Kalau Mama Mati (Humor)


terowongan

Ilustrasi — Terowongan di Stasiun Depok Baru. Kalau hujan lebat kini sering tergenang air rembesan.

Pekan lalu, seorang ibu bersama anak balitanya (sekitar 4 tahunan) berjalan perlahan menuruni tangga untuk menyebrang melalui terowongan bawah tanah di Stasiun Depok Baru.

Lalu terdengarlah perbincangan ibu anak tersebut. “Pelan-pelan dek. Nanti kalau jatuh gimana. Kalau mama jatuh terus mati gimana?,” ucapnya.

Si bocah yang diajak bicara diam saja. Dia rupanya ingin buru-buru sampai bawah meski keinginannya terhambat karena tangan mamanya lebih kuat menahan dia.

“Kalau mama mati dedek sama siapa dong. Mau cari mama baru?” katanya lagi.

Dengan spontan si bocah menjawab pelan “Jablay.”

Sang Mama tertawa, si balita ikut tertawa. Beberapa orang yang melintas dan kebetulan mendengar kata itu, termasuk saya, ikut tersenyum geli. Jawaban si bocah balita itu memang tak terduga.

Lalu terdengar ucapan si mama. “Dedek ini, ada-ada aja!”

Uhuy, Tiga Stasiun Baru Arah Tangerang


duri

Dua kereta arah Tangerang (kiri) dan Arah Manggarai di Stasiun Duri

Rencana pengoperasian tiga stasiun tambahan KRL Commuterline seharusnya pekan ini, namun batak karena ada masalah teknis. Tiga stasiun tersebut adalah Stasiun Grogol, Stasiun Taman Kota, dan Stasiun Tanah Tinggi.

Pembangunan ke tiga stasiun itu merupakan program Kementerian Perhubungan. Sebelumnya, pelayanan jalur KRL ke arah Tangerang atau sebaliknya melewati delapan stasiun, yakni stasiun Duri, Pesing, Bojong Indah, Rawa Buaya, Kalideres, Poris, Batu Ceper dan stasiun Tangerang.

Dengan tambahan tiga stasiun, berarti ada 12 stasiun dari Jakarta ke Tangerang. Jumlah ini tetap paling sedikit di banding rute Stasiun Tanah Abang-Maja dengan 16 stasiun, Tanah Abang-Depok 16 Stasiun, Tanah Abang-Bekasi via Duri 16 Stasiun dan terbanyak Tanah Abang Bogor melewati 20 Stasiun.

Dengan pembangunan tiga stasiun baru Jakarta-Tangerang dipastikan membuat Stasiun Transit seperti Stasiun Duri, Tanah Abang, dan Manggarai semakin ramai.
TIGA STASIUN BARU
* Stasiun Tanah Tinggi antara Stasiun Tangerang dan Batu Ceper.
* Stasiun Taman Kota antara Stasiun Bojong Indah dan Pesing
* Stasiun Grogol antara Stasiun Pesing dan Stasiun Duri.

Ini Jadwal Perjalanan KRL Commuterline Duri-Tangerang

rutetangerang

Rame-Rame Serahkan Kakaktua Jambul Kuning


Warta Kota/soewidia henaldi Burung Kakatua Jambul Kuning yang diamankan petugas BKSDA wilayah II Jawa Barat.

Burung Kakatua Jambul Kuning yang diamankan petugas BKSDA wilayah II Jawa Barat (foto Warta Kota/wid)

Istri Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah menyerahkan burung kakatua peliharaannya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Gedung Manggala Wanabakti, Senin (18/5). Penyerahan burung kakatua jambul kuning ini diterima langsung oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya.

Aksi Sinta membuat panjang daftar warga yang menyerahkan burung langka tersebut untuk dipelihara pemerintah. Sinta mengaku tergerak dengan tayangan televisi. Burung yang telah dipelihara 10 tahun pun ia iklaskan untuk dirawat pemerintah hingga mungkin dilepas ke habitatnya. “Saya ingin juga memelihara itu sebagai kenang-kenangan kepada bapak (Gus Dur). Tapi beberapa waktu lalu ketika melihat di televisi banyak sekali terjadi penyelundupan burung yang sangat begitu kejam caranya. Saya sangat kaget sekali kenapa seperti itu,” kata Sinta seperti dikutip CNN.

