwakilan dari BEM UGM.

Adapun deklarasi dan seruan dibacakan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol)
UGM Prof. Mochtar Masoed.
TUJUH SERUAN DARI BULAKSUMUR
1 Mendukung sepenuhnya janji presiden agar terikat oleh perintah
konstitusi dan kepentingan rakyat.
2  Memberikan jaminan kepada Presiden bahwa sistem kepresidenan
dibangun atas dasar sistem presidential yang kuat. Pemakzulan kepada
presiden adalah hal yang tidak mendasar.
3 Menyerukan kepada presiden untuk mengambil langkah cepat dan tegas,
terutama terkait dengan kekosongan Kapolri, agar masalah tidak
berlarut-larut.
4 Menyerukan kepada presiden untuk mengambil langkah cepat untuk
menyelamatkan upaya pemberantasan korupsi dan lembaga yang bekerja
untuk itu yakni KPK, Polri, dan Kejaksaan.
5 Menyerukan kepada pekerja peradilan, khususnya dalam hal peradilan
dan praperadilan untuk tidak mempermainkan hukum.
6 Menyerukan komponen bangsa untuk kembali bersatu menggalang komitmen
bersama untuk kepentingan bangsa dan negara. Presiden tidak bisa
bekerja sendiri.
7 Menyerukan kepada segenap elemen pendidikan tinggi untuk berkomitmen
dan tidak memberikan ruang pada praktik-praktik penyalahgunaan
wewenang di institusi masing-masing.

Sembilan Calon Kapolri Baru Mulai Dibahas, BG Masuk Lagi?

budi

Irjen Budi Waseso saat bersama wakapolri Badrodin Haiti dalam sebuah acara. Jika berbintang tiga, ia akan masuk bursa calon kapolri. (tribunnews)

Presiden punya waktu 30 hari untuk melantik atau tidak Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Lulusan terbaik akademi kepolisian 1983 itu, pada tanggal 17 Januari lalu ditunda pelantikannya menyusul status tersangka yang ditetapkan KPK terhadap dirinya.

Dengan demikian masih ada waktu 14 hari bagi Jokowi, hingga tanggal 15 Februari, untuk memikirkan jadi tidaknya melantik mantan ajudan bos PDIP Megawati Soekarnoputri itu. Semula sepertinya BG tak punya hambatan untuk menjadi Kapolri karena ia calon tunggal. Begitupula dengan status tersangka terhadap dirinya.

Secara konsitusional, Jokowi bisa melantik BG. Namun secara etika ia akan mencoreng sejarah kepresidenan sebagai satu-satunya Presiden yang melantik seorang tersangka.

Langkah PDIP yang membongkar aib ketua KPK Abraham Samad saat mencalonkan menjadi cawapres dan langkah Bareskrim menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto justru mempersulit posisi Jokowi jika nekad melantik BG.

Sebab dua langkah blunder pendukung BG tersebut membuat penolakan publik terhadap pelantikan BG kian menguat. Lihat saja tim Sembilan yang dibentuk untuk membahas kisruh Polri dan KPK langsung membuat suara bulat untuk membatalkan pelantikan BG. Watimpres yang dibentuk Jokowi juga berjumlah Sembilan orang itu, hanya tiga anggota yang setuju Jokowi melantik BG.

Demo mendukung KPK dengan hastag sangat populer #saveKPK seperti tidak pernah surut. Para relawan pun seperti terpanggil lagi untuk membentuk barisan membentengi posisi Jokowi. Dan terbaru adalah pertemuan para rektor dan tokoh nasional yang menyarakan kata senada, batalkan pelantikan Jokowi.

Maka jika kemudian muncul kabar istana tengah menyiapkan nama-nama calon Kapolri baru selain Budi Gunawan itu merupakan arus lanjutan tak terhindarkan. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar kubu Agung Laksono, Indra J Piliang, menyarankan agar pengajuan calon kapolri yang baru tetap menyertakan nama Budi Gunawan agar tak bertabrakan dengan keputusan Sidang Paripurna DPR yang mengesahkan pencalonan Budi Gunawan.

Jadi yang diajukan Jokowi merupakan calon tambahan. Dengan begitu Budi bukan lagi menjadi calon tunggal Kapolri. “Hanya saja nanti fit dan proper tes dan pengesahan calon tambahan di paripurna menyusul.”

DPR selanjutnya menurut Indra tinggal memberi rangking untuk seluruh calon yang diajukan Jokowi termasuk rangking untuk Budi Gunawan. “Jadi nanti calon kapolri tidak satu dan Jokowi tinggal melantik salah satu calon yang sudah disahkan DPR.” Sedangkan status Budi Gunawan tetap sebagai calon Kapolri yang sudah disetujui DPR.
.
Komisioner Kompolnas Safriyadi membenarkan bahwa kandidat calon kapolri yang diusulkan kepada Presiden Joko Widodo kemungkinan akan bertambah dari sebelumnya. “Karena ada jabatan bintang tiga yang masih lowong dan posisi bintang tiga namun diisi oleh bintang dua. Nama-namanya masih akan berkembang,” ujar Safriyadi kepada Kompas.com, Minggu (1/2) pagi.

Diketahui, Kompolnas menyerahkan sembilan nama calon kapolri kepada Presiden pascapemberhentian Jenderal (Pol) Sutarman. Sembilan nama itu yakni Komjen Badrodin Haiti, Komjen Dwi Prayitno, Komjen Suhardi Alius, Komjen Putut Eko Bayu Seno, Komjen Djoko Mukti Haryono, Komjen Budi Gunawan, Komjen Anang Iskandar, Komjen Usman Nasution, dan Komjen Boy Salamudin.

Salah satu yang mungkin masuk ke dalam bursa calon kapolri usulan Kompolnas yakni jenderal bintang dua Budi Waseso yang kini menjabat sebagai Kepala Bareskrim Polri. “Jabatan Kabareskrim kan seharusnya diisi oleh bintang tiga. Jadi tinggal tunggu waktu satu bintangnya turun. Otomatis dia juga bisa jadi calon kapolri. Apalagi dia angkatan 1984,” ucap Safriyadi.

Kendati demikian, Kompolnas tidak akan menyerahkan usulan nama dalam waktu dekat ini. Sesuai arahan Presiden, usulan itu baru akan diserahkan setelah praperadilan Komjen Budi Gunawan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung dan Budi tidak jadi dilantik menjadi Kapolri. Dengan demikian, BG mungkin takkan lagi diusulkan menjadi Kapolri.

Safriyadi juga mengatakan, kemungkinan besar nama-nama yang diusulkan itu akan diverifikasi KPK serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terlebih dahulu. “Walaupun, berdasarkan pengalaman yang lalu, KPK dan PPATK sama sekali tidak memberi jawaban atas permintaan kami untuk menelusuri rekam jejak mereka. Kali ini akan kami coba ke sana,” ujar dia.

Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengaku Presiden Jokowi tidak meminta Polri untuk memberi masukan soal calon Kapolri baru. Akan tetapi, Badrodin justru meminta doa agar Kapolri secepatnya dilantik oleh Presiden Jokowi.

“Doakan saja semuanya ini bisa cepat selesai karena masih banyak agenda penting yang harus dikerjakan Polri dan diselesaikan ke depan,” pintanya seperti dikutip Indopos.

Hal yang senada juga dikatakan oleh Irwasum Komjen Dwi Priyatno. Dia mengutarakan, jika Polri tidak mengagendakan kegiatan apapun terkait proses pemilihan Kapolri karena pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri ditunda karena Budi jadi tersangka KPK. “Tidak ada Wanjakti untuk posisi Kapolri,” tukasnya saat disinggung mengenai hal tersebut.

Wanjakti walau tidak diatur dalam Undang-Undang (UU), pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Polri diajak urun rembuk dan diminta mengajukan calon jika ada pergantian Kapolri.

