Popularitas Budi Waseso Nyaris Setara Budi Gunawan


BUDI

Budi Waseso saat dilantik menjadi Kabareskrim dengan pangkat Komjen. (Merdeka.com)

Komjen Budi Waseso (Buwas) kini memang terkenal. Jumlah pencarian nama Budi Waseso di mesin pencari Google bahkan menempatkan dirinya hampir setara dengan Komjen Budi Gunawan, mantan atasannya langsung.

Di Wikipedia, nama Budi Waseso pun kini mulai dipublikasikan. Meski masih tak selengkap para perwira polisi berpangkat Komjen seperti atasasannya, Komjen Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Dwi Prayitno dan Kabarhankam Komjen Putut Eko Bayuseno, apalagi jika dibanding dengan Sekretaris Utama Lemhanas Suhardi Alius.

Kurang populernya Buwas disebabkan karena ia tak pernah memegang jabatan elit, misalnya, Kapolda tipe A dengan pangkat Irjen. Ada unsur keberuntungan dengan kenaikan pangkat Buwas menjadi Kabareskrim yakni terkait kasus Budi Gunawan yang menjadi calon tunggal Kapolri yang batal dilantik. Buwas kemudian dipilih menjadi Kabareskrim karena kedekatannya dengan Budi Gunawan.

“Dulu saya tidak dikenal. Tapi di saat sekarang jadi Kabareskrim, saya di media disebut Buwas, apa karena saya selalu bikin was-was?” kata Budi Waseso memberi pengakuan. Pengakuan itu ia sampaikan saat memberi sambutan dalam pertemuan dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) dan beberapa alumni dari perguruan tinggi lain seperti ITB, UGM dan Unsrat.

Buwas tidak mempermasalahkan sebutan dirinya itu. Ia justru bersyukur dan berseloroh, karena setelah dirinya menjadi Kabareskrim, kini banyak dikenal masyarakat dan sering masuk layar kaca.

“Sekarang semua nulis saya, alhamdulillah jadi bintang film, jadi terkenal. Dan foto saya itu banyak di kampung saya karena masuk TV, bukan karena saya Kabareskrim, tetapi karena sering masuk televisi,” kata pria asal Pati, Jateng ini, seperti dikutip Detik.com.

Namun justru dari bukan siapa-siapa, kini menjadi penentu siapa-siapa (jadi tersangka), banyak orang yang ingin mengetahui latar belakangnya. Di mesin pencari Google, Buwas pun kini hampir setara namanya dengan Budi Gunawan.

Jika mengetik nama Budi Gunawan maka keluar sekitar 141 hasil dalam 0,20 detik. Nama Budi Waseso akan menunjukan hasil 124.000 per 0,21 detik. Bandingkan dengan Bambang Widjojanto yang menunjukkan 117 hasil dalam 0,24 detik. Atau Abraham Samad yang hanya 92.900 per 0,23 detik. Pimpinan sementara KPK Indriyanto Seno Adji kini juga mencuat dalam pencarian google. Diduga ini karena kontroversi perannya yang kerap membela tersangka korupsi namun kini berada di lembaga antikorupsi.

buwassSaat kita mengetik nama Budi pun akan muncul Budi Waseso diantara nama Budi Gunawan. Ke depan, nama Budi Waseso pun bisa jadi akan melebihi popularitas Budi Gunawan dengan jabatan strategisnya sekarang.

TINGKAT “POPULARITAS” VERSI GOOLE

Budi Gunawan – Sekitar 141.000 hasil (0,20 detik)
Budi Waseso – Sekitar 124.000 hasil (0,21 detik)
Bambang Widjoyanto – Sekitar 117.000 hasil (0,24 detik)
Abraham Samad – Sekitar 92.900 hasil (0,23 detik)
Indriyanto Seno Adji – Sekitar 145.000 hasil (0,33 detik)

JOKOWI TAK TERKALAHKAN DI GOOGLE

Jokowi – Sekitar 383.000 hasil (0,30 detik)
Jusuf Kalla – Sekitar 107.000 hasil (0,28 detik)
Fadly Zon – Sekitar 85.500 hasil (0,36 detik)
Sekitar 52.300 hasil (0,59 detik)

BIODATA BUDI WASESO VERSI WIKIPEDIA

Komjen. Pol. Drs. Budi Waseso, S.H. (lahir Februari 1960) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 16 Januari 2015 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Budi, lulusan Akademi Kepolisian (1984) ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri.[1] Budi merupakan menantu mantan Kapolda Bali dan Kapolda Jatim Mayjen Pol Pamudji yang terakhir menjabat Deops Kapolri.[2][3]

