Sekjen PAN 2015-2020 Diluar Prediksi


eddy1

Eddy Suparno (CNNIndonesia)

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan secara mengejutkan menunjuk Eddy Suparno sebagai Sekretaris Jenderal DPP PAN. Eddy adalah seorang profesional, bukan seorang politisi sebagaimana banyak diprediksi akan mengisi posisi Sekjen PAN 2015-2020.

“Eddy Suparno latar belakangnya profesional. Dulu tim pemenangan Pak Amin dan Pak Siswono,” ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Selasa (17/3).
Menurut Zulkifli, Eddy merupakan sosok muda yang bisa bekerja full time di partai. Dia menyebut, pemilihan Edi lantaran PAN ingin berubah menjadi partai modern di tengah mendadapi situasi global.

Sejauh ini, sosok Eddy belum akrab dengan publik, termasuk PAN. Bahkan namanya di luar dugaan karena sebelumnya yang beredar adalah nama- nama politisi PAN.

Mereka adalah Suyoto (Ketua DPW Jatim), Wahyu Kristanto (Ketua DPW Jateng), Didik J Rachbini (Ketua DPP), Mashfuk (Politikus Senior PAN), Teguh Juwarno (Anggota DPR PAN), dan Hanafi Rais (Anggota DPR dan anak Amien Rais).

Dari bio datanya ia memang banyak berkecimpung di dunia profesional. Ia pernah menjabat seorang eksekutif di Bakrie Brothers. Dan sekarang dia menjabat sebagai direktur Bakrie and Brothers.

Eddy juga mempunyai pengalaman di bank selama 20 tahun, termasuk bekerja di berbagai negara di Asia seperti Singapura dan Hongkong. Ia juga mengembangkan karirnya sebagai direktur investasi di Merrill Lynch. Di Kadin ia menjabat ketua komite ntuk Inggris dan infrastruktur Eropa barat.
Eddy akan berpasangan dengan Bendahara Umum PAN yang sudah ditunjuk yakni Nasrullah. “Bendaharanya muda juga, Nasrullah, 40 tahunan, mantan anggota DPR, anak muda,” ucap Zulkifli.

Kepada CNN Indonesia, Eddy mengklaim dekat sekali dengan Amien Rais. “Saya punya hubungan baik yang cukup panjang dengan Pak Amien. Secara pribadi, saya sangat dekat dengan beliau,” kata pria berusia 49 tahun itu.

Eddy pertama kali bertemu Amien Rais pada 2001. Saat itu Amien menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan Eddy sibuk berkarier di dunia perbankan.

Baru pada 2004, Eddy bersentuhan intens dengan Amien. Saat itu Amien maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2004. “Saya meninggalkan pekerjaan saya di perbankan untuk membantu kampanye politik Pak Amien,” ujar Eddy.

Namun Amien kalah dalam pemilu, dan Eddy kembali ke pekerjaannya di sektor perbankan. “Meski begitu saya tetap amat dekat dengan Pak Amien. Bagi saya, Pak Amien adalah mentor politik. Saya menghargai kecerdasan, pengetahuan, dan kebajikannya,” kata dia.

Kedekatan Eddy dengan Amien Rais itu juga dikemukakan oleh anggota Fraksi PAN Yandri Susanto yang masuk ke dalam 12 orang formatur yang bertugas menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PAN. Yandri menyebut Eddy sebagai “tim inti” Amien Rais.

Oleh sebab itu Yandri membantah kabar yang menyebut Eddy sebagai orang luar partai yang mendadak ditempatkan di posisi strategis PAN. “Dia memang kader partai meski tak sering tampil. PAN butuh orang yang full time di internal partai,” kata Yandri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s