SEMBILAN CALON KAPOLRI
1 Komjen Saud Usman N (Kepala BNPT, 1981)
2 Komjen Djoko M Haryono (Kabaintelkam,1981)
3 Komjen Badrodin Haiti (Wakapolri, 1982)
4 Komjen Anang Iskandar (Kepala BNN, 1982)
5 Komjen Dwi Priyatno (Irwasum, 1982)
6 Komjen Boy Salamudin (Lemhanas, 1982)
7 Komjen Putut E Bayu Seno (Kabaharkam, 1984)
8 Irjen Budi Waseso (Kabareskrim, Akpol 1984) *
9 Komjen Suhardi Alius (Lemhanas, Akpol 1985)
* Catatan: Sebentar lagi berpangkat Komjen

Giliran Yordania Ancam Bunuh Semua Tahanan ISIS jika Pilot Moaz al-Kasasbeh Dibunuh

Jordan ready for deal with Islamic State as hostage deadline nears

Pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh dan Sajida Ar-Rishawi tahanan yang diminta ISIS untuk dibebaskan

Pemerintah Yordania sebenarnya siap memenuhi syarat itu membebaskan Sajida Ar-Rishawi, asal ISIS mau menunjukkan pilot Yordania, Moaz al-Kasasbeh, jika ingin menukarnya. Anehnya, tak seperti terhadap dua tawanan Jepang yakni Kenji Goto dan Haruna Yukawa, ISIS tak juga menunjukkan video sang pilot seperti yang diminta Yordania.

ISIS hanya menunjukkan foto yang dipegang Goto dalam video berikutnya tentang tawanan Jepang tersebut.

Ketidak seriusan ISIS melayani syarat Yordania memunculkan keraguan, organisasi radikal itu masih menahan Moaz al-Kasasbeh. Akibatnya giliran pemerintah Yordania yang balik menggertak ISIS. Jika akhirnya pilot mereka dipenggal, maka kematian Ar-Rishawi dan sejumlah sandera ISIS lainnya akan dipercepat. (Moaz ternyata dibakar hidup-hidup)

Seperti diketahui, Sajida Ar-Rishawi ditahan pemerintah Yordania dan divonis hukuman mati karena ikut melakukan bom bunuh diri di Hotel Amman, Yordania tahun 2005. Saat itu sebanyak 38 orang tewas, sementara bom di tubuh Ar-Rishawi tak ikut meledak. Sajida adalah adik mantan ajudan pemimpin Irak Saddam Husaen, Abu Musab al-Zarqawi.

Elia Magnier, koresponden internasional utama surat kabar Kuwait Al Rai, mengatakan bahwa pesan gertakan pemerintah Yordania itu telah diteruskan ke ISIS. “Ini memperingatkan bahwa jika mereka membunuh pilot mereka akan menerapkan hukuman mati untuk Sajida dan tahanan lainnya ISIS sesegera mungkin.”

Seorang pakar intelijen senior tadi malam mengatakan bahwa pemerintah Yordania juga memiliki jaringan teror dengan taktik brutal. “Ini telah menjadi keyakinan lama dipegang negara-negara Arab, bahwa cara itu mungkin bisa untuk mengalahkan Negara Islam (ISIS),” ucapnya.

kasabeh

Moaz al-Kasasbeh digelandang pasukan ISIS

Pilot Letnan Moaz al-Kasasbeh, ditangkap pejuang ISIS setelah jet tempur yang dikemudikannya jatuh di Raqqa pada 24 Desember 2014. Itu adalah pesawat pertama sekutu AS yang hilang sejak mereka melakukan penyerangan September 2014.

Para pejabat AS membantah klaim ISIS bahwa pesawat letnan Kasasbeh kena rudal. Namun ISIS pernah menunjukkan foto bahwa sang pilot sedang digelandang para militan ISIS. Kasasbeh kemudian berkata. “Mereka akan membunuh saya ‘

Lt Kasasbeh lahir di kota Yordania tahun 1988. Dia adalah salah satu dari delapan anak dari keluarga terkemuka. Pamannya adalah seorang mayor jenderal di militer Yordania. Pada tahun 2009, ia lulus dari Raja Hussein Air College dan bergabung dengan Royal Jordanian Air Force (RJAF).

Setelah menjalani pelatihan lebih lanjut, ia memenuhi syarat sebagai pilot operasional pada tahun 2012 dan bergabung dengan Skuadron di Muwaffaq Salti Air Base. Kasasbeh menerbangkan pesawat F-16.

Terbakar Isu Suap, Mahkota Miss Amazon 2015 Ditarik Paksa Pemenang Kedua

missamazon

Sheislane Hayalla (bergaun merah) menarik mahkota sang pemenang Miss Amazon 2015 Carolina Toledo

Perisiwa menggelitik terjadi dalam sebuah kontes kecantikan yang digelar di Brasil, Jumat (30/1) waktu setempat. Kontes kecantikan yang biasa disebut Miss Amazon itu tiba-tiba kisruh beberapa saat setelah pengumuman pemenang.

Saat itu tinggal dua nama finalis yang memperebutkan posisi pemenang Miss Amazon 2015. Panitia kemudian mengumumkan nama Carolina Toledo sebagai pemenang, Sheislane Hayalla dengan demikian sebagai runner up atau juara kedua.

Tepuk tangan pun terdengar riuh. Sheislane sempat memberikan ucapan selamat kepada Caroline. Namun, beberapa detik kemudian, perisiwa tak terbayangkan pun terjadi. Tatkala mahkota baru saja dipasangkan ke kapala Caroline, dari belakang tiba-tiba Sheislane yang bergaun merah menariknya dengan kemarahan.

Mahkota tersebut selanjutnya ia lempar ke lantai dengan tenaga kuat. Setelah mengeluarkan kata-kata kemarahan, ia kemudian memilih kabur ke panggung belakang, sedang panitia memungut kembali mahkota itu dan memasangkan ke kepala Caroline.

Beberapa petugas keamanan tampak ikut berlari menuju panggung belakang, diduga hendak menangkap Sheislane sebagai biang kekisruhan.

Kontes kecantikan itu digelar di sebuah pusat konvensi di Manaus, kota terbesar Amazon dan tempat pertandingan pembuka Piala Dunia Inggris melawan Italia pada bulan Juni 2014 lalu. Seperti dikutip Daily Star, Sheislane menuding kemenangan Carolina diraih secara tidak fair.

“Uang berbicara di Manaus dan saya ingin menunjukkan uang seharusnya tak ada di sini. Dia (Caroline) tak layak menang,” ungkap Sheislane.

https://www.youtube.com/watch?v=NQVlgG6TkrA

Sheislane (23 tahun) bukan orang baru di kontes itu. Tahun 2013 dan 2014 bahkan ia memenangkannya.

Kontes tersebut memang pernah diguncang isu main uang. Saat itu finalis Mari Sousa (25 tahun) dan Eliana Amaral (24) menyuap ribuan pound kepada panel juri.

Dai Macedo (25) dari negara bagian tengah Goias, akhirnya dinobatkan sebagai pemenang dengan bokong 42in. Sedang Eliana Amaral, dari Pernambuco di utara Brasil, dianugerahi tempat kedua. Miss Amazonas sendiri akan tampil di panggung nasional mamperebutkan Miss Brasil.

Sementara itu Caroline menolak mengomentari insiden yang dilakukan saingannya, Sheislane. “Ini adalah perasaan yang luar biasa. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan apa yang kurasakan sekarang,”ucapnya.

Panitia kompetisi diprediksi akan Sheislane Hayalla untuk tidak tampil di sejumlah acara kenegaraan sepanjang tahun. Biasanya selain pemenang, runner up acara itu sering ditampilkan di sejumlah acara seremonial.

Terezinha Morango, Miss Amazon 1957 berhasil menjadi Miss Brasil. Kemudian menjadi pemenang kedua Miss Universe tahun yang sama.

Ini Dia Susunan Kabinet Raja Salman: Bonus Dua Bulan Gaji untuk Rakyatnya

Saudi-king-Salman_big

Penguasan Baru Arab Saudi, Raja Salman

Setelah sepekan dilantik menjadi penguasa baru Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud (79 tahun) segera melakukan perombakan kabinet. Tak tanggung-tanggung dua dari tiga putra Almarhum Raja Abdullah ia gusur.