Riwayat Jabatan

2009: Kepala Bidang Propam Polda Jateng
2010: Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri
2012: Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo
2013: Widyaiswara Utama Sespim Polri
2014: Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri
2015: Kepala Badan Reserse Kriminal Po

Para Perwira Polisi Yang Pernah Naik Pangkat Bersama Budi Waseso


pangkat

Budi Waseso saat dilantik menjadi Kabareskrim dengan pangkat Komjen Kamis (5/2). (Merdeka.com)

Ini dia para rerwira polisi yang pernah rotasi, mutasi, bahkan naik pangkat bersama Budi Waseso. Dilihat dari nama-namanya, Budi Waseso kini menyamai seniornya Kepala BNN Anang Iskandar menyandang pangkat Komjen.

5 Februari 2015: 13 Perwira Tinggi Yang Naik Pangkat
1. Dari Irjen ke Komjen : Komjen Pol Budi Waseso.
2. Dari Brigjen ke Irjen : Irjen Pol Bachtiar H Tambunan, Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim.
3. Dari Kombes ke Brigjen : Brigjen Ricardo Hutauruk, Brigjen Hadi Sutoyo, Brigjen Sutrisno Haryanto Brata. Brigjen Syafrizal, Brigjen Agus Rianto, Brigjen Rahyono, Brigjen Anton Wahono Sudarminti, Brigjen Bambang Kristiyono, Brigjen Rudolf Alberth Rodja, Brigjen Agus Andrianto.

27 September 2013: 17 Perwira naik Pangkat
1. Irjen Syahrul Mamma (Sahli Sospol Kapolri)
2. Irjen Sukrawardi Dahlan (Widyaiswara Utama Sespim Polri)
3. Irjen Jodi Rooseto (Sahlijemen Kapolri)
4. Irjen Budi Waseso (Widyaiswara Utama Sespim Polri)
5. Irjen Alberto P Simanjuntak (Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenkopolhukam)
6. Irjen Eddy Sumantri (Sahli Sosbud Kapolri)
7. Irjen A. J. Benny Mokalu (Kapolda Bali)
8. Brigjen Eddy Murdiyono (Karolemtala Srena Polri
9. Brigjen I Nyoman Rubrata (Karotekkom Div TI Polri)
10. Brigjen Heru Purwanto (Karorenmin Itwasum Polri)
11. Brigjen Untung Leksono (Karopsi SSDM Polri)
12. Brigjen Ghufron (Karobinopsnal Baharkam Polri)
13. Brigjen Edward Syah Pernong (Widyaiswara Madya Sespim Polri)
14. Brigjen Musyafak (Karokurlum Polri)
15. Brigjen Rio Septianda Djambak (Wakakorbrimob Polri)
16. Brigjen Firman Shantyabudi (Karodalops SOPS Polri)
17. Brigjen Moch Naufal Yahya (Karo RBP Srena Polri)

12 Juli 2013: Pelantikan 4 Kapolda
1 Brigjen Pol Ade Husen Kartadipoera (Irwil I Itwasum Polri) menjadi Kapolda Jambi menggantikan Brigjen Pol Anang Iskandar.
2 Brigjen Pol Muktiono (Dirosbud Baintelkam Polri) dilantik menjadi Kapolda Maluku menggantikan Brigjen Pol Syarief Gunawan.
3. Irjen Pol Anas Yusuf (Sahlisospol Kapolri) menjadi Kapolda Kalimantan Timur menggantikan Irjen Pol Bambang Widaryatmo. Bambang menjadi Perwira Tinggi di Yanma Polri dalam rangka pensiun.
4. Brigjen Pol Budi Waseso (Karopaminal Divpropam Polri) dilantik menjadi Kapolda Gorontalo, menggantikan Brigjen Pol Irawan Dahlan

