Penetapan Hasil Pileg 2014 Terancam Gagal: Siapa sih, Husni Kamil Manik?


Husni

Foto Profil Husni Kamil Manik seperti termuat Pdf situs KPU.

Hari-hari ini semua orang tertuju kepada Husni Kamil Manik, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat. Setelah gagal mencapai target menyelesaikan rekapitulasi yang ia tetapkan sendiri, Minggu (4/5), kini ia keukeuh bisa melakukan penetapan hasil rekapitulasi nasional sesuai jadwal pada Jumat 9 Mei mendatang.

“Soal keraguan itu kan sifatnya subjektif dan personal. Silakan saja meragu tapi kami akan tunjukkan tanggal 9 Mei, semua sudah oke,” kata ketua KPU, Husni Kamil Manik, seperti dikutip Merdeka.com Selasa (6/5).

Sejak rekapitulasi nasional dimulai tanggal 26 April lalu, KPU hanya mengesahkan rekapitulasi suara dari satu sampai dua provinsi setiap hari. Pengesahan rekapitulasi tersendat oleh keberatan dari saksi partai politik dan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hingga Selasa (6/5) KPU hanya berhasil mengesahkan satu provinsi lagi yakni Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berarti baru 13 provinsi dari 33 provinsi yang dianggap sudah selesai. Padahal batas waktunya tinggal dua hari lagi, yakni Jumat 9 Mei 2014.

Husni Kamil Manik, siapa sih dia? Meski sudah menjabat sebagai Ketua KPU sejak 12 April 2012, nama Husni mulai sering dikutip dalam sepekan terakhir. Terutama setelah tahapan pemungutan suara pemilu legislatif (Pileg) 9 April lalu selesai.

Kala itu ia masih sering mengumbar optimis bahwa Pileg 2014 akan lebih baik dari Pileg sebelumnya (2009). Baik dari segi administrasi, maupun sengketa. Bahkan ia sempat memasang target rekapitulasi nasional akan selesai 4 Mei, atau lebih cepat dua hari dari jadwal seharusnya.

Nyatanya, selain gagal mencapai targetnya sendiri, jadwal penghitungan hasil suara mundur dari 6 Mei menjadi 9 Mei. Artinya jadwal perhitungan dan penetapan akan dilakukan pada hari yang sama. Dan Husni ternyata tetap optimis meski publik meragukannya.

Dalam biodatanya, Husni sudah akrab dengan kepemiluan sejak mahasiswa. Pada tahun 1999 ia diikutsertakan Forum Rektor Seluruh Indonesia menjadi pemantau pemilu. Selanjutnya, pada pemilihan anggota KPU Sumatera Barat dia terpilih sebagai anggota dalam dua periode berturut-turut (2003-2008 dan 2008-2013).

Husni

Husni saat ini sangat populer dalam situs Google karena terkait batas waktu penyelasaian rekap suara Pileg

Selain aktif di KPU Sumbar, Husni pernah menjabat anggota Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia periode 2003. Dia masih aktif sebagai Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Barat periode 2010-2015.

Saat mengikuti seleksi menjadi anggota KPU pusat, Husni dan para anggota KPU sekarang diuntungkan dengan dicoretnya para anggota KPU lama yang mencalonkan diri. Tiga anggota KPU periode 2007-2012 yang mencalonkan diri adalah I Gusti Putu Artha, Sri Nuryanti, dan Saut Sirait.

Tim seleksi anggota komisioner KPU dari DPR menyebut alasan pencoretan ketiga anggota KPU incumbent itu karena rekomendasi tiga lembaga negara, yakni DPR, Komnas HAM, dan MK yang menyatakan bahwa seluruh komisioner KPU 2007-2012 tidak layak untuk dipilih kembali karena dianggap gagal.

Husni

Husni Kamil Malik ternyata kurang aktif dan populer di twitter.

Selanjutnya dalam voting terakhir di DPR, Husni masuk empat besar dari tujuh orang yang terpilih. Yakni Sigit pamungkas 45 suara, Ida Budiati 45, Arief Budiman 43, Husni Kamil malik 39, Ferry Kurnia 35, Hadar Nafis gumay 35, dan Juri Ardiantoro 34. Sedang tujuh orang lainnya tersisih.

Kejutan terjadi saat pleno pemilihan Ketua KPU. Nama Husni tiba-tiba menyeruak mengalahkan rekan-rekannya. Pada pemilihan tahap pertama ia masuk dua besar bersama Arief Budiman. Selanjutnya tahap kedua, semua anggota KPU sepakat memilih Husni menjadi Ketua KPU periode 2012-2017.

Soal terpilihnya sebagai orang nomor satu KPU,  seperti ditulis, vivanews.co.id, Husni berkata “Jangankan orang lain, saya juga kaget terpilih.” ucapnya ketika itu.