Dua putra mendiang Raja Abdullah yang dicopot dari jabatannya adalah Pangeran Mishaal bin Abdulaziz (lahir 1926), gubernur wilayah Mekkah dan Pangeran Turki II bin Abdulaziz (lahir 1934), yang memerintah ibu kota Riyadh. Mishaal termasuk salah satu bangsawan terkaya di Arab Saudi, sedang Turki pernah menjadi Wakil Menteri Pertahanan pada tahun 1978.

Raja Salman mempertahankan posisi putra Abdullah lainnya, yakni Pangeran Mutaib bin Abdulaziz (lahir 1932) sebagai menteri yang bertanggung jawab atas Garda Nasional, yang memiliki pasukan sekitar 200.000 orang.

Secara keseluruhan, Raja Salman membentuk kabinet beranggotakan 31 orang. Keponakan Salman lainnya yang digusur itu adalah Pangeran Khalid bin Bandar bin Abdul Aziz al-Saud kepala Intelijen Umum dan Pangeran Bandar bin Sultan, Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional dan penasihat raja. Pangeran Khalid bin Bandar selanjutnya diganti Jenderal Khalid bin Ali bin Abdullah al-Humaidan.

Beberapa jam setelah Abdullah meninggal pada 23 Januari, Salman langsung menunjuk putranya, Pangeran Mohammed bin Salman, sebagai Menteri Pertahanan.

Menteri Dalam Negeri yang berpengaruh Pangeran Mohammed bin Nayef berada di barisan kedua menuju takhta, sementara Pangeran Moqren, 69 tahun, yang tadinya merupakan putra mahkota kedua, kini berada urutan pertama menuju kursi kerajaan.

Moqren akan memerintah sebagai anak terakhir dari pendiri kerajaan, Abdul Aziz bin Saud. Sementara itu, Bin Nayef merupakan orang pertama dari “generasi kedua” atau cucu Abdul Aziz.

Dalam kesempatan mengumumkan kabinet barunya, Raja Salman juga mengumumkan pemberian bonus gaji dua bulan kepada seluruh pegawai negeri sipil Saudi Arabia dan personil militer. Tak lupa para pensiunan dan siswa menerima bonus yang sama.

Sedang orang-orang berkebutuhan khusus dan miskin diberikan bonus senilai dua kali lipat dari pendapatan mereka selama satu bulan. Secara keseluruhan, Raja Salman bin Abdulaziz akan mengeluarkan pemberian bonus serta subsidi hingga 110 miliar riyal atau lebih dari Rp369 triliun.

“Rakyat yang terhormat, kalian pantas mendapatkan lebih dan apa pun yang saya lakukan, tidak akan bisa memberikan apa yang kalian butuhkan,” kata Raja Salam dalam akun Twitter resminya.

SUSUNAN LENGKAP KABINET RAJA SALMAN
1- Prince Muqrin Bin Abdulaziz, Crown Prince, Deputy Premier.
2- Prince Mohammed Bin Naif, Deputy Crown Prince, Second Deputy Premier, Minister of Interior.
3- Prince Saud Bin Faisal, Minister of Foreign Affairs.
4- Prince Mansour Bin Miteb, Minister of State, Member of the Council of Ministers, Advisor to the Custodian of the Two Holy Mosques.
5- Prince Miteb Bin Abdullah, Minister of National Guard.
6- Prince Mohammed Bin Salman, Minister of Defense.
7- Sheikh Saleh Bin Abdulaziz Al Al-Sheikh, Minister of Islamic Affairs, Endowments, Call and Guidance.
8- Dr. Walid Bin Mohammed Al-Samaani, Minister of Justice.
9- Dr. Matlab Bin Abdullah Al-Nafisah, Minister of State, Member of the Council of Ministers.
10- Dr. Musaed Al-Aiban, Minister of State, Member of the Council of Ministers.
11- Eng. Ali Al-Naimi, Minister of Petroleum and Mineral Resources.
12- Dr. Ibrahim Al-Assaf, Minister of Finance.
13- Eng. Abdullah Al-Husayyn, Minister of Water and Electricity.
14- Eng. Adel Fakieh, Minister of Labor.
15- Dr. Shwaish Al-Dhwaihi, Minister of Housing.
16- Dr. Bandar Hajjar, Minister of Haj.
17- Dr. Mohammed Al-Jasser, Minister of Economy and Planning.
18- Dr. Tawfiq Al-Rabiah, Minister of Commerce and Industry.
19- Mohammed Abu Saq, Minister of State, Member of the Council of Ministers for Shoura Council Affairs.
20- Dr. Essam Bin Saad, Minister of State, Member of the Council of Ministers.
21- Eng. Abdullah Al-Muqbel, Minister of Transport.
22- Dr. Mohammed Al-Suwaiyel, Minister of Communications and Information Technology.
23- Dr. Majid Al-Qusaibi, Minister of Social Affairs.
24- Dr. Saad Al-Jabri, Minister of State, Member of the Council of Ministers.
25- Mohammed Al Al-Sheikh, Minister of State, Member of the Council of Ministers.
26- Eng. Abdullatif Bin Omar Al Al-Sheikh, Minister of Municipal and Rural Affairs.
27- Ahmed Bin Aqeel Al-Khatib, Minister of Health.
28- Khalid Bin Abdullah Al-Araj, Minister of Civil Service.
29- Dr. Adel Al-Turaifi, Minister of Culture and Information.
30- Abdulrahman Al-Fadhli, Minister of Agriculture.
31- Dr. Azzam Al-Dakhil, Minister of Education.

Sumber:saudigazette.com

Anak Laki-laki Raja Abdulaziz bin Saud
* Bandar bin Abdulaziz (lahir 1923)
* Mishaal bin Abdulaziz (lahir 1926)
* Abdul Rahman bin Abdulaziz (lahir 1931)
* Mutaib bin Abdulaziz (lahir 1931)
* Talal bin Abdulaziz (lahir 1931)
* Nawwaf bin Abdulaziz (lahir 1933)
* Turki II bin Abdulaziz (lahir 1934)
* Abdul llah bin Abdulaziz (lahir 1939)
* Mamdouh bin Abdulaziz (lahir 1940)
* Ahmed bin Abdulaziz (lahir 1942)
* Mashhur bin Abdulaziz (lahir 1942)
* Muqrin bin Abdulaziz (lahir 1945)
Anak Perempuan Raja Abdullah

* Al Jawhara binti Abdulaziz
* Jawahir binti Abdulaziz
* Latifa binti Abdulaziz
* Lama binti Abdulaziz
* Maha binti Abdulaziz
* Nuf binti Abdulaziz
* Sara binti Abdulaziz
* Al Bandari binti Abdulaziz

Jihadi John Muncul Lagi, Wartawan Jepang dan Pilot Yordania Terancam

jihadijohn

Penampakan Jihadi John usai membunuh (dari kiri atas ke kanan) James Foley (40) , Steven Sotloff (31), Peter Kassig (26), Allan Henning (47) , David Haines (44) dan Haruna Yukawa (foto dari berbagai sumber)

Jihadi John, algojo ISIS beraksen Inggris yang paling dicari didunia kemarin muncul kembali di media sosial. Nopember 2014 lalu, Algojo yang paling banyak tampil di youtube usai memenggal korbannya itu dilaporkan terluka oleh serangan udara Amerika Serikat dan sekutunya.

Menurut DailyStar, Jihadi John muncul dengan akun twitter sendiri. Sejauh ini akun twitter yang mengklaim sebagai Jihadi dari Inggris banyak bermunculan dan tak sedikit yang palsu. Sebagian dihapus oleh pihak twitter. Nah, akun twitter kali ini dianggapnya asli.

“Aku sangat hidup, dan bahkan ketika aku tidak (melakukan apa-apa), Jihad akan terus berlanjut. Mimpi buruk tidak akan berhenti,” kicaunya.

“Alih-alih mengirim aku 1000 tweets per hari, membeli tiket, dan datang ke sini. Kami memiliki pisau, sebuah jumpsuit (seragam) oranye dan kamera menunggu Anda. ” kata Jihadi John dalam tweet lainnya.