10 September 2008: 79 Perwira Mutasi dan Rotas

KOMBES POL BUDI WASESO KADEN OPSNAL II PUSPAMINAL SBG KABID PROPAM POLDA JATENGBRIGJEN POL.DRS NASRUL YUNUSPATI MABES POLRI KEMENKO POLHUKAM SBG PATI MABES POLRI (PENSIUN)
KOMBES POL DRS H SYAHRIL KUBAIRWASDA POLDA JATIM SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKN KEMENKO POLHUKAM
KOMBES POL AGUS YUDHARTOWAKA POLDA JAMBI SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKAN KEMENKO POLHUKAM
KOMBES POL BAMBANG SUPARSONO KAPOLWILTABES BANDUNG SBG WAKA POLDA JAMBI
KOMBES POL IKETUT UNTUNG YOGA KABID HUMAS PMJ SBG KAPOLWILTABES BANDUNG
KOMBES POL ZULKARNAEN KABID TELEMATIKA PMJ SBG KABID HUMAS PMJ
KOMBES POLDEDI SUTARYAKA SIAGA OPS B PUSDALOPS POLRI SBG KABID TELEMATIKA PMJ
AKBP GUNTUR WIDODO KASUBAG RENOPSUS ROBINOPSSDEOPS POLRI SBG KASIAGAOPS B PUSDALOPS POLRI
AKBP DODIEWIBOWO ZULKARNAIN KAPOLRES SANGIHE POLDA SULUT SBG KASUBAG RENOPSUS ROBINOPS SDEOPS POLRI
AKBP H AGUNGJULIANTO KASAT II DIT RESKRIM POLDA SULUT SBG KAPOLRES SANGIHE POLDA SULUT
BRIGJEN POL LANDJAR SUTARNO PATI MABES POLRI (BIN) PENSIUN
KOMBES POL INYOMAN ANTANA WADIR D BAINTELKAM POLRI SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKAN KE BIN
KOMBES POL SYAIFULBAHRI KABID PROPAM PMJ SBG WADIR D BAINTELKAM POLRI
KOMBES POL ERWIN HASIBUAN KABID PROPAM POLDA JATENG SBG KABID PROPAM PMJ
AKBP JOKO HARTANTO WAKA POLRES METRO JAKBAR SBG KADEN OPSNAL II PUSPAMINAL
AKBP YAZIDFANANI KAPOLRESTA BOGOR SBG WAKAPOLRESTRO JAKBAR
AKBP GUNTORFARTIO GAFFAR KAPOLRES SUKABUMI SBG KAPOLRESTA BOGOR
AKBP DESADITIAWARMAN KAPOLRES TASIKMALAYA SBG KAPOLRES SUKABUMI
AKBP YAYARUHIAT HIDAYAT KASAT IV DIT RESKRIM POLDA JABAR SBG KAPOLRES TASIKMALAYA
BRIGJEN POL SOEWADJI PATI MABES POLRI (DLM RANGKA PENSIUN)
KOMBES POL WINARSO WAKA POLDA KALBAR SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKAN KEMENKO POLHUKAM
KOMBES POLSARIMAN M DJURI SESRODALPERS SDE SDM POLRI SBG WAKAPOLDA KALBAR
KOMBES POL ONDANG SUTARSA BUDHI KABAG BANDIK ROBANGPERS SDM POLRI SBG SES RODALPERS SDE SDM POLRI
KOMBES POLSRIYONO HERU PURNOMO KAPOLWIL BONE POLDA SULSEL SBG KABAG BANGDIK ROBANGPERS POLRI
KOMBES POLSYAMSUDIN YUNUS KABID GAKUM PUSPROVOS PROPAM POLRISBG KAPOLWIL BONE POLDA SULSEL
KOMBES POL WANTO SUMARDI KABID PROPAM POLDA JATIM SBG KABID GAKKUM PUSPROVOS PROPAM POLRI
KOMBES POL ACHMAD LUMUMBA KADEN A HARTIB PRUPROVOS PROPAM POLRI SBG KABID PROPAM POLDA JATIM
KOMBES POL PUDI RAHADI AKREDITOR UTAMA PUSBINPROF PROPAM POLRI SBG KADEN A HARTIB PRUPROVOS PROPAMPOLRI
AKBP ASIDO SIHOMBING KASUBAG MONITOR BAG YANDUAN PROPAM POLRI SBG AKREDITOR UTAMA PUSBINPROF PROPAMPOLRI
BRIGJEN POL M TOSIN PATIMABES POLRI (DLM RANGKA PENSIUN)
KOMBES POL DIDIEK SUTOMO TRIWIDODO KAKORTA SESPATI SESPIM POLRI SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKANSBG PEMBANTU DEPUTI URUSAN HUKUM DAN PERUNDANG2AN SETJEN WANTANNAS
KOMBES POL HERIAWAN WAKAPOLDA SULTENG SBG PAMEN MABES POLRI DIARAHKAN KE LEMHANNAS RI
KOMBES POL IKOMANG UDAYANA IRWASDA POLDA BALI SBG WAKA POLDA SULTENG
KOMBES POL ISMAIL ERNAWI KARO OPS POLDA BALI SBG IRWASDA POLDA BALI
KOMBES POL SATRIYA HARI PRESETYA KABID HUBANLEM SET NCB INTERPOL SBG KARO OPS POLDA BALI
AKBP TORY KRISTIANTO KASAT BRIMOB POLDA SULTRA SBG PAMAN POLDA SULTRA (DIK SESPIM)
AKBP ABIYOSOSENO AJI KABAG BINDIKLAT ROPERS POLDA SULTRA SBG KASAT BRIMOB POLDA SULTRA
AKBP MARZUKI KADIR KASUBAG REN SETLEM SESPIM POLRI SBG KADUBAG PERS SETLEM SESPIM POLRI
AKBP OLGA BIBIANA SANDAH KASUBAG RENDALDIK AKADEMIK SESPIM POLRI SBG KASUBAG REN SETLEM SESPIM POLRI
AKBP SAMYULIANUS KAWENGIAN PAMEN POLDA NTT SBG WADIR RESKRIM POLDA NTT
