Dendam Jihadi “Emwazi” John Pada Inggris


emwazi

Muhammade Emwazi, sosok di balik Jihadi John (theguardian)

Pemberitaan soal Mohammed Emwazi sebagai sosok di balik nama Jihadi John belum juga reda. Apalagi munculnya Emwazi dikaitkan dengan “kecerobohan” dinas rahasia Inggris, M15, yang dianggap tak mampu mencegahnya menjadi seorang teroris.

Dalam pengakuannya warga negara Inggris kelahiran Kuwait berusia 27 tahun itu, menyatakan pernah melakukan kontak dengan M15. Pengakuan itu diungkapkan melalui surat kabar Mail on Sunday dimana Emwazi melakukan kontak email dengan editor keamanan Robert Verkaik pada 2010 dan 2011.

Nah, dalam emailnya pada Desember 2010, Emwazi mengklaim sempat bertemu seorang agen Dinas rahasia Inggris yang menyamar sebagai calon pembeli mesin ketik jinjing. Ketika sang calon pembeli menyalami dan memanggil namanya, Emwazi mengaku terkejut karena selama ini ia mengaku tidak pernah mengungkap nama depannya kepada siapapun.

“Saya merasa terkejut dan berhenti bernafas sekian detik setelah dia pergi. Saya tahu siapa mereka!”

Sejak itu, Emwazi mengaku berhati-hati dengan setiap orang baru yang ingin mengontak dirinya. Ia menyatakan tidak takut dibunuh oleh MI5 dan ingin tetap melanjutkan hidupnya.

Mengenakan penutup muka hitam dan berbicara dengan aksen London, Jihadi “Emwazi” John diduga telah membunuh wartawan AS. James Foley dan Steven Sotloff, pekerja kemanusiaan Inggris David Haines, sopir taksi Inggris Alan Henning, dan pekerja bantuan AS Peter Kassig.

Emwazi dan dua temannya Bilal al-Berjawi serta Mohamed Sakr diduga korban perlakuan tidak adil dari pemerintah Inggris atas kehadiran mereka sebagai kelompok minoritas. Hal itu pernah mereka sampaikan pada Cage, kelompok hak-hak sipil Inggris. Cage inilah yang menyebut Emwaji dan kawan-kawan dendam pada M15 dan perlakuan pemerintah Inggris.

Munculnya dua orang Somalia yang mencoba membom sistem transportasi umum di London pada 21 Juli 2005 namun gagal, mengilhami Emwazi untuk mencari tahu jaringannya.

Namun perdana menteri Inggris David Cameron. Ia menuduh kelompok itu membantu teroris.

KRONOLOGI
2000-an: Emwazi berteman dengan Bilal al-Berjawi dan Mohamed Sakr masuk gang “Anak London Utara”.
2006: Ketiganya dikirim Somalia gabung dengan kelompok radikal Al Shahaab.
2009: Pulang ke Inggris dan ternyata dimata-matai agen rahasia M15.
2012: Berjawi dan Sakr tewas dalam sebuah pertempuran di Somalia. Emwazi dibujuk jadi mata-mata M15.
2013: Somalia tak lagi menarik untuk Jihad, Emwazi pun gabung dengan ISIS dan namanya melegenda sebagai Jihadi John

50 Perempuan Inggris Diduga Bergabung dengan ISIS


samabegum

Shamima Begum (15 tahun), Kadiza Sultana (16)

Tiga siswi pintar Inggris, Shamima Begum (15 tahun), Kadiza Sultana (16), dan Amira Abase (15), diduga telah meninggalkan Turki. Mereka dikhawatirkan telah bergabung dengan ISIS untuk menjadi “pengantin jihad.”

Kabar itu muncul di tengah keputusasaan masyarakat Inggris akan nasib para siswi yang memiliki rata-rata nilai A di sekolahnya, Bethnal Green Academy, London timur.

Sumber-sumber intelijen di Turki mengatakan bahwa ketiga remaja putri itu tampaknya telah melakukan perjalanan dengan mobil melalui perbatasan kota Turki dan Suriah untuk kemudian menyeberang ke Tal Abyad, Kota di Suriah yang dikendalika ISIS.

“Mereka terlihat di Tal Abyad, Jumat (20/2). Mereka bepergian dengan laki-laki Suriah menggunakan mobil pribadi. Mereka menggunakan kartu identitas Suriah,” tulis sumber yang enggan disebutkan namanya itu kepada Telegraph.co.uk.

