Pujian untuk Presenter Rima Karaki yang Berani Membentak Ulama Garis Keras


rima

Presenter Rima Habib Karaki saat mencoba menjelaskan posisi dalam wawancara dengan seorang ulama garis keras Hani Al-Seba’i y.

Bertepatan dengan hari perempuan sedunia 8 Maret, Presenter TV Lebanon Al-Jadeed TV Rima Karaki menjadi bahan perbincangan di media sosial. Ia pun dianggap ratu sosial media di hari para perempuan tersebut.

“Rima Karaki is the Queen of the day by Social Media #WomensDay #NationalWomensDay @KarakiRima #RimaKaraki” kicau @JoelleJH salah seorang pegiat televisi di Lebanon.

Mengapa Rima Habib Karaki menjadi perbincangan? Tak lain karena keberaniannya membentak seorang ulama garis keras Hani Al-Seba’i yang dianggap telah merendahkan dirinya sebagai perempuan.  Al-Seba’i melarikan diri ke London setelah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena menjadi bagian kelompok Jihad Islam di Mesir.

Dalam wawancara itu Rima bertanya soal fenomena umat Kristen yang bergabung dengan ISIS. Namun Al-Seba’i malah berbicara keluar dari topik dan menjelaskan sejarah bergabungnya umat Kristen dengan Islam. Ia menyebut Brigade Merah di Italia, Tentara Merah di Jerman atau yang dikenal sebagai kelompok Baader Meinhof.

rimakaraki

Rima dalam profil di laman facebooknya

Mengetahui jawabannya terlalu melenceng, Rima Karaki memotong dan menanyakan terkait kondisi pada masa kini. Anehnya, mendapat pertanyaan seperti itu, Al-Seba’i malah tampak emosi. “Dengar. Jangan pernah memotong kalimat saya. Saya akan menjawab sesuka hati saya,” kata Al-Seba’i.

Rima pun kemudian menjelaskan aturan wawancara yang dibatasi waktu.
Lagi-lagi Al-Seba’i semakin marah. Presenter cantik itu pun akhirnya tak bisa menahan diri.

“Di dalam studio, saya yang mengatur jalannya acara. Sekarang terserah Anda. Jika waktu masih ada, Anda harus menjawab semua pertanyaan,” tambah Rima.

Al-Seba’i rupanya keras kepala. Ia tetap bersikukuh ogah menjawab pertanyaan sesuai yang diajukan. Al-Seba’i bahkan menyuruh Rima untuk menutup mulut.  “Bagaimana ulama terhormat seperti Anda bisa membentak seorang presenter televisi untuk menutup mulut?” ujar Rima dengan suara meninggi sambil memberi tanda kepada kru untuk mengakhiri wawancara.

Al-Seba’i pun terus ngomong, namun siaran sudah ditutup.

Sejak itu, video hasil wawancara Rima Karaki dengan ulama ekstrem itu beredar di media massa.

Untuk memberikan beberapa konteks, Al Jazeera TV kemudian memunculkan beberapa hasil wawancara dengan Al-Siba’i khususnya tentang kemarian pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden.

“Sheikh Osama dicintai oleh jutaan umat Islam Sheikh Osama adalah sebuah himne dalam hati, dari (kelompok) yang tertindas, dari Jakarta ke Kush, Pegunungan Hindu. Tanyakan orang-orang yang tertindas dan miskin, dan mereka akan memberitahu Anda bahwa mereka berduka untuk Sheikh Osama bin Laden,”

PROFIL RIMA HABIB KARAKI
* Tanggal Lahir: Every new morning (tak mau menyebutnya)
* Profesi: Penulis, Media Trainer, TV Program Editor & Presenter.
* Status: Menikah dengan dua anak
* Cita-cita semasa kecil menjadi hakim
* Menjadi presenter adalah profesi yang tak disengaja
* Mengakui sebagai pribadi yang ambisius.
* Ketakutan terbesar adalah menjadi terbiasa takut pada teror.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s