KOMPOLMARTHEN RADJA KABID HUMAS POLDA NTT SBG KASUBDIT BINGAKUM DIT LANTAS
AKBP SUBAKIR PUSLABFOR BARESKRIM POLRI SBG KANIT DETEKSUSFOR PUSLABFOR BARESKRIM POLRI
AKBP BAMBANGPRIYO ANDOGO PAMEN POLDA JATIM SBG SESLEM SPN MOJOKERTO POLDA JATIM
KOMPOL AMOSTIAN KASAT BRIMOB POLDA KEPRI SBG (DIK SESPIM)
AKBP SUHERI KADEN C SAT III PELOPORKORBRIMOB SBG KASAT BRIMOB POLDA KEPRI
AKBP IR CGIGIH PRABOWO PS KANIT DOKFOR PUSLABFOR POLRI SBG KANIT DOKFOR DEP DOKUPALFOR PUSLABFOR POLRI
AKBP FALENTINI KRISMAWATI PS KANIT UPALFOR DEP DOKUPALFOR PUSLABFOR POLRI SBG KANIS UPALFOR DEPDOKUPALFOR PUSLABFOR POLRI
AKBP ZULKARNAEN KASUBID ALSUS BID INTELTEKBAINTELKAM POLRI SBG PAMEN BAINTELKAM POLRI
AKBP NGATIJAN KASUBAG BINOPS BAG OPSLATRORENMIN BAINTELKAM POLRI SBG KASUBID ALSUS BID INTELTEK BAINTELKAM POLRI
AKBP SUNARTO KASUBID SENDAK BID YANMINBAINTELKAM POLRI KASUBAG BINOPS BAG OPSLAT RORENMIN BAINTELKAM POLRI
AKBP KASMEN KASAT II DIT INTELKAMPOLDA KALSEL SBG KASUBBID SENDAK BID YANMIN BAINTELKAM POLRI
AKBP W DJUWARSAH KASUBAG MIN BAG UM RORENMIN BAINTELKAM POLRI SBG PAMEN BAINTELKAM POLRI(PENSIUN)
AKBP ROHMAD SLAMET KASUBID GIATMAS BIDYANMIN BAINTELKAM POLRI SBG KASUBAG MIN BAG UM RORENMIN BAINTELKAM POLRI
AKBP SLAMETHA RIYADI KANIT A.3.3 DEN A.3 DIT A BAINTELKAM POLRI SBG KASUBID GIATMAS BID YANMINBAINTELKAM POLRI
AKBP I GUSTINGURAH RAI KABID TELEMATIKA POLDA NTB SBG PAMEN POLDA NTB (PENSIUN)
KOMBES POLMULYONO KASUBAG MIN SET PUSPROVOST PROPAM POLRI (PENSIUN)
AKBPOK SIANDRI KASUBAG REN BAG RENMIN PROPAM POLRI SBG KASUBAGMIN SET PUSPROVOST PROPAM POLRI
AKBP IR HERISULISTYO KASUBAG RENBINNIS SET PUSBINPROF PROPAM POLRI SBG KASUBAG REN BAG RENMIN PROPAMPOLRI
AKBP SUTARTO KASUBID GAKKUM BIDAKREDITASI PUSBINPROF PROPAM POLRI SBG KASUBAG RENBINNIS SET PUSBINPROF PROPAMPOLRI
AKBP HERMAN PAMEN KORBRIMOB POLRI SBGWAKA SAT BRIMOB POLDA NAD
AKBP KASEROMANGGOLO PAMEN KORBRIMOB POLRI SBG WAKA PUSLAT KORBRIMOB POLRI
AKBP BUDIINDRA DERMAWAN PS KABAG DALPERS ROPERSPOLDA SUMSEL SBG KABAG DALPERS POLDA SUMSEL
AKBP IR PRESETYO GADIK MADYA DIT AKADEMIK AKPOL SBG KASUGAB LOG SETLEM AKPOL SBG KASUBAG LOGSETLEM AKPOL
AKBP YAYASATYA NAGARA KAPUSDALOPS POLDA NAD SBG KABAG BINLAT POLDASULSEL
AKBP JHON MRORI PAMENPOLDA SULUT SBG IRBIDOPS ITWASDA POLDA SULUT
AKBP HENDRA SURIATNA PAMENPOLDA SULUT SBG WAKAPOLTABES MANADO POLDA SULUT
AKBP I NYOMAN SUASTRA PAMEN POLDA PAPUA SBG KAPUSDALOPS ROOPS POLDA PAPUA
AKBP PRABOWO SBG PAMEN POLDA JATENG SBG KASUBAG ANEVDALPERS BAG ANEV RO JINSTRA SDE SDM POLRI
AKBP POEDJI SANTOSO WADIR SAMAPTA POLDA SULSEL PAMEN DEN MABES POLRI (DLM RANGKA BEROBAT)
AKBP PUDYO HARYONO KABAG STRABANG RORENBANG POLDA SULSEL SBG WADIR SAMAPTA POLDA SULSEL
AKBP MULYADI KASUBDIT PAM OBSUS DIT SDAMAPTA POLDA SULSEL SBG WADIR RESKRIM POLDA SULSEL
AKBP GATOT HARIBOWO KASAT BRIMOB POLDA BENGKULU SBG PAMEN POLDA BENGKULU (DLM RANGKA DIK SESPIM)
AKBP ANTUNG MUHAMMAD PAMEN POLDA BENGKULU SBG KASAT BRIMOB POLDA BENGKULU
KOMPOL JAROT SETIYOSO PS KASUBDIN LUHKUMMASY DIV BINKUM SBG PAMEN BARESKRIM POLRI
AKBP RIDWAN MUHAMMAD PAMEN SDE SDM POLRI SBG KASUBAG ANEVOPSPUS BAG ANEV ROBINOPS SDEOPS POLRI
AKBP ANANG REVANDOKO KASUBAG OPSDAGRI BAG KERMAOPS SDEOPS POLRI SBG KASUBAG KERMAOPS DAGRI BAGKERMADAGRI SDEOPS POLRI
AKBP M ARIEF PRANOTO KASUBAG OPSLUGRI BAG KERMAOPS ROBINOPS SEDEOPS POLRI SBG KASUBAG KERMAOPS LUGRIBAG KERMALUGRI ROKERMAOPSLAT SEDEOPS POLRI
AKBP ANDRE RESEP KARO PURBA KAKORTA KIPPH/JCLEC DAN GADIK AKPOL SBG KASUBAG MINKAMTA BAGKIPPH/JCLEC ROKERMAOPSLAT SDEOPS POLRI
AKBP A SUHAINI IRBIDBIN ITWASDA POLDA LAMPUNG SBG PAMEN POLDA LAMPUNG (PENSIUN).

