Mark Zuckerberg Ternyata Juga Pernah Diancam Akan Dibunuh #JeSuisCharlie


charlie

Solidaritas mendukung Charlie Hebdo agar tetap terbit (Guardian)

Perusahaan tehnologi raksasa dunia  seperti Facebook, Google dan Apple telah mengutuk serangan terhadap kantor majalah satir Perancis, Charlie Hebdo, di mana 12 orang tewas, termasuk delapan wartawan.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, dalam sebuah posting yang diterbitkan pada halaman profil pribadinya pada Jumat (9/1) pagi, menyerukan penolakan terhadap “kaum ekstrimis yang berusaha untuk membungkam suara-suara dan pendapat berbeda di seluruh dunia”.

“Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi di Facebook,” tulisnya. “Saya berkomitmen untuk membangun layanan di mana Anda dapat berbicara dengan bebas tanpa takut kekerasan.

“Pikiran saya adalah tentang korban, keluarga mereka yang ditinggalkan, orang-orang Perancis dan orang-orang di seluruh dunia yang memilih untuk berbagi pandangan dan ide-ide. Itu memang membutuhkan keberanian.”

facebookZuckerberg juga mengungkapkan bahwa ia pernah menerima ancaman pembunuhan dua tahun lalu sebagai reaksi atas konten yang menggambarkan Nabi Muhammad di situs jejaring social Facebook. “Ekstremis dari Pakistan mengancam akan membunuh saya karena berita tentang (kartun) Nabi Muhamad dibiarkan tayang di Facebook,” ungkapnya.

Menurut Zuckerberg, ia menolak menghapis konten itu, karena facebook dibangun di atas suara berbeda. “Kami berdiri untuk ini karena suara yang berbeda – bahkan jika mereka kadang-kadang ofensif – dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan lebih menarik,” tulisnya.

Hingga Jumat pagi, lebih dari 188.000 orang “menyukai” pos dan di share sebanyak 16.000 kali.

Sementara itu, Google menayangkan pita hitam pada homepage dan telah berjanji menyumbangkan 250,000 dolar AS (£ 195,000) melalui Digital Tekan Dana untuk mendukung majalah (Charlie Hebdo).

Beberapa awak redaksi yang selamat telah bersumpah tetap menerbitkan majalan tersebut bahkan dengan dicetak lebih banyak dari biasanya, yakni 1 juta eksemplar.

Apple telah memperbarui situs Perancis dengan menyertakan spanduk dengan kata-kata “Je Suis Charlie” (Saya Charlie). #JeSuisCharlie sempat menjadi tranding topic di Twitter, Facebook, dan Tumblr sebagai ungkapan solidaritas atas kekejaman penyerangan majalan Charlie Hebdo.

Sejumah awak media massa di Perancis sebelumnya telah bergerak untuk mendukung agar Charlie Hebdo. Bagaimanapun kebebasan mengemukakan pendapat tak bisa ditekan hanya dengan sekadar teror pembunuhan. Guardian Media Group telah menyumbangkan 100.000 poundsterling. Diharapkan Le Monde, Prancis Télévisions dan Radio France akan melakukan yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s