Seperti diketahui, dalam sebuah derangan udara AS dan tentara Irak di Kota Al-Qaim, Irak, banyak petinggi ISIS menjadi korban. Mereka adalah pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dan sepuluh petinggi ISIS lainnya, termasuk Jihadi John.

John adalah algojo yang mengeksekusi jurnalis Amerika James Foley (40) dan Steven Sotloff (31), petugas sosial AS Peter Kassig (26) serta relawan Inggris Allan Henning (47) dan David Haines (44). Belakangan Jihadi John muncul saat mengancam akan membunuh dua sandera asal Jepang, Haruna Yukawa dan Kenji Goto.

Belakangan Haruna telah dipenggal duluan tatkala pemerintah Jepang tak segera memberikan uang tebusan sebesar 200 juta dolar AS. Sedang Kenji Goto tenggat waktunya sudah habis.

Sebelumnya ISIS mengumumkan akan membebaskan Goto dan pilot Yordania Muath al-Kassasbeh, asal pemerintah Yordania membebaskan tahanan wanita Sajida al-Rishawi. Tahanan itu merupakan pelaku bom bunuh diri yang gagal meledakkan dirinya dalam misi pengeboman di hotel di Amman pada 2005 silam.

Otoritas Yordania sendiri mengatakan bahwa mereka bersedia menukarkan al-Rishawi dengan al-Kassasbeh dengan syarat sang pilot benar-benar hidup. Pernyataan itu disampaikan juru bicara pemerintah Yordania Mohammed al-Momani, satu jam sebelum tenggat waktu habis. Ternyata ISIS tak menjawab tantangan itu. Drama pemenggalan pun akan berlanjut.

Kenji Goto adalah wartawan lepas Jepang yang meliput perang di Suriah. Ia memiliki dua anak yang masih sangat kecil. Bayi perempuannya masih berusia tiga minggu ketika Kenji pergi. Sedang pilot al-Kassasbeh, keturunan suku penting di Yordania yang menjadi tulang punggung monarki Hashemite.

Untuk Megawati Dkk, Sekarang Jokowi Bukan Petugas Partai

jok

Jokowi dulu petugas partai, sekarang Presiden. Semua harus menghormati dong…

Dalam dua acara di hari Kamis (29/1) terungkap fakta yang perlu diluruskan terkait kehidupan ketatanegaraan. Yakni soal posisi Jokowi sebagai seorang presiden, bukan lagi petugas partai. Dengan demikian, setiap membuat keputusan pun Jokowi harus melakukannya di Istana bukan di jalan Teuku Umar, rumah Megawati Soekarnoputri.

Tentang petugas partai diungkapkan peneliti Center Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte dalam diskusi bertajuk ‘100 Hari Jokowi, Masihkah Menjadi Petugas Partai?’ di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (29/1).

Philips mengatakan, ketika Jokowi dicalonkan PDI Perjuangan sebagai presiden, saat itu statusnya memang masih merupakan petugas partai. Akan tetapi, status mantan Gubernur DKI Jakarta itu seharusnya telah berubah, ketika rakyat memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin
negara.

“Dalam konteks pencalonan, benar bahwa Pak Jokowi adalah petugas partai. Tapi setelah terpilih dalam bangungan sistem presidensial itu sudah tidak ada (istilah petugas partai), karena kekuasaan eksekutif berada di tangan presiden,” kata dia seperti dikutip Kompas.com.

Ia mengatakan, Jokowi dalam kampanye politiknya pernah berjanji bahwa kabinet yang akan mengisi pemerintahannya bukanlah kabinet bagi-bagi jatah. Jokowi pun berjanj bahwa orang-orang profesional lah yang akan mengisi kabinet tersebut nantinya.

“Namun kenyataanya, orang-orang yang mengisi kursi menteri itu jauh lebih banyak dari kalangan partai politik,” ujarnya.

Intervensi parpol pendukung Jokowi tak hanya terlihat pada saat pemilihan siapa saja yang akan duduk di kursi menteri, tetapi juga dalam hal pemilihan jaksa agung dan kapolri. Jaksa Agung saat ini diduduki oleh HM Prasetyo yang merupakan politisi Partai Nasdem.

Sementara, dalam penunjukkan kapolri rakyat kembali mendapat kekecewaan setelah Jokowi menunjuk Komisaris Jendral Budi Gunawan sebagai calon tunggal. Budi diketahui merupakan orang dekat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Jokowi ini adalah orang yang membawahi kapolri dan kabinet, karena kekuasaan eksekutif sepenuhnya di tangan presiden. Presiden memiliki hak prerogratif untuk menentukan siapapun, sehingga tidak relevan lagi apabila Jokowi menjadi petugas partai,” tegasnya.

Jangan di Teuku Umar
Sementara itu Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil survei 100 hari kinerja Jokowi-JK. Dalam riset kualitatif publik meminta Jokowi tegas dan tak terpengaruh kepentingan politik orang lain.

“Publik berharap Jokowi independen dan tanpa intervensi dalam membuat keputusan politik. Sebagai kepala negara Jokowi harus yakin people power yang berdiri di belakangnya sehingga bisa lebih percaya sebagai panglima,” ujar peneliti Senior LSI Dennya JA Adjie Alfaraby dalam diskusi hasil survei 100 hari kinerja Jokowi-JK.

Bahkan dalam hasil diskusi FGD ada penyataan yang mengelitik. Selama ini keputusan politik penting harus diputuskan di istana. “Bukan malah di Teuku Umar,” sindir Adjie.

Adjie mengatakan bahwa kekuatan Jokowi adalah kepercayaan publik. Sehingga Jokowi tidak boleh mengkhianati kepercayaan publik. “Terutama untuk kebijakan dan penempatan personil dalam rangka
pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” tuturnya.

Jokowi harus bisa menempatkan MK dan KPK sebagai dua lembaga untuk politik sehat. Sebagai kepala negara dan pemerintah ia harus bisa menentukan kualitas kedua pimpinan kembaga tersebut.

“Jokowi diharapkan publik memperkuat dirinya tak hanya tergantung pada partai politik tertentu,” tutupnya.

Karena terbelenggu tarik menarik dengan Parpol, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi turun drastis. Selama 100 hari, misalnya, pemerintah telah mendapatkan tiga rapor merah dan dua rapor biru.

Rapor merah yang dimaksud adalah tingginya tingkat ketidakpuasan publik ketimbang kepuasan publik itu sendiri. Sedangkan rapor biru adalah tingginya kepuasan masyarakat ketimbang ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah saat ini.

Rapor merah Jokowi terletak pada bidang Hukum, sebanyak 53,11% masyarakat menilai tidak puas, hanya 40,11% masyarakat yang menilai puas. Di bidang Ekonomi, 48,71% masyarakat menyatakan tidak puas dan 47,29% menilai puas. Kemudian di bidang Politik, 49,72% masyarakat merasa tidak puas, dan 45,30% masyarakat puas.

Sementara untuk rapor biru Jokowi terdapat pada bidang Sosial, 53,86% masyarakat puas, dan 40,12% masyarakat tak puas. Bidang keamanan, 57,40% masyarakat menilai puas, dan 33,14% masyarakat tak puas.

“Jokowi-JK kehilangan momentum tingkat kepuasan masyarakat, yang artinya kehilangan momentum perubahan 100 hari pertamanya,” ujar Adjie.

TINGKAT KEPUASAN PUBLIK DI 100 HARI JOKOWI
Bidang Hukum: 53,11 persen tidak puas, 40,11 persen puas.
Bidang Ekonomi: 48,71 persen tidak puas 47,29 persen puas.
Bidang Politik: 49,72 persen tidak puas 45,30 persen puas.
Bidang Sosial: 40,12 persen tidak puas 53,86 persen puas.
Bidang Keamanan: 33,14 persen tidak puas 57,40 persen puas.

Hasil survei LSI

Kini Jokowi Tak Lagi Sendirian: Batalkan Pelantikan BG!

jokowiiKonflik Polri-KPK yang bermula pada penunjukkan Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri membuat Presiden Jokowi seperti sendirian.