Sumber itu menambahkan, bahwa pelarian tiga siswi pintar itu melibatkan sindikat yang melibatkan banyak pihak. Keduanya tak langsung diterbangkan ke Suriah, namun tinggal dua hari di Istanbul, untuk mematangkan koordinasi.

Komandan Polisi Antiteror Inggris, Richard Walton, sebanyak 50 perempuan muda Inggris telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Kini masih diselidiki bagaimana mungkin para siswi belia itu mau bergabung dengan ISIS yang dikenal sebagai kelompok radikal? Pada tanggal 15 Februari, Shamima diketahui berhubungan dengan Aqsa Mahmood (20 tahun), seorang wanita berpendidikan dari Glasgow yang telah terlebih dahulu bergabung dengan ISIS.

Melalui berbagai “ilusi” Mahmood telah mengajak para remaja Inggris untuk menyebrang ke Suriah, menjadi pengantin jihad. Mahmood telah dinikahi salah satu pejuang ISIS dan mengaku merasa bahagia.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mendesak sekolah-sekolah untuk mengenali peran pemerintah dalam rangka “Perang melawan teroris.” Menurutnya perang melawan teroris seperti ISIS tak bisa hanya mengandalkan polisi dan tentara.

“Perlu setiap sekolah mengenali cara mereka mempengaruhu “anak-anak kita. Kita semua memiliki peran untuk menghentikan usaha mereka meracuni masyarakat kita dengan kultus kematian (perang jihad). ”

KRONOLOGI
SELASA (17/2) PAGI: Shamima Begum (15 tahun), Kadiza Sultana (16), dan Amira (15) meninggalkan kediaman mereka di Tower Hamlets Inggris untuk terbang ke Turki via Bandara Gatwick.
RABU (18/2) PAGI: Menggunakan Turkish Airlines, mereka tiba di Istanbul.
Jumat
JUMAT (19/2): Polisi London mengumumkan kehilangan tiga siswi pintar yang dikhawatirkan terbang ke Suriah, bergabung dengan ISIS.
SABTU (21/2): Kabar beredar mereka telah meninggalkan Turki Jumat (19/2) menggunakan sebuah mobil pribadi milik pria Suriah.

Waduh, Tiga Siswi Pintar Inggris Terbang via Turki untuk Bergabung dengan ISIS


schoolgirls21n-1-web

Tiga Siswi Inggris yang diduga hendak bergabung dengan ISIS terekam kamera di Bandara Gatwick, Inggris (dok Metropolitan Police)

Inggris dan sejumlah media barat heboh. Tiga siswi pintar, dengan nilai rata-rata A di sekolahnya diduga melakukan perjalanan ke Suriah melalui Turki untuk bergabung dengan ISIS. Polisi Inggris berharap ketiganya masih di Turki karena jika sudah bergabung dengan ISIS akan susah dipulangkan.

Tiga remaja putrid tersebut masing-masing bernama Shamima Begum (15 tahun), Kadiza Sultana (16 tahun), dan seorang gadis berusia 15 tahun yang namanya masih dirahasiakan. Kabarnya mereka keluar dari Inggris melalui bandara Gatwick, di luar London, Selasa (17/2) setelah berbohong kepada orang tua mereka tentang rencana hari ini.

Melalui rekaman di bandara terlihat, ketiga gadis-gadis itu berpergian melalui keamanan bandara. Komandan Anti Teror Inggris, Richard Walton mengaku khawatir ketiganya bergabung dengan kelompok radikal ISIS. Ini karena ketiganya berteman dengan seorang gadis berusia 15 tahun yang telah terlebih dahulu bergabung dengan ISIS di Suriah.

“Begum menggunakan paspor kakaknya, Aklima Begum (17 tahun), dan mungkin terus melakukan perjalanan dengan nama itu,” kata Walton.

Walton mengatakan polisi “sangat prihatin atas keselamatan gadis-gadis muda” itu. Keluarga mereka tentu sangat waswas karena perilaku brutal ISIS belakangan dianggap kian menjadi-jadi.

“Kami berusaha memberi tahu mereka menggunakan media Turki dan media sosial dengan harapan Shamima, Kadiza dan teman satu lagi menerima pesan kami.

Melihat usianya, gadis-gadis itu tentu masih memiliki waktu yang jauh lebih mudah untuk kembali dari Turki. Masalahnya jika sudah bergabung dengan ISIS, gadis-gadis itu akan kesulitan memperoleh pilihan.

