Humor Jokowi (dan Megawati)


humor
Tujuh Presiden RI dan Prinsipnya
Presiden pertama = Merdeka atau Mati
Presiden kedua = Lebih baik sakit daripada diadili
Presiden ketiga = Lebih baik beras ketan daripada pesawat CN-235
Presiden keempat = Lebih baik dihujat daripada mundur
Presiden kelima = Lebih baik diam daripada ngrumpi
Presiden keenam = Lebih baik pencitraan daripada kecepatan
Presiden ketujuh = Lebih baik ditunda daripada melantik tersangka

Tujuh Presiden RI dan Tekadnya
Presiden pertama = maju terus pantang mundur
Presiden kedua = maju tak gentar selama ada yang bayar
Presiden ketiga = maju mundur sama saja
Presiden keempat = maju saja susah apalagi mundur
Presiden kelima = maju terus asal dapur ngebul
Presiden keenam = maju terus asal tak merusak citra
Presiden ketujuh: maju-mundur kena, makanya ditunda

Tujuh Presiden RI dan Pengalamannya
Presiden pertama = dimanfaatkan komunis
Presiden kedua = dimanfaatkan putera-puterinya
Presiden ketiga = dimanfaatkan konco-konconya
Presiden keempat = dimanfaatkan tukang pijatnya
Presiden kelima = dimanfaatkan suaminya
Presiden keenam = dimanfaatkan istrinya
Presiden ketujuh = dimanfaatkan “mamaknya”

“Blusukan” Yang Berakhir di Penjara

Seorang wanita menggampar Udin yang belum jadi pacarnya. Tamparan keras itu bahkan membuat hidung Udin berdarah.

Tak terima, Udin melaporkan tindakan kekerasan. Sebaliknya wanita yang dilaporkan Udin melakukan hal sama. Polisi itu kemudian melakukan cross check.

“Dia menamparnya saya di depan umum. Sebagai lelaki saya tak mau membalasnya karena tak menyelesaikan masalah. Saya ingin menyelesaikan masalah ini di sini, di depan bapak polisi,” papar Udin.

“Saya memang menampar lelaki itu, tadi dia dulu yang kurang ajar. Saya baru kenal dia beberapa Minggu dan belum jadian. Eh tangannya sudah seperti Jokowi,” lapor wanita yang menampar Udin.

“Maksud Anda apa menyebut seperti Jokowi?” Polisi bertanya serius.

“Itu lo pak. Tangannya dia (Udin) itu blusukan di baju saya. Itukan kurang ajar.”

Polisi itu kemudian membebaskan wanita itu dan menahan Udin dengan satu kesalahan serius. Yakni mencemarkan nama Kepala Negara.

Jokowi Menolak Dipanggil Ibu Megawati

Setelah memutuskan menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan, beredar kabar Jokowi menolak dipanggil Ibu Megawati.
Ada apa gerangan? Apakah ia takut dimarahi Ibu Megawati karena tak jadi melantik Budi Gunawan yang “titipan” sang mamak?
Bukan, ternyata eh ternyata, Jokowi menolak dipanggil Ibu Megawati karena namanya Jokowi. Masa laki-laki dipanggil Ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s