DPR telah meloloskannya secara aklamasi. Partai pendukung Jokowi seperti PDIP dan Nasdem bahkan terus mendesak agar BG segera dilantik. Padahal yang bersangkutan (BG) sedang menjadi tersangka yang kasusnya di tangani KPK.

Ada kemudian Watimpres, namun publik pun tahu lembaga yang tadinya bernama dewan pertimbangan agung itu berisi orang-orang partai atau suaranya cenderung suara partai.

Jokowi pun sepertinya butuh teman. Pembentukan tim sembilan yang kemudian merekomendasikan untuk membatalkan pelantikan BG mengisyaratkan bahwa itu memang keinginan Jokowi.

Adapun anggota tim sembilan itu masing-masing 1. Syafi’i Ma’arif (ketua), 2. Jimly Asshiddiqqie (wakil), 3. Hikmahanto Juwana (sekretaris), 4. Erry Riyana Hardjapamekas, 5. Tumpak Hatorangan Panggabean, 6. Komjen (purn) Oegroseno, 7. Jenderal (purn) Sutanto, 8. Bambang Widodo Umar, 9. Imam Prasodjo. Mereka satu suara agar BG mengundurkan diri atau pelantikannya dibatalkan.

Sejumlah organisasii relawan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla pun seperti terpanggil untuk kembali “menemani” Jokowi.  Kamis (29/1) mereka membentuk Sekretariat Bersama Partisipasi Indonesia dan menyatakan berada di belakang Jokowi. “Kami tidak akan biarkan Jokowi sendirian,” demikian pernyataan Sekber relawan.

Dalam kesempatan itu, para relawan membuat pernyataan, antara lain menyatakan tetap solid mendukung penuh Presiden Joko Widodo. Kelompok relawan yang menarik dukungan dan menyalahkan Presiden mereka anggap bukan representasi dari relawan.

“Bahkan, kami tidak mengenal nama-nama organisasi atau tokoh relawan semasa kampanye pemenangan presiden, kecuali relawan “Salam Dua Jari” (Abdee Slank dan kawan-kawan).”

Sebelumnya memang muncul relawan yang mengaku dulunya mendukung Jokowi kini kecewa dengan pemerintahannya. Saya gemas sekali. Rasanya saya mau dukung Prabowo. Tapi Pilpresnya sudah lewat,” kata Ferdinand Hutahaean dalam diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (28/1).

Kekecewaan mantan Direktur Posko Relawan Bara JP antara lain karena Jokowi salah memilih menteri-menteri bidang ekonomi di Kabinet Kerja. Sebab hampir seluruh menteri-menteri bidang ekonomi Jokowi adalah penganut paham neoliberalisme (neolib). Bukan penganut Trisakti dan Nawacita yang selalu menjadi jargon kampanye Jokowi.

Sementara itu, setelah membentuk tim sembilan, Jokowi juga memanggil mantan pesaingnya di Pilpres, Prabowo Subianto. Bos Partai Gerindra itu pun menyatakan dukungannya terhadap apapun putusan Jokowi termasuk dalam kasus Budi Gunawan.

Dukungan terhadap Jokowi untuk membuat keputusan tanpa dipengaruhi parpol pendukungnya juga disampaikan Direktur Eksekutif Maarif Institute Fajar Riza. Saat ini, kata Fajar, Jokowi tengah menghadapi ujian sesungguhnya. “Ini ujian krusial untuk komitmennya saat kampanye yakni hanya tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat,” ucapnya.

Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Nanat Fatah Natsir juga membuat pernyataan serupa. Ia mengatakan Presiden Joko Widodo harus segera menindaklanjuti lima rekomendasi dari Tim Sembilan yang dibentuk untuk mengatasi permasalahan antara KPK-Polri.

“Presiden jangan terlambat dan kehilangan momentum. Presiden sebaiknya segera berkonsultasi dengan DPR untuk meninjau ulang calon tunggal kapolri,” kata Prof Nanat Fatah Natsir seperti dikutip Antara.

Penyanderaan di Kafe Lindt: Peluru Polisi Yang Tewaskan Pengacara Katrina Dawson

dawson-johnson

Katrina Dawsone dan Tori Johnson, kini tinggal kenangan (cbc.ca)

Masih ingat kasus penyanderaan di Kafe Lindt, Sydney. Penyanderaan oleh pelaku tunggal bernama Man Horan Monis pada Kamis (29/1) mulai digelar disidang Pengadilan Negara Bagian New South Wales,

Hasil sementara menunjukkan salah satu korban tewas, Katrina Dawson (38 tahun) ternyata bukan karena ditembak Monis, melainkan terkena pecahan peluru polisi yang menyerbu kafe tersebut. Tak tanggung-tanggung, sebanyak enam fragmen peluru memantul ke tubuhnya, satu diantaranya mengenai pembuluh darah besar sehingga ia tewas seketika.

“Saya tidak akan detail memaparkan kerusakan akibat peluru di tubuh Dawson, yang pasti salah satu fragmen peluru mengenai pembuluh darah utama. Dia kehilangan kesadaran dengan cepat dan meninggal tak lama setelah itu,” ungkap Jeremy Gormly, pengacara negara dalam kasus itu.

Katrina Dawson adalah pengacara yang berada di cafe tersebut bersama 18 orang sandera lainnya, bulan lalu. Korban tewas lainnya adalah manajer Kafe Lindt, Tori Johnson (34 tahun) yang ditembak Monis. Saat itu, setelah sekian jam penyanderaan berlangsung, Monis tiba-tiba menyuruh Johnson berlutut dan tanpa basa-basi menemba bagian belakang kepalanya hingga tewas seketika,

Nah, suara tembakan itu menyulut polisi yang sudah mengepung untuk menyerbu. Setidaknya dua peluru polisi menembus kepala dan 11 peluru menghantam tubuh Monis. Polisi menggunakan granat kejut, yang dikenal sebagai poni flash, saat menyerbu ruangan Kafe.

Monis memuntahkan lima tembakan selama drama 16 jam pengepungan. Tembakan pertama diarahkan pada sandera yang melarikan diri. Satu tembakan yang menewaskan Johnson. Sedang tiga peluru lainnya dimuntahkan saat polisi menyerbu kafe. Sementara Polisi mengeluarkan 22 tembakan saat menyerbu cafe. Seorang petugas terluka dalam penyerbuan itu.

Siapa Monis? Hingga pengadilan kasusnya digelar, tak ada bukti yang mengkaitkan pria berusia 50 tahun itu dengan organisasi teroris dunia lainnya.

Monis, yang datang ke Australia sebagai pengungsi dari Iran. Ia berstatus tahanan dengan jaminan saat melakukan aksinya. Yakni dalam kasus dugaan pembunuhan atas mantan istrinya, bersama rekannya, Amirah Droudis.

Belakangan muncul pernyataan dari Kepala Polisi Iran Jendral Ismail Ahmadi Moghaddam, bahwa Monis sebenarnya merupakan buron kasus penipuan. Monis kabur ke Australia melalui Malaysia di akhir 1990-an. Yang menjadi pertanyaan kenapa Australia begitu gampang meloloskan seorang buronan menjadi WN Australia? Mengapa juga ia dibebaskan dengan jaminan sehingga berpeluang melakukan kejahatan?

Sidang kasus penyerbuan Kafe Lindt sendiri digelar untuk mengetahui berbagai kelemahan terhadap pengamanan negara itu. Kasus penyanderaan di Australia boleh dibilang kasus langka. Selain mempertanyakan sosok Monis yang begitu mudah melakukan aksinya, sidang itu juga ingin melihat sejauh mana aksi pembebasan sandera bisa dilakukan. Kasus Dawnson, misalnya, apa mungkin bisa dihindari? Oleh media Australia, wanita itu dianggap meninggal dengan cara tak masuk akal.

“Jarang sidang peristiwa mengerikan tersebut berlangsung secara terbuka,” kata pengacara New South Wales lainna, Michael Barnes. “Peristiwa ini penuh dengan luapan emosi, kesedihan, kemarahan, kebencian dan putus asa.”