Watson pun berharap keamanan Turki jeli melihat gadis-gadis muda yang akan berpergian dan mencegahnya.

Sebagai contoh, pada bulan Oktober 2014 lalu, tiga gadis remaja Colorado ditahan di Jerman setelah pihak berwenang federal mengatakan mereka sedang dalam perjalanan ke Suriah untuk bergabung teroris.

Beberapa bulan sebelumnya, Shannon Conley (19 tahun) tertahan di Denver Airport dalam perjalanan ke Suriah untuk menikah seorang pejuang ISIS. Mereka bertemu secara online.

Begum, Sultana dan gadis ketiga semua memakai kacamata berbingkai tebal hitam. Polisi meminta siapapun yang memperoleh informasi tentang trio untuk mengontak polisi via hotline Anti-Teroris di 0800-789-321.

Koran Inggris Heboh, ISIS Perbolehkan Wanita Usia 9 Tahun Dinikahi Pria Dewasa


isiswomen

Begini kehidupan wanita di bawah naungan ISIS. Semua menggunakan pakaian tertutup. (daily mail)

Kemarin Koran-Koran Barat, terutama Inggris, heboh dengan pedoman hukum di kalangan ISIS yang memperbolehkan pria dewasa menikah dengan wanita berusia 9 tahun. Media massa di Inggris menganggap anggota-anggota yang tergabung dalam ISIS telah dicuci otaknya.

Bagi Koran-koran Inggris, hukum atau mereka sebut manifesto di ISIS merupakan penindasan ekstrem kaum perempuan. Sebab, para perempuan ISIS akan dipaksa kembali ke “kodratnya” yakni dalam kehidupan memasak, membersihkan rumah dan melahirkan untuk jihadis. Bagi ISIS pekerjaan itu dianggap sebagai bagian dari jihadis kaum perempuan. Salah satu koran Inggris tersebut adalah Daily Mail.

Karena kembali ke kodrat untuk melayani suami, maka salon kecantikan pun dianggap sebagai kegiatan setan karena itu dilarang. Salon kecantikan tak berguna dalam kehidupan ISIS karena semua wanita harus mengenakan cadar yang hanya terlihat kedua bola matanya. Selain salon kecantikan, penjual pakaian modis pun dianggap sebagai pekerjaan haram.

Pedoman wanita ala ISIS itu termuat dalam dokuman berjudul ‘Perempuan di Negara Islam’. Selain boleh menikahi bocah usia 9 tahun, kaum perempuan harus sudah menikah hingga umur 16 tahun. Dokumen ini pertama kali dirilis oleh ISIS untuk semua perempuan Al-Khansa Brigade atau pasukan wanitanya ISIS. Organisasi itu berperan menjadi polisi yang menegakkan hukum syariah ISIS terhadap kaum perempuan. Konon, kemana-maka anggota Al-Khansa Brigade membawa pisau dibalik baju cadarnya.

Dokumen itu aslinya menggunakan bahasa Arab dan memang bertujuan untuk wanita Arab. Namun untuk memberikan dampak lebih luas, dokumen tersebut kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Dengan demikian perempuan-perempuan yang direkrut ISIS, termasuk perempuan Barat, memang ditujukan untuk menjadi istri kaum jihadis.

Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana perempuan di kota Suriah yang tadinya relatif kebarat-baratan kini sudah ‘dibebaskan’ oleh undang-undang tersebut. Pakaian mereka kini sepenuhnya tertutup di depan umum untuk mencegah ‘penghinaan atau pelecehan oleh kaum pria.

Untuk mendukung dokumen tersebut, ISIS mengklaim berhasil memberantas kemiskinan untuk anggotanya. Mereka memiliki sejumlah rumah sakit dengan ‘teknologi medis modern yang bisa mengobati berbagai penyakit kronis, termasuk kanker ‘. Rumah sakit tersebut menyediakan perawatan khusus bagi ibu dan anak.

Dokumen ISIS tersebut diklaim untuk melahirkan pria sebagai pribadi-pribadi yang perkasa, dan wanita pribadi lemah lembut. Itu sangat berbeda dengan gaya hidup barat yang melahirkan kaum setengah pria setengah wanita dan gay. Dua kelompok manusia itu paling dibenci oleh ISIS dan hukumannya adalah dilempar dari gedung tinggi dan dirajam hingga mati.

Sebagai catatan, Rasulullah Muhammad SAW memang menikahi Aisyah yang pada saat itu berumur 9 tahun. Namun bagi para ahli agama, nabi menikahi istri-istrinya, termasuk Aisyah tak melulu untuk urusan seks.

