Bikin SIM di Bogor Ujian Praktik Dulu, Baru Ujian Teori


Untuk menekan angka kecelakaan di jalan, Polres Bogor memperketat pembuatan surat izin mengemudi (SIM) khususnya SIM A dan C. Tujuannya agar warga mematuhi aturan lalu lintas dan tidak seenaknya menjalankan kendaraan di jalan raya.

“Kita memperketat, bukan mempersulit. Kita ingin, warga bangga memiliki SIM dengan perjuangan yang tidak mudah memperolehnya sehingga warga tidak seenaknya saat berkendara di jalan,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priaji seperti dikutip Warta Kota, Kamis (9/4)

Bramastyo menjelaskan, sesuai aturan setiap warga yang membuat SIM baru baik A maupun C harus mengikuti sejumlah tahapan test. Baik test teori maupun praktik. “Sekali gagal tes praktik, harus mengulang minggu berikutnya. Kita tidak ada toleransi. Bukan mempersulit, tapi kita mau warga mendapatkan SIM karena perjuangannya, bukan karena bantuan calo atau petugas,” katanya.

Berdasarkan data dari Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, sejak Januari- Desember 2014, telah terjadi 556 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 314 orang meninggal dunia, 344 luka berat, 266 orang luka ringan. Dibandingkan tahun 2013, jumlah kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Bogor tahun 2014  mengalami peningkatan.”Karena itu kita berupaya menekan angka kecelakaan, salah satunya dengan pengetatan pembuatan SIM,” ujarnya.

Bagian Urusan (Baur) SIM Polres Bogor, Aiptu Hermansyah mengatakan, jumlah pemohon SIM baru dan perpanjangan di Polres Bogor setiap hari mencapai 200-250 orang.”Kebanyakan yang mengajukan SIM C baru,” katanya.

Untuk mempersempit praktik percaloan, pihaknya selalu diawasi anggota Provost yang berjaga di lokasi praktik dan teori SIM. “Jadi kalau ditemukan ada calo baik itu calo dari luar maupun internal, akan langsung diproses sesuai aturan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk memperoleh SIM baru, pemohon harus lebih dulu mengikuti tes praktek kemudian dilanjutkan teori. “Di sini dibalik, praktek dulu baru teori. Ini karena disesuaikan kondisi cuaca di Bogor yang selalu hujan,” kata Hermansyah.

Dia menambahkan, ketatnya pembuatan SIM di Polres Bogor karena selama ini angka kecelakaan kendaraan roda dua cukup tinggi. Selama ini katanya, pelanggaran yang sering dilakukan pengguna sepeda motor adalah  menerobos perlintasan sebidang kereta, melanggar rambu lalu lintas, melebihi muatan kendaraan, atau menggunakan jalur trotoar.

Sulitnya membuat SIM di Polres Bogor diakui Hilda (20), warga Cibinong, Kabupaten Bogor.”Saya pernah bikin SIM C, tapi pas ujian praktek gagal,  terus harus ngulang minggu berikutnya. Untungnya bisa lulus, tanpa bantuan calo,” katanya.

PERSIAPAN MEMBUAT SIM A DAN C

*  Berusia 17 tahun dan punya KTP
*  Bawa fotokopoi KTP minimal 4 lembar
*  Bawa ball point hitam dan map
*  Kalau bisa sudah pelajari materi tes SIM

TAHAPAN

1. Bayar biaya PNBP resi ke bank Rp 120.000 (Sim A) Rp 100,000 (C)
2. Isi formulir,  tanda tangan, 10 sidik jari, foto pemohon SIM.
4. Uji praktik (gagal, ulang minggu depan)
5. Uji teori (gagal, ulang minggu depan)
6. Prosedur cetak dan penyerahan SIM

Tip Mengurus SIM via Mobil SIM Keliling di Depok


sim

Pelayanan Mobil SIM Keliling di Honda Motorcare, Jalan Raya Sawangan, Depok.

Memperpanjang SIM melalui mobil SIM keliling tampaknya sudah menjadi kebutuhan penting mesti itu setiap orang melakukannya hanya lima tahun sekali. Terbukti, setiap hari, terutama tanggal muda, antrean mengurus SIM via mobil SIM terjadi.

Selain memperhatikan info lokasi dan hari pelayanan mobil SIM keliling, lebih baik Anda juga mempertimbangkan hal-hal seperti di bawah ini.