Di tempat terpisah, pada hari yang sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II, Jawa Barat menerima Kakatua Jambul Kuning. Kepala BKSDA Wilayah II Bogor, Arif Wibawanto menjelaskan, dua burung tersebut diserahkan secara sukarela pemiliknya di Cilodong, Depok dan Cileungi, Kabupaten Bogor.

“Kakatua yang diambil dari Depok berukuran 30 centimeter dengan usia sekitar delapan tahun. Sedangkan yang diambil dari Bogor, ukurannya 25 centimter dengan usia sekitar lima tahun,” ujarnya kepada wartawan di Kantor BKSDA wilayah II Bogor, Jalan Keradenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Awen Supranata menjelaskan tata cara penyerahan satwa burung kakaktua jambul kuning terjamin dan legal. “Caranya mudah tinggal telepon kami, telepon BKSDA DKI Jakarta atau BKSDA lainnya. Hampir seluruh provinsi ada BKSDA. Jadi tinggal telepon ke kami terserah, yang bersangkutan apa ingin datang langsung ke sini bisa secara langsung,” tutur Awen seperti dikutip detik.com.

DAFTAR WARGA SERAHKAN KAKAK TUA JAMBUL KUNING
* Sinta Nuriyah Wahid menyerahkan burung kakatua jambul kuning yang sudah dipelihara 10 tahun kepada Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya, Senin (18/5).
* M Nuh Nasution, warga Gunung Putri, Bogor menyerahkan burung kakaktua jambul kuning, Senin (18/5). Ia sudah dua tahun memelihara hewan yang diperoleh dari seorang seorang teman.
* Pasangan Muhammad Rizal-Ratu Venny (Perumnas III No. 227, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan) serahkan burung kakak tua jambul kuning, Minggu (10/5). Burung hadiah dari teman.
* Dedi, warga kompleks Griya Serdang, Kecamatan Kramat Watu, Kabupaten Serang, Banten – dua kakaktua jambul kuning, Senin (11/5). Burung dibeli dari hasil menjual barang bekas.
* Warga di wilayah Cakung, Jakarta Utara kepada BKSDA DKI Jakarta. Penyerahan dilakukan setelah terjadi pengungkapan kasus penyelundupan sejumlah burung kakatua dalam botol plastik bekas air minum mineral di Surabaya, Senin (4/5) lalu.

BERIKUT POSKO DAN HOTLINE BKSDA YANG BISA DIHUBUNGI
1. Gedung Manggala Wana Bhakti Kementerian Kehutanan RI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan
2. Kantor BKSDA DKI Jakarta, Jln. Salemba Raya No. 9. Telp. 021-3908771
3. Pusat Penyelamatan Satwa (PPS), Jln. Benda Raya No. 1, Tegal Alur, Jakarta Barat. Telp. 021-55957065
4. Hotline Satgas BKSDA 021 3158142.

10 Parpol di Indonesia Dipimpin Kaum “Veteran”


Megawati Soekarno Putri (Ketum PDIP), Yusril Ihza Mahendra (Ketum PBB) dan kini Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terplih kembali menjadi Ketua Umum Partai Demokrat secara aklamasi, maka hampir dipastikan sebagian besar parpol Indonesia masih dipegang stok lama.

Tercatat 10 dari 15 Parpol di Indonesia dipimpin kaum veteran.  Veteran yang dimaksud ditulisan ini tak berarti bekas tentara yang sudah pensiun, namun para politisi tua yang seharusnya sudah pensiun karena berumur di atas 60 tahunan. Realita politik di Indonesia menunjukkan justru mayoritas parpol dipimpin para veteran, termasuk SBY, dianggap sukses.

parpol

Tertua dan Termuda (foto Rmol dan liputan6.com

DAFTAR USIA KETUA PARTAI POLITIK DI INDONESIA

 ——-Kelompok “Veteran” kategori usia 60 Tahun  ke atas —-

  1. Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) : Sutiyoso

Lahir di Semarang 6 Desember 1944 (71 tahun)

  1. Ketua Umum Golkar (Versi Minas Bali): Aburizal Bakrie

Lahir di Jakarta 15 November 1946 (69 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): Megawati Soekarnoputri

Lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947 (68 tahun)

  1. Ketua Umum Hati Nurani Rakyat (Hanura) : Wiranto

Lahir di Yogyakarta, 4 April 1947 (68 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Golkar (Versi Munas Ancol) Agung Laksono

Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 23 Maret 1949 (66 tahun)

  1. Ketua Umum Patai Demokrat: Susilo Bambang Yudhoyono

Lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949 (66 tahun)

  1. Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta: Djan Faridz

Lahir di Jakarta 5 Agustus 1950 (65 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Gerindra: Prabowo Subianto

Lahir di Jakarta 17 Oktober 1951 (64 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem); Surya Paloh

Lahir di Kutaraja, Banda Aceh, 16 Juli 1951  (63 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Bulan Bintang PBB: Yusril Ihza Mahendra

Lahir di Pulau Belitung, 5 Februari 1956 (59 tahun)

—-Kelompok muda usia 50 tahun ke bawah —–

  1. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN): Zulkifli Hasan

Lahir di Lampung, 17 Mei 1962; (53 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo): Hary Tanoesoedibjo

Lahir di Surabaya, 26 September 1965 (50 tahun)

  1. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): Muhaimin Iskandar

Lahir di Jombang 24 September 1966 (49 tahun)

  1. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS): Anis Matta

Lahir di Bone, 7 Desember 1968 (47 tahun)

  1. Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya: Muhammad Romahurmuziy

Lahir di Sleman, 10 September 1974; (umur 41 tahun)

Pembunuh Sri Wahyuni Divonis 17 Tahun Penjara


Jean-Alter-Huliselan_reference

JAH saat rekonstruksi (foto tabloidnova.com)

Setelah beberapa kali penundaan, Jean Alter Huliselan alias JAH (31) pelaku tunggal pembunuh wanita cantik Sri Wahyuni divonis 17 tahun penjara, di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (4/5). Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan penjara selama 20 tahun.

Ketua majelis hakim, Abner Situmorang mengatakan bahwa Jean terbukti melanggar Pasal 338, 339, 351, dan 365 KUHP tentang pembunuhan, penganiayaan, dan pencurian dengan kekerasan.
Pemotongan masa hukuman Jean, lanjut Abner, adalah karena Jean berlaku kooperatif selama persidangan. “Terdakwa mengakui perbuatannya membunuh korban, dan bisa diajak bekerja sama dalam persidangan. Mengadili dan memutuskan dengan hukuman 17 tahun penjara,” kata Abner.
Usai mendengar vonis hakim, JAH tampak kecewa. Ia langsung melengos menuju ruang tahanan tanpa bersalaman dengan majelis hakim maupun jaksa.

KRONOLOGI KASUS PEMBUNUHAN SRI WAHYUNI OLEH JAH
19 Nopember 2014:
• Sri Wahyuni (42) ditemukan tewas di dalam mobil Honda Freed abu-abu bernomor parkir B 136 SRI di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta.
21 Nopember 2014.
• Setelah jadi buruan polisi, sosok misterius di balik tewasnya Sri Wahyuni, Jean Alter Huliselan (JAH) ditangkap di rumahnya di Nabire, Papua, Kamis malam.
22 Nopember 2014
• Kepada polisi, JAH (31) mengaku telah mencekik korban (Sri Wahyuni). Sebelumnya mereka terlibat pertengkaran di dalam mobil Honda Freed B 136 SRI milik korban. Jean mengaku cemburu karena Sri sempat dicolek-colek oleh kawan wanitanya saat berada di tempat hiburan malam kawasan Glodok, Jakarta Barat.
11 Februari 2015:
• Jean Alter Huliselan alias Mus Huliselan baru disidang di PN Tangerang. Jaksa menjerat terdakwa Jean Alter Huliselan dengan pasal berlapis yang ancaman hukumannya 20 tahun hingga penjara seumur hidup.
8 April 2015:
• JAH dituntut hukuman penjara selama 20 tahun. Jean dianggap melanggar pasal berlapis, yakni Pasal 339 dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 tentang penganiayaan, dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
4 Mei 2015:
• Setelah beberapa kali penundaan, persidangan kasus pembunuhan Sri Wahyuni dengan terdakwa JAH akhirnya diketok. Majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhi hukuman penjara selama 17 tahun.