Pada zaman nabi, tak ada yang mengkritik kebiasaan itu. Menikahi perempuan usia sembilan tahun baru banyak mengundang pertanyaan jaman sekarang. Karena itu para ahli agama Islam pun mengakui bahwa jawaban terhadap apa yang dilakukan nabi dengan pertanyaan saat ini takkan pernah memuaskan.

Kegalauan Koran Barat pun karenanya bisa dipahami. Apalagi yang menerapkan kebiasaan Nabi Muhammad adalah organisasi ekstreem seperti ISIS. Beberapa gambar bocah perempuan menangis digandeng jihadis ISIS mencerminkan kegalauan.

“Ada kritik yang ditujukan kepada Nabi SAW. oleh sementara orang yang hidup ratusan tahun setelah pernikahan tersebut, namun tidak terdengar kritik apa pun, apalagi cemoohan, dari mereka yang semasa dengan Nabi SAW. walau dari lawan-lawan beliau yang selalu berusaha mendiskreditkan beliau.” Tulis M. Quraish Shihab dalam bukunya Membaca Sirah Nabi SAW. dalam Sorotan al-Qur’an dan Hadits-hadits Shahih.

Kecelakaan Aneh di London, Bus Tingkat Terpotong Atapnya Usai Tabrak Pohon Menjorok


bus3

Bus tingkat lepas atapnya setelah menabrak pohon menjorok di London (@LondonFire)

Kecelakaan aneh terjadi di Kingsway, Holborn, London Tengah, Senin (2/2) sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Kecelakaan yang dimaksud berupa terpotongnya atap bus tingkat oleh pohon yang dahan-dahannya menjorok ke jalan.

Seorang penumpang menggambarkan, terpotongnya atas bus tingkat itu diibaratkan seperi sebuah pisau memotong mentega bagian atasnya. Padahal bus terbuat dari besi sedang pohon hanya sebuah kayu. Karena itu Koran-koran Inggris menyebutnya sebagai kecelakaan aneh.

Beruntung saat bus tingkat itu beroperasi, tak banyak penumpang di dalamnya. Wal hasil hanya dua orang penumpang bus yang terluka, tiga orang lainnya justru orang di luar bus yang mengalami nasib apes karena kecelakaan bus tersebut. Dua penumpang yang terluka wajahnya itu kemudian di bawa ke rumah sakit terdekat.

Mulanya benturan keras antara ranting pohon dan bus bagian atas dikira sebuah ledakan bom. Ternyata hanyalah ranting-ranting pohon yang kemudian mematahkan kerangka bus satu persatu. Di luar dugaan ranting-ranting pohon itu berhasil mematahkan atap bus hingga lepas ke jalan. Kursi-kursi penumpang bus menjadi jelas dari luar. Orang-orang tertegun melihat pemandangan itu.

Pemadam Kebakaran London yang biasa dipanggil Kingsway pun kerkicau melalui twitternya “Kami berada di tempat kejadian pada #Kingsway Holborn. Sebuah bus telah kehilangan atapnya. Untungnya penumpang luka hanya sedikit. ” “Sungguh aneh mengapa hal itu terjadi. Padahal setiap hari bus tingkat melintasi kawasan itu dan aman-aman saja,” kata seorang polisi seperti dikutip Daily Mail.

Darcy Delaproser (51) mengatakan bahwa sebelum musibah, terjadi ledakan besar seperti bom. Setelah itu ia melihat atap bus terlepas dari bus. Darcy saat itu duduk di bagian bawah bus sehingga tahu persis apa yang terjadi. Setelah bus berhenti. Darcy dan penumpang lainnya naik ke lantai atas bus. Mereka terkesima melibat pemandangan di lantai dua. “Semuanya terputus seolah-olah bus ini telah diiris dengan pisau, seperti pisau mengiris mentega, ” ucapnya.

Pada saat kejadian ada sekitar 5-6 penumpang di bagian atas bus. Sedang 12-13 penumpang di bagian bawah. “Saya melihat seorang pria dengan darah mengucur dari hidungnya turun dari atas bus. Ada seorang wanita di belakangnya, dia shock. Saya pikir dia terluka,” kata Racy lagi. Ia pun merasa beruntung hari itu karena masih selamat.