Nah, kini tampaknya publik harus siap dengan kejutan lain terkait penyelesaian rekapitulasi nasional hasil Pileg 2014 yang dipimpin Husni. Akankan nama Husni Kamil Malik dicap Ketua KPU gagal seperti Ketua KPU sebelumnya?

HUSNI KAMIL MANIK, S.P
Lahir di Medan, 18 Juli 1975 (39 tahun)

Status Perkawinan :
a. Menikah
b. Nama isteri: Endang Mulyani
c. Jumlah anak: 3 (tiga) orang:
1. M.A. Afifuddin Manik (7 tahun)
2. Abid W.A. Manik (5,5, tahun)
3. Nuraisyah H. Manik (4,5 tahun)

Pekerjaan :
Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat

Riwayat Pendidikan :
a. SDN 04 Kabanjahe, Kab. Karo, Sumut
b. MTsN Kabanjahe, Kab. Karo, Sumut
c. MAN I Medan, Sumut
d. Faperta Universitas Andalas, Padang, Sumbar
e. PPS Universitas Andalas, Padang, Sumbar

Pengalaman Pekerjaan :
a. Wakil Direktur Lembaga Studi Lingkungan dan Sosial
Padang, Sumbar, 2000-2003
b. Konsultan Kelembagaan Manajemen Irigasi DHV Nederland,
2001
c. Peneliti PSI-SDALP Unand, 2001 – 2002
d. Komisioner KPU Sumbar, 2003 – 2008
e. Komisioner KPU Sumbar, 2008 – 2013

Pengalaman Organisasi :
a. Ketua PW GPI Sumbar, 1996 – 1999
b. Ketua Koperasi Mahasiswa Unand, 1997 – 1998
c. Sekjen SMPT Unand, 1997 – 1998
d. Presiden BEM Unand, 1998 – 1999
e. Pengurus Besar (PB) HMI, 2002 – 2003
f. Bendahara DPP IKA Unand, 2006 – 2011
g. Pengurus KAHMI Sumbar, 2008 – 2013
h. Sekretaris PWNU Sumbar, 2010 – 2015

Pengalaman Terkait Aktivitas
Kepemiluan:
a. Anggota Pembina Aliansi Pemantau Pemilu Independen (APPI) Sumbar, tahun 1999
b. Peserta Pelatihan Manajemen Kepemiluan di Indonesia, tahun 1999, 2004, dan 2009
c. Koordinator Divisi Sosialisasi, Pengembangan, Pendidikan, dan Penyebaran Informasi KPU Sumbar, 2003 – 2008
d. Ketua Pokja Sosialisasi Pemilu DPR, DPD, DPRD KPU Sumbar, 2004
e. Ketua Pokja Teknologi Informasi Pemilu DPR, DPD, DPRD KPU Sumbar, 2004
f. Ketua Pokja Sosialisasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden KPU Sumbar, 2004
g. Ketua Pokja Pembentukan Perpustakaan Pemilu KPU Sumbar, 2004
h. Ketua Pokja Sosialisasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, 2005
i. Ketua Pokja Teknologi Informasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, 2005
j. Koordinator Divisi Sosialisasi Pemilu dan Pendidikan Pemilih KPU Sumbar, 2008-2013
k. Ketua Pokja Sosialisasi Pemilu DPR, DPD, DPRD KPU Sumbar, 2009
l. Ketua Pokja Teknologi Informasi Pemilu DPR, DPD, DPRD KPU Sumbar, 2009
m. Ketua Pokja Sosialisasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden KPU Sumbar, 2009
n. Ketua Pokja Teknologi Informasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden KPU Sumbar, 2009
o. Ketua Pokja Sosialisasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, 2010
p. Ketua Pokja Teknologi Informasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, 2010
q. Alumnis pada media harian, mingguan, dan Portal terbitan Sumbar tahun 2008 – sekarang
r. Pembicara dan Nara Sumber Diskusi, Workshop, Pelatihan, Pendidikan Kepemiluan dari tahun 1999 sampai sekarang di Sumbar

Lain-lain :
Karya Tulis tentang kepemiluan yang terpublikasi di media
massa, antara lain:
1. Perpustakaan Pemilu, terpublikasi pada Harian Posmetro, Padang;
2. Demam Democracy 2.0 dan Sosialisasi Pemilu 2009, terpublikasi pada Harian Posmetro, Padang;
3.Penyuluh Pemilu, terpublikasi pada Harian Singgalang, Padang;
4. Politisasi Perempuan dan Suara Terbanyak, terpublikasi pada Harian Singgalang, Padang;
5. Saatnya Pemilih Mencentang, terpublikasi pada Harian Padang Express;
6. Caleg Terpidana, terpublikasi pada Harian Padang
—————-
Ket: Biodata sebelum menjadi Ketua KPU Pusat www.KPU.go.id

One thought on “Penetapan Hasil Pileg 2014 Terancam Gagal: Siapa sih, Husni Kamil Manik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s