Budi Waseso 2,5 Tahun dari Brigjen ke Komjen, Ruarr Biasaaa…


poster

poster Komjen Budi Waseso di Bareskrim Polri (Kompas.com)

Kabareskrim Budi Waseso Kamis (5/2) resmi berpangkat Komjen dari Irjen. Dengan demikian, jendral bintang tiga yang delapan tahun dibesarkan di bagian Propam itu berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

Pangkat Komjen resmi disandang Budi setelah dilantik sesame Komjen, yakni Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti melalui upacara yang digelar di Rupatama Merkas Besar Polri, Jakarta. Sehari sebelum dilantik, dinding bagian depan gedung Bareskrim dipasangi spanduk berukuran 1,5 x 2 meter.

Dalam baliho tersebut terpampang foto Budi Waseso berseragam dinas lengkap dengan pangkat bintang tiga di pundak. Spanduk itu bertulisan Welcome to Bareskrim, to protect and serve for justice and humanity.

Dengan naik pangkatnya Budi Waseso, otomatis yang bersangkutan resmi masuk bursa calon Kapolri apabila Jokowi hendak membatalkan pelantikan BG. Sebab, calon Kapolri berasal dari jenderal bintang tiga. Anggota Kompolnas M. Nasser membenarkan hal tersebut. Menurut dia, Kompolnas sudah mengantongi rekam jejak Budi. “Kami sudah intensif memantau dia sejak jadi Kapolda Gorontalo,” ungkap Nasser seperti dikutip JPNN.

Hingga berita ini diturunkan, tak mudah untuk mengetahui rekam jejak Budi Waseso. (Baca Gebrakan Budi..) Namanya mulai muncul sejak menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes. Sejak itu namanya terus meroket. Setelah sedikitnya lima tahun dengan pangkat Kombes, bintang dipundak Budi pun akhirnya turun saat menjadi Kapolda Gorontalo 02 Juli 2012.