Selama kasus itu hastag #illridewithyou” menjadi tranding topic. Hastag yang menggambarkan rasa persaudaraan dan solidaritas beragama warga Australia itu muncul terkait kekhawatiran wanita dengan agama tertentu berpergian di tempat umum. Warga Australia lainnya pun menyatakan siap menjadi teman untuk memberikan rasa nyaman beraktivitas di negara kangguru tersebut.
KRONOLOGI PENYANDERAAN DI KAFE LINDT
* Masuk Kafe Lindt pukul 08:33 pada 15 Desember 2014 (waktu Australia): Mengenakan celana loreng, ransel besar, dan menyembunyikan senjata dalam plastik.
* Minta berbicara dengan Tori Johnson, lalu memerintahkan mengunci pintu cafe. Ia juga memerintahkan Johnson untuk memberitahu publik via televisi bahwa ada serangan Negara Islam di Australia.
* Monis mengklaim telah menanam bom di Martin Place dan Circular Quay yang siap diledakkan via radio control.
* Dia berulang kali mengancam akan menembak sandera jika mengalami kebuntuan.
* Pada 02:14 tiba-tiba ia Johnson berlutut kemudian menembaknya dari jarak dekat.
* Sejak itu polisi menyerbu dan mengakhiri penyanderaan yang dilakukan Monis. Selain Johnson, satu sandera Katrina Dawson juga tewas.

Terus-Terusan Kritik Jokowi, Effendi Simbolon Malah Dibela, Ada Apa?

effendi

Jokowi dan Effendi Simbolon saat kampanye

Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon seperti tak bosan-bosannya mengritik Presiden Jokowi-JK yang notabene dicalonkan partainya sendiri. Tak tanggung-tanggung ia melakukannya dalam tiga hari terakhir ini di tempat berbeda. Bahkan bisa lebih karena tak ada yang berniat mencegahnya.

Katanya, jika ingin menjatuhkan Jokowi-JK, sekarang adalah saatnya. “Karena begitu banyak celahnya dan mudah-mudahan dua-duanya (Jokowi-JK) yang jatuh,” katanya di Universitas Paramadina, Senin (26/1).

Kritik serupa ia ulang sehari kemudian di gedung DPR, Selasa (27/1) malam. Ia menyebut Jokoei mengelola negara seperti mengelola LSM. “Sekali lagi saya mengingatkan, Mas Jokowi hati-hati njenengan. Saya nggak menuduh lho, potensi yang dipakai lawan (untuk menjatuhkan) besar sekali,” katanya.

Dan kemarin Rabu (28/1) di ruang representasi Perpustakaan MPR, komplek Parlemen, Effendi menyebut mantan gubernur DKI itu tidak suka baca “buku”. “Kalau buku ini diterima langsung oleh Presiden, paling dia hanya akan baca judulnya saja,” ucap Effendi.

Kritik Surya Paloh

Dalam tiga kali kritikan itu, ia sempat menyinggung Seskab Andi Widjajanto yang dianggapnya pengkhianat dan bau kencur. Juga Surya Paloh yang dianggap tak tahu diri, karena pengaruhnya jauh lebih besar dibanding perolehan suara partainya yang hanya 6 persen. “Bukan cengkeraman PDIP. Lebih banyak Paloh. Cuma suara 6 persen, tapi andilnya segitu,” ucap Effendi

Yang dimaksud Effendi adalah jatah menteri Partai Nasdem yang dipimpin Surya Paloh sebanyak tiga orang, plus Jaksa Agung yakni Menkopolhukam Tedjo Edhy, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pertanahan dan Kepala BPN Ferry Mursidan Baldan dan Jaksa Agung HM Prasetyo. Jatah kursi setingkat menteri Nadem dengan demikian sama dengan PDIP, penyokong utama pemerintahan Jokowi, yang memperoleh sekitar 26 persen suara dalam pillpres wakil rakyat.

Kritikan terhadap Surya Paloh sempat dibantah Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella. Rio enggan menebak maksud di belakang pernyataan Effendi. “Saya tidak mengerti maksud Effendi. Mungkin hanya perasaan Effendi saja. Mungkin Jokowi sudah lama tidak menegur dia. Kalau ditegur pasti memahami,” ucap politikus asal Bengkulu ini.

Sesama anggota DPR dari PDIP, Charles Honoris, pun menyebut rekannya itu sedang berhalusinasi. “Pernyataan Effendi Simbolon tidak mewakili sikap PDI Perjuangan. Itu pernyataan pribadi beliau. Mungkin Pak Effendi lagi halusinasi waktu bicara itu,” kata, Charles Honoris, seperti dikutip Tribunnews, Selasa (27/1).

Effendi Simbolon adalah pendukung utama Jokowi dalam Pilpres lalu. Ia masuk dalam tim sukses Jokowi-JK. Indobarometer pun menyebut sebagai salah satu calon menteri ESDM, yang kini dijabat Sudirman Said. Entah mengapa, ia gagal menjadi menteri di cabinet Jokowi-JK.

Ketika ia menolak rencana kenaikan harga BBM bersama politisi partai PDIP lainnya, Rieke Dyah Pitaloka, orang pun Effendi dan juga Rieke tengah kecewa karena tak terpilih menjadi menteri. “Tapi anehnya, ketika Jokowi menurunkan harga BBM hingga dua kali, kenapa ia masih keras kepada Jokowi?” ucap Honoris.

Tak kalah anehnya, tak ada sanksi tegas terhadap apa yang dilakukan politisi yang pernah menjadi calon Gubernur Sumatera Utara itu. Padahal apa yang dilakukan Effendi berlawanan dengan himbauan Megawati agar semua elite PDIP mendukung kebijakan Jokowi-JK.

Dan terhadap Mega, Effendi pun terkesan justru membelanya mati-matian. Ia misalnya membantah bahwa PDI Perjuangan tengah berupaya melemahkan KPK sekaligus melindungi sang ketua dari jeratan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menurutnya, Megawati tak melakukan kesalahan saat mengeksekusi kebijakan terkait BLBI. Keputusan yang diambil Megawati, kata dia, merupakan lanjutan dari proses yang telah berjalan sejak rezim Orde Baru.

“Kedudukan Megawati saat itu adalah mandataris dari MPR. Proses BLBI itu proses lanjutan, sehingga sebagai mandataris, itu beliau hanya melanjutkan. Jadi kita tidak berpikir ada sesuatu yang salah dari situ,” ujarnya.

Malah Dibela

Lucunya, apa yang dilakukan Effendi tersebut justru banyak dipuji oleh kalangan dalam PDIP sendiri. Menurut politisi Senior PDIP, Hendrawan Supratikno, pernyataan Effendi Simbolon tersebut adalah kritikan kepada pemerintah untuk berbuat lebih baik lagi.

“Mungkin ini harus ditempatkan dengan proposional. Kritikan ini harus dipelihara dan diberi ruang. Karena, dalam demokrasi yang sehat kritik diperlukan,” kata Hendrawan seperti dikutip Okezone.

Pernyataan serupa disampaikan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira. Ia menilai tak ada yang salah pada kritikan Effendi Simbolon kepada Presiden Joko Widodo. Ia justru menilai cibiran pedas adalah gaya Effendi menyampaikan rasa sayangnya ke Jokowi.

“Kalau kita lihat dari konteksnya apa yang disampaikan Pak Effendi itu soal gaya, tapi dia menyayangi Pak Jokowi,” kata Andreas usai diskusi di Warung Daun, Cikini, Rabu (28/1).

Pembelaan kalangan dalam PDIP terhadap Effendi imbolon kian menguatkan dugaan bahwa apa yang dilakukannya mendapat resti dari pimpinan partai. Publik pun jadi menduga, selain BLBI, muaranya adalah pada polemik calon Kapolri Budi Gunawan (BG).

Kepala Lemdiklat Polri itu adalah orang dekat Megawati dan berharap bisa menjadi Kapolri. Ternyata, di luar dugaan dapat hambatan dari KPK dengan status tersangkanya. Megawati berharap Jokowi mau mengabaikan KPK, apalagi pencalonan BG mendapat dukungan mutlak dari DPR.

