Budi Waseso 2,5 Tahun dari Brigjen ke Komjen, Ruarr Biasaaa…


poster

poster Komjen Budi Waseso di Bareskrim Polri (Kompas.com)

Kabareskrim Budi Waseso Kamis (5/2) resmi berpangkat Komjen dari Irjen. Dengan demikian, jendral bintang tiga yang delapan tahun dibesarkan di bagian Propam itu berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

Pangkat Komjen resmi disandang Budi setelah dilantik sesame Komjen, yakni Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti melalui upacara yang digelar di Rupatama Merkas Besar Polri, Jakarta. Sehari sebelum dilantik, dinding bagian depan gedung Bareskrim dipasangi spanduk berukuran 1,5 x 2 meter.

Dalam baliho tersebut terpampang foto Budi Waseso berseragam dinas lengkap dengan pangkat bintang tiga di pundak. Spanduk itu bertulisan Welcome to Bareskrim, to protect and serve for justice and humanity.

Dengan naik pangkatnya Budi Waseso, otomatis yang bersangkutan resmi masuk bursa calon Kapolri apabila Jokowi hendak membatalkan pelantikan BG. Sebab, calon Kapolri berasal dari jenderal bintang tiga. Anggota Kompolnas M. Nasser membenarkan hal tersebut. Menurut dia, Kompolnas sudah mengantongi rekam jejak Budi. “Kami sudah intensif memantau dia sejak jadi Kapolda Gorontalo,” ungkap Nasser seperti dikutip JPNN.

Hingga berita ini diturunkan, tak mudah untuk mengetahui rekam jejak Budi Waseso. (Baca Gebrakan Budi..) Namanya mulai muncul sejak menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes. Sejak itu namanya terus meroket. Setelah sedikitnya lima tahun dengan pangkat Kombes, bintang dipundak Budi pun akhirnya turun saat menjadi Kapolda Gorontalo 02 Juli 2012.

Pangkat bintang satu itu pun tak terlalu lama disandang. Pada 17 Nopember 2013 ia ditarik Widyaiswara Utama Sespim Polri. Tadinya publik mengira ia dimutasi karena saat menjadi Kapolda Gorontalo dianggap “terlalu berani” mengusut sejumlah dugaan kasus korupsi kepada daerah di sana. Ternyata ia malah promosi menjadi Irjen.

Setelah Widyaiswara Utama Sespim Polri, pada tahun itu juga Irjen Budi Waseso menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian, jabatan itu persis di bawah Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdilat) Komjen Budi Gunawan (BG).

Nah, kasus Budi Gunawan kemudian membawa berkah bagi Budi Waseso. Setahun kemudian ia naik pangkat lagi menjadi Komjen sebagai kabareskrim menyusul pemilihan BG sebagai calon kapolri tunggal meski kemudian pelantikannya ditunda. Maka hanya dalam dua tahun, bintang Budi Waseso meningkat dua kali. Sebuah kenaikan pangkat luar biasa.

Kini Komjen Budi Waseso pun menjadi salah satu calon kuat Kapolri. Bisa saja ia menjadi alat bargaining pendukung BG, misalnya, jika akhirnya mantan ajudan Megawati itu tak jadi dilantik, maka Budi Waseso yang harus jadi Kapolri karena untuk menjaga kasus-kasus KPK yang kini ditangani Polri.

Jika itu terjadi, Budi Waseso mungkin menjadi salah satu Kapolri paling hebat sekaligus beruntung karena naik pangkat tiga kali dalam 2.5 tahun. Kita tunggu saja.

JENJANG KARIER KOMJEN BUDI WASESO
5 Februari 2015: Resmi menjabat Kabareskrim dengan pangkat Komjen. Ia menggantikan Komjen Suhardi Alius yang digeser posisinya ke Lemhanas. Budi pun berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

17 Nopember 2013: Naik pangkat dari Brigjen (Kapolda Gorontalo) jadi Irjen (Widyaiswara Utama Sespim Polri). Ia dilantik bersama 17 perwira tinggi termasuk Putra Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Brigjen Firman Shantyabudi, Karodalops SOPS Polri. (sumber di sini)

02 Juli 2012: dilantik menjadi Kapolda Gorontalo menggantikan Brigjen Pol Irawan Dahlan yang mendapatkan posisi baru sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. Budi Waseso sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. (sumber di sini)

2010-2012: Kepala Pusat Penelitian Personil (KabagLitpers) Propam Mabes Polri. Memimpin penangkapan Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji saat yang bersangkutan menjadi tersangka KPK dan diduga hendak ke LN melalui Bandara Soekarno Hatta. (sumber di sini)

10 September 2008: Dari Kaden Opsnal II Puspaminal Proppam Polri menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes.(sumber di sini)

1 Juli 2008: Menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Naraya dalam rangka HUT ke-62 Bhayangkara saat menjabat Kaden Opsnal II Puspaminal Divisi Propam Polri dengan pangkat Kombes dengan NRP 60020780. (sumber di sini)

2 thoughts on “Budi Waseso 2,5 Tahun dari Brigjen ke Komjen, Ruarr Biasaaa…

  1. Pingback: Publik Menunggu “Gebrakan” Kabareskrim Budi Waseso | FIKSIKULO

  2. Ironis! Mental sebagian orang Indonesia yang merasa kalau tanpa bahasa Inggris kesannya tidak hebat atau kampungan.
    Spanduk bertuliskan “Welcome to Bareskrim, to protect and serve for justice and humanity” itu merupakan cerminan bahwa di lembaga resmi seperti Bareskrim pun ternyata bahasa Indonesia kurang atau tidak dihargai.
    Kenapa harus pakai bahasa Inggris? Apakah sebagian penduduk di sejumlah desa di Jawa yang tidak bisa berbahasa Indonesia, misalnya, mengerti bahasa Inggris? Lalu, pesan dalam spanduk itu untuk siapa? Untuk para expatriate?
    Siapapun yang punya ide dengan isi spanduk itu, terlepas mungkin setiap pagi ikut apel dan hormat bendera merah putih, rasanya tetap perlu dipertanyakan semangat nasionalismenya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s