Pangkat bintang satu itu pun tak terlalu lama disandang. Pada 17 Nopember 2013 ia ditarik Widyaiswara Utama Sespim Polri. Tadinya publik mengira ia dimutasi karena saat menjadi Kapolda Gorontalo dianggap “terlalu berani” mengusut sejumlah dugaan kasus korupsi kepada daerah di sana. Ternyata ia malah promosi menjadi Irjen.

Setelah Widyaiswara Utama Sespim Polri, pada tahun itu juga Irjen Budi Waseso menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian, jabatan itu persis di bawah Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdilat) Komjen Budi Gunawan (BG).

Nah, kasus Budi Gunawan kemudian membawa berkah bagi Budi Waseso. Setahun kemudian ia naik pangkat lagi menjadi Komjen sebagai kabareskrim menyusul pemilihan BG sebagai calon kapolri tunggal meski kemudian pelantikannya ditunda. Maka hanya dalam dua tahun, bintang Budi Waseso meningkat dua kali. Sebuah kenaikan pangkat luar biasa.

Kini Komjen Budi Waseso pun menjadi salah satu calon kuat Kapolri. Bisa saja ia menjadi alat bargaining pendukung BG, misalnya, jika akhirnya mantan ajudan Megawati itu tak jadi dilantik, maka Budi Waseso yang harus jadi Kapolri karena untuk menjaga kasus-kasus KPK yang kini ditangani Polri.

Jika itu terjadi, Budi Waseso mungkin menjadi salah satu Kapolri paling hebat sekaligus beruntung karena naik pangkat tiga kali dalam 2.5 tahun. Kita tunggu saja.

JENJANG KARIER KOMJEN BUDI WASESO
5 Februari 2015: Resmi menjabat Kabareskrim dengan pangkat Komjen. Ia menggantikan Komjen Suhardi Alius yang digeser posisinya ke Lemhanas. Budi pun berhak menjadi salah satu calon Kapolri.

17 Nopember 2013: Naik pangkat dari Brigjen (Kapolda Gorontalo) jadi Irjen (Widyaiswara Utama Sespim Polri). Ia dilantik bersama 17 perwira tinggi termasuk Putra Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Brigjen Firman Shantyabudi, Karodalops SOPS Polri. (sumber di sini)

02 Juli 2012: dilantik menjadi Kapolda Gorontalo menggantikan Brigjen Pol Irawan Dahlan yang mendapatkan posisi baru sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol. Budi Waseso sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. (sumber di sini)

2010-2012: Kepala Pusat Penelitian Personil (KabagLitpers) Propam Mabes Polri. Memimpin penangkapan Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji saat yang bersangkutan menjadi tersangka KPK dan diduga hendak ke LN melalui Bandara Soekarno Hatta. (sumber di sini)

10 September 2008: Dari Kaden Opsnal II Puspaminal Proppam Polri menjadi Kabid Propam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Kombes.(sumber di sini)

1 Juli 2008: Menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Naraya dalam rangka HUT ke-62 Bhayangkara saat menjabat Kaden Opsnal II Puspaminal Divisi Propam Polri dengan pangkat Kombes dengan NRP 60020780. (sumber di sini)

Duh Badrodin Haiti, Duh Budi Waseso…


bw

Bambang Widjojanto diantara Wakapolri Badrodin Haiti dan Kabareskrim Budi Waseso

Kasus penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) bareskrim Polri benar-benar membikin heboh sepanjang hari Jumat (23/1). Saya sendiri ikut geram, selain karena proses penangkapan yang tidak menganggap BW sebagai pejabat negara, juga penangkapan itu kental unsur rekayasanya.

Betapa tidak, BW ditangkap para penyidik usai mengantar salah satu anaknya ke sekolah. Proses penangkapan juga terjadi di depan anak BW lainnya. Para penyidik seolah kehabisan tempat untuk menangkap BW. Padahal BW bukan penjahat, bukan pula teroris. Ia seorang pimpinan KPK yang alamat rumah dan kantornya diketahui.

Nah, kasus yang dituduhkan ke arah BW adalah kasus lama. Yakni kasus kesaksian palsu pada sidang sengketa Pemilukada Kabupaten Kotawaringan Kalimantan Tengah di Mahkamah Konstitusi sekitar Juli 2010. Polisi menjerat BW atas laporan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan Sugianto Sabran, pada 15 Januari 2015.

Padahal, menurut, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ujang Iskandar surat laporan atas kasus laporan palsu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto sudah dicabut. Yang mencabut adalah Sugianto Sabran sendiri.

