Dendam Jihadi “Emwazi” John Pada Inggris


emwazi

Muhammade Emwazi, sosok di balik Jihadi John (theguardian)

Pemberitaan soal Mohammed Emwazi sebagai sosok di balik nama Jihadi John belum juga reda. Apalagi munculnya Emwazi dikaitkan dengan “kecerobohan” dinas rahasia Inggris, M15, yang dianggap tak mampu mencegahnya menjadi seorang teroris.

Dalam pengakuannya warga negara Inggris kelahiran Kuwait berusia 27 tahun itu, menyatakan pernah melakukan kontak dengan M15. Pengakuan itu diungkapkan melalui surat kabar Mail on Sunday dimana Emwazi melakukan kontak email dengan editor keamanan Robert Verkaik pada 2010 dan 2011.

Nah, dalam emailnya pada Desember 2010, Emwazi mengklaim sempat bertemu seorang agen Dinas rahasia Inggris yang menyamar sebagai calon pembeli mesin ketik jinjing. Ketika sang calon pembeli menyalami dan memanggil namanya, Emwazi mengaku terkejut karena selama ini ia mengaku tidak pernah mengungkap nama depannya kepada siapapun.

“Saya merasa terkejut dan berhenti bernafas sekian detik setelah dia pergi. Saya tahu siapa mereka!”

Sejak itu, Emwazi mengaku berhati-hati dengan setiap orang baru yang ingin mengontak dirinya. Ia menyatakan tidak takut dibunuh oleh MI5 dan ingin tetap melanjutkan hidupnya.

Mengenakan penutup muka hitam dan berbicara dengan aksen London, Jihadi “Emwazi” John diduga telah membunuh wartawan AS. James Foley dan Steven Sotloff, pekerja kemanusiaan Inggris David Haines, sopir taksi Inggris Alan Henning, dan pekerja bantuan AS Peter Kassig.

Emwazi dan dua temannya Bilal al-Berjawi serta Mohamed Sakr diduga korban perlakuan tidak adil dari pemerintah Inggris atas kehadiran mereka sebagai kelompok minoritas. Hal itu pernah mereka sampaikan pada Cage, kelompok hak-hak sipil Inggris. Cage inilah yang menyebut Emwaji dan kawan-kawan dendam pada M15 dan perlakuan pemerintah Inggris.

Munculnya dua orang Somalia yang mencoba membom sistem transportasi umum di London pada 21 Juli 2005 namun gagal, mengilhami Emwazi untuk mencari tahu jaringannya.

Namun perdana menteri Inggris David Cameron. Ia menuduh kelompok itu membantu teroris.

KRONOLOGI
2000-an: Emwazi berteman dengan Bilal al-Berjawi dan Mohamed Sakr masuk gang “Anak London Utara”.
2006: Ketiganya dikirim Somalia gabung dengan kelompok radikal Al Shahaab.
2009: Pulang ke Inggris dan ternyata dimata-matai agen rahasia M15.
2012: Berjawi dan Sakr tewas dalam sebuah pertempuran di Somalia. Emwazi dibujuk jadi mata-mata M15.
2013: Somalia tak lagi menarik untuk Jihad, Emwazi pun gabung dengan ISIS dan namanya melegenda sebagai Jihadi John

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s