 TIP PERPANJANG SIM VIA MOBIL SIM KELILING DI DEPOK

  1. Jangan lupa bawa KTP asli dan lihat masa berlakunya
  2. Bawa juga SIM yang hendak diperpanjang, cek masa berlakunya. Jika sudah lewat setahun tak bisa diperpanjang lagi atau mengurus SIM baru di Polrestra Depok.
  3. Persiapkan fotokopi SIM, sebab mobil SIM keliling tak melayani fotokopi. Di beberapa lokasi pelayanan SIM, tempat fotokopi cukup jauh dan itu akan buang-buang waktu karena Anda kehilangan antrean.
  4. Kalau bisa jangan mengurus SIM saat tanggal muda, biasanya ngantre lebih panjang.
  5. Jika terpaksa ingin mengurus tanggal muda atau hari apa saja, pilih mengurus di lokasi yang sepi pengantre
  6. Menurut petugas lokasi pelayanan SIM keliling yang sepi pengantre adalah Senin pagi di Bojongsari dan Sabtu Sore di ITC (lihat tabel)
  7. Waktu pelayanan pagi pukul 08.00–12.00 WIB (bisa lebih jika ada antrean, diselingi waktu istirahat)
  8. Pelayanan sore khusus di ITC Depok dimulai pukul 16.00-20.00 WIB pasti sepi.
  9. Biaya SIM keliling di Depok adalah Rp.155.000 untuk SIM C, dan SIM A Rp.160.000.

LOKASI PELAYANAN MOBIL SIM KELILING DI DEPOK

Senin:

Depan Giant Bojongsari Jl. Raya Parung–Ciputat Sawangan, Depok

Selasa:

Depan Perumahan RRI Cimanggis (Samping RS Sentra Medika) Jl. Raya Bogor, Sukmajaya, Depok

Rabu:

Parkiran Depok Town Center (DTC) (Seberang Perumahan Maharaja), Jl. Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok.

Khusus Minggu ke-1 dan ke-3: Area Motor Care, 500 meter dari DTC arah Parung, Jl. Raya Sawangan, Pancoran Mas, Depok

Kamis:

Depan Cinere Mall (samping Pos Polisi Cinere Mall) Jl. Cinere Raya, Depok

Jumat:

Parkiran Depok Town Square (DETOS) Dekat ATM Center Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Depok

Sabtu (pagi):

Depan Margo City Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Depok

Sabtu (sore):

Depan ITC Depok Jl. Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok Pelayanan dimulai pukul 16.00-20.00 WIB

Minggu:

Depan SPBU Pondok Cina Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Depok

Mobil SIM Keliling Tidak Lagi di DTC Depok


sim3

Pelayanan Mobil SIM Keliling di Honda Motocare, Depok, Rabu (4/3).

Menyimpan jadwal pelayanan SIM keliling meski tampak sepele tetap dibutuhkan. Pelayanan perpanjangan SIM melalui mobil keliling bagaimanapun terbukti sangat membantu. Selain dekat dengan tempat tinggal kita, juga tarifnya lebih murah. (Tips Urus SIM Via Mobil Keliling)

Tapi ingat, karena mengurus SIM adalah kegiatan lima tahunan, kita tetap harus update jadwal SIM keliling yang sudah kita simpan misalnya. Ini karena mobil SIM keliling yang sudah lama dikenal biasa nongkrong di Depok Town City (DTC) depan Perumahan Maharaja, Jalan Raya Sawangan, Depok, kini sudah pindah.

Lokasi baru adalah di depan Honda Motor Care Jalan Raya Sawangan No.5 Pancoran Mas, atau sekitar 500 meter dari DTC arah Parung. Lokasi di Honda Motor Care sebenarnya sudah lama masuk Jadwal SIM keliling. Biasanya masuk jadwal hari Senin. Namun jadwal itu kini sudah digeser ke depan super marker Giant, Bojong Sari, tepatnya jalan Raya Parung Ciputat mulai pukul 08.00 hingga 12.00.

Lokasi Motor Care memang tak jauh dari DTC. Namun karena tak ada pengumuman baru, tetap saja membuat ada saja yang kecele dan kecewa. “Saya sudah dari pukul 08.00 di DTC. Saya pikir kok mana mobilnya nggak datang-datang, ternyata pindah ke sini,” kata seorang ibu kepada petugas SIM.

Keinginannya bisa mengurus SIM lebih cepat sirna karena hari itu daftar warga yang akan melakukan perpanjangan SIM cukup banyak. Saya sendiri antre hingga tiga jam mulai pukul 10.00  hingga pukul 13.00.

Petugas beralasan bahwa jadwal baru sudah ada di internet. Tapi hampir tak ada pengumuman baru yang menyebut pelayanan SIM keliling di DTC sudah pindah. Jadwal terbaru mobil SIM Keliling via akun twitter @restadepok disebutkan bahwa layanan di area parkir Motor Care hanya dilakukan setiap Minggu pertama dan minggu ke tiga, selebihnya tetap di DTC.

Kepada si ibu itu petugas berkilah bahwa aliran listrik di DTC naik turun. Tapi jawaban seperti itu tak memberikan solusi memuaskan.

Oya, jika mau mengurus SIM di Motor Care, jangan lupa siapkan fotokopi KTP, sebab lokasi fotokopi di tempat ini cukup jauh.

Jika ada perubahan pada jadwal keliling di lokasi lain. Dipersilakan untuk mengkoreksinya ya.

sim2

Jadwal SIM Keliling di Depok