Seolah hendak bersaing dengan cara KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka KPK dengan dua alat bukti, juru bicara Mabes Polri, Irjen Ronny Sompie, menyebut penyidik punya tiga alat bukti yang menjadi dasar penangkapan BW. “Barang bukti yang dikumpulkan antara lain dokumen, keterangan saksi, dan keterangan ahli,” ujarnya.

Masalahnya, penangkapan BW itu ternyata tak sepengetahuan Wakapori Komjen Badrodin Haiti. Pelaksana Tugas Kapolri itu mengaku tak tahu saat dikonfirmasi Deputi Pencegahan KPK Johan Budi.

Anehnya, Menkopolhukam Tedjo Edhi Purdjiatno, bahwa operasi penangkapan BW tak perlu diketahui Kapolri. Alasannya itu merupakan kewenangan Bareskrim yang kini dipimpin Irjen Budi Waseso.

Ironinya, pengabaian Keberadaan Badrodin kembali terulang saat ia menyatakan BW takkan ditahan namun nyatanya hingga malam Bareskrim Polri tak juga melepaskannya. “Seharusnya mereka tahu, kan penyidik mendengar sendiri ucapan wakapolri,” kata Imam Prasodjo, dosen FISIP UI.

Adapun alasan tak melepaskan BW karena mantan Ketua YLBHI itu dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi saksi. Dua alasan itu disampaikan Kepala tim penyidikan kasus BW Kombes Daniel Tifaona usai menghadap Kabareskrim Irjen Budi Waseso. Alasan itu tentu sangat mengecewakan para aktivis antikorupsi yang mendatangi Mabes Polri untuk membebaskan BW.

Pertanyaannya siapa atasan Irjen Budi Waseso sesungguhnya? Benarkan ada dua matahari (Yakni Badordin dan Kapolri yang ditunda pelantikannya, Komjen Budi Gunawan) di tubuh Polri seperti dikhawatirkan dalam survel LSI milik Deny JA beberapa waktu lalu?

Menurut Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno alasan tetap menahan BW karena dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi saksi, merupakan alasan yang dibuat-buat. Kasus penangkapan BW pun dianggap terlalu kental rekayasanya. “Ini jelas ada rekayasa, jelas rekayasa. Pelapor pernah mencabut laporannya, dan dibikin pelaporan baru, ini namanya polisi cari pelaporan baru,” kata Oegro kepada wartawan.

Oegro menyebut langka yang dilakukan Kabareskrim Irjan Budi Wiseso telah merusak etika penegakan hukum. “Kalau sekarang saya yang jadi Wakapolri, sudah saya tempeleng dia,” ujarnya seperti dikutip Tempo.

Sangat disayangkan memang. Publik sebenarnya menunggu gebrakan Budi Waseso yang diragukan cocok menduduki posisi Kabareskrim. Gebrakan pertama mantan Kapolda Gorontalo itu pun seolah kian menambahkan keraguan bahwa ia pantas memperoleh bintang tiga dengan posisinya sekarang.

Publik Menunggu “Gebrakan” Kabareskrim Budi Waseso


budi

Budi Waseso (Memegang hidung) saat mendampingi Budi Gunawan di Gedung DPR (detik.com)

Kabareskrim Polri baru Irjen Budi Waseso akhirnya mengakui kedekatannya dengan Kapolri yang tertunda pelantikannya, Komjen Budi Gunawan. Hanya saja, ia berkilah kedekatannya karena hubungan atasa bawahan.

“Saya Kasespim (Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian) dan itu dibawah Kalemdikpol (Kepala Lembaga Pendidikan Polri). Wajar dong saya anak buahnya mendampingi,” ucap Budi Waseso, Selasa (20/1/2015) di Mabes Polri.

Selain membawahi Sespim, Kalemdikpol juga membawahi Akpol dan dan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) yang dipimpin jendral berpangkat dua. Di bawah itu ada berbagai lembaga Pusat Pendidikan (Pusdik) yang dipimpin polisi berpangkat brigjen.

Ketika ditanya soal isu bahwa ia merupakan besan dari Budi Gunawan, Budi Waseso menjawab singkat. “Memang ada yang sudah menikah? Jangan dipeleset-pelesetin, janganlah. Jangan karena namanya sama (Budi Waseso dan Budi Gunawan),” tambahnya kepada wartawan.

Siapa Budi Waseso?
Hingga tulisan ini diturunkan Selasa (20/1), Wikipedia belum menurunkan profilnya. Nama jendral lulusan akpol angkatan 85 itu memang kurang populer di mata publik.

