Badrodin Kembalikan Kepercayaan Peraih Bintang Adhi Makayasa


badro

Badrodin Haiti

Hanya dalam waktu 45 menit, rapat paripurna DPR yang dihadiri 283 anggota langsung mengesahkan Badrodin Haiti sebagai cakapolri terpilih. Ketua Komisi III Aziz Syamsudin mengatakan, usai uji kelayakan dan kepatutan, secara terbuka 10 fraksi menyatakan dukungannya kepada Badrodin untuk menjadi kapolri.

Sementara itu, Ketua DPR, Setya Novanto mengatakan, DPR berharap Presiden Joko Widodo bisa melantik Badrodin secepatnya. “Karena ini situasinya sangat tepat dengan Konferensi Asia Afrika yang akan berlangsung 23-24 April. Kami berharap mudah-mudahan, dengan rekam jejak yang baik, Badrodin bisa menjalankan tugas dan fungsinya, sehingga Polri bisa kondusif dan solid,” ujar Setya seperti dikutip Beritasatu.com.

Dukungan penuh DPR terhadap Badrodin hampir mirip dengan dukungan terhadap Komjen Budi Gunawan. Hanya saja, dukungan terhadap BG kala itu terjadi dalam atmosfir tidak kondusif. Yakni saat Kepala Lamdikpol Polri tersebut ditetapkan menjadi tersangka kasus rekening gendut.

BG akhirnya menang di praperadilan atas penetapan tersangka oleh KPK. Meski demikian, Presiden Jokowi memilih tak jadi melantik BG dan memilih Badrodin sebagai pelaksana tugas Kapolri dan sebentar lagi menjadi Kapolri definitif. Dengan demikian, hampir tiga bulan sejak 16 Januari lalu, Badrodin menjadi plt Kapolri. Sebagai Kapolri, ia akan menjadi Kapolri ke-22 sejak Komjen Said Soekanto Tjokrodiatmodjo: 29 September 1945-14 Desember 1959.

Nah, yang menarik, Badrodin adalah lulusan akpol terbaik penerima bintang Adhimakayasa yang sukses menjadi Kapolri. Yang pertama adalah Jendral Sutanto yang menjadi Kapolri hampir selama tiga tahun, yakni 8 Juli 2005 – 30 September 2008. Ia menjadi Kapolri ke-18 menggantikan Jendral Dai Bachtiar. Jika Sutanto terbaik akpol 1973, Badrodin terbaik akpol 1982,

Lulusan Akpol terbaik setelah Sutanto, yakni Sri Soegiarto (terbaik Akpol 1974) terakhir Kalemdiklat Polri dengan pangkat Irjen, lalu Nanan Soekarna Akpol 1978 menjadi Wakapolri dengan pangkat Komjen, Anton Bahrul Alam menjadi Irwasum Polri (Komjen), dan Mathius Salempang menjadi Wakabareskrim. Badrodin pun mengembalikan kebanggaan sukses peraih Bintang Adhi Makayasa menjadi Kapolri.

DAFTAR LULUSAN AKPOL TERBAIK PERAIH ADHI MAKAYASA
1970 Bibit Samad Rianto – Inspektur Jenderal Polisi (Purn)
1971 Taufiequrachman Ruki – Inspektur Jenderal Polisi (Purn)
1973 Sutanto – Jenderal Polisi (Purn) – Kapolri
1974 Sri Soegiarto – Inspektur Jenderal Polisi (Purn) – Kalemdiklat
1978 Nanan Soekarna – Komisaris Jenderal Polisi (Purn) – Wakapolri
1980 Anton Bachrul Alam – Komisaris Jenderal Polisi (Purn) – Irwasum Polri
1981 Mathius Salempang – Inspektur Jenderal Polisi (Purn) – Wakabareskrim
1982 Badrodin Haiti – Komisaris Jenderal Polisi – Kapolri

Baca Daftar Peraih Adhi Makayasa 1970-1996

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s