Ironi, Berebut Uang Palsu Saat Tahun Baru 35 Tewas


tragedi

Situasai di Lapangan Chen Yi, Bund, Shanghai, Pasca Tragedi. (youtube)

Sebanyak 35 orang tewas dalam perayaan Tahun Baru di Lapangan Chen Yi, Bund, Shanghai. Penyebabnya diduga saking banyaknya pengunjung, lalu dipicu penyebaran uang palsu melalui sebuah gedung tinggi di kawasan itu.

Malam itu, sekitar 300.000 orang memadati kawasan Bund, semua jalan terkenal dengan bangunan kunonya yang menghadap Sungai Huangpu, Shanghai. Sekitar pukul 23.30 waktu setempat, lembaran uang mirip mata uang dolar disebar begitu saja ke arah pengunjung.

Dengan spontanitas, para pengunjung di bawahnya berebutan. Akibatnya terjadi kepanikan. Banyak yang terjatuh, tak sedikit yang terinjak. Jumlah 35 orang korban tewas pun dianggap sebuah angka luar biasa. Musibah itu pun dianggap bencana terburuk kedua di kota kosmopolitan itu setelah kebakaran sebuah apartemen yang menewaskan 58 penghuninya tahun 2010 lalu.

Pemerintah Kota Shanghai belum berani menyimpulkan bahwa uang palsu sebagai penyebab kekacauan. Namun seorang warga bernama Cui Tingting (27 tahun) yakin uang palsu yang jumlahnya sangat banyak telah memicu pergerakan dalam kerumunan manusia malam itu.

Ia sendiri mengaku sempat memperoleh beberapa lembar. “Tapi ini terlalu kejam. Orang-orang di depan kami sudah jatuh (hanya karena berebut uang palsu). Tetapi diinjak-injak orang sekitarnya,” ucap Cui. Saksi mata lainnya menyebut uang palsu yang disebar ke udara bak sebuah hujan salju saking banyaknya.

Selain korban tewas, yang juga ada yang menyebut 36 orang, sebanyak 46 pengunjung mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit. Adapun jumlah korban tewas diantaranya 25 orang wanita. Sebagian besar mereka dari kalangan muda.

Saat melakukan jumpa pers, media asing dilarang hadir. Petugas kepolisian setempat menganggap kasus itu sangat sensitif. Di media sosial, gambar korban yang menerima perawatan darurat dihapus.
Meski demikian, sejumlah media lokal tetap berani mengritik pemerintah Shanghai karena kurang mengantisipasi musibah tersebut. Saat kekacauan terjadi, jumlah polisi dianggap kurang.

“Ini adalah kekacauan besar. Tapi hanya ada satu-dua polisi di lapangan, jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tulis Beijing News, mengutip salah seorang warga.

Media lainnya menyebut angka 35 sebagai angka sial bagi Tiongkok. “Tiga puluh lima orang tewas dalam penyerbuan Shanghai, 35 tewas dalam kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi Wenzhou, 35 tewas dalam kecelakaan tambang batu bara Henan dan badai di Yunnan.”

KORBAN PERAYAAN TAHUN BARU DI SHANGHAI
* 35 Orang tewas (25 perempuan, 10 laki-laki)
* 46 orang luka-luka (10 diantaranya luka berat)
* Usia korban diperkirakan 16-36 tahun
* Korban luka termasuk 3 warga Taiwan, 1 Malaysia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s