Nyatanya Jokowi malah menunda pelantikan BG. Belakangan Jokowi juga malah membentuk tim independen yang terdiri dari tokoh-tokoh yang cenderung pro KPK. Belum mendapat SK, Tim Sembilan terbukti sudah berani menyarankan agar membatalkan pelantikan BG.

Maka, bisa dibayangkan, ke depan kritik terhadap Jokowi akan kian deras, justru dari kalangan PDIP sendiri. Sanggupkan Jokowi menghadapinya?

Kubu Agung Laksono Menangkan Gugatan di Mahkamah Partai, Kubu Ical Tak Menerima

kubuagung

Kubu Agung menangkan gugatan di Mahkamah Partai Golkar

Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional IX Bali, Fadel Muhammad, menolak mengakui jika putusan majelis Mahkamah Partai memenangkan pengurus Golkar hasil Munas IX Jakarta yang dipimpin Agung Laksono. Menurut Fadel, putusan Mahkamah Partai adalah seimbang.

Fadel merujuk pendapat dua majelis Mahkamah Partai, Muladi dan HAS Natabaya, yang menyatakan tidak ingin berpendapat bahwa pengurus Golkar hasil Munas IX Bali atau kubu Aburizal sedang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung terkait putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Muladi dan Natabaya menganggap hal itu sebagai sikap bahwa kubu Aburizal tidak ingin menyelesaikan perselisihan kepengurusan Golkar melalui Mahkamah Partai.

“Dua sama. Muladi dan Natabaya tidak menyatakan demikian (memenangkan kubu Agung),” kata Fadel seusai mengikuti jalannya persidangan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (3/3).

Fadel mengatakan bahwa kubu Aburizal (Ical) telah memprediksi putusan Mahkamah Partai akan terbelah seperti ini. Hal itu karena Andi Mattalatta dan Djasri Marin merupakan majelis Mahkamah Partai dari kubu Agung Laksono.

“Kita sudah prediksi sejak awal karena dua orang ini (Andi dan Djasri) hanya memihak ke sana. Natabaya agak netral, tapi setelah baca dokumen, beliau berpendapat yang lain,” ujarnya Fadel lagi seperti dikutip Kompas.com.

Djasri dan Andi menilai Munas IX Bali yang menetapkan Aburizal Bakrie dan Idrus Marham sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal Partai Golkar secara aklamasi adalah tidak demokratis. Adapun untuk Munas IX Jakarta, Andi dan Djasri menilai pelaksanaannya sangat terbuka, transparan, dan demokratis. Meski di lain sisi, Andi dan Djasri menilai Munas IX Jakarta memiliki banyak kekurangan.

“Maka, mengabulkan permohonan pemohon (Agung) sebagian, menerima kepengurusan Munas Ancol,” ucap Djasri.

Ia mengungkapkan, putusan itu harus dilaksanakan berikut sejumlah syaratnya. Dengan syarat itu, pengurus Golkar harus mengakomodasi kubu Aburizal secara selektif dan yang memenuhi kriteria, loyalitas, serta tidak melakukan perbuatan tercela untuk diakomodasi ke dalam pengurus partai. Majelis juga meminta kepengurusan Agung untuk melakukan tugas utama partai mulai dari musyawarah daerah dan penyelenggaraan Musyawarah Nasional X Partai Golkar. Pelaksanannya paling lambat adalah Oktober 2016.

“Kami akan melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan Mahkamah Partai, mulai hari ini sampai pelaksanaan konsolidasi, dengan menyusun kepengurusan. Kami akan meneruskan pengesahan ini ke Kemenkumham,” ujar dia.

PUTUSAN BERBEDA
* MULADI DAN HAS NATABAYA:
Kubu Aburizal Bakrie melayangkan proses Kasasi ke Mahkamah Agung atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, maka hal itu dianggap kubu Ical tengah berupaya menyelesaikan persoalan tanpa melalui Mahkamah Partai. Jadi harus menunggu proses kasasi yang dilakukan kubu Ical.

* DJASRI MARIN DAN ANDI MATTALATTA:
Mengesahkan hasil Munas Jakarta pimpinan Agung Laksono. Dasar pertimbangan karena Munas Bali yang diselenggarakan kubu Aburizal dirasa tidak transparan, tidak demokratis, dan tidak aspiratif. Sementara kubu Munas Jakarta dipandang berlangsung demokratis dan terbuka.

Ini Alasan Ajeng Yulia Masih Bisa Bebas dari Hukuman Mati

ajengyulia

Utusan malaysia

Pemerintah Indonesia tidak diam terkait vonis mati yang menimpa wanita muda Indonesia Ajeng Yulia (21 tahun) di Malaysia. Pemerintah Indonesia sedang melakukan upaya banding dan yakin Ajeng bisa lolos dari jerat hukuman gantung tersebut.

Optimisme itu disampaikan Wakil Dubes RI di Malaysia, Hermono seperti dilaporkan liputan TVone dari Malaysia. Adapun optimis didasarkan pada posisi Ajeng masih muda, bukan anggota sindikat narkoba, dan lebih sebagai korban penipuan.

Seperti diketahui, Ajeng yang tinggal di Tebet, Jakarta mengaku kenal seorang pria Nigeria bernama Stanly. Ia pun mengaku sabu seberat 3,004 kg yang dibawanya merupakan milik pria yang dikenalnya melalui media social tersebut.

Hakim Pengadilan Mahkamah Tinggi di Kuantan, Pahang, Malaysia, Datuk Ab Karim Ab Rahman menyatakan bahwa Ajeng gagal membuktikan pembelaannya. Ajeng dianggap mengarang cerita. “Tertuduh (terdakwa) memberikan nama ‘Stanly’, namun tidak mengemukakan nomor telepon atau alamat lelaki itu. Terdapat beribu-ribu lelaki yang mempunyai nama itu,” kata hakim seperti dikutip Bernama.

Menurut Hermono, tim pengacaranya kini sedang mengajukan banding ke Mahkamah Rayuan (Pengadilan Tinggi) jika gagal akan terus melakukan banding ke Mahkamah Persekutuan (Mahkamah Agung), jika gagal juga akan memohon pengampunan atau semacam Grasi kepada Raja Malaysia.

Seperti diketahui, Ajeng adalah satu dari 229 WNI yang terancam hukuman mati, 131 orang di antaranya terjerat kasus narkotika di luar negeri. 77 orang terancam hukuman mati karena terlibat dalam kasus penghilangan nyawa. Kemlu RI telah menyelesaikan kasus hukum WNI di luar negeri sebanyak 9.290 kasus dari 1 Januari hingga 30 September 2014.

Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi menegaskan negaranya terus mengobarkan perang melawan kejahatan narkoba. Zat berbahaya itu menyebabkan generasi muda, dengan catatan polisi korban paling muda baru berusia tujuh tahun.

Jumlah pecandu narkoba di Malaysia mencapai 1,4 juta orang. Polis Diraja Malaysia mencatat 21.227 kasus terkait narkoba masuk ke meja penyidik sepanjang tahun lalu. Kasus tersebut meningkat dibanding 2013, dengan 20.887 kasus pemilikan maupun peredaran narkotika.

Korut Takut Digulingkan Korsel-AS

Korea Utara seperti sedang mencemooh resolusi PBB saat mereka meluncurkan dua rudal balistik ke arah laut di Semenanjung Korea. Di kawasan itu tentara Amerika Serikat dan Korea Selatan sedang memulai latihan militer bersama tahunan mereka.

Dua rudal, diyakini rudal Scud-C, lepas landas dari dekat Nampo, sebuah kota pesisir sebelah barat daya dari Pyongyang, ibukota Korea Utara. Rudal tersebut melintasi semenanjung Korea sebelum menabrak laut di lepas pantai timur Korea Utara.

“Dua rudal tersebut terbang sejauh 490 kilometer,” kata Kim Min-Seok, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel.