Ridwan Kamil Jadi “Bos” Walikota Asia dan Afrika


angklung

Ridwan Kamil di atas panggung acara pemecahan rekor pertunjukkan angklung (foto dari @ridwankamil)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membuat bangga Indonesia. Ia terpilih menjadi Chairman Asia Africa Smart City Summit (AASCS) di arena Konferensi Asia Afrika di Bandung, 22-23 April 2015.

“Saya diamanatkan menjadi chairman aliansi ini yang pertama dan saya berharap organisasi wali kota smart city pertama di dunia ini memberikan spirit baru bagi pemerintahan kota lainnya di dunia,” kata Ridwan, Kamis (23/4).

AASCS merupakan bagian dari rangkaian acara Konferensi Asia Afrika (KAA). Pesan dari Bandung ini kemudian akan disampaikan kepada dunia pada acara World Smart City Summit 2015 yang akan dihelat di New York, 8 Juni 2015 mendatang.

Menurut General Chairman AASCS 2015, Prof Suhono Harso Supangkat, deklarasi Bandung bertujuan untuk memperkuat pembangunan kota cerdas di kota-kota negara Asia-Afrika.

“Perkuatan itu dilakukan dengan melibatkan berbagai sektor dan stakeholder, mulai dari pemerintah kota, swasta, akademisi, dan komunitas dalam pengembangan infrastruktur, mobilisasi dan distribusi sumber daya alam yang membutuhkan strategi efektif demi peningkatan kualitas hidup warga kota,” tutur Suhono.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, didaulat sebagai Chairman Asia Africa Smart City 2015. Sebuah posisi yang sangat pas jika diukur posisinya sebagai tuan rumah sekaligus prestasi sebagai Wali Kota Bandung. AACS di tanda tangani 25 walikota Asia dan Afrika, termasuk beberapa wakilota Indonesia. (Ini tujuh Walikota peserta KAA)

“Kami akan bicarakan langsung dalam pertemuan dengan para wali kota, yang rencananya di Amerika Serikat pada Juli mendatang,” kata pria yang akrab disapa Emil itu.

Dalam acara itu Emil berhasil menampilan acara pemecahan rekor jumlah penampilan bermain angklung. Namun bagi Emil bukan soal pemecahan rekornya dalam acara itu, tapi kebersamaan warga Bandung. “Bukan soal pecahkan rekornya, tapi kebersamaan & kebahagiaannya. priceless. tulis Emil dalam akun twitternya @ridwankamil

LIMA DEKLARASI ASIA AFRICA SMART CITY SUMMIT 2015
1. Berkomitmen untuk pengembangan dan pembangunan berkelanjutan model kota cerdas melalui transfer pengetahuan dan teknologi, terutama antara pemerintah kota, akademisi, sektor swasta, industri, dan komunitas Asia Afrika.

2. Membentuk kerjasama dalam menciptakan kota ramah lingkungan, utilitas dan layanan publik cerdas, terutama di bidang transportasi berkelanjutan, sumber daya energi terbarukan, pencegahan dan penanganan bencana di kawasan Asia Afrika.

3. Membentuk komunitas cerdas melalui pendidikan dan kesehatan cerdas dalam kaitannya meningkatkan kualitas hidup warga kota Asia Afrika.

4. Mempromosikan sistem ekonomi cerdas dan mendukung generasi muda kreatif yang berjiwa entreupreuneur demi meneruskan pertumbuhan kota cerdas berkelanjutan.

5. Membentuk kerjasama dalam pembangunan kota cerdas melalui pendirian Asia Africa Smart City Forum/Network/Alliance yang dapat memperbaiki kehidupan warga kota Asia-Afrika.

Budi Gunawan Wakapolri ke-13 Indonesia


budiGagal menjadi Kapolri, Komjen Budi Gunawan tak menolak menjadi Wakapolri. Pelantikan Wakapolri Komjen BG oleh Kapolri Baru Komjen Badrodin Haiti pun dilakukan secara tertutup, Rabu (22/4) sekitar pukul 14.00.