Hal ini berbeda dengan kabareskrim sebelumnya. Seperti Makbul Padmanegara; Bambang Hendarso Danuri; Susno Duadji; Ito Sumardi; Sutarman dan Suhardi Alius. Ini karena sebelum menjabat Kabareskrim, mereka rata-rata memimpin Kapolda Tipe A yakni Kapolda berpangkat Irjen.

Sementara Budi Waseso hanya Kapolda ber Tipe B yakni Kapolda Gorontalo dengan pangkat Brigjen. Budi naik menjadi Irjen setelah ditarik ke Mabespolri menjadi Widyaiswara Utama Sespim Polri lantas Kasespim Polri. Sehingga wajar bila muncul anggapan bahwa Budi Waseso belum pantas menjabat Kabareskrim.

Menurut Budi, untuk saat ini dirinya akan berfokus menyelesaikan tugas-tugas yang belum terselesaikan, tentu saja termasuk di dalamnya melakukan konsolidasi. “Saya delapan tahun di propam bukan berarti saya tidak bisa di reserse nanti kita buktikan lah,” ucapnya.

Nama Budi Waseso sempat muncul ketika menangkap atasannya yang saat itu menjabat Kabareskrim, Komjen Susno Duadji di Bandara Soekarno-Hatta karena terlibat korupsi. Saat itu Budi menjadi Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri dengan pangkat kolonel.

Setelah promosi menjadi Kapolda Gorontalo, nama Budi kembali mencuat karena membongkar dugaan korupsi yang dilakukan pejabat daerah termasuk Gubernur Gorontalo, Ruslie Habibie. Ia kemudian ditarik ke Mabes Polri dan pangkatnya naik. (Pangkat Budi Waseso, Ruarr Biasa)

Perang lawan Korupsi
Melihat pengalamannya, Budi dikenal sebagai salah satu pejabat yang gemar berperang dengan korupsi. Itu pula yang ia tegaskan untuk jabatan barunya. Meski demikian, ia menambahkan takkan mengkhianati institusi Polri.

“Insya Allah mudah-mudahan tidak mencederai organisasi Polri yang membesarkan. Saya tidak akan menjadi pengkhianat Tribrata,” ungkapnya.

Pernyataan itu seolah membenarkan statemen Budi sebelumnya bahwa ada pengkhianat di tubuh Polri. Budi tak menyangkal soal itu. “Bisa saja. Itu pengkhianat internal. Urusan internal, nanti kita lihat,” tandasnya.

Terkait belum melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Budi mengaku ada sejumlah kendala. Namun dia meyakinkan akan segera melakukan pelaporan LHKPN ke KPK.

Ketika ditanya perkiraan harta kekayaannya. “Nah itu saya belum tahu, saya nggak mau yang ngitung sendiri. Kalau saya ngitung sendiri, bisa bohong. Harus kejujuran,” tambahnya.

Menurut Budi, kasus yang menimpa bosnya Budi Gunawan tidak akan memengaruhi hubungan antara Bareskrim dan KPK. Ia akan tetap saling melakukan koordinasi untuk penanganan kasus-kasus yang berada di Bareskrim maupun di KPK.

Meski demikian, Mabes Polri ternyata tengah melayangkan gugatan Pra Peradilan terkait status tersangka Budi Gunawan oleh KPK. Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie, gugatan yang dilayangkan pihaknya merupakan hak yang mendasar. Namun, saat ditanya isi gugatan dia menjawab dengan diplomatis. “Nanti semua terbuka di pengadilan,” kata Ronny.

Saat soal itu ditanyakan kepada Budi Waseso, Ia tidak mau berkomentar mengenai hal tersebut. “Saya tidak tahu. Saya sekarang Kabareskrim. Silakan, itu hak beliau (Ronny),” tegas Budi.

Meski demikian publik kini menunggu gebrakan Budi Waseso sebagai kabareskrim. Publik menunggu bukti bahwa ia mampu memetahkan keraguan sebagai kabareskrim.
RIWAYAT JABATAN BUDI WASESO
2015: Kabareskrim Polri
2014: Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri,
2013: Widyaiswara Utama Sespim Polri)
2012: Kapolda Gorontalo
2010: Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri
2009: Kepala Bidang Propam Polda Jateng

DAFTAR KABARESKRIM (SEJAK PANGKAT KOMJEN)
Komisaris Jenderal Polisi Erwin Mappaseng
Komisaris Jenderal Polisi Suyitno Landung
Komisaris Jenderal Polisi Makbul Padmanegara
Komisaris Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri
Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji
Komisaris Jenderal Polisi Ito Sumardi
Komisaris Jenderal Polisi Sutarman
Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius
Inspektur Jenderal Polisi Budi Waseso *
* Belum naik pangkat