3,7 Juta Orang Turun ke Jalan Kutuk Teror di Perancis


solidaritas

Jutaan orang tumpah ke jalan di Kota Paris

Sekitar 3,7 juta orang di seluruh dunia turun ke jalan untuk mengormati 17 orang meninggal dunia karena dibunuh teroris di Perancis dalam tiga hari. Sebanyak 12 orang diantaranya adalah korban penyerangan majalah satir Charlie Hebdo.

Di Kota Paris sendiri, sebagai salah satu tempat teroris beraksi, berkumpul sekitar 2 juta orang memenuhi jalan-jalan itu. Mereka membawa spanduk dan kertas bertuliskan JeSuisCharlie. Jumlah itu merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah aksi massa turun ke jalan.

Pawai solodaritas di Paris langsung dipimpin Presiden Francois Hollande dan ditemani Perdana Menteri Inggris David Cameron. “Hari ini, Paris adalah ibukota dunia,” kata Holandde mengawali pawai Long March bersama jutaan warganya.

Pada hari itu, sebagian besar kota-kota besar dunia, melakukan aksi serupa. Mereka membawa bendera tiga warna milik Perancis. Presiden Francois Hollande dan sejumlah pemimpin dunia lainnya bergandengan tangan sebagai simbol persatuan mereka melawan terorisme.

“Kami di sini untuk mendukung kebebasan. Kami tidak bisa mengalahkan. Ini adalah kata yang penting, tidak hanya di Perancis, tapi di seluruh dunia,” kata seorang warga bernama Isabelle Gabarre, yang telah melakukan perjalanan dari rumahnya di Rouen, Normandia, dengan putrinya Mathilde.

Untuk bisa menuju lokasi dan bergabung bersama peserta solidaritas, pemerintah Perancis hari itu menggratiskan angkutan umum

“Ini sangat luar biasa. Orang-orang dari segala usia telah menunjukkan solidaritas nyata. Kebebasan yang kita miliki bukan sumber kelemahan terhadap ancaman teroris, mereka adalah sumber kekuatan,” ucap David Cameron.

Selain 17 korban meninggal dunia karena ditembak teroris, pemerintah Perancis juga berhasil membunuh tiga pelaku yakni Said dan Cherif Kouachi (34 dan 32 tahun), serta Amed Coulibaly (32). Satu lagi yang masih buron bernama Hayat Boumeddiene (26 tahun), istri Amed Coulibaly yang diduga sudah meninggalkan Perancis dan bergabung dengan ISIS di Suriah.

Dugaan bahwa mereka berkomplot, kemarin terbukti melalui tayangan video pengakuan Coulibaly. Video tersebut seolah ia sedang “bangkit dari kematian” Dalam video berdurasi sekitar 7 menit itu, Coulibaly membenarkan aksi pembunuhannya, membahas mengenai penyerangan kantor Majalah Charlie Hebdo dan berjanji setia terhadap kelompok militan Islamic State of Iraq and al Sham (ISIS).

Mengenakan baju dan sorban berwarna putih, dia kemudian menjelaskan secara detail dirinya ikut terlibat secara tidak langsung dengan penyerangan kantor Majalah Charlie Hebdo. Coulibaly mengaku mengenal kakak beradik Kouachi.

“Saya ikut membantu dalam proyeknya dengan cara memberi uang senilai beberapa ribu Euro sehingga mereka bisa menyelesaikan apa yang telah mereka beli,” ungkap Coulibaly.

Selain mengakui telah membunuh seorang polisi wanita dan lima warga Yahudi di Prancis, Coulibaly juga menyebut telah menyiapkan sebuah bom mobil di Paris. Seperti layaknya video pendukung ISIS lainnya, bendera kelompok tersebut turut menjadi latar belakang video.

AKSI SOLIDARITAS UNTUK KORBAN TERORIS SELAIN DI PARIS

BERLIN, JERMAN: Sekitar 18.000 orang berkumpul di depan Kedutaan Besar Perancis.
ROMA, ITALIA: Ribuan orang berpartisipasi dalam demonstrasi diam di depan Kedutaan Besar Perancis, memegang tinggi-tinggi pensil, lilin dan plakat.
BRUSSELS, BELGIA: Sekitar 20.000 orang berbaris diam-diam melalui pusat kota Uni Eropa.
VIENNA, AUSTRIA: Sekitar 12.000 orang bergabung dengan para pemimpin Austria untuk memberi penghormatan kepada para korban teror di Perancis.
MADRID, SPANYOL: Ratusan orang berkumpul di sebelah stasiun kereta api di mana Maret 2004 terjadi bom mobil yang menewaskan 191 orang.
MOSKOW, RUSIA: Sekitar seratus orang, sebagian besar warga Perancis, ikut ambil bagian dalam pawai diam di Moskow Gorky Park.
MONTREAL, CANADA: Ribuan orang, berulang kali meneriakkan ‘Charlie’, berbaris termasuk Laurent Beltritti, pramugari Perancis di kota itu.
ISTANBUL, TURKI: Puluhan demonstran berkumpul di pusat Istanbul untuk rally kecil.
BEIRUT, LEBANON: Sekitar 200 orang berkumpul untuk mengutuk serangan teroris. Mereka mengatakan ‘Kami tidak takut,’ dan ‘Je Suis Ahmed,’ Ahmed adalah polisi Perancis beragama Muslim yang tewas dibantai teroris.
JERUSALEM, ISRAEL: Beberapa ratus orang berkumpul di upacara peringatan di Balai Kota Yerusalem untuk mengungkapkan solidaritas dengan Perancis.
RAMALLAH, WEST BANK: Sekitar 200 warga Palestina turun ke jalan untuk membela Perancis.
GAZA CITY: Di Gaza, sekitar 20 orang menyalakan lilin solidaritas Perancis.
SYDNEY, AUSTRALIA: Lebih dari 500 orang berunjuk rasa di Martin Place, lokasi penyanderaan oleh seorang teroris belum lama ini.
TOKYO, JEPANG: Beberapa ratus orang, sebagian besar warga Perancis Jepang, berkumpul di halaman Perancis Institute di Tokyo.
NEW YORK, AMERIKA SERIKAT: Ratusan orang, sebagian besar berbahasa Perancis New York menerjang suhu dingin, melakukan solodaritas Perancis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s