Jejak Pelarian Hayat Boumeddiene, Diduga Bergabung dengan ISIS


hayat

Hayat Boumeddiene saat menggunakan pakaian minim bersama suaminya, dan hayat yang telah menutup seluruh auratnya.

Polisi Perancis kini memburu Hayat Boumeddiene (26 tahun). Namun istri Amed Coulibaly yang telah ditembak mati itu, diduga sudah meninggalkan Perancis dan bergabung dengan ISIS di Suriah.

Coulibaly (32 tahun) ditembak polisi pada hari yang sama dengan penembakan dua bersaudara Said dan Cherif Kouachi (34 dan 32 tahun), serta Amed Coulibaly (32) di tempat terpisah,

Boumeddiene diduga terkait pembunuhan seorang polwan bernama Clarissa Jean-Philippe di sebuah supermarket di Montrouge. bersama suaminya pada 6 Januari. Polisi sempat membuat pengumuman bahwa pasangan suami- istri itu menjadi buronan.

Sehari berikutnya muncul berita menghebohkan berupa penyerangan brutal kantor majalah Perancis Charlie Hebdo oleh Kouachi bersaudara dengan korban 12 orang tewas. Charlie Hebdo dikenal sebagai majalah yang sering menjadikan tokoh-tokoh dunia, termasuk Nabi Muhammad, sebagai obyek lelucon dalam kartun.

Selanjutnya Coulibaly diduga berusaha membantu pelarian Cherif dan Said Kouachi dengan menawan sebanyak 20 orang di sebuah super market Yahudi di Porte de Vincennes. Namun akhirnya tewas ditembak polisi. Sedang ia sendiri membunuh empat orang tawanannya. Di tempat terpisah, Cherif dan Said Kouachi juga menemui ajalnya di tangan polisi, sedang lima orang sandera selamat.

Coulibaly dibesarkan di lingkungan kasar di Essonne, distrik Grande Borne. Di daerah itu lebih dari 40 persen menganggur – termasuk Coulibaly. Anak ketujuh dari 10 saudara, satu-satunya lelaki, tersebut kemudian melakukan perampokan tahun 2002 dan dipenjara enam tahun.

Ajaibnya, setelah bebas ia relatif cepat memperoleh pekerjaan tahun 2008- 2009. Di sana ia berkenalan dengan Boumeddiene yang saat itu bekerja sebagai kasir. Diduga perubahan perilaku keduanya, setelah terpengaruh Islam paham ekstrim, mereka dipecat dari tempat kerja masing-masing.

Saat itu, Coulibaly diduga masuk jaringan teroris Buttes-Chaumont, sebuah jaringan merekrut pemuda untuk dikirim ke Irak pada awal 2000-an. Boumeddiene yang kemudian menjadi istrinya terpengaruh.

Coulibaly sempat ditangkap pada tahun 2010 terkait rencana untuk membebaskan teroris. Ia kemudian menjalani hukuman penjara empat tahun. Setelah dibebaskan pada tahun 2014, bersama istrinya berpindah- pindah tempat.

Pada tahun 2010, keduannya sempat berkunjung ke rumah Djamel Beghal, teroris al Qaeda yang menjalani tahanan rumah. Boumeddiene dan Coulibaly mengambil serangkaian foto bersama, termasuk melakukan latihan menembak dengan senjata panah.

Adapun hubungan Coulibaly dan istrinya dengan keluarga Kouachi terbukti melalui catatan telepon, dimana Boumeddiene menelepon istri Cherif Kouachi, Izzana Hamyd, hingga 500 kali. Ini seolah membuktikan bahwa kasus penyerangan Charlie Hebdo terencana.

Perancis pun kini menetapkan Boumeddiene sebagai teroris paling dicari. Namun wanita cantik itu sudah berada dalam lindungan teroris ISIS, mungkin di Suriah.

TENTANG HAYAT BOUMEDDIENE
* Lahir lahir 26 Juni 1988 (26 tahun)
* Dari keluarga keturunan Aljazair
* Keluarga tujuh orang
* Tinggal di Villiers-sur-Marne, Timur Perancis
* Berkenalan dengan Coulibaly saat jadi kasir
* Menikah dengan Coulibaly 2009 dengan cara Islam
* Menolak mengutuk serangan Al Qaeda di Perancis

JEJAK PELARIAN BOUMEDDIENE
2 Januari terbang ke Turki via Madrid, dilanjutkan ke Perancis
7 Januari diduga ikut penembakan Polwan bersama Coulibaly
8 Januari: saat Coulibaly ditembak mati, Boumeddiene tinggalkan Paris
9 Januari: punya tiket balik tanggal ini ke Turki, tapi tak digunakan. Kini diduga berada di Suriah bergabung dengan militan ISIS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s