Kopilot Germanwings Ternyata Pernah Depresi Berat


germangwings5

Puing pesawat Germanwings (foto: telegraph.co.uk)

Para pejabat Perancis dan Jerman telah sepakat bahwa jatuhnya pesawat Germanwings Airbus A320 di Pegunungan Alpen karena disengaja kopilot Andrea Lubitz. Penyebabnya kini mengarah kepada kemungkinan ia bunuh diri

Seperti dikatakan Jaksa Marseille. Brice Robin, hasil rekaman kotak hitam menunjukkan Lubitz menerbangkan pesawat sendirian dan sengaja menabrakan pesawat yang dikemudikannya. Lubitz juga diduga sengaja mengunci kokpit dari dalam agar pilot pesawat yang habis dari toiltet tak bisa masuk kembali.

Ketika ditanya apakah ia percaya kecelakaan yang menewaskan 150 orang merupakan hasil bunuh diri, Robin hanya menggeleng kepala. “Orang-orang yang bunuh diri biasanya melakukannya sendirian..Saya tidak menyebutnya bunuh diri.”

Menjadi pilot bagi pemuda berusia 28 tahun itu adalah realisasi mimpinya semasa kanak-kanak. Sejak umur 14 tahun orangtuanya yang cukup berada sudah memasukannya ke kursus penerbangan. Pada usia 20 tahun, Lubitz meninggalkan kota kelahirannya untuk melakukan pelatihan pesawat komersial di Bremen. Nah, saat itu pilot yang gemar ikut lari marathon itu dikabarkan mengambil cuti.

Salah seorang teman sekolahnya mengatakan kepada media Jerman, Frankfurter Allgemeine Zeitung bahwa ia pernah mengambil istirahat dari latihan terbang karena masalah kesehatan mental atau depresi. Di halaman faceboooknya, Lubitz telah menghapus beberapa percakapan terakhirnya yang menguatkan adanya masalah mental dalam dirinya.

CEO Lufthansa, induk Germanwings, Carsten Spohr mengakui bahwa Lubitz sempat mengambil rehat selama enam tahun dalam pelatihan, “Enam tahun lalu ada jeda dalam latihannya. Setelah dia diklarifikasi lagi, dia melanjutkan pelatihan. Dia lolos,”

Sementara itu Jaksa negara Jerman telah menemukan bukti bahwa Andreas Lubitz menyembunyikan kondisi medis dari atasan dan rekan-rekannya. Dokumen dengan isi medis disita dari rumahnya. Isinya tentang enyakit yang ada dan pengobatan yang sesuai oleh dokter.

“Faktanya ada catatan sakit yang mengindikasikan ia tidak dapat bekerja. Catatan medis ditemukan telah robek.Catatan itu mendukung asumsi berdasarkan pemeriksaan awal bahwa almarhum menyembunyikan penyakitnya dari majikannya dan rekan profesi, “kata jaksa tersebut.

Setelah musibah tersebut sejumlah maskapai langsung memberlakukan penerbangan dengan tiga pilot, yakni satu kapten pilot dan dua kopilot. Rumus tiga pilot tersebut sudah diterapkankan maspakai penerbangan Amerikat Serikat setelah peristiwa Black September dimana pesawai dikendalikan teroris dan menabrakannya ke manara kembar WTC tahun 2011.

Maskapai yang langsung mengubah aturannya antara lain maskapai penerbangan asal Kanada, Easy Jet, Norwegian Air Shuttle, dan Air Berlin.

Andreas-Lubitz-DEE_3247465bTENTANG ANDREAS LUBITZ
* Dibesarkan di kota kecil Montabaur, 40 km dari Bonn, Jerman.
* Usianya kini antara 27 tahun – 28 tahun
* Ayahnya eksekutif bisnis sukses, ibunya seorang guru piano
* Ia dikursuskan sejak usia 14 tahun, mimpinya memang jadi penerbang
* Tahun 2007 (usia 20 tahun), ia meninggalkan Montabaur menuju Bremen
* Di Kota itu ia mulai latihan jadi pilot pesawat komersial
* Setahun tahun kemudian (2008) ia cuti pelatihan karena kelelahan (depresi)
* Setelah pelatihan kembali ia bergabung dengan Germanwings tahun 2013
* Sebelum musibah terjadi jam terbang Lubitz baru 600 jam menggunakan pesawat komersial.