Sopir bus sendiri kini ditangani polisi, setelah dirawat paramedis. Dia tidak terluka tapi tampak seolah-olah ia shock berat. Ken Davidson dari bagian Transportasi London mengatakan akan ada penyelidikan atas kecelakaan itu. Setelah kejadian itu, rute bus di daerah itu dialihkan. Kekacauan lalu lintas pun sempat tak terhindarkan.

Skandal Seks Pangeran Andrew Dilakukan di Tiga Lokasi?


virginia-roberts-budak-seks-pengguncang-istana-buckingham-onz

Bukti foto Virginia Roberts dengan Pangeran Andrew tahun 2011 (mirror. co.uk)

Skandal seks yang melibatkan Pangeran Andrew dengan wanita di bawah umur pada tahun 2001 kian terkuak. Virginia Roberts, wanita yang ketika itu berusia 17 tahun, mengaku berhubungan seks dengan sang pangeran sebanyak tiga kali.

Ada pun lokasi hubungan seks yakni di London, di rumah seorang miliader AS Jeffrey Epstein di New York, dan di sebuah lokasi mewah milik Epstein di pulau Karibia. Jeffrey Epstein sendiri sudah dijatuhi hukuman 18 bulan juga dalam kasus Virginia Roberts dan kasus seksual dengan wanita di bawah umur lainnya.

Roberts mengaku diperkenalkan dengan Pangeran Andrew yang disebutnya sebagai Andy oleh Epstein. Ia tahu bahwa pria itu adalah keluarga kerajaan terhormat Inggris. Roberts sendiri tak berdaya, apalagi ia dibayar 400 dolar AS untuk layanan dengan sang pangeran.

“Saya mendapat kesan Andy datang ke sana untuk berhubungan seks dengan saya. Tidak ada tujuan lain ia berada di sana,” ungkap Roberts seperti dikutip Mirror. co.uk.

Roberts menambahkan bahwa saat ketiga kalinya berhubungan seks dengan Andy di Pulau Karibia, dilakukan dalam sebuah pesta seks. “Ada Epstein, Andy, dan sekitar delapan gadis muda lainnya. Saya berhubungan seks bersama-sama, ” ungkapnya.

Wanita yang kini tinggal di New South Wales, Australia itu, mengaku bahwa ia menjadi budak seks Epstein tahun 1999 hingga 2002. Kini ia bertekad menyeret semua “orang kuat yang telah menyiksanya ke pengadilan.

“Saya mengatakan yang sebenarnya dan tidak akan membiarkan upaya yang hendak mencegah saya. Saya diperdagangkan untuk seks kepada banyak orang kuat.” ucap Roberts seraya mengaku sempat diperkenalkan dengan mantan Presiden AS, Bill Clinton, namu tak sempat terlibat hubungan seks.

Pangeran Andrews yang dijuluki sebagai The Duke of York sudah beberapa kali melakukan bantahan. Mereka menyebut tuduhan yang dibuat Virginia Roberts adalah palsu dan tanpa dasar apapun. Terakhir mereka juga mengembalikan surat dari Virginia Robets yang berinisial “Jane Doe #3”

Namun munculnya foto, termasuk bukti-bukti perjalanan Roberts atas kasus itu telah membuat Pangeran Andrew kian tersudut. Ada saran agar sang pangeran melakukan gugatan balik, namun langkah itu dikhawatirkan hanya akan membuat keluarga besar kerajaan Inggris tersudut.

PAYVirginiaMain

Wajah saat ini: Dari kiri Virginia Robets, Pangeran Andrew, dan Jeffrey Epstein (Mirror.co.uk)

Saya diperdagangkan untuk seks kepada banyak orang kuat.”

TENTANG SKANDAL SEKS PANGERAN ANDREW
* 1990-an pertama kali berkenalan Jeffrey Epstein, seorang bankir investasi sukses Amerika Serikat. Ia dikenalkan oleh sahabatnya, Ghislaine Maxwell, putri koran taipan Robert Maxwell.
* Tahun 2000, Pangeran Andrew dan Miss Maxwell berlibur dengan Epstein di sebuah lokasi mewah di Palm Beach, Florida, milik Donald Trump. Sebagai imbalannya, Pangeran Andrew mengundang Epstein, tinggal di Sandringham, Balmoral dan Kastil Windsor.
* Tahun 2001 Pangeran Andrew diperkenalkan dengan seorang remaja putri cantik berusia 17 tahun, Virginia Roberts. Gadis itu kemudian diketahui sebagai budak seks Epstein. Nona Roberts mengklaim dibayar 10.000 poundsterling selama melayani Pangeran Andrew.
* Tahun 2008 Epstein dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dengan tuduhan melakukan hubungan seks dengan gadis-gadis di bawah umur. Sejak itu Epstein dikenal sebagai Pedofilia. Nama pangeran Andrew sebenarnya sempat muncul pada persidangan.
* Tahun 2011, setelah Epstein bebas, Pangeran Andrew masih sempat mengunjunginya di New York. Namun sejak itu hubungannya putus, Pangeran Andrews pun mundur dari jabatan sebagai perwakilan perdagangan Inggris.
* Tahun 2015 terkuak sudah hubungan seks sang pangeran dengan budak seksnya Epstein, Virginia Roberts yang saat ini berusia 31 tahun. Meski sudah membantah, Pangeran Andrew kian tersudut.

