Tips Melintas Nyaman di Tol Cipali 


 

Matahari Pagi di Tol Cikampek . Mobil sudah antre

 
Sabtu  (11/7), kami akhirnya merasakan Jalan Tol Cipali (Tol Cikopo-Palimanan). Mungkin karena masih enam hari sebelum Lebaran atau H-6 perjalanan via Tol terpanjang di Indonesia itu berjalan relatif lancar.

Kami berpangkat usai sholat subuh. Begitu masuk Tol di pintu masuk TB Simatupang depan Citos, Cilandak, suasana mobil mudik dengan tumpukan barang bawaan di atas mobil sudah terasa. Perjalanan relatif lancar, hanya tersendat di beberapa pintu Tol keluar sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek.

Masuk pintu Tol Cikopo juga agak tersendat. Namun setelah itu lancar sehingga tidak terasa kecepatan rata-rata mobil melaju bisa 100 km per jam. Dengan kecepatan itu setiap mobil leluasa menyalip mobil lain melalui jalur kanan. 

Nah dalam kondisi lancar seperti itu seharusnya semua melaju dengan tertib. Tapi ternyata ada satu-dua pengendara mengemudi dengan ugal-ugalan. Yakni memaksakan diri menyalip pengendara melalui lajur kiri bahkan bahu jalan. Padahal bahu jalan sepanjang Tol Cipali relatif sempit.

Itu terbukti tatkala akhirnya antrean kemacetan panjang terjadi sebelum keluar tol Cipali. Antrean sepanjang 5 km itu harus ditempuh selama dua jam, di mana jalan Tol yang seharusnya dua jalur menjadi tiga jalur dengan jalan per lahan. 

  
Selain karena volume kandaraan yang mulai banyak, kemacetan di pintu Tol Palimanan diduga karena pengembalian ongkos Tol yang relatif tidak mudah. Tarif Tol Cipali yang didiskon 25 persen dari Rp 94.000 menjadi Rp 72.000 untuk golongan I. Banyak spanduk agar pengendara membayar dengan uang pas membuktikan soal uang pengembalian di pintu Tol itu memang masalah.

Setelah Tol Cipali perjalanan via Tol Palimanan Kanci dan Jol Martapura atau dikenai sebagai Tol Bakrie benar-benar lancar. Dibanding menggunakan jalan non Tol, menggunakan Tol terbukti memang lebih cepat.

Baiklah setelah pengalaman mudik via Tol Cipali saya ingin memberikan beberapa tip.

1. Mengingat Jalan Tol Cipali yang sangat panjang dan lurus, persiapkan kondisi badan yang prima. Beristirahat cukup sebelum jalan.

2. Panjang jalan Tol Cipali adalah 116,75 km terdiri dari jalan beton dan aspal. Kondisi mobil juga harus dipersiapkan. Sepanjang Tol Cipali ada beberapa mobil yang terpaksa minggir karena mogok.

3. Melaju dengan kecepatan di atas 100 km di Cipali tidak terasa. Tetapi tetaplah mengemudi dengan konstan dan menyalip pada saat diperlukan. 

4. Sempatkan mampir ke Rest Area. Di Tol Cipali sendiri ada dua Rest Area besar dan relatif lengkap karena ada restoran, mini market, dan SPBU. Jangan lupa buang air kecil/besar karena saat terjadi kemacetan Hal itu Akan bermanfaat.

5. Saya belum mencobanya. Tapi saya pikir untuk menghindari kemacetan panjang di pintu Tol Palimanan, mungkin bisa keluar dulu via Pantura/Cirebon kemudian masuk lagi tol Palimanan via Kota Cirebon. 

Selamat menjajal Tol Cipali yang mau mudik, semoga lancar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s