Seperti saat diusulkan menjadi Kapolri, “penolakan” publik atas BG tetap besar. Bedanya posisi BG saat diusulkan menjadi Kapolri adalah tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK, sedang saat menjadi wakapolri ia telah memenangkan gugatan praperadilan atas KPK yang membuatnya jadi tersangka.

Selain itu, jika penunjukkan kapolri menjadi wewenang Presiden setelah memperoleh persetujuan DPR, wakapolri hanya wewenang Kapolri yang diusulkan Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri. Walhasil pelantikan BG pun relatif tak mendapat ganjalan.

Idealnya memang BG tak menjadi kapolri atau wakapolri. Jika pun ingin meniti karier, mestinya bukan di kepolisian. Faktanya BG tetap memilih aktif di kepolisian. Mengingat masa pensiunnya tergolong masih lama yakni tiga tahun, ia pun butuh naik jenjang setelah memegang jabatan Kalemdikpol sejak 2012.

Begitulah realita politik pun tak terhindarkan. Wanjakti pun memutuskan memilik BG sebagai calon tunggal. Pelantikan secara tertutup, juga sebagai bagian dari realita politik di kepolsian saat ini. Sebelumnya pelantikan wakapolri selalu terbuka, salah komando dua perwira setingkat komjen selalu menjadi warna menggembirakan usai pelantikan.

BG selanjutnya resmi menjadi Wakapolri ke-13, sejak lembaga itu dibentuk pertama kali tahun 1997. Kala itu panglima ABRI Jenderal TNI Feisal Tanjung mengadakan validasi organisasi besar-besaran. Sebanyak 298 perwira tinggi dimutasikan termasuk di antaranya penambahan jabatan untuk wakapolri. Wakapolri pertama selanjutnya dijabat Mayjen (Pol) Lutfi Dahlan yang saat ini Asisten Perencanaan Kapolri.

Wakapolri ke-13? Begitulah data yang bisa dicatat sejak tahun 1997. Angka 13 dibilang sebagai angka sial itu juga fakta tak terhindarkan. Apakah kita mempercayainya tergantung pada BG sendiri. Apabila setelah dilantik BG membuat kebijakan terobosan yang menyegarkan maka bisa jadi angka 13 itu dianggap mitos semata.

Kini, tatkala masyarakat tak bisa menolak kehadirannya sebagai wakapolri, tugas BG sendiri membuat masyarakat nyaman atas kehadirannya.
DAFTAR WAKAPOLRI

1. 1997-1999: Wakapolri Letjen Luthfi Dahlan

(Masa Kapolri Jendral Dibyo Widodo)

2. 1999-2000: Wakapolri Letjen Nana S Permana

(Masa Kapolri Letjen (Pol) Roesmanhadi)

3. 2000-an Wakapolri Suroyo Bimantoro

(Masa Kapolri Letjen (Pol) Roesdiharjo)

4. 2000-Mei 2001: Wakapolri Letjen Pandji Atmasudirdja

(masa Kapolri Jendral Surojo Bimantoro)

5. Juni-Juli 2001-: Wakapolri Letjen Chaeruddin Ismail

Juni-Agustus 2001: Kapolri ad interim Chaerudin Ismail

6. 2002-2004: Wakalpori Komjen Kadarjanto

(Masa Kapolri Jendral Dai Bactiar)

7. 2004-2006: Wakapolri Komjen Adang Daradjatun

(Masa Kapolri Dai Bactiar dan Sutanto)

8. 2006-2010: Wakapolri Komjen Makbul Padmanagara

Kapolri Jendral Sutanto/Bambang Hendarso Danuri

9. 2010-2011: Wakapolri Komjen Yusuf Manggabarani

(masa Kapolri Jendral Hendarso Danuri/Timur Pradopo)

10. 2011-2013: Wakapolri Komjen Nanan Soekarna

(masa Kapolri Jendral Timur Pradopo)

11. 2013-2014: Wakapolri Komisaris Jenderal Oegroseno.

(masa Kapolri Bambang Timur Pradopo/Sutarman)

12. 2014-2015 Wakapolri Komjen Badrodin Haiti

(Masa Kapolri Jendral Sutarman)

13. 2015-Wakapolri Komjen Budi Gunawan

(Masa Kapolri Jendral Badrodin Haiti)

Sumber: Pejabatpublik.com: Daftar Wakapolri Sejak 1997