Ia mengutuk uji coba rudal yang dilakukan negara tetangganya itu, sebagai provokasi menuju perang terbuka. Apa yang dilakukan Korut juga dianggap pelanggaran resolusi PBB yang melarang Korut melakukan pengujian teknologi rudal balistik terkait.

Larangan itu diberlakukan setelah Korea Utara diduga tengah melakukan tes senjata nuklir melalui rudal. Uji coba tersebut sangat mengkhawatirkan banyak negara sehingga PBB mengeluarkan resolusi. Sebelumnya sejumlah perusahaan senjata Korut juga kena peringatan dari PBB.

Korut sendiri marah karena latihan militer dua negara tersebut akan berlangsung sebulan hingga 24 April di Semenanjung Korea. Korut menuding latihan tersebut bertujuan menggulingkan pemerintah Korea Utara. Dalam latihan itu, sebanyak 200.000 tentara Korsel dan 3.700 tentara Amerika terlibat.

“Kalau Korea Utara mengambil tindakan yang provokatif, militer kami (Korsel dan AS) akan bereaksi dengan tegas hingga mereka menyesalinya,” ancam Kim Min-Seok.

KRONOLOGI KETEGANGAN DI SEMENANJUNG KOREA
* 1950-53: Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Hingga kini sekitar 28.500 tentara Amerika ditempatkan di Korea Selatan sebagai pencegahan terhadap potensi agresi dari Korea Utara.
* 2010: Kapal Korsel meledak puluhan orang meninggal, Korsel menuding itu ulah senjata torpedo Korut.
* 2013: Korut beberapa kali melakukan tes rudal dan senjata perangnya. Apa yang dilakukan Korut dianggap membahayakan.
* 2014: Korsel dan AS kembali meningkatkan latihan perang karena menganggap Korut tetap berbahaya. Korut mencoba menghentikan dengan tembakan rudal.
* 2014: AS menuduh Korut melakukan serangan cyber ke arah Sony Entertainment. Perang cyber pun dimulai. Dan AS menganggap Korut gampang ditaklukan di perang dunia maya itu.
* 2015: Korut menyatakan akan meninjau ulang rencana senjata nuklirnya jika AS dan Korsel menghentikan latihan perang. Permintaan itu ditolak karena Karut dianggap tak serius;

Pelimpahan Perkara Budi Gunawan, Bukti KPK Sudah Melemah

Pelimpahan perkara dugaan korupsi Komjen Budi Gunawan (BG) ke Kejaksaan Agung dinilai banyak pihak sebagai awal kemunduran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika diisi pelaksana tugas atau pimpinan sementara KPK.

“Perlimpahan perkara BG ke Kejaksaan merupakan langkah mundur pertama Plt Pimpinan KPK pascadilantik presiden. Ini langkah mundur pertama yang sangat mengecewakan dan memberikan pesan buruk kepada publik bahwa KPK sudah melemah,” ungkap Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW Emerson Juntho sambil membawa bendera setengah tiang di KPK, Jakarta, Senin (2/3).

Pernyataan Emerson ini menanggapi sikap pimpinan KPK yang sepertinya sepakat melimpahkan perkara Komjen Budi ke Kejaksaan Agung. Bahkan, Plt Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki menyerah untuk mempertahankan kasus tersebut tetap di KPK.

Pelimpahan kasus ini juga menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi ke depan. “Kami khawatir akan muncul langkah mundur-langkah mundur serupa yang akan membuat KPK terus dilemahkan,” tegas Emerson seperti dikutip Tribunnews.

Ia memastikan Koalisi Masyarakat Antikorupsi kecewa karena KPK terlalu cepat menyerah sebelum menempuh upaya hukum lainnya untuk melawan putusan praperadilan yang mengabulkan separuh permohonan Budi Gunawan. Salah satu putusan hakim tunggal Sarpin Rizaldi, penetapan tersangka terhadap Budi oleh KPK tidak sah.

Seharusnya, kata Emerson, KPK mencoba mengajukan kasasi atas putusan hakim Sarpin tersebut. Sekali pun nanti pengajuannya ditolak, KPK masih bisa melakukan upaya peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Salah satu Pimpinan sementara KPK Indriyanto Seno Adji mengatakan, opsi PK ke Mahkamah Agung atas putusan praperadilan terkait penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan tidak ditempuh KPK karena terbentur masalah regulasi. Dalam KUHAP, kata dia, penegak hukum tidak diperbolehkan mengajukan PK.

“Kalau PK, kita kan dasarnya regulasi KUHAP. Apakah seorang penegak hukum diperkenankan mengajukan PK? Kan enggak,” ujar Indriyanto di Gedung KPK.
Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, KPK telah berupaya melakukan upaya hukum dalam menyikapi hasil praperadilan. Namun, langkah kasasi yang ditempuh KPK telah ditolak. “Kami, KPK, terima kalah. Tapi tidak berarti harus menyerah. Masih banyak kasus di tangan kami,” kata Ruki.

Sempat Terjadi Perdebatan

Sementara itu pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, mengakui bahwa para pimpinan KPK sempat berdebat mengenai kelanjutan penanganan perkara Komjen Budi Gunawan. Saat itu, kata Johan, kelima pimpinan memiliki pendapat masing-masing mengenai persoalan tersebut.

“Memang sebelumnya ada perdebatan yang cukup tajam. Ada perdebatan cukup ramai itu, yang melibatkan struktural, lalu dilimpahkan ke pimpinan. Mekanismenya harus diputuskan melalui kolektif kolegial,” ujar Johan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3).

Johan mengatakan, selain dengan sesama pimpinan KPK, mereka juga berdiskusi dengan Polri dan Kejaksaan Agung. Diskusi juga mencakup upaya hukum atas hasil praperadilan Budi, yaitu dengan mengajukan kasasi.

“KPK kan sudah melakukan kasasi. Menurut humas PN Jaksel, itu tidak diterima. Kita kirim surat ke MA, tetapi tidak ada jawaban,” kata Johan.

Saat opsi upaya hukum habis, Johan mengakui ada opsi untuk menghentikan kasus. Namun, Undang-Undang KPK tidak mengatur penghentian penyidikan suatu kasus. “Lalu apa nih? Kita hentikan? Sementara kita tidak punya instrumen untuk menghentikan itu. Opsi itu juga dibicarakan,” ujar Johan seperti dikutip Kompas.com.

Setelah menimbang berbagai hal, ditambah dengan koordinasi dengan Polri dan Kejaksaan, mereka sepakat untuk melimpahkan penanganan kasus Budi Gunawan ke Kejaksaan. “Setelah menimbang berbagai hal, kemudian diputuskanlah KPK melimpahkan BG ke Kejaksaan,” kata Johan.

KPK menetapkan Budi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian.

Budi lantas menggugat penetapannya sebagai tersangka ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim Sarpin Rizaldi kemudian memutuskan bahwa penetapan status Budi sebagai tersangka oleh KPK tidak sah secara hukum.


KRONOLOGI “KEMENANGAN” KOMJEN BG TERHADAP KPK

13 JANUARI 2015: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan calon Kapolri Komjen BG, sebagai tersangka kasus korupsi (rekening gendut)
17 JANUARI 2015: Jokowi tunda pelantikan Komjen BG karena menjadi tersangka KPK. Wakapolri Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas Kapolri.
22 JANUARI 2015: Komjen BG ajukan praperadilan ke Pengadilan Jakarta Selatan.
16 FEBRUARI 2015: Hakim Sarpin Rizaldi memenangkan gugatan pra peradilan BG. Status tersangka yang diajukan KPK dianggap tidak sah.
18 FEBRUARI 2015: Presiden Jokowi memutuskan tidak melantik Komjen BG sebagai Kapolri. Ia mengajukan Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Pada saat bersamaan ia membebastugaskan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Jokowi lalu menunjuk mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, akademisi UI Indriyanto Seno Adji, dan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP mengisi kekosongan kursi KPK.
2 MARET 2015: Pimpinan sementara KPK menyerahkan kasus KPK ke Kejaksaan Agung. Dengan demikian, kasus itu tak dilanjutkan oleh KPK. Ruki mengaku