Humor Penerbangan: Pertama Kali Naik Pesawat


Udin, orang terkaya di desa, untuk pertama kalinya naik pesawat terbang ke Jakarta. Ia jalan sendirian karena anak-anaknya sudah berkeluarga, sedang istrinya tak mau diajak.

Setelah tiket pesawat yang dipesankan temannya berada ditangan, dia langsung menuju ke pesawat dan memilih duduk di kelas bisnis. Tak berlama lama berselang, seorang pria berpakaian rapi muncul, ia kaget mendapati kursinya telah diduduki Udin

“Maaf pak ini tempat duduk saya,” kata pria itu.

“Anda siapa?” Udin malah balik bertanya.

Setelah mendengar penjelasan pria itu, Udin segera menyaut. “Anda penumpang dan saya penumpang, kok ngusir. Itu kan masih banyak kursi yang masih kosong. Anda di sana saja duduknya,”

Karena tidak ingin terjadi keributan di pesawat, pria mengadu ke pramugari. Pramugari itu segera menghampiri tempat duduk Udin.

Tapi Udin malah terlihat kesal. “Ini lagi, katanya bertugas melayani kok ngusir. Saya tidak mau,” bentak Udin.

Karena kehabisan akal, si pramugari menjumpai Kapten pesawat dan menceritakan apa yang baru dialaminya.

“Ini apa lagi. Anda siapa?” tanya Udin ketus.

“Saya pilot. Saya yang nyopir pesawat ini,” ucap sang kapten,

“Loh saya itu kalau naik bis nggak pernah di usir sama sopir. Pokoknya saya mau duduk di sini. Titik.” Udin berkata setengah berteriak yang membuat sang kapten seperti kehabisan akal.

Dalam kondisi tak menentu, muncul seorang penumpang pria setengah baya, yang rupanya terburu-buru mengejar pesawat. Karena jalan terhalangi, ia bertanya pada pramugari ada apa gerangan. Sang pramugari lalu menceritakan semuanya kepada penumpang tersebut. Pramugari tampaknya setengah minta tolong kepada penumpang itu.

Merasa paham, sang penumpang segera mengambil alih masalah dan mendekati Udin.

“Bapak sepertinya orang kaya. Mau jalan-jalan kemana ya Pak?” sapanya dengan ramah.

“Oh, saya mau jalan-jalan ke Jakarta,” jawab Udin kali ini tanpa emosi.

“Wah, kalau begitu bapak salah tempat duduk. Ini tujuan Medan, kalau tujuan Jakarta tempat duduknya di sana, di deretan belakang,”

“Waduh, ini untuk yang mau ke Medan ya. Untung sampeyan memberi tahu. Kalau nggak saya bisa kesasar,” kata Udin dengan polos seraya beranjak meninggalkan tempat duduknya.

Pramugari dan kapten pilot pesawat serta penumpang lainnya hanya bisa melongo. Diantara mereka ada yang ingin tertawa, tapi ditahan dalam hati.

Setelah sampai di tempat duduknya, masih terdengar omelan dari mulut Udin, “Pramugari dan Pilot itu mestinya bilang kek dari tadi. Malah ngusir…,”

One thought on “Humor Penerbangan: Pertama Kali Naik Pesawat

  1. Pingback: Humor Penerbangan: Pertama Kali Naik Pesawat (2 dan 3) | FIKSIKULO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s