Algojo ISIS Ditangkap Setelah Memalsukan Kematiannya


algojo

Imran Khawaja, Alogojo asal Inggris yang ditangkap saat pulang ke Inggris (daily mail)

Alogojo kelompok militan ISIS itu akhirnya ketahuan sosoknya. Ia adalah Imran Khawaja (27 tahun). Dan pemerintah Inggris berhasil menangkap jihadis berpengalaman itu saat ia tengah menyelinap pulang ke Inggris.

Khawaja ditangkap saat ia turun dari feri di Dover. Sebelumnya ia memalsukan kematian agar bisa kembali ke Inggris dengan selamat. Inggris yang tengah memperketat pengamanan negeranya usai kasus penyerangan kantor majalan Charlie Hebdo di Perancis mencium pergerakan Khawaja.

Selain dia, sepupunya bernama Tahir Bhatti (45) dari Watford, ditangkap. Ia dituduh membantu perjalanan Khawaja ke Inggris. Yakni melalui rute Bulgaria bukan rute usang para jihadis melalui penerbangan menuju dan dari Turki.

Menurut Daily Mail, Khawaja adalah sosok anggota ISIS bertopeng yang belum lama ini bersama dua sandera asal Jepang. Ia berbicara kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyerahkan uang tebusan sebesar Rp 2,5 triliun untuk membebaskan kasus sandera tersebut. (Lihat minta Rp 2, triliun)

Sebelum menjadi algojo ISIS, Khawaja telah berperang selama enam bulan digaris depan bersama para pejuang ISIS. Selain sebagai algojo, Khawaja juga dikenal sebagai perekrut anggota ISIS baru dengan iklan “poster boy”. Dan sebelum menjadi anggota ISIS, ia adalah pengedar narkoba yang sempat masuk bui.

Ia dikenal dengan sebutan sebagai Jihadi John, salah satu teroris paling dicari didunia. Sebutan Jihadi John adalah merujuk pada salah satu dari empat anggota musik ‘Beatles’, yakni John Lenon, karena aksen bahasa Inggris.

Khawaja dikenal sebagai Abu al Daigham Baritani atau Abu Daigham al-Britani saat muncul dalam banyak video. Dalam sebuah video itu menujukkan kehidupan sehari-hari di kamp pelatihan mereka. Ia pun mendorong orang lain untuk bergabung dengannya.
Shiraz Maher, dari Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi (ICSR), di Kings College London, menyebut Khawaja dan kelompok merupakan bagian sangat dinamis di ISIS. “Mereka memiliki orang-orang dengan keterampilan pemrograman. Mereka tergolong sangat licin, bisa memproduksi video propaganda dan poster yang menarik bagi anak muda Muslim Inggris,” ungkapnya.

Khawaja terbang ke Irak Utara pada tanggal 26 Januari 2014, pembelian tiket dengan menggunakan kartu kredit curian. Setelah itu ia menyeberang ke Suriah. Pada Juni tahun lalu, Bhatti telah meyakinkan sepupunya untuk kembali ke Inggris karena orangtuanya dalam kondisi sakit. Namun alasan itu masih diselidiki.

ISIS sempat mengumumkan kematian Khawaja pada obituari online yang menyebutkan ia telah meninggal dalam pertempuran. Selanjutnya mereka berdoa dan meminta agar Allah memberinya posisi tertinggi di surga.

Ternyata pengumuman itu terbukti bohong. Khawaja kini akan terancam hukuman penjara seumur hidup, sebuah hukuman tertinggi di Inggris. Namun sebelum hukuman dijalankan, pemerintah Inggris ingin mengoresk informasi penting darinya soal aktivitas ISIS.